Ikuti Kami
Jam Operasional: 08:00 - 22:00
info@farmaku.com
0812 1600 1600

Jangan Salah, Inilah Tips Memilih Krim Anti Aging Yang Benar

Seiring dengan bertambahnya usia, kulit manusia juga turut mengalami beberapa perubahan. Salah satunya adalah munculnya keriput atau garis-garis halus. Keriput adalah sebuah lipatan, garis, atau kerutan yang muncul pada kulit. Kondisi keriput menjadi pertanda proses penuaan pada seseorang. Umumnya keriput muncul pada bagian kulit yang sering terpapar oleh sinar matahari seperti wajah, lengan, dan tangan.

Apa yang menyebabkan kulit menjadi keriput? 

Apakah Anda sudah merasa mengalami kulit keriput? Jika iya maka hal itu wajar saja. Pada dasarnya, keriput termasuk dari struktur dan tekstur kulit dan merupakan proses alami yang sudah ditentukan oleh faktor genetik. Namun, beberapa faktor mungkin dapat berpengaruh pada timbulnya keriput lebih cepat antara lain:

  • Usia, secara alami kulit akan mengalami menurunya elastisitas dan rapuh seiring dengan bertambahnya usia. Lemak pada bagian kulit dalam juga berkurang, sehingga kulit menjadi kendur dan mudah muncul garis-garis.
  • Sinar UV, radiasi sinar UV yang terpapar kulit memecah jaringan ikat kulit, yaitu serat kolagen dan elastin. Akibatnya elastisitas kulit juga ikut berkurang.
  • Polusi, polusi udara juga mampu mempercepat munculnya berbagai masalah kulit termasuk keriput.
  • Merokok, kebiasaan merokok dapat menghambat asupan darah ke kulit.

Munculnya keriput sering kali dikhawatirkan banyak orang khususnya wanita. Itulah mengapa tidak sedikit yang berusaha untuk menghilangkan kerutan. Sebagian orang menggunakan krim atau lotion dengan harapan dapat mengurangi keriput atau setidaknya mampu mengembalikan kerusakan kulit yang disebabkan oleh matahari.

Namun, apakah hal itu berhasil? Dalam sebuah studi yang diterbitkan oleh Journal of Cosmetics Dermatology mengemukakan bahwa pengobatan anti aging yang ditemukan efektif membantu mengatasi kerutan dan garis-garis di wajah.

Menurut, Anna Guanche, MD seorang ahli dermatologis di California, penggunaan krim anti aging, dapat memperlambat proses penuaan dengan merangsang produksi kolagen, memerangi oksidator agen-yang merusak DNA-dan mempromosikan produksi peptida kulit yang menghasilkan fungsi protein yang optimal.

Namun, sebetulnya efisiensi dari khasiat krim anti aging tergantung pada bahan yang mengandung serta berapa lama Anda menggunakannya. Jika kemungkinan jenis kulit Anda tidak dapat menerima manfaat kandungan krim atau lotion yang Anda aplikasikan pada wajah. Oleh sebab itu, memilih krim anti aging yang sesuai dengan jenis kulit adalah solusi yang tepat.

Tips memilih krim anti aging

1. Awali dengan sunscreen atau pelembab

krim pelembab anti aging

Sebagai tahap awal, mulailah untuk menggunakan pelembab. Sunscreen dan moisturizer adalah produk yang telah banyak disarankan oleh banyak ahli dermatologi. Mereka setuju bahwa kedua produk tersebut efektif mengatasi penuaan, dan hasilnya cepat terlihat jika digunakan secara teratur.

Pastikan Anda memilih sunscreen yang memenuhi hal seperti dibawah ini:

  • Tahan air
  • Mengandung SPF 30 (atau lebih tinggi)
  • Spektrumnya luas

Penggunaan sunscreen dan moisturizer diwaktu yang sama masih diperkenankan. Namun, pastikan Anda produk yang Anda pakai memiliki cakupan spektrum luas dan SPF dari 30 atau lebih tinggi.

