Empty Cart

Total:
Rp. 0 

Jangan Lupakan Manfaat Tidur Untuk Kulit dan Kecantikan

 19 Dec 2018



tidur untuk kulit dan kesehatan


Saat seseorang ingin tampil cantik, biasanya ia akan mengutamakan baju dan make-up apa untuk dikenakan. Sayangnya, kebanyakan dari kita lupa, bahwa tidur lebih penting dari semuanya itu.

 

Mengapa tidur dan kesehatan kulit adalah hal yang tidak dapat dipisahkan? Dan bagaimana tidur menjadi penting dan krusial untuk kecantikan kulit dan penampilan kita secara keseluruhan?

 

Ketika kita tidur, tubuh kita tetap bekerja dengan memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak. Fakta ini memberikan keuntungan kepada kulit, rambut, maupun luka yang kita alami. Luka dan cedera cenderung akan membaik setelah kita tidur.

 

Kembali ke soal kecantikan, kulit akan tampak lebih cantik dan cerah bila kita tidur kira-kira 7-9 jam secara konsisten setiap malam. Menurut Michael Breus, PhD, seorang pakar kesehatan yang memiliki spesialisasi pada bidang tidur, mengungkapkan penampilan seseorang akan terpengaruh jika ia tidur kurang dari 6 jam.

 

Tidurlah lebih lelap dan lebih panjang. Menambahkan 1-3 jam lebih banyak untuk tidur selama 2-3 minggu, penampilan dan kulit kita akan terlihat berbeda, lebih cerah dan lebih sehat dari sebelumnya.

 

 

Tidur Mengurangi dan Mencegah Keriput

Saat tidur, tubuh akan memproduksi kolagen. Kolagen adalah protein penting yang dibutuhkan kulit untuk menjaganya agar tetap elastis. Banyak juga makanan yang mengandung kolagen untuk mencukupi kebutuhan protein ini dalam tubuh.

 

“Lebih banyak kandungan kolagen pada kulit, akan membuat kulit lebih kencang dan terhindar dari keriput.”, singkap Patricia Wexler, MD, seorang ahli kulit asal Kota New York, Amerika Serikat.

 

Ia juga menambahkan, jika kita tidur hanya 5 jam setiap hari, kulit kita menjadi lebih kering dan garis-garis halus semakin terlihat.

 

 

Tidur Ternyata mencerahkan Kulit

Tubuh kita terus mengalirkan darah ke kulit ketika kita tidur. Hal ini membuat kulit terlihat lebih cerah saat kita terbangun - jika kita tidur dengan cukup -.

 

“Kurang tidur menyebabkan kurangnya jumlah aliran darah yang mengalir ke kulit khususnya kulit sekitar wajah. Ketika terbangun, kulit terlihat jenuh dan kusam”, tambah Breus.

 

Artinya, kurang tidur malah akan membuat kulit lebih pucat dan tidak secerah jika kita tidur lebih lama dan lebih lelap.

 

 

Tidur Membuat Mata lebih Cerah, sekaligus Menghilangkan Kantung Mata

Kantung mata adalah hal pertama yang dapat menunjukan bahwa kita kurang tidur. Jika kita memiliki tidur yang cukup, kantung mata makin lama akan mengecil.

 

Selain itu tubuh yang memiliki tingkat hidrasi yang cukup saat tidur, juga dapat membantu mengurangi ‘bengkak’ di bawah mata ini.

 

“Perubahan warna bawah mata juga dapat disebabkan oleh faktor genetik, usia, dan meningkatnya melanin. Kurang tidur hanya akan memperburuk keadaan ini..”, menurut Breus.

 

 

Produk Perawatan Kulit Bekerja dengan Lebih baik Saat Kita Tidur Cukup

Kulit akan memperbaiki dirinya saat kita tidur, namun kulit tidak dapat melindungi dirinya sendiri dari bahaya sinar UV matahari dan radikal bebas (molekul berbahaya yang terdapat di lingkungan kita). Itulah mengapa kita memerlukan suplemen dan produk perawatan kulit yang membantu kita menangkal hal ini. “Dengan bantuan aliran darah yang baik saat kita tidur, manfaat produk perawatan kulit ini dapat diserap oleh kulit secara lebih sempurna.” ungkap Wexler.

 

Kulit akan lebih banyak kehilangan air saat kita tidur dibandingkan saat kita beraktivitas di siang hari. Mengaplikasikan krim pelembab dan cukup minum air sebelum tidur, memastikan kulit tidak mengalami dehidrasi semalaman.

 

Tidur yang Cukup akan Membuat Penampilan Lebih Sehat dan Lebih Segar

Kurang tidur akan membuat kita mengerutkan wajah lebih sering tanpa kita sadari. Itulah mengapa banyak orang berkata, “Anda terlihat kurang tidur”, karena ekspresi wajah tersebut.

 

Mata merah, kantong mata, garis-garis halus, dan kulit yang pucat juga menjadi signal bahwa kita lelah dan kurang tidur.

 

Seseorang yang kurang tidur akan terlihat kurang sehat dan segar dibandingkan dengan seseorang yang tidur dengan cukup setiap malam.

 

 

Sebagai Tambahan, Tidur Membuat Rambut Lebih Sehat dan Lebih Tebal

“Rambut rontok dan rusak dapat diakibatkan karena kita kurang tidur..”, kata Breus. Folikel rambut, tempat dimana rambut tumbuh, akan mendapatkan nutrisi, vitamin, dan mineral yang dibutuhkannya untuk menumbuhkan rambut baru, melalui aliran darah. “Ketika kurang tidur, jumlah dan lama aliran darah ke folikel rambut akan berkurang, sehingga rambut akan mendapatkan nutrisi yang lebih sedikit. Rambut akan menjadi lemah dan pada kondisi alopecia, rambut sulit untuk tumbuh kembali.”

 

Kurang tidur juga menyebabkan kita merasa lebih stress. Stress diindikasikan dengan meningkatnya hormon kortisol dalam tubuh. Kortisol menyebabkan kerontokan rambut.”






Bagikan artikel ini :