Ikuti Kami
Jam Operasional: 08:00 - 22:00
info@farmaku.com
0812 1600 1600

Moms, Inilah Cara Memilih Produk Bayi dengan Kulit Sensitif yang Tepat dan Aman!

Sebagai orang tua, terutama bagi Anda yang menjalani peran sebagai orang tua baru tentunya Anda ingin bayi Anda bahagia, sehat, dan nyaman setiap saat. Namun bagaimana jika si kecil memiliki kulit sensitif?

Sebelum Anda mengatasi masalah kulit sensitif pada bayi, salah satu fakta terpenting yang perlu Anda ketahui adalah kulit sensitif pada bayi itu umum terjadi. Jadi Anda harus tetap tenang jika bayi Anda memiliki kulit sensitif.

Baca Juga: Punya Kulit Sensitif? 5 Perawatan Ini Wajib Banget Kamu Lakukan!

Mulai dari pakaian yang mereka kenakan, suhu ruangan, dan bahkan suasana hati dapat meningkatkan sensitivitas kulit dan membuat si kecil tidak nyaman. Untuk itu, Anda perlu menangani kondisi tersebut untuk mencegah iritasi dan rasa tidak nyaman pada kulit bayi yang sensitif.

Dalam artikel ini, Farmaku membagikan tips perawatan kulit untuk bayi dengan kulit sensitif. Namun, sebelum Anda mengatasinya, pertama-tama Anda perlu mempelajari tanda dan gejala umum kulit bayi sensitif sehingga Anda tahu apa yang harus dilakukan dan produk bayi untuk kulit sensitif seperti apa yang sebaiknya digunakan pada kulit sensitif si kecil.

Tanda umum bayi Anda memiliki kulit sensitif

Bayi dengan kulit sensitif mengalami sejumlah gejala, termasuk:

  • Kulit kencang
  • Gatal
  • Perasaan geli
  • Kemerahan
  • Kulit kering

Ketika si kecil mengalami gejala-gejala tersebut, tentu saja mereka tidak dapat memberitahu Anda bahwa kulitnya gatal dan kemerahan, selain dengan menangis. Untuk itu, Anda harus tetap waspada dan membuka mata Anda untuk melihat bercak atau kemerahan yang meradang. Saat Anda melihatnya, segera lakukan perawatan kulit dengan produk yang tepat.

Bagaimana cara memilih produk bayi untuk kulit bayi yang sensitif?

Saat Anda berbelanja produk untuk bayi, Anda pasti ingin menggunakan produk yang aman untuk kulitnya, sehingga tidak menimbulkan iritasi. Berikut ini tips memilih produk bayi yang tepat dan aman bagi kulitnya.

1. Hindari pewangi

Jika bayi Anda memiliki kulit yang sehat, menggunakan produk dengan pewangi yang ringan atau produk bebas pewangi mungkin merupakan masalah pilihan. Namun, jika bayi Anda memiliki kulit sensitif, kering, atau menderita eksim, Anda harus menghindari semua produk yang mengandung pewangi. Wewangian adalah penyebab iritasi yang paling umum pada kulit bayi. Baik itu pewangi alami, seperti minyak esensial atau ekstrak tumbuhan.

Produk alami mungkin terdengar lembut, tetapi belum tentu lebih aman. Jadi beberapa ahli mengatakan bahwa Anda harus menghindari semua produk yang mengandung pewangi agar kulit bayi tetap aman dan bebas iritasi.

Di pasaran terdapat banyak produk, seperti deterjen, pelembut kain, dan berbagai jenis sabun, mengandung pewarna dan pewangi yang dapat mengiritasi kulit sensitif anak Anda. Untuk itu, periksalah label pada produk bayi yang akan dibeli agar memastikan produk tersebut bebas pewarna, bebas parfum, dan dirancang khusus untuk kulit sensitif, serta telah diuji oleh dokter kulit. Hal yang sama juga berlaku untuk produk perawatan pribadi lainnya seperti sabun, sampo, krim, atau lotion bayi.

