Ikuti Kami
Jam Operasional: 08:00 - 22:00
info@farmaku.com
0812 1600 1600

Meeting Online Melelahkan, Waspada Zoom Fatigue

Aturan Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) atau karantina di rumah menjadikan masyarakat untuk melakukan aktivitas kerja, sekolah dan ibadah di rumah sehingga membuat masyarakat seakan ‘terkurung’ dengan gadget mereka. Tujuannya pu beragam, entah itu terhubung dengan orang lain hingga melaksanakan meeting secara online via aplikasi. Keterbatasan waktu untuk bertemu menyebabkan meeting online dilakukan dengan frekuensi yang terbilang cukup sering. Nyatanya, banyak orang yang mengakui hal ini justru melelahkan bagi mereka. Lantas, apa ya alasan meeting online terasa melelahkan?

Alasan meeting online cukup melelahkan

tubuh kelelahan

Fenomena zoom fatigue atau rasa lelah yang muncul setelah melakukan meeting online melalui Zoom online meeting dan berbagai aplikasi video conference lainnya yang kini marak dibicarakan di tengah pandemi COVID-19. Perbincangan yang dilakukan secara virtual ini lebih sering dilakukan ketimbang biasanya untuk membuat Anda dan rekan-rekan kerja tetap terhubung saat bekerja di rumah.

Sehingga kebanyakan orang akhirnya lebih banyak menghabiskan waktunya menatap ponsel atau layar laptop mereka. Namun sayangnya, kebiasaan tersebut membuat sebagian orang merasa cepat lelah, terutama mereka yang melakukan rapat online secara terus menerus tiap harinya.


Mengutip artikel Mindful, tingkat konsentrasi dan perhatian tiap orang berbeda. Kebanyakan orang akan lebih fokus pada visual yang dikumpulkan melalui bahasa tubuh. Namun, tidak sedikit juga mereka yang melakukan meeting online sembari memeriksa email atau melakukan pekerjaan lainnya. Akibatnya, fokus yang seharusnya digunakan untuk berbicara dan mendengarkan orang lain menjadi terpecah karena mengerjakan hal yang berbeda dalam waktu yang bersamaan.

Tidak hanya itu, terkadang kurangnya respon dari peserta lain turut menjadi alasan mengapa hal tersebut menjadi sangat melelahkan. Terlebih jika koneksi internet peserta lainnya tidak mendukung.

Menurut penelitian dari International Journal of Human-Computer Studies, koneksi internet yang lambat saat terhubung dengan orang lain dapat menyebabkan rasa tidak nyaman. Bahkan kemungkinan terburuknya, orang lain mungkin dapat memandang Anda tidak ramah dan kurang fokus.

Akibatnya, perasaan seperti itulah yang menjadi dalang mengapa meeting online terasa sangat melelahkan.

Apakah berinteraksi virtual dengan teman juga melelahkan?

meeting online zoom

Sebetulnya, alasan rapat online terasa lelah karena adanya perasaan wajib fokus terhadap orang lain di layar karena tuntutan pekerjaan. Lantas, apakah hal ini juga terjadi ketika berinteraksi virtual dengan teman?

Bisa saja terjadi. Menurut Gianpiero Petriglieri, associate professor di INSEAD, fenomena online meeting fatigue juga bisa ditemui saat berinteraksi dengan teman atau diluar konteks pekerjaan. Hanya saja rasa lelah yang timbul lebih sedikit ketimbang saat bekerja.

Video call atau conference call yang dilakukan bersama teman atau kerabat seharusnya lebih menyenangkan. Tetapi jangan salah lho FarmaFriends, tidak sedikit pula orang yang merasa bergabung karena keharusan sehingga keharusan tersebut membuat orang-orang merasa menghabiskan waktu lebih banyak untuk berkomunikasi daripada beristirahat.

Baca juga: Atasi Badan Lemas Dengan 7 Cara Mudah Ini

Faktor lain

Sebelum mengetahui tips untuk mengatasi rasa lelah, sebaiknya Anda juga mengetahui faktor lainnya untuk mengantisipasi terjadi kembali di kemudian hari. Secara umum rasa lelah yang dialami oleh tubuh bisa disebabkan oleh 3 faktor yaitu psikologis, fisik dan masalah medis.

Faktor psikologis

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, timbulnya rasa lelah saat melakukan virtual meeting bisa saja disebabkan oleh frekuensi meeting yang cukup sering, pekerjaan yang dilakukan dalam waktu yang bersamaan, atau ketidaknyamanan akibat kurang respon atau koneksi internet yang tidak support.


