Ikuti Kami
Jam Operasional: 08:00 - 18:00 info@farmaku.com 0812 1600 1600

Biar Aman, Simak Tips Naik Kendaraan Umum di Masa New Normal

 30 Jun 2020 Kesehatan | kendaraan umum




Memasuki era new normal, banyak orang yang sudah keluar rumah untuk berkegiatan atau bekerja. Bagi sebagian orang yang tidak punya kendaraan pribadi, naik transportasi umum menjadi pilihan mereka. Transportasi umum yang sering digunakan di antaranya, yaitu MRT, Transjakarta, bus, kereta, hingga ojek online.

 

Baca: 9 Survival Kit Persiapan Balik Kerja ke Kantor di Era New Normal

 

Sebelum memutuskan menggunakan transportasi umum sebaiknya kondisi Anda sedang sehat dan tidak memiliki gejala Covid-19 seperti demam, batuk, nyeri tenggorokan, dan gejala lainnya. Namun jika kondisi Anda tidak sehat, hindari penggunaan transportasi umum atau lebih baik tetap berada di rumah.

 

Tips Naik Kendaraan Umum

 

Agar tetap aman dan meminimalisir penyebaran virus corona, simak tips naik angkutan umum berikut ini:

 

1. Gunakan masker

 

masker covid-19

 

Gunakan masker saat Anda keluar dari rumah, menunggu transportasi publik sampai di transportasi publik. Menggunakan masker merupakan hal wajib yang harus kamu lakukan untuk mencegah paparan virus Covid-19.

 

Sebelum menggunakan masker saat keluar rumah, lakukan cara menggunakan masker yang benar sebagai berikut:

 

  • Cuci tangan menggunakan sabun sebelum menyentuh masker.
  • Pastikan masker dalam kondisi bersih dan tidak rusak.
  • Gunakan masker sampai benar-benar tidak ada celah
  • Pastikan bahwa mulut, hidung, hingga dagu sudah tertutup dengan masker.
  • Hindari menyentuh masker.
  • Bersihkan tangan sebelum membuka masker.
  • Bukalah masker dengan menarik tali yang ada di belakang telinga.

 

2. Bawa hand sanitizer

 

hand sanitizer

 

Selalu bawa hand sanitizer saat Anda keluar rumah. Walau mencuci tangan dengan sabun dan air bersih merupakan cara pencegahan yang lebih disarankan. Namun jika Anda sulit menemukan tempat untuk mencuci tangan atau akses air bersih, mencuci tangan dengan hand sanitizer dapat menjadi alternatif lain.

 

Untuk hand sanitizer, WHO menyarankan untuk menggunakan hand sanitizer yang mengandung etanol 80%, gliserin 1,45%, dan hidrogen peroksida 0,125% atau hand sanitizer dengan kandungan isopropanol 75%, gliserin 1,45%, dan hidrogen peroksida 0,125%.Anda bisa mendapatkan dan penuhi kebutuhan hand sanitizer dengan klik banner di bawah ini.

 

3. Bersihkan tangan sebelum dan sesudah naik transportasi umum

 

fasilitas kendaraan umum pada saat new normal

 

Sebelum dan sesudah naik kendaraan umum, pastikan untuk selalu membersihkan tangan. Bersihkan tangan dengan cara cuci tangan atau menggunakan hand sanitizer jika sulit menemukan akses air bersih.

 

4. Selalu jaga jarak

 

jaga jarak

Saat berada di kendaraan umum, usahakan untuk selalu jaga jarak minimal 1,5 meter dengan orang lain. Jika hal ini tidak memungkinkan, hindari keramaian atau naik angkutan umum di jam-jam sibuk.

 

5. Hindari menyentuh tiang atau fasilitas umum

 

Naik Transportasi umum


Hindari menyentuh tiang atau pegang ketika berada di kendaraan umum. Seperti yang mungkin Anda tahu, virus corona dapat menular lewat berbagai barang. Agar tetap aman, sebaiknya hindari menyentuh tiang atau fasilitas umum yang ada di kendaraan umum.

 

6. Hindari atau kurangi berbicara dengan orang lain

 

tips naik kendaraan umum

 

Ketika berada di kendaraan umum, biasakan untuk menghindari berbicara atau mengobrol dengan orang lain. Selain menyebar melalui barang dan sentuhan, virus corona juga dapat menyebar melalui droplet atau percikan air liur. Untuk itu, kurangi atau lebih baik tidak berbicara sama sekali dengan pengguna transportasi lainnya.

 

7. Gunakan uang elektronik

 

gunakan uang elektronik

 

Ketika seseorang terkena virus corona, lalu ia bersin atau cairan di tubuhnya hingga di permukaan benda, hal ini dapat meningkatkan penyebaran virus Covid-19.

 

Untuk itu, saat Anda naik kendaran umum sebaiknya hindari penggunaan uang kertas dan beralih ke pembayaran dengan uang elektronik. Hal ini dilakukan untuk mengurangi risiko penyebaran virus Covid-19 melalui uang ketas.

 

8. Membawa helm pribadi sendiri

 

membawa helm pribadi saat naik ojek online


Bukan bermak berprasangka buruk, tapi membawa helm sendiri dianggap lebih bijak dibandingkan menggunakan helm yang disediakan oleh tukang ojek. Semuanya demi menjaga kesehatan Anda sendiri, sekaligus tukang ojek yang mengantar.

 

Sebelum atau setelah menggunakan ojek online, pastikan untuk selalu membersihkan tangan Anda dengan hand sanitizer Kemudian, saat di perjalanan sebaiknya hindari berbicara dengan pengemudi ojek online.

 

Itulah tips yang bisa Anda lakukan saat naik kendaraan umum di era new normal. Selain itu, usahakan agar tetap waspada ketika berada di luar rumah dan kendaraan umum.





Bagikan artikel ini :




Kesehatan    kendaraan umum