Ikuti Kami
Jam Operasional: 08:00 - 22:00
info@farmaku.com
0812 1600 1600

Cegah Virus Corona, Siapakah yang Seharusnya Pakai Masker?

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo telah mengumumkan adanya dua kasus virus Corona atau 2019-nCoV yang terjadi di Indonesia saat melakukan jumpa pers pada Senin (2/3). Setelah pengumuman tersebut, permintaan terhadap masker bedah pun mengalami peningkatan, karena kebanyakan orang yang membeli masker berusaha untuk menghentikan virus sampai ke hidung dan mulut mereka. Namun, apakah penggunaan masker efektif dalam mengurangi risiko menularnya virus Corona?

Baca Juga: Apa itu Coronavirus? Penyebab Wabah Penyakit di China

Seperti dikutip dari Forbes, menurut Profesor Obat dan Epidemiologi di University of Iowa’s College of Medicine, Dr Eli Perencevich menjawab bahwa masker tidak dapat melindungi dari virus Corona, “Meskipun ada kasus-kasus virus di luar sana, jawabannya adalah tidak. Tidak perlu menggunakan jenis masker apa pun, baik masker operasi, masker N95, masker pernapasan, atau masker lainnya, untuk melindungi diri dari virus corona.”

Hal ini lantaran penularan virus Corona sendiri bukan ditularkan melalui udara, melainkan dari tetesan. Hingga saat ini, berdasarkan penelusuran kasus virus Corona yang tercatat, penularan virus tersebut terjadi melalui tetesan.

Baca Juga: 2 WNI Positif Corona, Jaga Imun Tubuh untuk Cegah Penyebaran Virus!

Oleh karena itu, penggunaan masker belum tentu efektif mencegah virus Corona, selain menimbulkan rasa aman yang salah,”Jika tidak mencuci tangan sebelum dan sesudah melepas masker, peningkatan risiko terkena virus juga dapat terjadi,” ungkap Dr. Perencevich.

virus corona atau coronavirus

Hal senada juga disampaikan oleh dokter dan penasehat medis di International Air Transport Association, David Powell, seperti dikutip dari World of Buzz, yang mengatakan bahwa cara terbaik menghindari tertular virus Corona adalah sering cuci tangan dengan air dan sabun, karena pemakaian masker justru berpotensi menambah risiko tertular virus Corona jika digunakan dengan tidak tepat.

Baca Juga: 9 Langkah Cuci Tangan yang Benar Menurut Standar WHO

Dr David juga mengungkapkan, “Pakai masker sepanjang hari akan jadi tidak efektif. Hal itu memungkinkan virus menular ke sekitar masker dan melalui masker.”

Selain itu ketika masker dipakai seharian, masker akan menjadi lembab. Hal tersebut bisa mendorong pertumbuhan virus serta bakteri. Oleh karena itu, Dr David menyatakan bahwa masker wajah tidak ideal digunakan seharian untuk mencegah tertular virus Corona.

Senada dengan Dr David, pakar penyakit menular dari UCLA Fielding School of Public Health juga mengatakan pemakaian masker tak efektif cegah virus Corona jika tidak dibarengi dengan penanganan yang benar dalam menjaga kebersihan. Dr. Jeffrey Klausner mengatakan bahwa memakai masker memang membuat orang merasa lebih aman tapi karena hal itulah, banyak yang jadi kurang memperhatikan higienitas tangan.

Baca Juga: Cuci Tangan pakai Hand Sanitizer atau Sabun, Mana yang Lebih Efektif?

Pusat Penanggulangan dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) juga tidak terlalu menyarankan penggunaan masker untuk cegah penularan virus Corona. Dr. Amesh Adalja dari Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health mengatakan bahwa pemakaian masker juga tidak direkomendasikan saat terjadi penyebaran wabah virus H1N1, beberapa tahun lalu.

“Bahkan saat epidemi flu H1N1, tidak ada rekomendasi untuk memakai masker,” ujarnya.

