Ikuti Kami
Jam Operasional: 08:00 - 22:00
info@farmaku.com
0812 1600 1600

7 Cara Menjaga Kesehatan Mata Sejak Usia Muda

Usia muda merupakan masa dimana ketika seseorang bebas untuk mengasah bakat dan hobinya. Dalam periode ini, banyak hal baru yang ditemui dan berujung menjadi sebuah kebiasaan. Misalnya saja, hobi generasi milenial terhadap gadget.

Dengan gawai, seseorang bisa ber-chatting via Whatsapp atau sosial media, menonton channel Youtube, hingga bermain mobile games. Padahal, untuk melakukan sejumlah kegiatan ini, mata memerlukan kerja ekstra untuk terus-menerus menatap layar gadget. Kebiasaan inilah yang sering menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan mata.

Cara Menjaga Kesehatan Mata Dimulai dengan Gaya Hidup Sehat

Dalam banyak kasus, berkurangnya kualitas penglihatan bisa disebabkan oleh dua hal yaitu pertambahan usia dan kebiasaan buruk yang membuat mata menjadi tegang. Salah satu penyebab mata tegang ialah karena terlalu sering bermain gadget.

 Baca Juga : Ternyata Ini Loh Bahaya Gas Air Mata Yang Perlu Kamu Ketahui

Sebagai generasi muda, sudah sepatutnya kita mulai mengerjakan sejumlah pola hidup sehat untuk menjaga kesehatan mata. Cara menjaga kesehatan mata bisa dilakukan dengan melakukan kegiatan-kegiatan berikut ini:

1. Mengonsumsi jenis-jenis makanan sehat dan bergizi

makanan sehat untuk mata

Mata yang sehat diawali dari apa yang disajikan di piring Anda. Untuk itu mulai siapkan menu makanan sehat bergizi yang mengandung asam lemak Omega-3, zinc, vitamin C, vitamin E, serta lutein atau jenis karotenoid yang banyak terdapat pada buah-buahan dan sayur-mayur. Kandungan-kandungan tersebut dipercaya dapat mengurangi risiko degenerasi makula yaitu gangguan kualitas penglihatan terkait usia dan mencegah katarak.

Jenis-jenis makanan sehat untuk merawat kesehatan mata ialah wortel, bayam, brokoli, ikan salmon, tuna, telur, kacang-kacangan, biji-bijian, atau jeruk. Pola makan sehat juga membantu dalam mengurangi risiko obesitas sehingga dapat mencegah terjadinya penyakit diabetes tipe 2, yang salah satu gejalanya bisa menyebabkan kebutaan.

2. Menjaga tubuh tetap bugar dengan berolahraga

olahraga untuk kesehatan mata

Aktivitas latihan atau olahraga tidak hanya menjaga berat badan tetap ideal tetapi juga salah satu cara memelihara kesehatan mata. Berolahraga secara rutin dapat membantu dalam melancarkan sirkulasi darah sekaligus membuat tubuh tetap bugar untuk menjalankan aktivitas harian. Selain itu, berolahraga dapat menurunkan risiko terkena penyakit diabetes retinopati yaitu kondisi yang mengakibatkan kerusakan pada pembuluh darah kecil di dalam mata.

3. Menggunakan kacamata atau pelindung mata

kacamata

Kacamata yang dimaksud adalah kacamata yang dapat melindungi mata dari paparan sinar ultraviolet (UV). Terlalu sering terpapar sinar UV dapat meningkatkan risiko seseorang menderita katarak dan degenerasi makula. Apabila Anda tidak biasa atau nyaman untuk menggunakan kacamata, maka pemakaian lensa kontak yang memiliki pelindung terhadap sinar UV bisa menjadi pilihan untuk merawat kesehatan mata.

  Baca juga: Mengenal Keratitis: Radang Kornea Mata

Selain kacamata, Anda dianjurkan untuk menggunakan pelindung mata, safety eyewear, atau google saat melakukan pekerjaan harian. Umumnya pelindung mata digunakan oleh para atlet dalam cabang olahraga renang, anggar, squash, baseball, bersepeda, atau balapan. Pelindung mata juga digunakan saat melakukan pekerjaan-pekerjaan berisiko seperti pekerja konstruksi, tukang kayu, tukang besi, pekerja di bidang kimia, dokter bedah, hingga ilmuwan.