Faktor fisik

Jika Anda merasa lelah saat berinteraksi dengan orang lain, sebaiknya ketahui kondisi tubuh Anda saat itu. Rasa lelah umumnya disebabkan karena ada gangguan tertentu dalam tubuh seperti:

  • Kehamilan
  • Dehidrasi
  • Kehilangan banyak darah saat menstruasi
  • Efek samping penggunaan obat

Jika Anda memiliki masalah medis tertentu, pastikan untuk mengonsumsi obat 1 atau 2 jam sebelum meeting online dilakukan.


Faktor masalah medis

Selain faktor psikologis dan fisik, rasa lelah yang Anda rasakan juga bisa disebabkan oleh faktor masalah kesehatan yang dimiliki seperti:

  • Diabetes tipe 2
  • Kekurangan asupan gizi (belum sarapan)
  • Gangguan jantung
  • Hipoglikemia

Karena pandemi COVID-19 hingga kini masih belum ditemukan data yang jelas kapan akan segera berakhir, hal ini mau tidak mau akan tetap memaksakan kita untuk sebisa mungkin melakukan rapat pekerjaan secara virtual. Untuk itu, tetap perhatikan dan jaga kesehatan Anda dengan sebaik mungkin.

Baca juga: 4 Olahraga yang Bisa Dilakukan di Rumah Selama Social Distancing

cara mengatasi kelelahan

Tips mencegah rasa lelah akibat meeting online

Jangan khawatir, meski terkadang melelahkan namun hal ini bisa diatasi dengan beberapa cara, seperti:

1. Luangkan waktu sebelum meeting dimulai

Salah satu cara yang bisa Anda lakukan agar meeting tidak terasa melelahkan adalah dengan meluangkan waktu sejenak untuk sekedar menarik nafas dalam-dalam agar tubuh lebih rileks dan pikiran lebih tenang.

Cobalah untuk menata ulang isi pikiran agar bisa berkonsentrasi penuh.

2. Tahan diri anda untuk melakukan multitasking

Ada spekulasi bahwa mungkin melakukan beberapa pekerjaan sembari meeting dapat menyelesaikan pekerjaan lebih cepat. Tapi faktanya, multitasking justru lebih melelahkan. Pasalnya, hal tersebut akan membuat Anda mata dan otak terlalu fokus pada layar. Sebaiknya, alihkan pekerjaan dengan melihat benda-benda lain selain gadget. Misalnya merapikan berkas-berkas yang berserakan di dekat Anda.

3. Selipkan obrolan ringan dengan peserta lain

Perbincangan saat meeting tidak harus selalu terkait pekerjaan lho. Agar tidak bosan, cobalah untuk memulai obrolan dengan menanyakan kabar atau sekedar bertukar cerita seputar kehidupan sehari-hari.

Dengan begitu, suasana saat obrolan perihal pekerjaan mungkin tidak begitu kaku dan memberikan kesan yang lebih ramah.

4. Luangkan waktu untuk beristirahat

Meeting yang dilakukan secara online biasanya berlangsung selama 1 hingga 2 jam tanpa jeda sedikit pun. Bila memungkinkan, cobalah untuk meluangkan waktu untuk istirahat beberapa menit. Gunakan untuk minum air, pergi ke toilet, atau sekedar melakukan perenggangan karena terlalu lama duduk.

Jika Anda merasa canggung dan butuh sedikit ketenangan, matikan kamera Anda. Atau jika rapat kantor dapat dilakukan lewat telepon saja, lakukan sambil berjalan kaki yang diketahui dapat meningkatkan kreativitas dan mengurangi stres.

Baca juga: Aturan New Normal dari Kemenkes untuk Cegah Corona di Tempat Kerja

Bagi yang terbiasa meeting di kantor, meeting online adalah bagian dari the new normal tengah pandemi COVID-19 berlangsung. Akibatnya kita harus terbiasa dengan aktivitas yang cenderung melelahkan. Maka dari itu penting untuk tetap menjaga kesehatan dengan baik saat pandemi seperti rajin mencuci tangan, selalu konsumsi vitamin dan suplemen, serta makan makanan bergizi.

jual suplemen imun

Mindful. Diakses pada Mei 2020. Zoom exhaustion is real. Here are six ways to find balance and stay connected. https://www.mindful.org/zoom-exhaustion-is-real-here-are-six-ways-to-find-balance-and-stay-connected/

BBC. Diakses pada Mei 2020. The reason Zoom calls drain your energy. BBC: Remote Control. https://www.bbc.com/worklife/article/20200421-why-zoom-video-chats-are-so-exhausting
Harvard Business Review. Diakses pada Mei 2020. How to Combat Zoom Fatigue. https://hbr.org/2020/04/how-to-combat-zoom-fatigue

National Geographic Indonesia. Diakses pada Mei 2020. Zoom Fatigue’, Fenomena Kelelahan Setelah Melakukan Konferensi Video’. https://nationalgeographic.grid.id/read/132146868/zoom-fatigue-fenomena-kelelahan-setelah-melakukan-konferensi-video?page=2

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terkait COVID-19