Ikuti Kami
Jam Operasional: 08:00 - 22:00
info@farmaku.com
0812 1600 1600

Kenali Bahaya Brucellosis Pada Manusia

Brucellosis adalah infeksi bakteri brucella pada manusia yang ditularkan oleh hewan. Bakteri ini dapat menular melalui produk-produk olahan susu terutama yang belum melalui proses pasteurisasi. Selain itu penularan juga dapat terjadi melalui udara yang masuk ke dalam saluran pernafasan atau kontak fisik dengan hewan yang terinfeksi.

Kontak fisik yang terjadi umumnya dapat terjadi jika darah hewan yang terinfeksi bakteri brucella, masuk ke dalam aliran darah manusia melalui luka terbuka.

Brucellosis dikenal juga dengan istilah malta fever atau mediterranean fever.

Siapa saja yang rentan terhadap brucellosis?

Setiap orang berpotensi mengalami brucellosis, terutama jika Anda hidup berdampingan dengan hewan setiap harinya, seperti hewan peliharaan dan ternak (peternak dan mikrobiologis).

Mengkonsumsi produk susu atau daging hewani mentah yang terkontaminasi juga dapat menyebabkan brucellosis. Brucellosis pada sapi adalah brucellosis hewan ternak paling umum di Indonesia.

Apakah brucellosis dapat menular dari manusia ke manusia ?

Penularan brucellosis antar manusia sebetulnya jarang terjadi. Namun, tidak tertutup kemungkinan. Sebagai contoh, bakteri ini dapat ditularkan oleh wanita kepada bayi melalui proses melahirkan atau menyusui. Hubungan seksual dan transfusi darah juga rentan menularkan brucellosis pada orang lain dengan mudah.

Gejala Brucellosis

Gejala dapat terjadi selama 5 hari hingga 1 bulan setelah penderita terinfeksi. Umumnya gejala brucellosis adalah:

  • Demam
  • Keringat berlebih
  • Mudah lelah
  • Tidak nafsu makan
  • Batuk
  • Pusing
  • Sakit perut
  • Nyeri pada sendi, tulang, dan otot.

Haruskah Penderita Brucellosis ke Dokter?

Gejala brucellosis biasanya menyerupai gejala flu pada umumnya. Itulah mengapa sulit untuk mengidentifikasi penyakit ini. Namun, ada beberapa kondisi yang harus Anda perhatikan dan segera konsultasi ke dokter antara lain:

  • Sendi, tulang, dan otot terasa nyeri
  • Mengalami demam yang tidak kunjung sembuh
  • Mengalami kelelahan yang luar biasa.

Komplikasi Brucellosis

Apabila diabaikan, brucellosis dalam waktu yang lama dapat meningkatkan risiko komplikasi masalah kesehatan lain yang lebih parah seperti: 

  1. Endokarditis atau infeksi lapisan dalam jantung
  2. Artritis atau peradangan sendi
  3. Meningitis atau peradangan otak
  4. Infeksi hati dan limpa
  5. Keguguran pada ibu hamil

Pengobatan Brucellosis

Pemberian obat antibiotik seperti doxycycline, rifampicin, kotrimoksazol, streptomycin, ciprofloxacin, dan tetracycline umumnya digunakan untuk meredakan gejala, mengatasi infeksi yang kambuh serta menghindari risiko komplikasi. Dokter mungkin akan menganjurkan agar Anda mengkonsumsi obat tersebut selama 6 minggu.


Kesimpulan:

Brucellosis adalah kondisi infeksi bakteri brucella yang berbahaya. Infeksi bakteri ini menyerang hewan yang kemudian dapat menularkannya kepada manusia. Pada sebagian kasus, brucellosis juga dapat menular dari manusia ke manusia, contohnya: Ibu yang terinfeksi kepada bayinya saat hamil atau menyusui.

Umumnya gejala brucellosis ditandai dengan demam, batuk, kelelahan, sakit perut, hingga nyeri pada sendi, tulang dan otot. Jika tidak segera ditangani brucellosis dapat meningkatkan risiko komplikasi masalah kesehatan lain yang lebih parah, seperti infeksi lapisan jantung, meningitis, dan arthritis.

Baca juga: Artikel kesehatan lainnya

Pengobatan brucellosis dapat berupa pemberian obat antibiotik seperti doxycycline dan rifampicin untuk meredakan gejala, mengatasi infeksi yang kambuh, serta menghindari risiko komplikasi.

https://www.google.com/amp/s/hellosehat.com/penyakit/brucellosis/amp/?espv=1 , Apr 2017
https://www.alodokter.com/brucellosis/, Mar 2018
https://www.healthline.com/health/brucellosis#symptoms, Jan 2016

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Lainnya