4. Membatasi tatapan ke layar televisi dan gadget

membatasi menonton tv

Keseringan menatap layar televisi dan gadgets seperti smartphone, komputer, atau Smart TV dapat langsung menimbulkan efek buruk pada mata. Sejumlah efek buruk pada mata ini seperti mata menjadi tegang, penglihatan kabur, mata kering, sulit fokus pada objek yang jauh, sakit kepala, hingga nyeri pada leher, pundak, atau punggung.

Untuk meminimalisir efek buruk tersebut, Anda dapat memakai kacamata yang akan diresepkan oleh dokter mata (optometri, oftalmologi, atau optisien). Berikan jarak aman sekitar 15-30 sentimeter antara gadget dengan kedua mata. Apabila mata sudah terasa lelah, kering, atau memerah, lakukan istirahat dengan menatap objek lain dengan jarak yang berbeda atau yang dikenal dengan metode 20-20-20.

5. Melakukan metode 20-20-20

Seperti dijelaskan sebelumnya, metode 20-20-20 umumnya digunakan jika memiliki kebiasaan sering menatap layar televisi atau gadget.

Metode ini diartikan dengan setiap 20 menit, Anda wajib mengalihkan pandangan dari televisi dan gadget, lalu melihat ke benda yang berjarak 20 kaki (sekitar 610 sentimeter) selama 20 detik. Suatu metode yang kelihatan cukup mudah dan menyehatkan untuk dicoba, kan?

6. Berhenti Merokok

kebiasaan merokok

Faktanya, merokok dapat merusak seluruh anggota badan. Termasuk merusak pembuluh darah yang menyuplai darah dan nutrisi ke dalam mata. Tidak ada kata terlambat bagi Anda generasi muda untuk menyetop kebiasaan merokok dari sekarang. Tak hanya mata yang bisa diselamatkan, tetapi juga seluruh anggota badan yang dapat bekerja dengan normal kembali.

7. Memeriksakan kesehatan mata secara rutin

periksa mata rutin


Memeriksakan mata ke dokter secara rutin bisa dibiasakan sejak usia kanak-kanak. Dikarenakan dokter mata ialah mereka yang ahli dalam menjaga kualitas penglihatan dan kesehatan matamu. Pemeriksaan mata sejak usia dini juga bermanfaat untuk menemukan penyakit-penyakit mata yang sebelumnya tidak terdeteksi, seperti glaukoma.

Glaukoma merupakan kondisi rusaknya saraf optik mata yang dapat memburuk seiring waktu. Kondisi ini umumnya jarang terdeteksi karena tidak menampakkan gejala-gejala awal. Namun, deteksi awal terhadap glaukoma sangatlah penting agar lebih mudah diobati.

Proses pemeriksaan mata pada dasarnya menyangkut beberapa hal seperti:

  • Dokter akan memeriksa riwayat kesehatan pasien dan keluarga
  • Tes penglihatan untuk melihat apakah ada masalah pada penglihatan pasien seperti rabun dekat, jauh, astigmatisma, atau presbiopia.
  • Tes tekanan mata dan saraf optik untuk melihat ada atau tidaknya glaukoma, serta
  • Pemeriksaan eksternal dan mikroskopik mata sebelum dan sesudah dilatasi (transformasi ukuran pupil mata dari menyempit hingga melebar dengan memberikan rangsangan cahaya).

Dengan melakukan 7 cara di atas memang tidak akan menggaransi kualitas penglihatan yang sempurna. Namun, dengan mulai melakukan pola hidup yang sehat, mengikuti anjuran-anjuran terkait perawatan mata, dan rajin memeriksakan kondisi mata ke dokter. Hal ini dapat mengurangi risiko, bahkan mencegah penurunan kualitas penglihatan Anda.

https://www.allaboutvision.com/over60/ways-to-protect.htm
https://www.healthline.com/health/how-to-improve-eyesight
https://www.medicalnewstoday.com/articles/321226.php
https://www.webmd.com/eye-health/good-eyesight#1

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terkait Kesehatan