Lalu, siapa sajakah yang sebaiknya wajib menggunakan masker? 

masker bedah untuk atas virus

Meski, masker dinilai kurang efektif dalam mencegah penularan virus Corona. Bukan berarti penggunaan masker menjadi sia-sia.

Menurut Dr David masker berguna bagi mereka yang sedang tidak sehat untuk mencegah dirinya menularkan penyakit ke orang lain.

Sementara menurut WHO, penggunaan masker medis, sebaiknya digunakan ketika memiliki gejala pernapasan seperti batuk, bersin, atau mencurigai infeksi virus Corona dengan gejala ringan atau merawat seseorang yang diduga terinfeksi 2019-nCoV. Selain penggunaan masker, cara lain agar terlindungi dari virus Corona, yaitu rajin mencuci tangan dengan sabun dan air.

Kapan waktu terbaik mencuci tangan?

kapan waktu terbaik mencuci tangan?

Mencuci tangan perlu dilakukan untuk mencegah penyebaran virus. Namun, kapankah waktu terbaik untuk cuci tangan?

1. Sebelum hingga setelah menyiapkan makanan.
2. Sebelum makan dan sesudah makan.
3. Sebelum dan sesudah ke toilet
4. Sebelum dan sesudah merawat luka
5. Sebelum dan sesudah mengganti popok atau membersihkan anak Anda.
6. Setelah membuang sampah.
7. Setelah merawat hewan peliharaan.
8. Setelah batuk atau bersin.

Meski, aktivitas di atas tergolong sederhana, mencuci tangan sebelum dan setelah berkegiatan merupakan salah satu langkah awal untuk mencegah penularan virus Corona, karena mencuci tangan yang baik dan benar mampu menghentikan penyebaran virus ke orang lain.

Cara cegah virus Corona menurut WHO

Cegah virus corona menurut WHO

Selain membiasakan diri untuk mencuci tangan dengan air dan sabun, menurut WHO ada cara lain yang dapat dilakukan untuk mencegah penularan virus sebagai berikut:

  1. Saat Anda batuk atau bersin, tutup mulut dan hidung menggunakan tisu atau siku.
  2. Hindari kontak langsung dengan siapa pun yang sedang batuk atau demam.
  3. Jika menderita batuk, demam, dan kesulitan dalam bernapas, segera mencari perawatan medis lebih awal dan bagikan riwayat perjalanan Anda dengan petugas kesehatan.
  4. Hindari konsumsi produk hewani mentah atau setengah matang. Daging mentah, susu, atau organ hewani harus ditangani dengan hati-hati agar menghindari kontaminasi silang dengan makanan mentah sesuai praktik keamanan pangan yang baik.

Cara menggunakan masker dengan benar

menggunakan masker bedah dengan benar

Sementara, jika Anda hendak menggunakan masker, perhatikan beberapa hal berikut ini:

  1. Cuci tangan dengan sabun dan air atau gunakan hand sanitizer.
  2. Jangan menyentuh bagian dalam masker saat hendak menggunakanannya. Jika melakukan hal itu, pastikan Anda sudah mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer.
  3. Ganti masker dengan masker baru, jika masker lembab
  4. Jangan gunakan masker sekali pakai.
  5. Saat melepaskan masker dan membuangnya, pastikan untuk tidak menyentuh bagian depan masker. Lepaskan dari belakang dan segera buang ke tempat sampah.
  6. Setelah melepaskan masker, cuci tangan Anda dengan air dan sabun atau gunakan hand sanitizer.

Melakukan pencegahan terhadap virus Corona sejak dini sangatlah penting, namun usahakan untuk tetap tenang dan jangan panik. Selain itu, Anda bisa penuhi kebutuhan seperti hand sanitizer, masker, hingga suplemen di farmaku.com.

forbes.com
who.int
worldofbuzz.com

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terkait COVID-19