Ikuti Kami
Jam Operasional: 08:00 - 22:00
info@farmaku.com
0812 1600 1600

Potensi Penyebaran Virus Corona di Ruang Publik dan Pencegahannya

Menyusul pengumuman kematian pertama di Indonesia akibat coronavirus dan status pandemi global yang dikeluarkan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO), pemerintah Indonesia akan menggencarkan penelusuran terhadap orang- orang yang diduga berkontak langsung dengan pasien terinfeksi. Untuk mengatasi penyebaran wabah penyakit yang disebut Covid-19.

Pandemi virus corona

Seperti yang diketahui, WHO telah menyatakan virus yang dinamakan Covid-19 sebagai pandemi. Pandemi adalah skala penyebaran yang terjadi secara global di seluruh dunia. Umumnya peristiwa ini terjadi ketika virus baru muncul untuk menginfeksi orang dan dapat menyebar secara berkelanjutan. WHO menekankan bahwa penggunaan istilah tidak berarti ada anjuran yang berubah. Setiap negara tetap diminta untuk mendeteksi, mengetes, mengisolasi dan mengawasi pergerakan masyarakat.

Hingga kamis malam (12/03), di Indonesia sendiri didapat 12 orang dalam pengawasan ketat terkait corona. Sementara itu, pemerintah secara terpisah mengumumkan langkah-langkah untuk mengatasi wabah di wilayah Indonesia termasuk yang berkaitan dengan kerumunan publik.

Berdasarkan pendapat gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bahwa penemuan positif corona berada di kawasan Jabodetabek, sehingga beberapa fasilitas umum di Jakarta yang sering digunakan masyarakat perlu mendapatkan perhatian. Selain itu, langkah pencegahan lainnya juga sudah dilakukan oleh pemerintah. Salah satunya dengan tidak mengeluarkan izin keramaian untuk kegiatan besar.

Namun, jangan langsung panik. Materi yang disampaikan oleh Anies hanyalah potensi dan risiko penyebaran di ruang publik.

Lantas, apa yang harus kita lakukan di ruang publik saat tengah pandemi? 

Baca juga: Cegah Virus Corona, Siapakah yang Seharusnya Pakai Masker?

Cara mencegah penyebaran virus di ruang publik

Sebagian besar orang yang terinfeksi mengalami penyakit ringan dan sembuh, namun bisa lebih parah bagi orang lain. Cara yang dapat melindungi Anda dari penyebaran virus corona yaitu dengan menjaga kesehatan dan melakukan beberapa pencegahan terlebih jika Anda sering berada di ruang publik, seperti : 

1. Rajin mencuci tangan

cara mencuci tangan yang benar

Tangan merupakan bagian tubuh yang paling sering digunakan untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Dengan mencuci tangan secara benar dapat membantu mengurangi risiko terinfeksi dan penyakit lainnya yang dapat menular melalui tangan.

Secara rutin bersihkanlah tangan menggunakan sabun dan air yang mengalir. Atau gunakan hand sanitizer dengan kadar alkohol 60% jika disekitar Anda sulit menemukan sumber air.

2. Jaga jarak dengan orang lain

social distancing

Jaga jarak Anda dengan siapa saja yang sedang batuk dan bersin. Ketika seseorang bersin atau batuk, mereka menyemprotkan tetesan cairan kecil dari hidung atau mulut mereka yang mengandung virus. Menutupi mulut dan hidung Anda ketika batuk atau bersin dengan siku atau tisu dapat mencegah penyebaran penyakit berbahaya. 

Selain itu, Jika Anda bersin atau batuk di tangan, Anda dapat mencemari benda atau orang yang Anda sentuh. Sebaiknya juga pertahankan jarak setidaknya 1 meter (3 kaki) antara Anda dan orang lain. Bila memungkinkan, hindari menggunakan transportasi publik seperti kereta atau bus pada jam-jam sibuk.

3. Beritahu petugas medis apabila demam

gejala virus corona

Apabila Anda mengalami demam, batuk, sesak nafas, segera cari perawatan medis secepatnya. Ikuti arahan otoritas kesehatan setempat yang akan melindungi serta membantu Anda mencegah terinfeksi penyakit lainnya.

4. Gunakan tusuk gigi saat menekan tombol elevator 

tempat penyebaran virus corona

Benda-benda yang sering disentuh di ruang publik memiliki kemungkinan terpapar virus.
Sama halnya dengan menekan tombol elevator atau lift menggunakan tangan dapat membantu perpindahan virus dan bakteri lebih cepat. Menurut penelitian yang dipublikasikan pada Journal of Hospital Infection, virus tersebut bisa hidup di permukaan logam, kaca, dan plastik selama lebih dari sembilan hari.

Terlebih, peneliti dari pusat pengendalian dan Pencegahan Penyakit di China, menemukan bahwa orang yang terinfeksi Covid-19 bisa meninggalkan virus tersebut pada benda yang terkena percikan cairan saat ia bersin atau batuk. Oleh karena itu, disarankan agar selalu mencuci tangan memakai sabun termasuk juga menyemprotkan cairan desinfektan pada benda-benda yang sering kita sentuh.

Hal serupa sudah diterapkan oleh masyarakat China terkait mencegah penyebaran virus. Masyarakat China menggunakan tusuk gigi dan korek api untuk menekan tombol lift sebagai langkah pencegahan.

cdc.gov
scmp.com
who.int

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terkait COVID-19