Ikuti Kami
Jam Operasional: 08:00 - 22:00
info@farmaku.com
0812 1600 1600

Cara Menghadapi Anak yang Picky Eaters

picky eaters farmaku

Apakah si kecil merupakan seorang picky eaters atau pemilh makanan? Demi mengoptimalkan masa tumbuh kembang, sangat penting bagi orang tua untuk memaksimalkan asupan nutrisi pada buah hati. Sayangnya, pengalaman makan dengan anak tidak selalu berjalan mulus. Ada kalanya ia hanya mau makan-makanan tertentu dan menolak menu yang sudah tersedia.

Jika ini yang sedang terjadi pada buah hati Anda sekarang, bisa jadi ia menunjukkan gejala picky eaters. Kondisi ini lambat laun akan mempengaruhi gizi anak dan menghambat pertumbuhannya. Maka, sangat penting untuk segera mengatasi kebiasaan si kecil yang mulai pilih-pilih makanan. Berikut tips mengatasi anak yang picky eaters.

Alasan Anak Pilih-Pilih Makanan (Picky Eaters)

Picky eaters adalah situasi saat anak hanya ingin mengonsumsi menu tertentu atau biasa dikenal dengan pilih-pilih makanan. Anak akan cenderung menolak dengan menutup mulutnya atau menyingkirkan makanan yang ditawarkan. Situasi ini sangat wajar dialami oleh anak usia 2-5 tahun, namun tetap harus diatasi untuk menjaga kebutuhan nutrisi terpenuhi.

Maka dari itu, kenali 4 hal yang menyebabkan anak menjadi picky eaters berikut ini:

1. Pola Makan Tidak Teratur

Idealnya, anak memiliki 3 waktu makan utama dan 2 waktu makan cemilan. Pastikan anak memiliki rutinitas makan yang konsisten setiap harinya. Hal ini akan membangun kebiasaan baik pada si kecil terkait makan dan mencegah anak lebih memilih makanan ringan dibandingkan makanan utama.

2. Masih Merasa Kenyang

Sering memberikan snack mendekati waktu makan akan membuat anak kenyang dan menolak saat diberikan nasi. Maka sangat penting disiplin perihal jam makan sehingga anak tidak menolak saat jam makan utama.

Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), beri jarak setidaknya 2 jam dari terakhir kali anak mengonsumsi sesuatu. Sebagai contoh, untuk anak yang makan siang pukul 12, ia boleh minum susu atau makan cemilan pada pukul 10 pagi. Jika lebih dari itu, bisa dipastikan jadwal makan siangnya pun akan mundur.

3. Bosan dengan Menu Makanan

Layaknya orang dewasa, anak juga memiliki rasa bosan ketika diberikan menu sama dalam jangka waktu lama. Variasikan menu si kecil dengan sayur dan daging yang ia sukai. Sesekali hias makanan yang ada di piring supaya buah hati lebih semangat menyambut menu di meja.

4. Tidak Cocok dengan Rasa

Anak kecil cenderung lebih sensitif terhadap rasa dibandingkan orang dewasa karena memiliki papila pengecap lebih banyak. Terlebih, pada 6 bulan pertama kehidupan mereka terbiasa dengan ASI dan susu yang cenderung manis. Sehingga butuh waktu penyesuaian saat merasakan makanan asin, gurih, ataupun pedas.

Baca juga:

Buah Yang Baik Untuk Jaga Imunitas Anak, Catat Moms!

Anak Susah Makan Sayur? Tips Ini Wajib Mom’s Coba Dirumah

Cara Menyajikan Makanan agar Terlihat Menarik dan Anak Tidak Menjadi Picky Eaters

Menghadapi anak yang picky eaters tentu perlu kesabaran ekstra dan kreativitas tinggi. Pasalnya di sinilah kemampuan orang tua dalam menyajikan makan diuji. Selain menyediakan menu makanan yang beragam, Anda bisa mempercantik piring dengan menata menu agar tampak warna-warni.

1. Buat Makanan yang Kaya Warna

Bagi si kecil yang sulit makan buah, cobalah untuk menyajikan beragam jenis buah-buahan dengan warna yang berbeda-beda. Anda bisa menyajikan strawberry bersama dengan pisang, kiwi, atau anggur. Piring si kecil akan tampak menarik dengan penampilan yang colorful. Metode ini juga bisa diaplikasikan dengan sayur-sayuran seperti menyajikan tomat bersama brokoli dan wortel.

2. Susun Makanan dengan Unik

Jika anak menolak makan ayam goreng yang Anda siapkan, susunlah potongan kecil daging menjadi sate yang diselipkan bersama sayuran. Selain itu Anda juga bisa mencoba memperkecil ukuran dengan membuat ayam pop corn. Variasi bentuk makanan akan membuat si kecil lebih semangat dalam menyantapnya.

