Empty Cart

Total:
Rp. 0 

Ingin Operasi Lasik Mata? Bahayakah?

 09 Nov 2018



apakah operasi lasik mata berbahaya?


Banyak pasien dengan gangguan penglihatan atau rabun sering kali merasa tidak nyaman menggunakan kacamata. Terutama pada mereka yang memiliki mata minus atau mata silinder yang angkanya cukup besar.

 

Sebagai alternatif kacamata, banyak orang memilih menggunakan lensa kontak. Namun, risiko iritasi karena lensa kontak hingga peradangan atau infeksi pada kornea mata menjadi alasan banyak orang untuk menghindari memakai lensa kontak sehari-hari.

 

Oleh karena itu, operasi LASIK mata muncul untuk memberikan solusi kepada pasien dengan gangguan penglihatan yang harus menggunakan kacamata dengan ukuran dioptri yang besar (kacamata menjadi lebih tebal).

 

Apa itu lasik mata? Apa saja syarat lasik mata? Bagaimana prosedur lasik mata dilakukan? Apa yang menarik terkait fakta lasik mata? Dan apakah lasik mata aman dilakukan?

 

 

Operasi Lasik Mata: Apa itu dan Apakah Berbahaya?

LASIK adalah singkatan dari Laser assisted in-situ keratomileusis.

 

Lasik mata adalah operasi yang menggunakan laser untuk membentuk kembali kornea mata. Pembentukan ulang ini mengubah kekuatan fokus dengan tujuan agar penglihatan kembali normal.

 

Jadi Anda yang memiliki gangguan penglihatan (mata minus, plus, dan silinder) dapat sembuh dengan pembentukan kembali kornea mata.

 

Pembedahan dapat dilakukan pada kedua mata, baik pada saat yang sama atau pada kesempatan terpisah.

 

Kebanyakan orang yang menjalani tindakan ini masih membutuhkan kacamata baca pada usia menengah dan seterusnya untuk mengoreksi presbyopia (penurunan kemampuan untuk fokus karena usia).

 

Jadi, bila Anda telah menggunakan kacamata baca dan ingin menjalani tindakan ini untuk mengoreksi mata minus Anda, pastikan untuk mendiskusikan kondisi presbiopia dengan dokter mata sebelum menjalani lasik, sehingga Anda memahami bagaimana operasi lasik mata yang akan Anda jalani mempengaruhi penglihatan Anda.

 

 

Syarat Lasik Mata

Terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum menjalani operasi lasik mata. Hal-hal ini terkait dengan hal teknis dan juga persiapan sebelum tindakan.


Sebelum tindakan dilakukan, dokter mata Anda mungkin akan melakukan hal berikut:

  • Pemeriksaan mata secara lengkap
  • Menanyakan seluruh obat-obat yang sedang Anda konsumsi

 

Selain itu, terdapat beberapa hal yang harus Anda lakukan sebelum menjalani tindakan ini, yaitu:

  • Hentikan pemakaian lensa kontak Anda setidaknya 2-4 minggu sebelum operasi. Lamanya waktu tergantung pada jenis lensa kontak dan anjuran dokter Anda.
  • Jangan memakai lotion, krim, make-up, atau parfum sehari sebelum atau hari operasi.
  • Anda mungkin diminta untuk menggosok hingga menggunting bulu mata dan/atau menggunakan obat tetes mata sebelum operasi.

 

Bicarakan dengan dokter Anda tentang obat-obatan Anda. Anda mungkin diminta untuk berhenti minum obat hingga 1 minggu sebelum prosedur lasik dilakukan.

 

 

Prosedur Lasik Mata

Sebelum prosedur dilakukan maka mata Anda akan diteteskan obat mata untuk membuatnya mati rasa. Ini merupakan tindakan anestesi sederhana.

 

Beberapa pasien juga mungkin diberikan obat penenang agar lebih rileks selama operasi lasik dilakukan. Prosedur lasik mata yaitu:

  • Anda akan diposisikan berbaring pada sebuah kursi yang nyaman.
  • Kelopak mata akan dibuka dengan perangkat khusus.
  • Sebuah cincin akan ditempatkan pada mata dan tekanan diterapkan untuk menciptakan hisapan (suction).
  • Sebuah pisau kemudian akan melekat pada cincin hisap. Bilahnya akan digunakan untuk memotong flap di kornea.
  • Anda akan diarahkan untuk melihat cahaya (bukan laser), lalu sinar laser akan diarahkan untuk mengangkat sejumlah jaringan kornea.
  • Laser akan membuat suara berdetik karena membentuk ulang kornea.
  • Pada titik ini, beberapa pasien melaporkan mencium bau yang mirip dengan rambut terbakar. Ketika laser selesai, flap kornea akan ditempatkan kembali pada posisinya.
  • Tetesan antibiotik akan dimasukkan ke dalam mata.
  • Sebuah pelindung akan ditempatkan di atas mata.

 

Ada cara lain untuk melakukan operasi koreksi penglihatan laser. Salah satunya menghilangkan lapisan atas kornea dengan perangkat khusus atau bahan kimia, kemudian menggunakan laser.

