Ikuti Kami
Jam Operasional: 08:00 - 22:00
info@farmaku.com
0812 1600 1600

Ini dia 10 Perlengkapan Wajib Dipersiapkan Industri Makanan dan Minuman di Era New Normal

Era new normal sudah mulai diberlakukan di beberapa wilayah di Indonesia. Berbagai lini industri mulai mempersiapkan berbagai panduan untuk menghadapi era normal baru, tak terkecuali industri makanan dan minuman.

Baca Juga: Pedoman New Normal Bagi Pelaku Usaha di Sektor Jasa dan Perdagangan


Sebelumnya, beberapa negara tetangga yang juga berdampak pandemi Covid-19, seperti Filipina, Thailand, dan Selandia Baru telah memberlakukan sejumlah aturan new normal pada industri makanan. Hal tersebut dilakukan untuk membantu mencegah penyebaran pandemi virus corona, mencegah darurat kesehatan, hingga memastikan keamanan tamu serta karyawan.

New normal di restoran

10 perlengkapan wajib new normal di restoran

Melalui rilisnya, World Travel & Tourism of Council (WTTC) mengatakan, telah menyusun protokol berdasarkan pedoman dari World Health Organization (WHO) dan Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Adapun salah satunya protokol new normal ini berlaku untuk industri di sektor pariwisata salah satunya restoran.

Baca juga: Pandemi Covid-19 Belum Selesai, WHO Keluarkan Pedoman ”The New Normal”

Hal yang sama juga dilakukan oleh Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) yang membuat panduan normal baru hotel dan restoran untuk para anggota pelaku usaha dibidang tersebut.


Dalam salinan protokol yang bertajuk Panduan Umum Normal Baru Hotel Dalam Pencegahan COVID-19 terdapat panduan protokol yang cukup lengkap bagi kalangan industri hotel dan restoran ketika beroperasi dimasa new normal.


Yang terbagi seperti panduan kebersihan umum dan sanitasi, panduan operasional kerja, panduan makan ditempat, hingga panduan penerimaan barang bagi pemasok atau supplier.

Susanti Widjaja, Ketua PHRI mengatakan bahwa ia mendukung adanya standard operation procedure (SOP) untuk restoran menghadapi era normal baru.

Misalnya untuk kebersihan umum di restoran , pengelola usaha diwajibkan untuk secara berkala melakukan desinfeksi fasilitas dalam setiap shift seperti pintu, alat pembayaran (mesin EDC), dan sebagainya yang kemungkinan akan digunakan juga oleh pelanggan.


Pelaku usaha juga wajib mengatur pengelolaan kerumunan, antrian, dan pengaturan tempat serta memberlakukan penentuan jumlah maksimum orang yang diizinkan di setiap bagian. Selain itu, pelaku usaha juga diminta untuk memberi penanda atau banner yang ditampilkan sesuai ketentuan dan situasi area. Contohnya pada pintu masuk dan keluar. Terlebih semua bagian tempat duduk juga harus diatur dengan jarak satu meter. Namun, bagi keluarga serumah yang ingin duduk bersama dapat diperkenankan dengan tetap memakai masker, dan hanya dilepas saat makan dan minum.


Selain itu, pelaku usahaa juga harus memperhatikan kesehatan dari para karyawan yang bekerja seperti dengan menyediakan termometer tanpa kontak untuk mengukur suhu tubuh karyawan sebelum masuk ke area kerja, mengatur jam makan dan jarak antar karyawan setidaknya 1 meter, dan memastikan kesehatan dan keamanan karyawan selama bekerja tetap terjaga seperti menyediakan survival kit selama jam operasional kerja di era new normal ini.

Baca juga: Tips Aman Pesan Makan Online, Agar Terhindar Dari Corona

Nah, kira-kira apa saja perlengkapan yang wajib dipersiapkan para pelaku usaha makanan dan minuman di era new normal?


1. Masker

new normal di restoran

Seperti yang tertulis pada panduan umum new normal PHRI, setiap karyawan wajib untuk mengenakan masker dan sarung tangan sebagai langkah awal menjaga sanitasi dan kebersihan. Memakai masker mulut dapat menjadi salah satu cara terbaik agar kita tidak mudah tertular atau menularkan penyakit pada orang lain. Masker yang digunakan secara benar bisa membantu mencegah virus dan bakteri menyebar melalui lendir atau cairan yang keluar saat pelaku usaha atau staf bersin atau batuk. Hal ini juga dapat menjaga sanitasi dan higienitas dari makanan yang disajikan pada tamu.


