Ikuti Kami
Jam Operasional: 08:00 - 22:00
info@farmaku.com
0812 1600 1600

Apakah Gangguan Psikosomatis Bisa Disembuhkan?

Stress merupakan hal lumrah yang terjadi pada setiap orang. Tetapi, Anda harus berhati-hati apabila stres dibiarkan karena bisa menimbulkan berbagai gangguan kesehatan, termasuk gangguan psikosomatis. Tidak menutup kemungkinan bahkan dapat memperburuk keluhan fisik tertentu seperti nyeri.


Apa itu Psikosomatis?

Psikosomatis adalah sebuah gangguan yang melibatkan pikiran dan tubuh. Dimana tekanan psikologis mempengaruhi fungsi fisiologi. Istilah gangguan ini sendiri terdiri dari dua kata yaitu pscyhe yang berarti pikiran, dan soma (tubuh).

Dalam dunia medis, gangguan ini dipahami juga sebagai kondisi disfungsi atau kerusakan struktural pada organ tubuh melalui mekanisme kerja sistem saraf yang tidak tepat.

Penyebab dan Gejala Psikosomatis

Umumnya, gangguan ini disebabkan oleh faktor psikis seperti rasa cemas berlebihan dan stres. Karena kemungkinan pikiran mempengaruhi penyakit sangat besar.

Lantas bagaimana ya pikiran dapat mempengaruhi penyakit?

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, pikiran dapat mengakibatkan munculnya gejala atau perubahan pada tubuh seseorang. Contohnya, saat merasa khawatir, cemas, atau takut, tubuh tidak langsung menunjukan gejala atau tanda-tanda seperti:

  • jantung berdebar kencang
  • denyut jantung menjadi cepat
  • sesak dada
  • sakit kepala
  • sakit perut
  • nyeri punggung dan otot
  • Atau bahkan sulit tidur.

Baca juga : Obat Tidur Alami dan Aman untuk Atasi Insomnia

Hal tersebut dapat terjadi karena ada peningkatan aktivitas listrik atau impuls saraf dari otak ke berbagai bagian tubuh. Selain itu, Impuls saraf yang menuju bagian-bagian tubuh atau otak itulah diduga dapat mempengaruhi sel-sel tertentu dalam sistem imun tubuh, sehingga itulah mengapa gangguan psikis dapat menimbulkan penyakit. Namun beberapa ahli kesehatan mengatakan hal ini masih belum dapat dipahami secara keseluruhan dengan benar.

Gangguan ini tidak hanya terjadi pada orang dewasa saja lho FarmaFriends tetapi juga pada anak-anak. Penyebab utama gangguan psikosomatik pada anak-anak berawal dari hubungan antara orangtua dengan anak.

Apakah penderita psikosomatis dapat disembuhkan?

dr.Andri, SpKJ,FAPM dokter spesialis kedokteran jiwa yang merupakan bagian dari American Psychosomatic Society mengatakan bahwa gangguan kecemasan dan depresi yang mayoritas mendasari kasus-kasus psikosomatis ini sering kali tidak bisa sembuh sempurna. Meski pasien telah dinyatakan sembuh sekalipun, sisa-sisa gejala yang sering dialami pasien tetap akan ada.

Menurutnya, agar gangguan tersebut dapat sembuh, dibutuhkan kemampuan mengendalikan diri saat menghadapi gejala yang datang. Kesembuhan bukanlah sesuatu yang mustahil bagi pasien gangguan kecemasan ini. Hanya saja setiap penderita membutuhkan proses penyembuhan yang berbeda sehingga tidak bisa di sama ratakan.

Pada beberapa kasus, penderita merasa datangnya gejala dapat diatasi dengan menggunakan pengobatan seperti menggunakan obat antidepresan atau penghilang rasa sakit  yang diresepkan secara khusus oleh dokter. Namun disisi lain, pengobatan justru malah membuat ketergantungan.

Sebaiknya penderita gangguan psikosomatik perlu konsultasi dengan psikiater.

Psikiater akan mengobati pasien dengan mendiagnosis dari berbagai aspek, termasuk durasi penyakit, tekanan lingkungan, kepribadian pasien dan lain-lain. Setiap keluhan fisik yang diderita akan ditangani sesuai dengan penyebabnya. Untuk keluhan psikologis akan dibantu dengan konseling menyeluruh, yang didukung oleh psikoterapi, berupa terapi pola pikir dan perilaku, untuk melatih respons seseorang terhadap situasi yang berat.



Baca juga: 5 Cara Menghilangkan Stres. Cobalah Sekarang!

Beberapa terapi berikut dinilai dapat membantu meringankan dan mengatasi gejala psikosomatis, antara lain:

  • Akupuntur
  • Terapi pengalihan
  • Hipnosis dan hipnoterapi
  • Relaksasi atau meditasi
  • Terapi listrik, yaitu dengan transcutaneous electrical nerve stimulation (TENS).
  • Fisioterapi.


Maka dari itu selain menjaga kesehatan tubuh agar sistem imun tetap kuat, cobalah untuk mengelola stres  dan kecemasan sedini mungkin agar terhindar dari gangguan psikosomatik yang lambat laun dapat mempengaruhi kesehatan tubuh Anda secara keseluruhan. Terlebih ditengah pandemik COVID-19 saat ini. Pastikan Anda tetap bugar secara fisik dan mental agar benar-benar terhindar dari virus corona. 


ncbi.nlm.nih.gov
healtline.com
patient.info


Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terkait Kesehatan