Ikuti Kami
Jam Operasional: 08:00 - 22:00
info@farmaku.com
0812 1600 1600

Waspada Alergi Alkohol Akibat Hand Sanitizer

Selama pandemi Covid-19 melanda, penggunaan hand sanitizer hampir tidak pernah lepas dari keseharian masyarakat. Penggunaan rutin produk-produk hand sanitizer dimaksudkan untuk membunuh kuman dan bakteri yang menempel pada tangan serta mencegah penularan virus Covid-19. Supaya hand sanitizer yang Anda gunakan efektif membunuh kuman dan bakteri pada tangan, hand sanitizer setidaknya memerlukan kandungan alkohol sebesar 60%. Alkohol yang ada pada hand sanitizer berguna untuk membersihkan kulit Anda dari kotoran termasuk minyak yang menempel pada kulit Anda.


Masalahnya adalah, alkohol yang terkandung dalam hand sanitizer tidak dapat membedakan antara minyak yang baik dan minyak yang buruk di kulit Anda. Ini berarti selain menghilangkan minyak yang mungkin Anda dapatkan ketika bersentuhan dengan zat pada permukaan benda yang Anda sentuh, alkohol juga dapat menghilangkan minyak alami yang dihasilkan kulit untuk melindungi kulit Anda.


Minyak alami yang terdapat pada kulit ini adalah bagian dari sistem pelindung yang menjaga kulit Anda kenyal dan sehat serta tidak mudah tertembus oleh kuman. Saat minyak alami pelindung kulit hilang oleh kandungan alkohol, hal ini akan mengakibatkan lapisan luar kulit Anda mengering, dan bisa pecah serta mengelupas. Kulit kering dan mengelupas dapat memungkinkan alergen masuk ke dalam aliran darah Anda. Apabila hal ini terjadi, dapat memicu respon sistem kekebalan tubuh, menyebabkan peradangan, gatal, gatal dan ruam pada kulit.


Baca juga: Amankah Hand Sanitizer Bagi Balita ?


Ternyata alkohol yang terkandung dalam produk hand sanitizer juga dapat menyebabkan alergi pada seseorang. Menurut kabar yang dipublikasikan di Livescience, ditemukan pria berusia 43 tahun yang mengalami gejala tidak biasa setelah menggunakan hand sanitizer.Pria tersebut mengalami kemerahan di seluruh wajah hingga leher dan disertai denyut jantung yang sangat cepat dan dilarikan ke UGD. Setelah diperiksa ternyata ia mengalami gejala alergi terhadap produk hand sanitizer dengan kandungan alkohol.

Ciri-Ciri Alergi Alkohol

ciri-ciri alergi alkohol


Dengan pemakaian hand sanitizer yang semakin umum, beberapa orang ditemukan mengalami reaksi yang tidak nyaman seperti rasa gatal dan kering pada kulit setelah penggunaan hand sanitizer. Bagi sebagian orang yang ditemukan mengalami reaksi alergi terhadap kandungan yang ada dalam hand sanitizer seperti:

  • Gatal – gatal
  • Kulit kering
  • Bengkak
  • Ruam
  • Pecah-pecah
  • Kulit terkelupas

Bagi sebagian orang hal ini bisa menjadi masalah yang lebih serius seperti dermatitis kontak iritan serius, atau dermatitis kontak alergi. Gejala alergi yang dialami oleh beberapa orang ini dapat disebabkan oleh kandungan alkohol yang tinggi pada hand sanitizer, atau juga dapat disebabkan oleh kandungan pewarna serta pewangi pada produk tersebut. Walaupun alergi alkohol lebih sering ditemukan pada jenis alkohol yang diminum, namun reaksi terhadap alkohol yang diaplikasikan melalui hand sanitizer juga mungkin terjadi. Untungnya, jenis reaksi yang mungkin Anda alami dari hand sanitizer ini tidak terlalu ekstrem. 

Alergi yang ekstrim dapat menyebabkan reaksi yang berlebih juga pada diri Anda. Jika Anda pernah mendengar tentang orang yang saluran napasnya membengkak jika mereka makan kacang atau disengat lebah, itu adalah bentuk ekstrem dari reaksi alergi. Reaksi ekstrem ini disebut anafilaksis. Anafilaksis memerlukan perawatan medis segera, atau dapat membunuh. Alergi terhadap alkohol pada hand sanitizer umumnya tidak akan mempengaruhi sistem pernapasan Anda kecuali jika Anda menghirup hand sanitizer secara langsung.