2. Hindari alkohol

Alkohol biasanya digunakan dalam produk perawatan kulit orang dewasa agar cepat kering dan terasa ringan di kulit. Tetapi alkohol bisa sangat mengeringkan dan dapat mengiritasi kulit bayi Anda, jadi sebaiknya tidak digunakan dalam produk perawatan kulit untuk bayi.

Jika Anda melihat kandungan pada suatu produk terdapat alkohol seperti ethanol atau ethyl alcohol, sebaiknya hindari.

Selain jenis alkohol itu, ada jenis alkohol lain yang disebut fatty alcohol. Fatty alcohol memiliki efek yang sangat berbeda pada kulit. Jenis alkohol ini berbeda dari ethanol atau ethyl alcohol dan biasanya tidak mengiritasi atau mengeringkan kulit. Salah satu jenis fatty alcohol yang mungkin Anda lihat dan tercantum dalam produk bayi misalnya cetearyl alcohol.

3. Pilih pH yang seimbang

Anda mungkin sering melihat frasa “pH neutral” atau “pH balanced” digunakan untuk menggambarkan produk perawatan kulit bayi. Namun, apa yang dimaksud dengan pH yang seimbang? Pada dasarnya, skala pH adalah cara untuk mengukur seberapa asam atau basa suatu zat.

Berikut ini skala pH yang perlu Anda pahami:

  • Skor rendah pada skala, pH 1 hingga pH 6, menunjukkan zat asam.
  • Skor yang lebih tinggi pada skala, pH 8 hingga pH 14 menunjukkan adanya zat alkali.
  • Suatu zat yang tidak asam atau basa dikatakan pH netral atau pH 7.

Kadar pH penting karena dalam beberapa minggu setelah lahir, permukaan kulit bayi Anda berubah dari mendekati pH netral menjadi pH yang sedikit asam.

Lapisan yang sedikit asam pada permukaan kulit bayi Anda disebut mantel asam. Mantel asam ini bertindak sebagai penghalang untuk melindungi kulit bayi Anda. Dalam memilih produk bayi untuk perawatan kulit, pH yang mendekati tingkat pH kulit bayi Anda tidak akan mengganggu lapisan pelindung ini.

Oleh karena itu, saat memilih produk bayi seperti sabun bayi untuk kulit sensitif , hindari menggunakan sabun batang dan bubble bath konvensional yang tidak cocok untuk kulit bayi karena cenderung bersifat basa. Selain itu, zat alkali juga akan mengganggu mantel asam pada kulit bayi Anda, sehingga mudah menyebabkan iritasi.

Salah satu pembersih yang memiliki formula yang aman untuk kulit bayi adalah Aveeno Baby Soothing Relief Creamy Wash. Selain sudah fragrance-free, paraben-free dan phthalate-free, Aveeno Baby Soothing Relief Creamy Wash ini juga direkomendasikan oleh dokter anak.

Kandungan Colloidal Oatmeal alami pada pembersih ini, secara klinis telah terbukti mampu melembapkan dan meredakan kulit kering dan kulit sensitif pada bayi. Selain itu, dengan Aveeno Baby Soothing Relief Creamy Wash, kulit halus bayi Anda akan terasa lembap selama 24 jam penuh.


4. Hindari produk antibakteri

Jangan gunakan produk yang berlabel antibakteri atau antimikroba pada kulit bayi Anda. Pembersih bayi yang lembut dan cair atau tisu bayi yang lembut dan bebas alkohol lebih cocok untuk menjaga kebersihan kulit bayi Anda daripada produk dengan label antibakteri. Umumnya, bahan antibakteri tidak ditambahkan ke produk yang diformulasikan untuk bayi.

Bagaimana cara membaca label pada produk bayi?

