Ikuti Kami
Jam Operasional: 08:00 - 22:00
info@farmaku.com
0812 1600 1600

Tips Aman Pesan Makan Online, Agar Terhindar Dari Corona

Jumlah pasien yang terinfeksi virus corona semakin bertambah tiap harinya. Pemerintah Indonesia pun mengambil langkah dengan menghimbau masyarakat untuk tetap berada di rumah dan membatasi berpergian ke tempat ramai dengan melakukan physical distancing paling tidak hingga masa darurat berakhir.

Beruntungnya, di era yang serba digital ini, semua serba mudah dilakukan secara online. Salah satunya dalam hal memesan makanan. Di saat seperti ini, tentu banyak dari Anda yang memanfaatkan jasa pesan makanan online bukan? Namun, yang menjadi pertanyaan, amankah memesan makanan secara online di tengah pandemi virus seperti sekarang? Pasalnya, tidak ada yang bisa menjamin apakah makanan yang kita pesan telah terbebas dari paparan virus, baik ketika dimasak maupun pengantarannya.

Baca juga: Inilah Cara Penyebaran Virus Corona versi WHO, Pahami Dari Sekarang!

Pesan secara online aman, belum ada bukti coronavirus menular lewat makanan

Pesan makanan secara online atau melalui jasa delivery, atau ojek online mungkin sudah menjadi suatu kebiasaan bagi banyak orang. Terlebih di tengah pandemi seperti sekarang membeli makanan langsung ke restoran menjadi hal yang perlu di pertimbangkan.

 
Meski demikian, keamanan pesan makan secara online masih dipertanyakan banyak orang. Aman atau tidak? Jawabannya adalah aman.

Menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA), hingga saat ini belum ditemukan bukti bahwa makanan atau kemasan makanan dapat menularkan virus, salah satunya virus corona. Pernyataan tersebut juga diperkuat oleh Centers for Disease Control and Prevention (CDC) serta European Food Safety Authority (EFSA).

Beberapa alasan juga dikemukakan oleh beberapa ahli spesialis makanan dari North Carolina, profesor Benjamin Chapman. Beliau mengatakan, ketika Anda memutuskan untuk membeli makanan di tempat yang terpercaya kualitasnya bisa dipastikan bahwa mereka telah melakukan upaya terbaik untuk menjaga keamanan dan kebersihan makanan sesuai Standart Operational Procedure (SOP). Misalnya dengan selalu mencuci tangan, membersihkan peralatan masak, memasak dengan suhu yang tepat, menjaga kebersihan lingkungan, hingga memastikan para staff memiliki suhu tubuh normal.

Beberapa restoran mungkin menerapkan proses kerja yang disesuaikan dengan Food Safety Management System (FSMS). Hal tersebut umumnya berlaku untuk restoran yang telah tersertifikasi.

Apakah virus corona dapat menular lewat kemasan makanan?

Pertengahan bulan Maret lalu, New England Journal of Medicine, mempublikasikan hasil penelitian yang menunjukan bahwa virus corona dapat bertahan hidup di permukaan benda mati. Ketahanan virus pun berbeda-beda tergantung pada material bahan yang menjadi medianya. Berdasarkan hasil penelitian pada bahan yang biasa digunakan sebagai wadah atau kemasan makanan antara lain:

  • Kertas: selama 4-5 hari.
  • Karton/dus: selama 24 jam.
  • Plastik: selama 2-3 hari.

Meski transmisi virus pada kemasan makanan cukup berpotensi, namun hal tersebut bukanlah cara penularan utama dari coronavirus. Akan tetapi, kemungkinan untuk tertular lewat kemasan makanan bisa saja diwaspadai.

Baca juga: Potensi Penyebaran Virus Corona di Ruang Publik dan Pencegahannya

Bagaimana jika makanan dimasak oleh orang yang positif corona ?

Setiap orang memang rentan terinfeksi virus corona. Virus yang menular ke sesama manusia ini, cukup beresiko bagi siapa aja. Bahkan, belakangan diketahui beberapa orang dinyatakan positif covid-19 tanpa menunjukan gejala apapun. Namun, tidak perlu khawatir kemungkinan untuk tertular dari droplets (tetesan cairan yang keluar dari hidung dan mulut) orang yang memasak cukup kecil. Apalagi jika makanan yang Anda pesan diolah dengan suhu yang tinggi. Waspada memang penting, tapi jika Anda melakukan upaya pencegahan seperti beberapa tips seperti dibawah ini, risiko tersebut masih dapat diminimalisir.

