Ikuti Kami
Jam Operasional: 08:00 - 22:00
info@farmaku.com
0812 1600 1600

Atasi Payudara Berat Sebelah Saat Menyusui

payudara berat sebelah

Momen hamil hingga menyusui merupakan saat-saat yang tidak terlupakan bagi seorang ibu. Banyak perubahan yang terjadi dalam hidup, termasuk juga kondisi fisik yang tidak lagi sama seperti dulu. Salah satu bagian tubuh yang tampak perbedaannya adalah payudara berat sebelah atau payudara berubah ukuran, warna, dan sensitivitasnya.

Umumnya, buah dada ibu menyusui memiliki ukuran yang lebih besar karena memproduksi ASI demi kebutuhan si kecil. Bahkan pada beberapa kasus bentuk payudara tampak tidak seimbang alias berat sebelah. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena kondisi ini sangat normal terjadi dan tidak mempengaruhi jumlah produksi ASI. Untuk menjawab rasa penasaran Moms semua, yuk simak informasi lengkap di bawah ini terkait kondisi payudara saat menyusui dan bagaimana cara mengembalikan bentuk dada agar tetap percaya diri!

Penyebab Payudara Besar Saat Menyusui

gambar ibu menyusui

Selama kehamilan, dada wanita mengalami perubahan produksi estrogen, progesteron, dan prolaktin. Akibatnya, saluran susu akan mengembang dan aliran darah meningkat yang menyebabkan ukuran cup bertambah. Selain itu, puting ibu menyusui pun mengalami perubahan. Beberapa ciri-ciri yang tampak adalah aerola menjadi lebih lebar, puting menonjol, dan stretch marks akibat kulit yang meregang.

Perubahan ini akan semakin tampak saat sedang menyusui. Bentuk payudara ibu menyusui akan membesar dua hingga tiga kali dari sebelumnya dan membuat dada terlihat lebih besar. Hal ini disebabkan saluran susu yang terus menerus terisi sehingga membuat payudara berisi.

Namun, biasanya bentuk buah dada akan kembali berubah ketika mulai menyapih. Ada yang tetap berukuran besar, lebih kecil, atau bahkan menjadi kendur. Jaringan payudara yang tidak lagi teirisi susu membuat kulit area dada yang sudah melebar menjadi menyusut dan tidak lagi kencang. Kemampuan tubuh melewati berbagai perubahan ini biasanya dipengaruhi oleh beberapa faktor lain, seperti usia, keturunan, berat badan, ukuran asli dada, atau kebiasaan merokok. Maka sangat wajar terjadi jika setiap wanita memiliki pengalaman yang berbeda.

Baca juga: Cara Menghangatkan ASI yang Aman dan Benar untuk Si Kecil

Payudara Berat Sebelah Saat Menyusui

susu besar sebelah saat menyusui

Proses menyusui idealnya dilakukan oleh kedua payudara sehingga produksi ASI akan seimbang. Semakin sering dikeluarkan, maka semakin banyak tubuh memproduksi susu. Sayangnya, terkadang anak lebih nyaman minum pada satu sisi saja sehingga menyebabkan payudara besar sebelah saat menyusui.

Pada proses breastfeeding, hormon prolaktin yang menyuplai ASI akan bekerja untuk memenuhi kebutuhan susu yang membuat jaringan payudara membesar. Sehingga sisi payudara yang jarang digunakan tampak lebih kecil karena produksi ASI yang lebih sedikit.  Kondisi ini juga akan mengakibatkan payudara akan mengalami pembengkakan (mastitis) akibat air susu yang tersumbat.

Jika Anda merasa kurang percaya diri dengan bentuk dada yang asimetris, ada beberapa langkah yang bisa dicoba untuk mengatasinya. Dengan perawatan yang tepat, payudara ibu menyusui besar sebelah tidak lagi terjadi. Berikut tips mengatasi payudara berat sebelah yang bisa Anda terapkan saat mengASIhi:

  1. Cari tahu penyebab anak memiliki preferensi buah dada. Jika ternyata bentuk puting lebih datar dan menyebabkan susahnya pelekatan, Anda dapat berkonsultasi pada konselor ASI untuk mengatasinya.
  2. Pompa payudara bertujuan untuk meningkatkan produksi ASI. Dengan terus konsisten mengeluarkan susu seperti sisi dada satunya, lambat laun bentuk buah dada akan kembali simetris. Untuk menambah produksi ASI dan meningkatkan kualitasnya, Anda dapat mengonsumsi supleman khusus ibu menyusui.
  3. Penting untuk diingat bahwa pumping juga harus dilakukan pada payudara yang rutin disusui. Dampak dari tidak seimbang melakukan pengosongan ASI baik secara natural maupun dengan alat adalah lambat laun dada yang awalnya penuh akan mengecil dan bentuk susu besar sebelah saat menyusui.

