Ikuti Kami
Jam Operasional: 08:00 - 22:00
info@farmaku.com
0812 1600 1600

Daftar Makanan Ini Bisa Mempengaruhi Mood Si Kecil, Wajib Tau Moms!

makanan yang dapat mempengaruhi mood

Menghadapi Anak yang sulit makan memang kadang bikin frustasi ya Moms. Tidak sedikit juga moms yang bingung makanan apa yang cocok dengan selera si Kecil.


Banyak penelitian telah menunjukkan hubungan antara makanan yang dikonsumsi dengan gejala suasana hati, baik pada orang dewasa maupun pada anak-anak. Makanan yang baik dan kaya nutrisi dapat berdampak positif pada anak-anak beberapa diantaranya dapat meningkatkan suasana hati, memori, dan rentang perhatian anak. Mengkonsumsi makanan yang sehat dan berkualitas, juga dapat menjadi pelindung terhadap masalah emosional dan perilaku di masa remaja dan dewasa.


Ketika anak-anak mengkonsumsi makanan yang tidak sehat, Anda mungkin akan melihat perubahan perilaku seperti gangguan hiperaktif, defisit perhatian, mudah tersinggung dan agresi. Anda mungkin juga melihat perilaku terkait suasana hati yang cenderung menunjukkan seperti sifat mudah marah, suasana hati yang meningkat (tinggi dan rendah), motivasi rendah, dan sikap buruk secara keseluruhan. Makanan yang mempengaruhi mood dari anak harus di perhatikan. Nah moms, supaya makanan yang Anda berikan tidak merubah mood si Kecil, simak penjelasan berikut yuk!

Makanan yang dapat mempengaruhi suasana hati Anak

makanan yang disukai anak


Secara naluriah beberapa orang tua mungkin mengetahui bahwa makanan dapat mempengaruhi perilaku dan suasana hati anak mereka. Misalnya, permen dapat menyebabkan serangan hiperaktif pada anak. Namun, makanan yang mengubah suasana hati ternyata tidak hanya terbatas pada gula lho!. Ada bahan lain dalam camilan dan makanan yang bikin mood naik wajib dikonsumsi oleh si kecil. Lima makanan berikut adalah penyebab paling umum terjadinya perubahan mood dan perilaku anak.

1. Produk susu


Intoleransi laktosa mungkin bukanlah hal baru. Jika anak Anda alergi terhadap protein yang ditemukan dalam produk susu, hal ini mungkin dapat mempengaruhi suasana hatinya. Banyak anak menjadi mudah tersinggung, rewel, atau agresif setelah mengkonsumsi produk susu. Anak-anak dengan alergi susu atau intoleransi juga cenderung sering terkena flu dan infeksi telinga.


Protein dalam produk susu, yang dikenal sebagai kasein, sulit dicerna oleh tubuh manusia. Setelah mencapai usus, reseptor bereaksi dengan menciptakan antibodi. Hal ini menyebabkan sistem kekebalan bekerja sangat tinggi, yang menyebabkan peningkatan stres di dalam tubuh. Bahkan telah dilaporkan bahwa gejala autisme pada anak semakin memburuk ketika mengonsumsi lebih banyak produk susu.
Jika Anda khawatir anak Anda tidak akan mendapatkan cukup kalsium, ada banyak cara untuk memastikan asupan yang optimal. Berikan anak Anda lebih banyak sumber kalsium, vitamin B, dan vitamin D non-susu, seperti kangkung, jamur, brokoli, sarden, selada air, Kefir, bok choy, gandum, dan sawi.

Baca Juga : Intoleransi Laktosa: Apa itu, Gejala, dan Bisa Sembuh?


2. Gula dan pemanis buatan


Mengonsumsi gula dalam jumlah berlebihan dapat menyebabkan naik turunnya kadar glukosa darah pada diri seseorang. Efek roller coaster yang dihasilkan ini bisa memunculkan gejala gangguan mood. Sebuah studi, yang diterbitkan dalam Physiology and Behavior, menemukan bahwa ketika anak mengkonsumsi sarapan yang rendah gula dan tinggi serat, anak-anak tidak hanya mengalami peningkatan suasana hati, tetapi juga meningkatkan memori jangka pendek dan rentang perhatian mereka di sekolah.


3. Makanan cepat saji


Tidak diragukan lagi bahwa sebagian besar anak-anak pasti menyukai makanan cepat saji. Namun jika rutin mengkonsumsi makanan cepat saji, anak-anak pada dasarnya dapat mengalami ‘ketagihan’ dengan makanan tinggi kalori ini. Setelah makan burger dan kentang goreng, mereka kemungkinan akan mengalami aliran dopamin yang kemudian mengaktifkan sistem penghargaan otak dan mempengaruhi suasana hati mereka.


Anak-anak yang sering mengkonsumsi makanan cepat saji kemungkinan besar kekurangan nutrisi utama. Tidak seperti anak-anak yang mendapat banyak antioksidan dan lemak sehat dari makanan utuh, mereka yang menderita defisiensi, dapat meningkatkan risiko depresi, serta gangguan tidur dan pencernaan yang buruk.

4. Makanan dengan pewarna buatan


Pewarnaan buatan dapat menyebabkan perubahan perilaku yang signifikan terkait dengan ADHD, kecemasan, hiperaktif, dan sakit kepala pada anak-anak. Karena pewarna buatan terdapat pada banyak makanan bergula, orang tua sering menyalahkan perubahan perilaku disebabkan oleh gula. Pewarna buatan sering kali disembunyikan dalam makanan yang tidak terduga seperti roti dan yogurt. Hindari produk dengan pewarna apabila Anda khawatir dengan perubahan suasana hati anak Anda setelah mengonsumsi makanan dengan pewarna buatan


5. Makanan olahan


Makanan olahan jenis apapun, umumnya kekurangan jenis nutrisi yang dibutuhkan anak-anak dan orang dewasa. Makanan olahan juga umumnya mengandung lemak trans. Tidak seperti jenis lemak sehat yang berasal dari minyak zaitun atau kacang-kacangan, lemak trans telah dikaitkan dengan berbagai komplikasi kesehatan. Dalam sebuah penelitian, ditemukan bahwa konsumsi lemak trans menyebabkan peningkatan depresi sebesar 48 persen.


