Ikuti Kami
Jam Operasional: 08:00 - 22:00
info@farmaku.com
0812 1600 1600

Cegah Kehamilan di Masa Pandemi, Ini Tipsnya!

Akibat pandemi Covid-19 yang semakin meluas, masyarakat di dunia dihimbau untuk menerapkan physical distancing termasuk di Indonesia. Pemerintah menganjurkan masyarakat untuk sebisa mungkin melakukan aktifitas di rumah saja.

Ada banyak rencana yang gagal akibat pandemi virus corona termasuk rencana pernikahan dan memiliki anak.

Kehamilan memang menjadi anugerah bagi siapa saja yang mengalaminya. Akan tetapi, di masa pandemi seperti sekarang ini akan rentan bagi wanita hamil tertular virus corona, karena pada dasarnya wanita hamil mengalami imunitas yang rendah. Sehingga, sebaiknya Anda dan pasangan lebih matang mempertimbangkan soal kehamilan.

Baca juga: Bagaimana Penanganan Covid-19 pada Wanita Hamil?

Sebetulnya ada berbagai alasan lain yang membuat sejumlah pasutri (pasangan suami istri) memilih untuk menunda kehamilan hingga waktu yang tepat. Hal ini membuat mereka memilih agar tidak hamil sehingga tidak perlu terjadi kehamilan yang tidak diinginkan.

Bagi Anda yang termasuk aktif dalam rutinitas hubungan biologis, namun memilih untuk menunda kehamilan, penting memahami cara agar tidak hamil setelah melakukan hubungan seksual simak beberapa tips berikut ini ya!

Cara mencegah kehamilan setelah berhubungan intim


Memutuskan untuk menunda kehamilan atau mencari cara agar tidak hamil setelah berhubungan seksual tentunya perlu disepakati terlebih dahulu dengan pasangan. Baik suami atau istri. Anda dan pasangan dapat membuat kesepakatan bagaimana cara agar tidak hamil setelah berhubungan seksual. Dibawah ini beberapa pilihannya:

1. Memakai kondom saat berhubungan seksual

jual kondom vivo


Kondom adalah salah satu cara mencegah kehamilan tanpa kb yang praktis dan mudah didapatkan. Contohnya kondom dijual secara bebas di apotek online maupun di supermarket dengan harga yang relatif terjangkau. Hanya saja penggunaan kondom tidak dapat menjamin 100% tidak hamil. Dalam sejumlah kasus , karet kondom dapat ditembus sel sperma hingga menyebabkan kehamilan. Oleh sebab itu, pengetahuan cara menggunakan kondom yang baik dan benar diperlukan agar wanita tidak hamil.

Bagaimana cara menggunakan kondom yang baik dan benar?

cara memakai kondom


Sebagian besar kemasan kondom pria sudah di sertakan cara pemaikaian serta petunjuk yang benar. Jadi sebaiknya gunakanlah dengan berhati – hati dan sesuai petunjuk, seperti dibawah ini:

  • Pilihlah ukuran kondom yang tepat, tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil.
  • Cek kondisi dan kelayakan bungkus kondom, termasuk tanggal kadaluwarsa sebelum memakainya.
  • Sebelum membuka kemasan, dorong kondom ke sisi berlawanan agar tidak robek.
  • Buka pembungkus kondom mulai dari sisi paling pinggir kearah luar, jangan ke tengah.
  • Sambil menahan bagian atas kondom di kepala penis dengan satu tangan, buka gulungan kondom dengan tangan yang lain. Gulirkan lembut ke arah pangkal penis sampai kondom menutupi keseluruhan batang penis.
  • Jika pada tahap ini gulungan kondom tidak bisa diturunkan, berarti cara pakai Anda tidak tepat atau sisi kondom terbalik.
  • Ambil kondom baru dan mulai lagi dari awal. Dikhawatirkan kondom yang gagal tadi sudah terkontaminasi oleh sperma.

2. Menggunakan alat kontrasepsi hormonal

alat kontrasepsi

Cara untuk mencegah kehamilan berikutnya adalah menggunakan alat kontrasepsi hormonal atau yang lebih dikenal dengan KB. Beberapa contoh alat kontrasepsi adalah pil, suntikan, implan, dan IUD. Umumnya, prinsip kerja dari kontrasepsi hormonal yakni mencegah lepasnya sel telur dari ovarium wanita, dengan cara mengentalkan leher mulut rahim.

Pil KB

mencegah kehamilan

Efektivitas pil KB dalam mencegah kehamilan sangat tinggi hingga mencapai 95%, apalagi jika dikonsumsi secara rutin. Untuk jenisnya sendiri, pil KB ada dua macam, pil KB progestin dan pil KB kombinasi.

Suntik KB

suntik kb cara mencegah kehamilan

Suntik KB bisa dilakukan pada bagian bokong, lengan atas, perut dan paha. Suntik KB bekerja dengan cara mencegah pelepasan sel telur dari ovarium tiap bulan, serta menebalkan lendir di sekitar leher rahim untuk menghalangi masuknya sperma. Efektivitas suntik KB dalam mencegah kehamilan sekitar 90%.

Adapun efek samping penggunaan suntik KB seperti siklus haid yang mengalami perubahan, berat badan naik, timbul jerawat pada bagian wajah, perubahan mood secara tiba-tiba, hingga memicu osteoporosis.

Penanganan suntik KB cukup mudah, hanya saja diperlukan niat untuk melakukannya. Atur pola makan, rutin mengkonsumsi suplemen imun, dan jika merasa terganggu dengan efek samping yang ditimbulkan segera konsultasikan pada dokter.