2. Sarung tangan

pedoman new normal di restoran

Hand glove atau sarung tangan umumnya sudah digunakan oleh beberapa pelaku usaha kuliner sebagai perlengkapan wajib saat jam operasional kerja (pada kondisi tertentu, misalnya saat harus menyiapkan bahan makanan yang sudah siap santap (sarung tangan latex), ketika bekerja dengan peralatan yang yang kasar atau tajam, mengangkat peralatan dapur yang panas dan masih banyak lagi.

Di era new normal seperti sekarang ini, secara psikologis penggunaan sarung tangan mungkin memang ada manfaat protektif misalnya secara otomatis tidak memegang wajah dan tidak bersentuhan langsung dengan barang-barang atau orang lain. Namun, sarung tangan sebetulnya bukanlah prioritas dan lebih baik fokus dalam praktik mencuci tangan yang rutin dan benar.

3. Face atau table shield

peralatan wajib new normal di restoran

Sejak pandemi virus corona melanda, ada berbagai macam kebiasaan baru yang bermunculan. Selain masker bedah, masker kain, dan masker N95, tak jarang kini penggunaan face shield sering ditemui terutama pada beberapa sektor. Tak terkecuali sektor makanan dan minuman. Face shield itu sendiri adalah alat pelindung diri (APD) dengan bentuk berupa penutup wajah seperti perisai yang terbuat dari plastik transparan. Alat ini sebetulnya sudah lama digunakan oleh para tenaga medis misalnya untuk operasi atau pada saat melakukan tes penyakit menular seperti COVID-19.


Selain dianggap lebih praktis digunakan dari pada masker, karena memungkinkan kita untuk bernapas relatif lebih nyaman. Face shield juga dapat melindungi seluruh bagian wajah termasuk mata, hidung, dan mulut serta memudahkan untuk berkomunikasi karena bentuknya yang transparan. Solusi yang tepat untuk pelaku usaha makanan dan minuman yang bertemu pelanggan dengan intensitas yang cukup sering.

Sama halnya dengan face shield, table shield dapat disediakan pada beberapa meja yang dibuka untuk pelanggan sebagai upaya untuk menciptakan rasa aman dan nyaman setiap pelanggan yang datang.

4. Hair net

manfaat hair net

Pelindung kepala ini juga salah satu perlengkapan yang banyak digunakan di hospitality industry seperti makanan dan minuman, perhotelan, rumah sakit, dan area kerja higiene lainnya. Berfungsi untuk mencegah rambut agar tidak jatuh dan mengkontaminasi produk.

5. Hand sanitizer

survival kit new normal industri makanan

Hand sanitizer memiliki fungsi yang kurang lebih sama dengan sabun dan air yaitu membunuh kuman, bakteri, dan virus pada permukaan tangan. Bedanya, hand sanitizer dilengkapi dengan cairan alkohol dan lebih praktis digunakan karena bentuknya yang mudah disimpan pada banyak wadah. Sehingga memudahkan untuk membersihkan tangan ketika sumber air sulit ditemukan.

Hand sanitizer dapat dijadikan sebagai proteksi awal bagi tamu yang hendak memasuki restoran atau karyawan yang melayani pelanggan hingga petugas pemasok barang. Sebaiknya sediakan hand sanitizer pada pintu masuk dan keluar.


6. Cairan disinfektan

jual disinfektan

Pada dasarnya, hand sanitizer dan cairan disinfektan memiliki istilah yang sama yakni campuran bahan-bahan kimia yang dapat membunuh organisme seperti kuman, bakteri, dan virus. Namun, secara istilah hand sanitizer lebih merujuk pada tindakan untuk melakukan sterilisasi pada anggota tubuh yang rentan menjadi sumber bakteri yaitu tangan.

Sedangkan disinfektan lebih erat kaitannya dengan menjauhi infeksi yang dapat dilakukan oleh kuman, bakteri atau virus yang menempel pada permukaan benda-benda di sekitar manusia.

Penggunaan cairan disinfektan penting bagi pelaku usaha makanan dan minuman karena banyak lokasi pelayanan makanan yang memiliki kebutuhan secara spesifik. Cairan disinfektan akan membuat kebersihan dan sanitasi area lebih maksimal.