Jika Anda memiliki anak dan ingin melindungi kesehatan mental mereka, mulailah dengan diet mereka. Selain makan banyak makanan utuh yang segar, pastikan untuk mengurangi atau menghilangkan makanan yang berpotensi mempengaruhi suasana hati yang buruk secara signifikan. Perbanyak makanan yang menaikan mood secara signifikan.

Nutrisi yang dapat membantu memperbaiki suasana hati Anak

kreasi makanan untuk anak


Selain mengurangi asupan makanan diatas, Anda dapat membantu anak Anda dengan memberikan makanan yang peningkat kaya nutrisi dan baik untuk suasana hati. Berikut adalah beberapa rekomendasi kandungan pada makanan yang dapat farmaku berikan kepada Anda untuk membantu anak memiliki suasana hati dan perilaku yang lebih baik :

Magnesium

makanan yang disukai anak-anak

Magnesium berperan dalam aktivitas listrik otak dan membantu menenangkan sistem saraf pusat manusia. Nutrisi ini terbukti meningkatkan rentang perhatian dengan meningkatkan aktivitas otak dan menenangkan sistem saraf. Buah-buahan (pisang, alpukat), sayuran hijau (bayam dan brokoli), cokelat, tahu dan tempe merupakan sumber makanan tinggi kandungan magnesium yang bisa Anda jadikan sebagai andalan menu makan si Kecil. 


Seng

Seng memungkinkan fungsi neurotransmitter dan diperlukan untuk metabolisme lemak DHA di otak. Seng juga mengatur melatonin yang memainkan peran utama dalam tidur dan suasana hati. Nutrisi ini terbukti meningkatkan perilaku sosial dan membantu anak-anak tetap tenang.

Omega

sumber omega 3

Omega-3 adalah salah satu sumber makanan yang dibutuhkan oleh anak-anak untuk memperoleh DHA yang dapat mendukung pertumbuhan otak mereka. Terlebih Nutrisi ini sangat penting bagi anak laki-laki, yang memiliki kebutuhan asam lemak esensial 3 kali lebih tinggi daripada anak perempuan. Hasil awal dari sebuah penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang mengalami peningkatan jumlah asam lemak omega-3 tampil lebih baik dalam membaca dan mengeja serta memiliki lebih sedikit masalah perilaku.

Vitamin D

makanan sehat untuk anak

Vitamin D memainkan peran penting dalam fungsi otak. Mengkonsumsi vitamin D dalam jumlah yang cukup dapat meningkatkan energi, suasana hati, dan tidur pada anak-anak. Cara terbaik untuk mendapatkan vitamin D adalah dari matahari, tetapi Anda juga bisa mendapatkannya dari makanan seperti ikan salmon, minyak ikan kod, sereal atau out meal, jamur, dan kuning telur. 


Baca juga : Makanan Sumber Vitamin D

Vitamin B

menu harian untuk anak

Vitamin B sangat penting untuk produksi neurotransmitter seperti serotonin, yang mengatur suasana hati dan perilaku. Para peneliti menemukan bahwa anak-anak dengan vitamin B rendah lebih mungkin untuk memiliki masalah perilaku. Adapun beberapa makanan dengan kandunga vitamin B, antara lain buah dan  sayur (brokoli, bayam, kentang), roti gandum, atau kacang-kacangan. 

Zat besi

makanan yang mengandung zat besi

Zat besi memainkan peran utama dalam atensi, suasana hati, dan energi. Terutama pada anak-anak di bawah usia dua tahun, yang mengalami perkembangan otak paling cepat dalam hidup mereka. Kekurangan zat besi dapat menyebabkan masalah jangka panjang pada suasana hati anak.

Protein

protein yang baik untuk anak

Protein adalah nutrisi yang berperan dalam menyusun otak dan tubuh anak Anda. Menjaga pola makan kaya protein, dapat membuat anak-anak termotivasi dan berenergi. Protein berkualitas tinggi dalam makanan membantu mendukung perilaku, perhatian, dan fungsi sosial pada anak. 


Baca Juga : Vitamin Anak, Perlukah?


Beberapa perubahan sederhana pada asupan makanan yang Anda berikan untuk anak, dapat berdampak positif pada suasana hati mereka. Jika anak Anda mengalami sifat mudah marah, perubahan suasana hati, kurangnya motivasi, atau sikap buruk yang terus-menerus, Anda dapat mencoba perubahan terkait makanan yang Anda berikan untuk anak Anda. (DH)

drbeurkens. Diakses pada September 2020. The Food-Mood Connection for Kids. https://www.drbeurkens.com/food-mood-connection-kids
World Health Organization. Diakses pada September 2020. The WHO child growth standards. http://www.who.int/childgrowth/standards
Parenting pod. Diakses pada september 2020. Child development info : 5 Foods That Negatively Affect Your Child’s Mood. https://parentingpod.com/5-foods-affecting-childs-mood/
themilitarywifeandmom. Diakses pada September 2020. The military wife and mom : 7 Foods That Will Support Better Behavior in Kids – According to Science. https://themilitarywifeandmom.com/foods-improve-kid-behavior

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terkait Ibu & Anak