Baca juga: 5 Cara Mencegah Penyebaran Virus Corona di Rumah

Tips pesan makan online yang aman saat pandemi corona

Ada beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk meminimalisir risiko tertular covid-19 ketika memesan makanan secara online, antara lain:

1. Pilihlah restoran yang terpercaya


Salah satu cara aman untuk memesan makanan secara online adalah dengan selektif memilih restoran. Pilihlah restoran yang kualitasnya sudah dapat dipastikan atau paling tidk yang sudah pernah Anda coba dan datangi sebelum pandemi ini terjadi. Dengan ini, Anda dapat memastikan bagaimana pihak restoran memasak serta menjaga kebersihan makanan.

2. Pesan makanan yang dimasak dengan matang


Makanan yang sudah melalui proses masak bersuhu tinggi cenderung membuat virus, kuman, dan bakteri mati dalam proses pengolahannya. Sementara makanan yang masih mentah atau tidak dimasak dengan baik seperti salad atau ikan mentah lebih cenderung mudah terpapar virus, kuman, dan bakteri. Akibatnya risiko makanan tercemar oleh virus maupun bakteri lebih tinggi.

3. Membatasi kontak langsung dengan kurir atau ojek online pengantar makanan


Mintalah secara khusus kepada kurir atau ojek online untuk mengantarkan makanan dengan meletakkannya di depan pintu atau pagar rumah atau spot lain yang dirasa memungkinkan.


4. Lakukan transaksi cashless

Pastikan Anda telah melakukan pembayaran secara non tunai atau cashless sebelumnya.

5. Sediakan hand sanitizer untuk pengantar makanan

Agar lebih higienis, mungkin Anda dapat menyiapkan hand sanitizer yang dapat digunakan oleh pengantar makanan sebelum menerima pesanan yang mereka bawa.

6. Pindahkan makanan ke wadah ke piring atau mangkuk bersih milik sendiri.

Jika pesanan sudah Anda terima, segera pindahkan makanan ke wadah milik sendiri. Cukup panaskan sebentar dengan kompor atau microwave selama 3 menit dengan suhu diatas 37 derajat celcius jika memungkinkan. Langkah ini dilakukan untuk menghindari paparan virus yang mungkin saja menempel pada permukaan kemasan selama perjalanan kurir mengantarkan makanan. Pastikan, Anda telah mencuci tangan terlebih dahulu sebelum memindahkan makanan ya. 


7. Segera buang semua kemasan makanan ke tempat sampah dan cuci tangan yang benar menggunakan air dan sabun.

Poin terpenting bagi Anda pemesan makanan adalah tidak lupa untuk selalu mencuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun selama 20 detik setelah memindahkan makanan yang dipesan. 

Nah, sekarang sudah tidak perlu cemas berlebihan lagi ya FarmaFriends. Selama kita disiplin menjaga kebersihan dan menerapkan tips-tips tadi penularan virus corona lewat makanan dapat terhindarkan. (PR)

Health.com. Diakses pada April 2020. Is It Safe to Order Food Delivery During the Coronavirus Pandemic? Here's What Experts Say. https://www.health.com/condition/infectious-diseases/coronavirus/is-it-safe-to-order-food-delivery-coronavirus
Huffington Post. Diakses pada April 2020. Is It Safe To Order Takeout During The Coronavirus Outbreak?. https://www.huffpost.com/entry/coronavirus-takeout-safe-tips
The Guardian. Diakses pada April 2020. Is it safe – and ethical – to order meals online during the coronavirus outbreak?. https://www.theguardian.com/world/2020/mar/18/food-ordering-safe-ethical-coronavirus-with-seamless-uber-eats-should-i-get-takeaway
Centers for Disease Control and Prevention. Diakses pada April 2020.Coronavirus- COVID-19.. https://www.cdc.gov/coronavirus/2019-ncov


Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terkait Kesehatan