KB Implan

mencegah kehamilan


Kontrasepsi hormonal implan atau disebut juga sebagai alat kontrasepsi susuk terbuat dari plastik berukuran kira-kira sebesar korek api kayu yang dipasang di bawah kulit pada lengan atas. Berbeda dengan pil dan suntik KB , KB implan dapat digunakan sampai 3 tahun lamanya.

Cara kerja KB implan sama seperti kontrasepsi hormonal lain, yakni dengan melepas hormon. Pada KB susuk, hormon yang dipakai adalah hormon progesteron yang berfungsi menebalkan lendir di serviks, serta menahan sel telur agar tetap berada di ovarium, sehingga tidak bisa diraih oleh sperma.

Kelebihan KB implan diantaranya dapat digunakan oleh ibu menyusui, tidak memerlukan konsistensi harian , mingguan atau bulanan. Serta meminimalisir persiapan sebelum berhubungan intim dengan pasangan. Efektivitas KB jenis ini dapat berkurang apabila Anda mengonsumsi beberapa jenis obat seperti obat infeksi jamur, obat TBC, atau obat tidur. Selain itu KB implan juga dapat menimbulkan efek samping yang bersifat hormonal seperti:

  • Siklus menstruasi yang tidak teratur
  • Mual
  • Nyeri payudara
  • Libido menurun
  • Sakit kepala
  • Hingga nyeri dan infeksi pada daerah pemasangan implan.

Pemasangan KB implan harus dilakukan oleh tenaga kesehatan profesional.


Intrauterine devices (IUD)

KB spiral

IUD lebih dikenal dengan KB spiral. KB spiral merupakan alat kontrasepsi dalam rahim yang efektif untuk mencegah kehamilan cukup lama, yakni sekitar 5-10 tahun tanpa harus khawatir akan takut hamil.


KB spiral adalah alat kontrasepsi hormonal berbentuk huruf T yang dimasukan ke dalam mulut rahim untuk mencegah sperma membuahi sel telur.

Kelebihan KB spiral dapat membuat hubungan seksual menjadi lebih spontan dan rileks sebab tidak harus memperhitungkan kontrasepsi atau masa subur. Adapun kekurangan penggunaan KB spiral memungkinkan Anda mengalami kram dan gejala PMS (Pre Menstrual Syndrome) lebih berat dari biasanya.

Baca juga: Cara Menghilangkan Nyeri Haid, Ladies Wajib Tahu!


3. Ejakulasi di luar vagina

cara mencegah kehamilan

Cara lain agar hubungan intim tidak mengakibatkan kehamilan adalah dengan melakukan ejakulasi di luar vagina. Cara ini disebut juga dengan senggama terputus.

Tetapi cara mencegah kehamilan dengan metode ini masih berisiko mengakibatkan kehamilan. Mengapa? Alasannya, karena tidak mudah meminta pasangan untuk ejakulasi diluar vagia sementara hasrat seksualnya sedang ‘meledak-ledak’ dan kemungkinan besar ujung penis pria sudah mengeluarkan sperma sebelum terjadinya ejakulasi.

Untuk itu penting bagi Anda bersama pasangan untuk disiplin melakukan metode ini agar cara ini dapat berhasil.

Baca juga: Tanda Awal Kehamilan yang Para Calon Ibu Harus Tahu


4. Mengonsumsi kontrasepsi darurat

obat pencegah kehamilan

Ada dua jenis kontrasepsi darurat yang dapat digunakan sebagai cara untuk mencegah kehamilan, yaitu pil yang mengandung ulipristal asetat dan pil yang mengandung levonorgestrel.

Mengonsumsi obat pencegah kehamilan atau kontrasepsi darurat akan efektif bila digunakan tidak lebih dari lima hari setelah melakukan hubungan seksual.


5. Sebaiknya tidak berhubungan seksual pada masa subur

masa subur wanita

Melakukan hubungan seksual bukan pada masa ovulasi juga menjadi salah satu tips jitu agar tidak hamil. Seorang istri harus mengetahui jelas siklus haidnya dan juga masa subur. Sebaiknya hindari berhubungan intim dimana rahim meluncurkan sel telur yang matang, yakni 14 hari setelah haid. Masa ovulasi biasanya berlangsung selama 2-5 hari.

Setiap orang memiliki alasan masing-masing untuk melakukan pencegahan kehamilan, semua balik lagi kepada individu masing-masing. Ada yang memutuskan untuk menunda kehamilan karena kurangnya persiapan atau ada juga karena ingin mengurangi risiko tertular virus corona di tengah pandemi Covid-19 seperti saat ini. Itulah beberapa tips aman yang dapat Anda dan pasangan lakukan. Yang terpenting adalah pencegahan harus disesuaikan dengan kondisi tubuh agar tidak memberatkan kedua belah pihak dengan cara-cara yang dilakukan. (PK)

NHS.Diakses pada Juni 2020. How can I avoid pregnancy?. https://www.nhs.uk/conditions/contraception/how-can-i-avoid-pregnancy/


NHS. Diakses pada Juni 2020. The contraceptive injection. https://www.nhs.uk/conditions/contraception/contraceptive-injection/


NHS. Diakses pada Juni 2020. Emergency contraception (morning after pill, IUD). https://www.nhs.uk/conditions/contraception/emergency-contraception/

Planned Parenthood. Diakses pada Juni 2020. Which kind of emergency contraception should I use?. https://www.plannedparenthood.org/learn/morning-after-pill-emergency-contraception/which-kind-emergency-contraception-should-i-use

Healt.grid. Diakses pada Juni 2020. Catat, Ini Rekomendasi WHO Untuk Cegah Kehamilan Saat Pandemi Covid-19. https://health.grid.id/read/352163222/catat-ini-rekomendasi-who-untuk-cegah-kehamilan-saat-pandemi-covid-19?

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terkait COVID-19