2. Pilih produk sesuai jenis kulit Anda

krim anti aging kulit sensitif

Agar manfaat dan hasil yang didapat lebih optimal, pilihlah produk sunscreen, krim pelembab atau krim anti aging yang sesuai dengan jenis kulit Anda. Sebagai contoh jika kulit Anda cenderung berminyak, gunakanlah produk perawatan yang bertekstur ringan dan tidak lengket agar kulit tetap ternutrisi dan terhidrasi dengan baik. Serta menggunakan produk dengan kandungan asam salisilat. Bahan ini berfungsi sebagai exfoliator, unclogs pori, dan mempercepat proses pembaharuan kulit yang semuanya diperlukan untuk kulit awet muda Jika Anda pemilik kulit sensitif dan mudah teriritasi, sebaiknya menggunakan produk yang bertekstur ringan dan aman sehingga tidak menimbulkan masalah lain seperti iritasi.

Pertimbagkanlah untuk mencari krim anti aging yang mengandung bakuchiol, bukan retinol. Bakuchiol, sebenarnya memiliki fungsi yang sama dengan retinol (topikal) tetapi tidak terlalu mengitasi karena bahan tersebut berperan juga sebagai anti inflamasi atau peradangan. Iritan potensial lain yang juga harus dihindari antara lain adalah wewangian, asam salisilat, pewarna buatan, dan bahkan minyak kelapa atau cocoa butter. 

3. Pastikan Anda mengetahui komposisi bahan 

komposisi krim anti aging

Sebelum Anda membeli produk pelembab atau krim anti aging, pastikan Anda mengetahui terlebih dahulu  bahan-bahan yang terkandung di dalam produk. Umumnya produk pelembab atau krim anti aging yang baik terdapat unsur antioksidan di dalamnya yang berasal dari Vitamin C atau ekstrak daun teh hijau. 

Terlebih, vitamin C akan bekerja lebih optimal jika dikombinasikan dengan Vit E dan asam ferulic untuk melindungi terhadap kerusakan radikal bebas yang dapat menyebabkan kerusakan kolagen yang mengakibatkan munculnya garis-garis halus. Sebaiknya hindari produk yang mengandung Hypoallergenic (produk masih dapat menyebabkan reaksi alergi, tetapi ada resiko kurang) dan Non-comedogenic atau non-acnegenic (tidak menyebabkan jerawat). 

Krim anti aging sering juga dilembabkan dengan bahan aktif yang menawarkan manfaat tambahan. Bahan-bahan yang ditambahkan berfungsi untuk meningkatkan tekstur, warna kulit, garis halus dan keriput.  Berikut beberapa bahan tersebut: 

  • Retinoid, senyawa vitamin A yang digunakan secara topikal untuk membantu memperbaiki kulit yang rusak akibat paparan sinar matahari, kerutan, dan garis halus.
  • Asam Hidroksi. Alpha hidroksid acids (Ahas) termasuk Glycolic, Citric dan asam laktat. Berfungsi mengangkat sel kulit mati.
  • AHA, adalah bahan aktif yang berfungsi mempersiapkan pembentukan pigmen kulit.
    Selain itu AHA telah terbukti efektif dalam mengurangi garis halus dan keriput.
  • Peptida, molekul bahan aktif yang dapat merangsang produksi kolagen untuk meningkatkan tekstur kulit dan kerutan.
  • Nicacinamide, zat yang membantu mengurangi risiko kulit kering serta meningkatkan elastisitas kulit.

4. Berharaplah secara realistis

penggunaan krim anti aging

Produk perawatan kulit anti aging hanya akan memberikan hasil yang sederhana dan umumnya akan dirasakan secara bertahap, tidak instan. Oleh karena itu Anda tidak boleh mengharapkan kulit Anda menjadi lebih baik hanya karena produk pelembab. Gunakanlah krim anti aging beserta produk perawatan kulit lainnya secara teratur agar hasil yang didapat sesuai dengan harapan Anda. 

https://www.aad.org
https://www.mayoclinic.org

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terkait Kulit & Kecantikan