Empty Cart

Total:
Rp. 0 

Menjaga Kesehatan Lambung Saat Berpuasa

 30 Apr 2019



kesehatan lambung saat puasa


Berpuasa adalah kegiatan wajib yang dilakukan umat muslim selama bulan ramadhan, dengan menahan lapar dan haus dari matahari terbit hingga terbenam.Terlebih dari itu berpuasa juga memberi banyak manfaat bagi kesehatan tubuh kita terutama lambung.

 

Saat berpuasa, pola makan akan berubah. Oleh karena itu penting bagi orang yang berpuasa untuk dapat menjaga dan mengatur pola makannya dengan benar. Seperti yang dijelaskan oleh dokter spesialis penyakit dalam Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Ali Imron bahwa puasa hanya akan memberikan efek baik bagi kesehatan apabila mengkonsumsi karbohidrat kompleks, protein, serat, dan air dalam jumlah yang cukup pada saat sahur dan berbuka.

 

Kondisi Lambung Saat Tubuh Berpuasa

Perubahan yang terjadi pada tubuh seseorang saat berpuasa akan berbeda-beda tergantung berapa lama puasanya. Salah satu organ tubuh yang mengalami perubahan adalah lambung.

 

Lambung  atau ventrikulus adalah organ dalam tubuh berupa kantong yang terletak tepat di bawah sekat rongga badan yang bentuknya elastis.

 

  • Terjadi Perubahan Morfologi atau Bentuk

    Ketika seseorang dalam keadaan berpuasa, lambung ternyata juga ikut beradaptasi. Asupan makanan yang berkurang menyebabkan terjadinya perubahan morfologi pada lambung. Karena bentuknya elastis, maka bentuk lambung juga mengikuti banyaknya jumlah makanan yang masuk kedalam tubuh. Sehingga hal tersebutlah yang mempengaruhi bentuk
    lambung.

 

  • Asam Lambung Menurun

    Pada saat berpuasa, selain perubahan bentuk, produksi asam lambung juga menurun. Hal ini disebabkan karena perubahan pola makan yang menjadi lebih teratur saat sahur dan berbuka, serta terhindar dari keinginan untuk mengkonsumsi makanan ringan atau cemilan yang tidak baik bagi kesehatan lambung sepanjang hari seperti gorengan, keju, coklat, dan sebagainya. 

Menjaga Kesehatan Lambung Saat Puasa

 Agar lambung tetap nyaman dan aman saat berpuasa, ada baiknya ikuti beberapa hal dibawah ini:

 

Makan Sahur Tepat Waktu

Melewatkan waktu makan sahur hanya akan membuat kondisi lambung memburuk
saat menjalani puasa. Alasannya, karena kondisi perut yang kosong dalam
waktu yang lama. Oleh karena itu, usahakan bangun tidur dan makan sahur tepat waktu sehingga dapat mencegah asam lambung naik ke tenggorokan. 

 

Hindari Makanan Yang Merusak Dinding Lambung

Sebaiknya hindari makanan pedas yang mengandung cabai karena memiliki kandungan capcaisin. Selain itu, makanan yang mengandung banyak minyak juga patut dihindari saat tubuh sedang dalam masa berpuasa. Makanan berminyak seperti gorengan akan menyebabkan saluran pencernaan menjadi terganggu, seperti perut mulas pada siang atau malam hari.

 

Konsumsi Makanan Yang Menghidrasi Tubuh

Pada saat berpuasa tubuh akan perlahan-lahan mengalami dehidrasi, sehingga pada saat sahur atau berbuka puasa, tubuh tetap membutuhkan asupan cairan yang cukup. Konsumsi makanan yang mengandung banyak air seperti buah dan sayur dapat menjadi pilihan tepat agar kegiatan puasa Anda tidak terganggu. Anda bisa membuat jus buah-buahan dan sup dari sayuran yang mampu menghidrasi untuk mengganti asupan cairan yang hilang selama berpuasa seharian. Serta hindari mencampur makanan tersebut dengan bumbu-bumbu asin yang sifatnya menimbulkan rasa haus.

 

Makan Dalam Porsi Yang Cukup

Berbuka puasa menjadi saat yang ditunggu. Meskipun merasa sangat lapar saat berbuka puasa, namun mengkonsumsi makanan dalam jumlah banyak dalam waktu singkat malah dapat menyebabkan asam lambung naik. Sebaiknya konsumsi makanan ringan yang kaya akan mineral seperti kurma.

 

Sumber:

  1. https://www.doktersehat.com/jaga-lambung-selama-puasa, Mei 2018
  2. https://www.hellosehat.com/pusat-kesehatan/puasa-ramadhan/yang-terjadi-dalam-tubuh-saat-kita-sedang-puasa ,Mei 2018
  3. https://www.halodoc.com/puasa-sembuhkan-asam-lambung-benarkah, Apr 2018
  4. https://www.huffpost.com/entry/5-tips-for-healthy-eating_b_3581207 , Sep 2013

 






Bagikan artikel ini :