Agar tidak salah memilih produk bayi Anda, membaca bahan-bahan pada kandungan produk dan memahami label yang ada dapat meminimalisir kesalahan saat membeli produk. Secara hukum, produsen produk bayi yang aman umumnya mencantumkan beberapa label berikut pada produknya:

  • “periode setelah pembukaan” atau “tanggal terbaik sebelum” untuk menunjukkan berapa lama produk dapat disimpan
  • penjelasan tentang kegunaan produk tersebut, seperti sampo bayi
  • peringatan apa pun yang mungkin diperlukan
  • nama pabrik
  • daftar bahan

Untuk memberi Anda lebih banyak informasi tentang arti sebenarnya dari pelabelan produk, Farmaku menyusun daftar yang dapat menjelaskan beberapa istilah paling umum yang bisa Anda temukan pada produk yang aman untuk bayi sebagai berikut:

  • Antibacterial/antimicrobial: Menghancurkan atau menghambat pertumbuhan bakteri.
  • Alcohol-free: Bebas dari etanol atau ethyl alcohol.
  • Chemical: Zat yang terbuat dari atom atau molekul, baik buatan manusia maupun alam. Semua bahan produk adalah bahan kimia.
  • Dermatologically tested: Tidak ada definisi hukum saat diterapkan pada produk kosmetik, tetapi biasanya berarti “teruji pada kulit”. Tes tidak harus dilakukan oleh dokter atau dokter kulit tetapi mungkin telah diperiksa setelahnya oleh orang yang berkualifikasi medis.
  • Hypoallergenic: Lebih kecil kemungkinannya menyebabkan reaksi alergi.
  • For sensitive skin: Lebih kecil kemungkinannya menyebabkan iritasi. Ini berbeda dengan reaksi alergi.
  • Fragrance-free/unscented: Belum ada bahan yang ditambahkan ke dalamnya untuk memberi aroma tertentu. Namun, bahan yang mengandung pewangi tetap dapat dimasukkan jika ditambahkan karena alasan lain, seperti menutupi bau produk asli.
  • Natural: Zat yang berasal dari alam. Zat alami belum tentu lebih sehat atau lebih aman. Misalnya, nikotin dan arsen adalah zat alami.
  • Organic: Tidak ada definisi hukum untuk kosmetik organik. The Soil Association mengesahkan produk sebagai organik jika mengandung lebih dari 95 persen bahan yang diproduksi secara organik.
  • pH balanced: Secara umum berarti produk memiliki pH yang mendekati pH kulit sehat, yaitu sedikit asam sekitar pH 4,5 hingga pH 5,5.
  • pH neutral atau pH skin neutral: Secara umum berarti produk memiliki pH sekitar 7.
  • Preservative: Bahan ditambahkan untuk melindungi produk dan pengguna dari kontaminasi oleh kuman selama penyimpanan dan penggunaan.
  • Soap or alkali-free: Bebas dari sabun atau bahan kimia lain yang memiliki tingkat pH basa, yaitu pH8 atau lebih.
  • Paraben-free dan phthalate-free: Paraben merupakan zat pengawet. Sedangkan phthalate biasa digunakan sebagai pelembut pada produk perawatan kulit. Namun, kedua bahan tersebut dapat berisiko membuat kulit bayi mengalami alergi dan gangguan pada tumbuh kembangnya.


Apa yang dapat memicu reaksi pada kulit sensitif?

Mengenali dan menghilangkan pemicu yang menyebabkan kulit sensitif bayi Anda meradang adalah salah satu cara terbaik untuk mencegah iritasi dan membuat si kecil tetap nyaman. Iritasi umumnya meliputi:

  • Tekanan pada kulit bayi Anda
  • Gesekan (dari pakaian, selimut, tempat tidur, dan bahkan kulit kasar Anda sendiri)
  • Panas
  • Dingin
  • Angin
  • Matahari
  • Perubahan suhu yang tiba-tiba
  • Polusi udara
  • Sabun dan sampo yang keras
  • Parfum
  • Deterjen
  • Air keras
  • Air berklorinasi
  • Marah
  • Emosi yang intens

Bagaimana seharusnya merawat kulit sensitif bayi Anda?