 

Tanyakan kepada dokter Anda prosedur mana yang terbaik untuk Anda.

 

Operasi lasik mata biasanya berlangsung kurang dari 30 menit.

 

Anda mungkin akan merasakan ketidaknyamanan ketika cincin hisap diterapkan.

 

Pengalaman lasik mata bervariasi, setelah operasi lasik mata, beberapa pasien mengklaim mengalami sensasi terbakar, gatal atau terganjal benda asing di mata mereka.

 

Mata Anda juga mungkin mengalami iritasi dan menjadi merah. Selain itu, kemungkinan Anda akan kehilangan fokus penglihatan untuk sementara waktu. Kabar baiknya, seluruh dampak operasi lasik mata ini adalah normal.

 

 

Apa yang boleh atau tidak boleh dilakukan pasca operasi lasik mata?

Setelah prosedur selesai dilakukan dokter akan melakukan beberapa tindakan berupa:

  • Memberi Anda obat penghilang rasa sakit
  • Menginstruksikan Anda untuk menghindari menggosok mata Anda.

 

Anda juga disarankan mencuci tangan secara rutin untuk mengurangi kemungkinan infeksi bakteri jika Anda tidak sengaja menyentuh area mata.

 

Ketika Anda kembali ke rumah, maka beberapa tindakan yang harus Anda lakukan adalah:

  • Batasi aktivitas fisik, olahraga berat dan intens yang membuat Anda berkeringat hebat.
  • Jangan meletakkan lensa kontak atau apa pun pada mata yang menjalani tindakan lasik mata kecuali diperintahkan oleh dokter Anda.
  • Jangan berenang di kolam renang, atau menggunakan pusaran air atau bak mandi air panas selama 1-2 bulan.
  • Jangan gunakan krim, lotion, atau make-up di dekat mata setidaknya selama 2 minggu.
  • Ikuti instruksi dokter Anda untuk mengkonsumsi obat-obatan dan pastikan lakukan kontrol secara teratur dengan dokter mata Anda pas operasi lasik mata.

 

 

Fakta Risiko dan Efek Samping Lasik Mata

Operasi lasik mata merupakan salah satu tindakan yang sepenuhnya menggunakan mesin yang sangat canggih untuk dapat membentuk ulang kornea mata Anda. Tindakan ini sangat jarang mengalami kesalahan dalam membentuk kornea mata Anda. Tapi ada beberapa kemungkinan risiko komplikasi terkait koreksi pembentukan ulang kornea mata menjadi yang tidak tepat.

 

Beberapa risiko yang mungkin terjadi antara lain:

  • Anda mungkin mengalami kelebihan atau kekurangan koreksi. Sehingga pas operasi lasik, Anda masih memerlukan kacamata atau mengikuti prosedur lain.
  • Anda mungkin akan mengembangkan jaringan parut yang menyebabkan silau atau astigmatisme (mata silinder) yang tidak teratur. Kondisi ini menyebabkan penglihatan buram, terutama di malam hari dan mengharuskan Anda menggunakan kacamata.
  • Keratitis, radang kornea mata. Kondisi ini mungkin memerlukan perawatan dengan obat tetes mata atau lebih banyak operasi. Namun kondisi ini sangat jarang terjadi.

 

Setiap prosedur atau perawatan medis pasti memiliki risiko. Tanyakan kepada dokter mata Anda apa efek samping lasik mata yang mungkin terjadi.

 

 

Jadi, Apakah Lasik Mata Berbahaya?

LASIK adalah jenis operasi mata yang menggunakan laser untuk mengubah bentuk kornea. Kornea adalah lapisan luar yang jelas di bagian depan mata.

 

Operasi LASIK mata minus ataupun silinder dapat memperbaiki penglihatan Anda dan mengurangi atau menghilangkan kebutuhan Anda untuk kacamata atau lensa kontak.

 

Secara umum, operasi lasik mata aman untuk dilakukan. Namun sekali lagi, selalu ada risiko yang dapat terjadi pada setiap tindakan medis.

 

Bila Anda akan menjalani prosedur ini maka, konsultasi dengan dokter mata Anda berapa lama waktu yang diperlukan untuk pulih dan bagaimana merawat diri sendiri di rumah.

 

Cari informasi dan pengalaman lasik mata dari orang sekitar ataupun online tentang bagaimana hasilnya setelah menjalani lasik, apakah lasik mata dapat menyembuhkan mata minus mereka? Berapa biaya lasik mata? Atau hal lainnya yang perlu untuk diketahui.

 

Walaupun lasik mata tidak berbahaya, pastikan Anda tahu gejala atau efek samping lasik mata yang mungkin terjadi setelah menjalani prosedur ini dan tanyakan kepada dokter apa yang harus dilakukan jika Anda mengalaminya.

 

 

Referensi

  1. Laser Therapy
  2. Patient Education Handouts: LASIK Surgery
  3. LASIK By: Woods M, Patient Education Reference Center (PERC)

 

 






Bagikan artikel ini :