7 Tips Menghadapi Anak Picky Eaters

Mengatasi anak picky eaters membutuhkan ketelatenan karena biasanya memakan proses yang panjang. Hal ini disebabkan anak butuh penyesuaian dalam membentuk kebiasaan baru dalam makan.

Bagi Anda yang sedang menghadapi permasalahan ini, berikut 7 tips menghadapi anak picky eaters:

1. Buat Suasana yang Menyenangkan

Saat anak menolak menu, bisa jadi ia merasa bosan dengan rasa atau penampilannya. Anda bisa menyediakan aneka saus sebagai bahan pencelup sayuran dan daging sebagai variasi. Si kecil akan merasakan hal baru sekaligus bersenang-senang dengan kegiatan mencelup makanan. Di samping itu, Anda bisa memotong buah dengan bentuk bintang atau hewan kesayangan supaya anak lebih tertarik mencobanya.

2. Bersabar saat Mengenalkan Menu Baru

Terkadang anak membutuhkan waktu saat mencoba hal baru, termasuk ketika akan mencicipi menu yang belum pernah sebelumnya. Beberapa anak akan menggigit sedikit dan mengembalikannya pada piring. Proses ini bisa terjadi beberapa kali hingga pada akhirnya mereka siap menyantap makanannya. Inilah mengapa Anda tidak perlu buru-buru saat mengenalkan menu baru pada anak.

3. Hindari Membuat Makanan Spesial Hanya untuk Si Kecil

Ketika anak merengek ingin memakan menu yang lain, berusahalah untuk tidak selalu menurutinya. Kebiasaan ini justru akan membuat anak semakin pemilih karena ia yakin bahwa orang tua akan menyediakan yang diinginkan.

Tetaplah menawarkan makanan yang tersedia dan buat si kecil tetap berada di meja makan meskipun tidak menyentuh apa pun. Hal ini akan mengenalkan konsep lapar dan kenyang serta membuatnya terbiasa mengonsumsi apa yang ada.

4. Disiplin dengan Jadwal Makan

Sesuai dengan anjuran IDAI, tetaplah disiplin menerapkan pola makan setiap 2 jam sekali. Umumnya, anak membutuhkan waktu 75 hingga 100 menit untuk mengosongkan perutnya setelah makan. Maka, sangat penting untuk selalu mengikuti jadwal makan untuk memastikan si kecil dalam keadaan lapar saat jam makan dan siap menghabiskan makanannya.

5. Jadilah Contoh bagi Anak

Anak adalah peniru ulung orang tuanya. Berbagai kebiasaan dan cara bicara sering kali ditirukan oleh buah hati. Inilah mengapa sangat penting untuk menunjukkan pada anak bahwa Anda selalu menghabiskan apa yang tersaji di piring dan tidak mengonsumsi makanan di luar jadwal yang sudah ditentukan.

6. Hindari Distraksi saat Makan

Mematikan TV dan menjauhkan gawai akan membantu anak lebih fokus saat menghabiskan makanannya. Penting untuk diketahui bahwa berbagai iklan akan mempengaruhi anak untuk menyantap makanan tinggi gula atau menu rendah gizi.

7. Ajak Anak Menyiapkan Makanan

Biasakan si kecil untuk membuat dan memilih bahan makanannya sendiri. Ajak mereka belanja untuk mencari sayur atau buah yang ingin dimakan. Kemudian, libatkan anak saat memasak dengan memintanya mengaduk atau memotong sendiri bahan yang sudah dipilih. Proses ini tidak hanya akan membuat buah hati lebih menghargai menu yang tersaji tapi juga meningkatkan bonding dengan orang tua.

Dengan berbagai cara di atas, perlahan anak akan melepaskan kebiasaan memilih makanan. Ingat, tidak ada hasil yang instan sehingga Anda harus bersabar dalam prosesnya. Bila picky eaters berlangsung lama, segeralah untuk berkonsultasi dengan dokter anak atau ahli gizi terdekat. Jika diperlukan, Anda bisa menyeimbangkan nutrisi dengan memberikan si kecil suplemen makanan dan multivitamin. 

Mayoclinic. Diakses pada November 2020. Children's nutrition: 10 tips for picky eaters. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/childrens-health/in-depth/childrens-health/art-20044948.

Good Life Eats. Diakses pada November 2020. Eat Well, Spend Less: 5 Ways to Make Food More Fun [For Kids]. https://www.goodlifeeats.com/5-ways-to-make-food-more-fun-for-kids/.

IDAI. Diakses pada November 2020. Pentingnya Mengatur Jadwal Makan Anak. https://www.idai.or.id/artikel/klinik/asi/pentingnya-mengatur-jadwal-makan-anak.

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terkait Ibu & Anak