Merawat kulit bayi yang kering dan sensitif bukan hal yang sulit, selama Anda melakukan perawatan yang terdiri dari dua jenis aktivitas, yaitu menghilangkan pemicu yang dapat membuat kulit bayi Anda kering dan sensitif dan mengaplikasikan produk bayi yang dapat mencegah iritasi. Berikut ini beberapa cara agar kulit bayi yang sensitif, tidak mudah teriritasi dan menyebabkan rasa tidak nyaman.

1. Melembapkan kulit bayi

Melembapkan kulit sensitif bayi Anda secara teratur adalah salah satu cara terbaik untuk membuat kulitnya tetap lembut dan halus. Memberikan gentle moisturizer pada kulit bayi, dapat membantu menciptakan penghalang antara iritasi dari eksternal dan kulit bayi Anda.

Pilihlah pelembab yang dibuat untuk bayi atau anak-anak dan telah diuji oleh dokter kulit, lalu oleskan ke tubuh dan wajah si kecil tepat setelah selesai mandi (dalam 2 atau 3 menit) untuk menutup kelembapannya. Pelembap yang tepat dapat membantu melindungi kulit sensitif dari iritasi. Untuk itu, memilih produk bayi yang diformulasikan khusus untuk tubuh dan wajah bayi Anda, seperti Aveeno Baby Daily Moisture Lotion.


Aveeno Baby Daily Moisture Lotion adalah pelembap yang dapat menutrisi dan melindungi kulit bayi selama 24 jam. Selain itu, Aveeno Baby Daily Moisture Lotion sudah fragrance-free & dye-free, hypoallergenic, paraben-free dan phthalate-free sehingga dapat meminimalisir iritasi di kulit bayi Anda. Lotion ini juga tidak berminyak dan diformulasikan dengan Colloidal Oatmeal.

Kandungan oat sendiri merupakan bahan alami yang paling direkomendasikan oleh ahli kulit. Sebagai bahan aktif pelindung kulit, oatmeal juga dapat membantu mengembalikan pH normal kulit, membantu dalam memelihara dan melindungi kelembaban kulit untuk membantu mencegah kulit kering. Untuk menjaga kulit si kecil tetap lembut, halus, dan sehat, gunakan Aveeno Baby Daily Moisture Lotion setiap hari.

2. Pilih kain yang lembut dan breathable

Pakaian, selimut, dan seprai adalah pemicu ketidaknyamanan dan iritasi yang paling umum. Pilihlah kain yang lembut dan breathable seperti katun, rajutan jersey, dan bulu domba untuk pakaian dan selimut si kecil.

3. Melindungi kulit bayi dari matahari

Anda dapat membantu melindungi kulit sensitif bayi Anda dengan mengurangi paparan sinar matahari. Cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan mengoleskan tabir surya mineral yang menghidrasi dengan SPF 50 atau lebih setiap kali Anda dan si kecil pergi keluar.

Sebagai lapisan pertahanan kedua dari sinar UV matahari yang berbahaya, tutupi kulit bayi Anda dengan baju lengan panjang, celana panjang, dan topi jika memungkinkan. Cara ini akan memastikan bayi Anda mendapat perlindungan maksimal dan menjaga kulit sensitif bayi Anda dari iritasi. Namun untuk bayi di bawah usia 6 bulan, tidak disarankan untuk menggunakan sunscreen.

4. Jaga kebersihan kulit sensitif bayi Anda

Kotoran, debu, dan bulu hewan peliharaan adalah penyebab paling umum dari iritasi kulit pada bayi dengan kulit sensitif. Anda dapat membantu melindungi si kecil dengan menyedot debu di lantai dan furniture tempat mereka menghabiskan sebagian besar waktunya, misalnya kamar bayi, ruang tamu, sofa, dan lainnya. Penting juga untuk menjaga kebersihan kulit bayi Anda. Tetapi terlalu sering memandikannya dapat menyebabkan lebih banyak masalah.

