Ikuti Kami
Jam Operasional: 08:00 - 22:00
info@farmaku.com
0812 1600 1600

9 Cara Membangun Hubungan Orang Tua dan Anak

hubungan orang tua dan anak farmaku

Banyak manfaat yang dirasakan saat orang tua dan anak memiliki hubungan emosional yang erat. Beberapa di antaranya adalah anak memiliki emosi yang stabil, menumbuhkan kecerdasan, dan rasa percaya diri yang  tinggi. Inilah mengapa sangat penting untuk membangun kedekatan dalam keluarga.

Sayangnya, seringkali kesibukan dalam pekerjaan dan aktivitas sekolah membuat antara anggota keluarga sulit bertemu. Akibatnya hubungan pun semakin merenggang jika kondisi ini dibiarkan. Untuk mengatasi hal ini, berikut tips membangun hubungan yang baik antara orang tua dan anak.

Baca juga:

Cara Memarahi Anak Tanpa Melukai Hatinya

Mengenalkan Internet pada Si Kecil? Inilah Dampak Positif dan Negatifnya!

Cara Membangun Hubungan Orang Tua dan Anak

Semakin bertambah usia, anak akan lebih mudah dalam mengekspresikan emosinya. Mereka mulai memiliki hobi atau preferensi kegiatan. Tanpa Anda sadari anak juga mulai disibukkan dengan berbagai tugas sekolah dan aktivitas lainnya. Terkadang mereka lebih memilih menghabiskan waktu bersama teman dibandingkan keluarga.

Selain itu, orang tua pun disibukkan dengan pekerjaan setiap harinya. Sehingga waktu bertemu antara orang tua dan anak semakin sedikit meskipun tinggal dalam satu atap. Namun Anda tidak perlu khawatir, berikut 9 cara membangun hubungan orang tua dan anak di tengah kesibukkan:

1. Menerima Emosi Anak

Saat anak merasa bahagia, secara otomatis orang tua juga akan memiliki mood yang bagus. Namun, seringkali orang tua malah ikut terpancing emosi ketika anak menunjukkan rasa marah, kecewa, atau sedih. Seharusnya yang perlu dilakukan oleh orang tua adalah memvalidasi emosi mereka dengan penuh kasih sayang.

Anak yang masih dalam masa pertumbuhan belum dapat mengontrol perasaan dengan baik. Maka diperlukan peran orang tua untuk membantu dan menenangkan mereka. Kebiasaan ini juga akan membuat anak lebih terbuka karena merasa selalu mendapat dukungan dalam kondisi apapun.

2. Mendengarkan Cerita Anak tanpa Menghakimi

Ketika anak mengalami sebuah masalah, terkadang mereka ragu untuk berbagi kepada orang tua karena merasa takut dihakimi atau bahkan dimarahi. Cobalah untuk mendengarkan semua cerita si kecil hingga selesai tanpa menyela. Tanyakan apa yang sedang mereka rasakan saat ini dan bagaimana Anda bisa membantu menyelesaikannya. Keterbukaan seperti ini akan membuat keluarga tetap erat meskipun di tengah kesibukan satu sama lain.

3. Luangkan Waktu Bersama

Sering meluangkan waktu antar anggota keluarga merupakan kunci dari hubungan emosional yang dekat. Moment bersama keluarga yang penuh dengan keceriaan akan menjadi kenangan yang menyenangkan bagi anak. Meski waktu yang Anda habiskan setiap harinya tidak selalu banyak akibat pekerjaan yang padat, mereka akan tetap merasa diperhatikan oleh orang tuanya. 

Anda bisa melakukannya dengan menemaninya belajar atau menyelesaikan tugas bersama. Cara lainnya adalah memanfaatkan momen setelah mandi saat menggunakan popok, lotion, atau bedak dengan mengajaknya bercanda.