Bagaimana cara mengobati alergi alkohol?

cara penanganan alergi alkohol


1. Melakukan Pengetesan di Kulit Anda


Anda dapat melakukan uji alergi terhadap produk hand sanitizer yang akan Anda gunakan. Anda bisa melakukannya dengan mengoleskan sedikit produk hand sanitizer di belakang tangan atau pergelangan tangan Anda. Menguji sedikit hand sanitizer pada kulit Anda bertujuan untuk melihat adakah reaksi alergi yang muncul pada kulit Anda setelah penggunaan produk tersebut. Jika tidak ditemukan reaksi alergi Anda bisa melanjutkan penggunaan produk tersebut.


Namun, Anda perlu untuk mengawasi penggunaan produk lebih lanjut dan jangan berasumsi bahwa pembersih tangan Anda aman hanya karena Anda sudah menggunakan produk tersebut selama beberapa hari.

2. Gunakan Sabun yang Lembut


Anda juga dapat mencoba menggunakan sabun dan air hangat lebih banyak daripada menggunakan hand sanitizer jika memungkinkan. Walaupun keduanya memiliki efek yang sama-sama membuat Anda kering, namun Anda bisa menghindari kandungan alkohol yang ada pada hand sanitizer dengan cara mencuci tangan Anda. Pilihlah sabun cuci tangan dengan kandungan sabun yang rendah di dalamnya. Anda juga bisa menggunakan sabun dengan bahan-bahan yang alami untuk meminimalisir efek kering pada kulit Anda. Jangan lupa untuk mengeringkan tangan Anda setelah selesai mencuci tangan.

Baca juga : Cuci Tangan pakai Hand Sanitizer atau Sabun, Mana yang Lebih Efektif?

3. Gunakan pelembab


Usahakan untuk selalu membawa dan menggunakan pelembab sesering mungkin pada tangan jika Anda sering menggunakan hand sanitizer. Hal ini berguna untuk mengurangi efek kering dan pecah-pecah yang Anda alami karena penggunaan hand sanitizer. Kulit yang kering akan lebih memungkinkan tangan Anda untuk mengalami iritasi, jadi usahakan untuk gunakan pelembab apabila Anda sering menggunakan hand       

4. Gunakan Obat Anti Alergi


Pertimbangkan juga untuk membawa antihistamin untuk berjaga-jaga. Sesuatu seperti cetirizine dapat menjadi pilihan yang baik bagi Anda. Biasanya obat-obatan anti alergi dapat membuat Anda mengantuk dan tidak boleh digunakan jika Anda bepergian. Obat-obatan seperti cetirizine dapat membantu menghilangkan gatal saat Anda mencari alternatif untuk pembersih tangan Anda saat ini.

5. Hubungi dokter atau Dermatologist


Jika alergi yang Anda alami bertambah parah, segera hubungi dokter atau dermatologis. Dermatologis atau dokter kulit akan memberikan Anda pengobatan yang sesuai dengan kondisi kulit yang Anda alami. Hentikan juga penggunaan produk hand sanitizer yang Anda curigai sebagai penyebab alergi di kulit Anda.

Walaupun penggunaan hand sanitizer saat ini sangat penting dalam meminimalisir risiko penularan virus Covid-19, Anda juga tidak boleh mengesampingkan kondisi kesehatan kulit Anda saat menggunakannya. Selalu perhatikan kondisi kulit tangan Anda apabila Anda sering menggunakan produk hand sanitizer, sebab kulit Anda yang kering, iritasi atau bahkan terkena alergi lama-kelamaan justru dapat mengurangi kekebalan tubuh Anda.


Pastikan untuk selalu menggunakan pelembab pada tangan Anda setelah selesai mencuci tangan atau menggunakan produk hand sanitizer. Tetap jaga kesehatan tubuh serta kulit Anda selama menjalani hari di masa pandemi ini.

Bella all natural. Diakses pada Juli 2020. IS IT POSSIBLE TO HAVE AN ALLERGIC REACTION TO HAND SANITIZER?. https://www.bellaallnatural.com/blogs/learn/allergic-reaction-handd-sanitizer
Balmonds uk. Diakses pada Juli 2020. Can You Be Allergic To Handd Sanitiser?. https://balmonds.co.uk/blogs/blog/can-you-be-allergic-to-handd-sanitiser

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terkait Kesehatan