5. Perhatikan waktu mandi

Waktu mandi dapat menghadirkan sejumlah pemicu yang bisa menyebabkan ketidaknyamanan dan iritasi pada kulit bayi. Pemicu tersebut meliputi:

  • Berapa kali Anda memandikan si kecil
  • Suhu air
  • Produk pembersih yang Anda gunakan
  • Handuk dan cara Anda menggunakannya

Saat Anda memandikan si kecil, gunakan termometer mandi untuk menjaga air sedekat mungkin dengan suhu 97? (suam-suam kuku). Lalu gunakan pembersih yang lembut, seperti Aveeno Baby Wash & Shampoo.

Aveeno Baby Wash & Shampoo merupakan sabun sekaligus sampo bayi yang dapat membersihkan tanpa mengeringkan kulit bayi. Aveeno Baby Wash & Shampoo mengandung ekstrak Oat alami, yang dikenal dengan khasiatnya yang dapat menenangkan kulit. Selain itu, formulanya sudah soap-free, sehingga cukup lembut untuk penggunaan sehari-hari.

Setelah memandikan bayi Anda, gunakan handuk secara lembut dan tepuk-tepuk dengan lembut — jangan digosok, hingga kulit bayi Anda kering. Cara ini akan mencegah iritasi akibat gesekan dari kain pada kulit si kecil, yang bisa menyebabkan rasa tidak nyaman di kulit bayi.

6. Rawat area popok bayi Anda

Salah satu bagian paling sensitif dari tubuh bayi Anda adalah area popoknya. Bagian ini sangat lembap karena tidak mendapatkan banyak udara sepanjang hari. Untuk menjaga pantat si kecil kering dan nyaman, gunakan produk yang dapat mencegah iritasi dan ketidaknyamanan di area popok.

7. Cari bantuan untuk kulit yang teriritasi parah

Jika kulit anak Anda sangat iritasi dan gatal, atau jika mereka sering mengalami ruam, konsultasikan dengan dokter. Beberapa anak memiliki kondisi kulit seperti eksim yang mungkin memerlukan perawatan khusus, sehingga Anda perlu mendapatkan bantuan dan penanganan yang tepat dari dokter anak atau dokter kulit.

Mengatasi kulit sensitif pada bayi

Ada dua fakta penting yang perlu Anda ingat jika bayi Anda memiliki kulit sensitif:

  • Kulit bayi sensitif itu sangat normal
  • Kulit bayi sensitif itu bisa ditenangkan dengan memilih produk bayi yang tepat

Oleh karena itu, Anda tidak perlu takut dengan kulit sensitif si kecil. Mungkin perlu sedikit usaha untuk menjaga kulit bayi Anda tetap lembut dan halus. Namun, seiring bertambahnya usia anak Anda, kulit mereka akan berkembang lebih sempurna, sehingga Anda mungkin tidak perlu terlalu mengkhawatirkan kulit sensitifnya (SR)

Baby centre. Diakses pada Agustus 2020. Choosing baby skincare products. https://www.babycentre.co.uk/a25011409/choosing-baby-skincare-products
Chealth Canoe. Diakses pada Agustus 2020. Caring for Your Child's Sensitive Skin: 5 Top Parent Tips. https://chealth.canoe.com/healthfeature/gethealthfeature/caring-for-your-childs-sensitive-skin-5-top-parent-tips
Mom junction. Diakses pada Agustus 2020. 7 Most Helpful Tips To Keep Your Baby's Skin Healthy. https://www.momjunction.com/articles/most-helpful-tips-to-keep-your-babys-skin-healthy_00293/

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terkait Ibu & Anak