4. Ajak Anak Mengerjakan Pekerjaan Rumah

Saat Anda dan anak terlalu sibuk untuk menghabiskan waktu di luar, mengerjakan tugas domestik bisa menjadi salah satu solusi. Ubahlah kebiasaan menyuruh anak membersihkan kamarnya dengan mengajak mereka mendekorasi bersama. Anda juga bisa mengajaknya memasak, memperbaiki kendaraan, bermain balok, atau kegiatan lain yang disenangi buah hati.

5. Berlibur Bersama

Liburan memang selalu menjadi momen yang ditunggu-tunggu oleh seluruh anggota keluarga. Pada saat inilah semua bisa dengan leluasa menghabiskan waktu bersama tanpa perlu mengkhawatirkan pekerjaan. Anda bisa mengajak buah hati wisata alam dengan berkemah atau pergi ke pantai untuk meningkatkan bonding. Sedangkan waktu libur singkat bisa diatasi dengan bepergian ke museum atau kebun binatang yang tidak kalah menyenangkan.

6. Mengadakan Family Gathering

Secara umum family gathering merupakan momen kumpul seluruh anggota keluarga yang dilakukan secara rutin. Kegiatan ini akan membuat ikatan satu sama lain secara erat. Biasanya cara ini paling tepat diaplikasikan untuk keluarga besar atau orang tua dan anak yang tidak lagi tinggal dalam satu rumah.

Sedangkan dalam perusahaan, family gathering merupakan acara yang diadakan untuk mempererat hubungan antar karyawan dengan melakukan outbond, wisata, atau tour. Beberapa kegiatan terkadang juga melibatkan anggota keluarga karyawan untuk meningkatkan keakraban semua orang yang terkait dengan perusahaan.

7. Hindari Penggunaan Gawai saat Bersama

Mengingat waktu dengan buah hati tidak banyak, pastikan setiap momen yang dihabiskan bersama tidak terdistraksi dengan gawai. Berikanlah waktu Anda sepenuhnya supaya anak juga tidak larut dalam gadget. Dengan begini baik anak maupun orang tua akan lebih fokus dalam menjalankan kegiatan bersama. Ikatan emosional pun akan semakin erat satu sama lain.

8. Sering Membaca Buku Bersama Anak

Selain menjadi jendela dunia, buku juga bisa menjadi media mendekatkan diri Anda dengan buah hati. Lakukan secara rutin sebelum tidur atau dengan memangku si kecil. Cara tersebut akan membuat mereka merasa lebih dekat dengan orang tuanya serta meningkatkan rasa nyaman saat bersama.

9. Sering Memberikan Sentuhan Fisik

Sentuhan fisik sering dilakukan orang tua saat anak baru lahir dan semakin berkurang seiring mereka dewasa. Padahal cara ini merupakan kunci dari kedekatan hubungan orang tua dan anak. Sedikit gestur seperti mengelus kepala, menepuk punggung, mencium, hingga memeluk sangat diperlukan mereka.

Usahakan Anda memiliki rutinitas ini setiap harinya untuk meningkatkan bonding secara emosional. Beberapa sentuhan fisik yang bisa diterapkan antara lain kecup pipi buah hati Anda sebelum berangkat kerja atau sebelum tidur, memeluk saat membacakan buku, dan mengelus kepala ketika mereka bercerita.

Ada banyak cara yang bisa Anda manfaatkan untuk meningkatkan hubungan emosional dengan buah hati. Ingat, kegiatan ini perlu dilakukan terus hingga mereka dewasa untuk menjaga kedekatan. Tidak harus banyak, tapi pastikan Anda selalu meluangkan waktu setiap hari bagi si kecil. Untuk meningkatkan hubungan, jangan ragu mengajak anak berdiskusi dalam merancang kegiatan bersama.

Sahabat Keluarga Kemdikbud. Diakses pada November 2020. Menjembatani Hubungan Emosional Anak dan Orangtua. https://sahabatkeluarga.kemdikbud.go.id/laman/index.php?r=tpost/xview&id=4506.

Mother.ly. Diakses pada November 2020. 5 ways to maintain an emotional connection with your child. https://www.mother.ly/child/5-ways-to-maintain-an-emotional-connection-with-your-child.

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terkait Ibu & Anak