Ikuti Kami
Jam Operasional: 08:00 - 22:00
info@farmaku.com
0812 1600 1600

Heboh! Masker Scuba Dinyatakan Tidak Aman, Apa Alasannya?

Sejak organisasi kesehatan dunia (WHO) menyatakan penyakit Covid-19 yang disebabkan oleh virus corona, penyakit ini masih menjadi perhatian banyak negara hingga hari ini. Pasalnya walaupun beberapa negara telah menerapkan lockdown, virus ini masih terus memakan korban jiwa di berbagai negara. Di Indonesia sendiri angka pasien virus corona terus meningkat hingga akhirnya kebijakan PSBB di beberapa daerah termasuk Jakarta kembali diterapkan.

Oleh karena itu berbagai jenis protokol kesehatan untuk mencegah virus corona masih terus disarankan untuk tetap dijalankan. Salah satu bentuk pencegahan yang paling sering menjadi perhatian adalah penggunaan masker. Sebab WHO sendiri telah menyertakan masker sebagai salah satu rekomendasi mereka untuk mencegah penyebaran virus. Hingga saat ini masker masih menjadi salah satu benda wajib, yang harus digunakan dimanapun anda berada.

Baca Juga : Inilah Bahaya Menurunkan Masker dari Dagu hingga Leher Saat Makan

Akhir-akhir ini anda mungkin dikejutkan dengan informasi mengenai larangan penggunaan scuba masker. Informasi ini menjadi ramai diperbincangkan sejak PT Kereta Commuter Indonesia mengumumkan anjuran pemakaian jenis masker yang efektif, dan melarang penggunaan masker jenis scuba.

Benarkah masker scuba tidak aman untuk digunakan?

masker scuba yang dilarang

Masker scuba tampaknya cukup populer dikalangan masyarakat. Masker ini banyak digunakan karena mudah digunakan dan mudah ditemukan dimana saja. Masker scuba umumnya terbuat dari bahan neoprene atau polychloroprene yang cukup lentur sehingga nyaman digunakan. Namun ternyata masker jenis scuba diketahui tidak efektif untuk menangkal penyebaran virus corona lho FarmaFriends.

Tentunya larangan penggunaan masker scuba bukan tanpa alasan. Hal ini disebabkan karena bahaya masker scuba memiliki bahan yang tipis, berpori besar dan hanya terdiri dari satu lapisan. Selain itu, dengan sifatnya yang lentur memungkinkan pori-pori scuba masker dapat membesar dan memungkinkan berbagai partikel termasuk droplets untuk terhirup oleh Anda. Terlebih jika digunakan pada ruangan tertutup seperti transportasi publik. Dengan kriteria tersebut, masker scuba diketahui hanya memiliki tingkat perlindungan sebesar 5 sampai 10 persen saja. Hal inilah yang menguatkan mengenai ketidakefektifan dari penggunaan scuba masker dalam mencegah penyebaran virus corona.

Masker yang efektif untuk mengurangi penyebaran virus Covid-19

masker untuk cegah virus corona

Namun, anda tidak perlu khawatir karena masih terdapat beberapa jenis masker yang lebih efektif untuk membantu anda terhindar dari virus Covid-19. Beberapa masker ini juga termasuk jenis masker yang direkomendasikan oleh World Health Organization (WHO) :  

1. Masker bedah

masker bedah

Masker ini juga umum disebut sebagai masker medis. Masker bedah merupakan masker sekali pakai yang dapat digunakan untuk melindungi hidung dan mulut pemakainya dari kontak dengan tetesan, atau percikan cairan  yang mungkin mengandung kuman. Masker bedah juga menyaring partikel besar di udara.

Namun WHO menyarankan penggunaan masker medis diutamakan untuk orang yang bekerja di area klinis fasilitas kesehatan, tidak hanya pekerja yang menangani pasien dengan COVID-19.

Masyarakat umum dihimbau harus memakai masker non-medis di mana ada penyebaran luas dan ketika jarak fisik sulit dilakukan, seperti di transportasi umum, di toko atau di lingkungan terbatas atau ramai lainnya.

Baca Juga : Sering Salah, Ketahui Cara Menggunakan Masker yang Benar

2. Masker N95

jual masker n95

Masker N95 diketahui menawarkan perlindungan lebih dari masker bedah karena dapat menyaring partikel besar dan kecil saat pemakainya menghirup. Seperti namanya, masker ini dirancang untuk memblokir 95% partikel yang sangat kecil. Beberapa masker N95 memiliki katup yang membuatnya lebih mudah untuk dihirup. Dengan jenis topeng ini, udara tanpa filter dilepaskan saat pemakainya menghembuskan napas.

Baca Juga : Stok Masker N95 Menipis, Inilah Keunggulannya Dibanding Masker Lain!

3. Masker kain

masker kain yang boleh digunakan

Masker kain dimaksudkan untuk mencegah menyebarnya tetesan atau droplet yang dilepaskan saat pemakainya berbicara, batuk atau bersin. pemakaian masker kain dapat membantu mengurangi penyebaran virus oleh orang yang mengidap COVID-19 tetapi tidak menyadarinya.

Dilansir dari mayoclinic.com World Health Organization dan U.S. Centers for Disease Control and Prevention (CDC) telah merekomendasikan jenis masker ini untuk digunakan sebagai pengganti masker bedah yang sempat mengalami kelangkaan. Selain itu, WHO juga telah merilis panduan baru tentang masker kain, merekomendasikan bahwa masker tersebut terdiri dari setidaknya tiga lapisan bahan yang berbeda: lapisan dalam menjadi bahan penyerap seperti kapas, lapisan tengah bahan bukan tenunan seperti polipropilen (untuk filter) dan lapisan luar, yang merupakan bahan non penyerap seperti poliester atau campuran poliester.

Baca Juga : Cara Menggunakan Masker Kain Yang Benar untuk Cegah Covid-19

Dengan berbagai pertimbangan mengenai bahaya masker scuba, anda diharapkan dapat mempertimbangkan jenis masker lain untuk menggantikannya. Hal ini dimaksudkan supaya anda mendapatkan perlindungan yang efektif dari virus Corona. Selain mempertimbangkan jenis masker, anda juga harus memperhatikan cara penggunaan masker dengan benar. Dan yang terakhir tetap terapkan protokol kesehatan lainya untuk menjaga anda tetap sehat dan terhindar dari virus corona. (DH)

https://www.youtube.com/embed/2slyUPTR0pI

We forum. Diakses pada september 2020. Guidance on Masks Here What to Know Now. https://www.weforum.org/agenda/2020/06/who-updates-guidance-on-masks-heres-what-to-know-now/

Mayoclinic. Diakses pada September 2020. Coronavirus Mask. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/coronavirus/in-depth/coronavirus-mask/art-20485449

Loma Linda University Health. Diakses pada september 2020. Which Type of Mask Most Effective Againts Covid-19?. https://news.llu.edu/health-wellness/which-type-of-face-mask-most-effective-against-covid-19

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terkait COVID-19