Menurut artikel yang ditulis oleh Food Quality & Safety untuk keperluan layanan makanan dan minuman, terdapat 3 kategori disinfektan yang layak digunakan, antara lain:

Disinfektan umum

Jenis desinfektan ini efektif melawan berbagai jenis bakteri, kuman dan patogen berbahaya lainnya. Dalam kebanyakan kasus yang terjadi dalam industri makanan dan minuman, penggunaan desinfektan jenis ini bertujuan untuk membersihkan dan mensterilkan patogen secara keseluruhan bukan untuk spesifik patogen. Oleh karena ini, desinfektan umum biasanya cukup layak dipakai.

Disinfektan terbatas

Disinfektan ini hanya efektif terhadap beberapa kelompok mikroorganisme tertentu. Jika misalnya Anda memiliki kekhawatiran tentang patogen norovirus (patogen yang dapat menyebabkan muntah dan diare) di dapur atau tempat melayani makanan dan minuman, sebaiknya memilih desinfektan yang dirancang khusus untuk membunuh mikroorganisme norovirus.

Disinfektan Hospital-grade

Disinfektan ini telah terbukti efektif dalam menghilangkan banyak jenis patogen. Sesuai namanya, desinfektan jenis ini umumnya digunakan di rumah sakit, klinik, dokter gigi, atau fasilitas terkait kesehatan lainnya.

7. Tissue basah anti bakteri (Cutlery Wipes)

jual cutlery wipes

Penggunaan tisu basah anti bakteri untuk peralatan makan atau dikenal dengan cutlery wipes dirancang untuk membersihkan cutleries, peralatan makanan, peralatan memasak, dan area persiapan makanan. Biasanya, tisu ini terbuat dari bahan tenunan dengan serat berkualita tinggi sehingga mampu mengurangi risiko robek tatau meninggalkan kontaminasi serat pada permukaan makanan.

Selain itu, cutlery tisu ideal digunakan ketika sabun dan air tidak mudah diakses untuk membersihkan peralatan sebelum makan.


8. Termometer tanpa kontak (Thermogun)

jual thermogun

Pastikan Anda menyediakan termometer tanpa kontak atau thermogun  untuk mengukur suhu tubuh staf karyawan sebelum bekerja dan pelanggan yang datang.

9. Digital menu

digital menu new normal di restoran

Sebagai upaya untuk mencegah penyebaran virus corona, pelaku usaha makanan dan minuman perlu mengenalkan sarana digital kepada para staf dan tamunya. Hal ini digunakan untuk meminimalisir sentuhan fisik.

Caranya adalah dengan menyediakan antrian digital, menu digital (e-menu).

10. Papan penanda atau sign board

social distancing restoran

Berdasarkan protokol kesehatan yang dikeluarkan oleh World Tour Travel & Tourism, setiap restoran dianjurkan untuk melakukan pengadaan jarak sosial guna mencegah kontak dekat antar sesama tamu dan staf. Oleh sebab itu Anda dapat menerapkan aturan tersebut dengan memanfaatkan media seperti papan penanda (sign/standing board) agar dapat mengkomunikasikan kepada pelanggan sehingga mencegah penyebaran virus di area Anda.

Nah itu lah beberapa hal yang wajib Anda persiapkan selaku pelaku usaha makanan dan minuman dalam memasuki era new normal agar tetap aman dan efektif beroperasi di tengah pandemi (PR).

Fsrmagazine. Diakses pada Juni 2020. COVID-19 for Restaurants: What’s Working and What Will Become Part of the New Normal. https://www.fsrmagazine.com/expert-takes/covid-19-restaurants-whats-working-and-what-will-become-part-new-normal

Centers Disease Control And Prevetion. Diakses pada Juni 2020. Hand Sanitizer Use Out and About. https://www.cdc.gov/handwashing/hand-sanitizer-use.html

Food Quality And Safety. Diakses pada Juni 2020. What to Know about Disinfecting and Sanitizing in Food Service. https://www.foodqualityandsafety.com/article/disinfecting-sanitizing-food-service/

Fesmag.Diakses pada Juni 2020. Restaurant Survival Post COVID-19.https://fesmag.com/features/foodservice-issues/17884-restaurant-survival-post-covid-19

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terkait COVID-19