Baca juga: Mengenali Gejala Kanker Payudara dan Penyebabnya

6 Cara Memperbaiki Bentuk Payudara Besar Sebelah Akibat Menyusui

mengatasi payudara besar sebelah

Meskipun kondisi ini sangat normal dialami oleh ibu menyusui, tapi tidak dipungkiri bahwa dada yang tidak seimbang besarnya akan membuat wanita kurang percaya diri. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena ada banyak langkah yang bisa diterapkan untuk mendapatkan dada kencang seperti awal. Untuk hasil yang lebih optimal, metode ini bisa mulai dilakukan sejak menyusui atau tanpa perlu menunggu menyapih. Berikut 8 cara untuk membuat buah dada kembali kencang:

1. Mandi dengan suhu tertentu

Mengatasi payudara besar sebelah bisa diawali dengan rutin membersihkan badan dengan suhu yang berubah-ubah. Ketika mandi, cobalah untuk mengganti suhu dari hangat ke dingin dan begitupun selanjutnya untuk meningkatkan sirkulasi darah. Perlu diingat bahwa cara sederhana ini hanyalah sementara dan tidak dapat mengubah bentuk seperti semula.

2. Kenakan BH sesuai dengan postur tubuh

Cukup banyak yang belum menyadari pentingnya menggunakan BH yang tepat. Kesalahan mengenakan ukuran pakaian dalam tanpa disadari akan mempengaruhi bentuk. Jika diperlukan, Anda dianjurkan untuk mengganti BH lama karena ukuran dada ibu menyusui mengalami pembesaran. 

3. Pijat area dada

Pijat payudara menggunakan olive oil yang dipercaya dapat membantu mengurangi bentuk yang sudah kendur. Memijat juga akan membantu perbaikan dan perkembangan jaringan pada dada. Efeknya adalah otot pada area tersebut menjadi kencang dan tidak lagi kendur.

4. Konsumsi makanan bernutrisi

Saat hamil dan menyusui, wanita membutuhkan nutrisi lebih yang berbeda dengan diet pada umumnya. Anda justru dianjurkan untuk banyak mengonsumsi makanan mengandung vitamin B, vitamin E, dan olahan protein hewani tinggi lemak yang dapat mengurangi kelenturan dada.

5. Hindari merokok

Pada banyak kasus, merokok mengakibatkan kulit menjadi kendur dan tidak segar. Kebiasaan buruk ini juga akan memberikan dampak negatif pada payudara. Selain itu, bayi yang terpapar rokok, baik secara langsung atau melalui zat-zat yang masuk dalam ASI, lebih beresiko terserang penyakit pneumonia, asma, infeksi telinga, sinusitis, iritasi mata, diare, dan batuk-batuk. Bahkan anak tujuh kali lebih berisiko terkena kematian mendadak, dan dua kali lebih rentan terkena kanker paru-paru.

6. Olahraga dengan gerakan khusus

Penting untuk diketahui bahwa metode apapun tidak akan membuat bentuk payudara kembali kencang jika tidak diimbangi dengan olahraga. Faktanya, buah dada merupakan bagian tubuh yang mudah untuk dibentuk. Namun, butuh usaha lebih untuk melatih otot-otot disekitar dada yang mana berperan penting membentuk payudara kencang. Bagi Anda yang ingin melatih kekuatan dada, lakukan olahraga push up, dumbbell, dan chest press.

Perubahan signifikan pada tubuh ketika hamil dan menyusui seringkali membuat para ibu dirundung kecemasan. Namun, perlu Moms ingat bahwa kondisi ini hanyalah sementara dan bisa kembali normal setelah atau bahkan sebelum menyapih. Fokuslah pada kesehatan Anda dan bayi dengan selalu merasa bahagia, mengonsumsi makanan sehat, dan menjaga asupan vitamin khusus ibu menyusui dan hamil. #Sehatjadimudah karena cukup dengan menerapkan tiga langkah di atas, produksi ASI meningkat dan ukuran buah dada pun kembali simetris.

Parenting First Cry. Diakses pada Oktober 2020. How to increase breast size after breastfeeding
https://parenting.firstcry.com/articles/how-to-increase-breast-size-after-breastfeeding/
Web MD. Diakses pada Oktober 2020. Breast problem after breastfeeding.

https://www.webmd.com/parenting/baby/after-nursing#2-4
Healthline. Diakses pada Oktober 2020. Breast after breastfeeding. How they change and what you can do.

https://www.healthline.com/health/breastfeeding/breasts-after-breastfeeding#changes

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terkait Ibu & Anak