Ikuti Kami
Jam Operasional: 08:00 - 22:00
info@farmaku.com
0812 1600 1600

Moms, Inilah Cara Tingkatkan Tumbuh Kembang Anak di Era New Normal

Tumbuh kembang anak merupakan proses yang dilalui oleh setiap anak. Meskipun istilah pertumbuhan dan perkembangan sering digunakan secara bersamaan, keduanya memiliki arti yang berbeda secara biologis. Pertumbuhan mengacu pada perubahan yang berhubungan dengan karakteristik fisik seperti tinggi badan, berat badan, dan ukuran tubuh lainnya.


Sementara perkembangan mengacu pada perubahan kualitatif terhadap pertumbuhan yang menghasilkan kematangan. Pertumbuhan dan perkembangan, terjadi secara bersamaan dan tidak dapat dipisahkan. Proses perkembangan anak akan terjadi dengan pesat pada usia 0-5 tahun, atau yang biasa dikenal dengan istilah periode emas anak (golden age). Dalam periode emas anak, penting bagi para orangtua untuk menstimulasi perkembangan anak supaya dapat berkembang secara optimal.

Sebelum mengetahui hal apa saja yang bisa Anda lakukan untuk menstimulasi perkembangan anak, ketahuilah pada tahap mana perkembangan anak Anda saat ini. Secara umum tahapan perkembangan pada anak dibagi menjadi beberapa tahapan berikut:

Tahapan tumbuh kembang anak

Tahapan tumbuh kembang anak dimulai dari perkembangan motorik, perkembangan kognitif, perkembangan bahasa, sampai perkembangan psikososial. Berikut ini penjelasan lengkap mengenai fase tumbuh kembang anak yang dilalui si kecil pada masa tumbuh-kembangnya.

1. Perkembangan Motorik 

tumbuh kembang anak

Perkembangan motorik pada anak dibagi menjadi dua, yaitu motorik kasar dan motorik halus. Motorik kasar berupa gerakan tubuh yang menggunakan seluruh anggota tubuh yang dipengaruhi oleh kematangan pada anak. Contoh perkembangan motorik kasar, yaitu kemampuan telungkup, duduk, berjalan, berlari, melompat, dan lain sebagainya.

Sementara motorik halus adalah gerakan yang menggunakan otot-otot halus atau sebagian anggota tubuh tertentu. Seperti menggenggam benda, memindahkan benda, mencorat-coret, menggunting, menyusun balok, dan masih banyak lagi.

2. Perkembangan Kognitif

perkembangan kognitif anak

Perkembangan kognitif berhubungan dengan pengetahuan atau bagaimana cara anak mempelajari lingkungannya. Proses tumbuh kembang anak yang baik sudah berlangsung sejak anak lahir. Bayi memiliki kemampuan menyimpan informasi yang berasal dari penglihatan, pendengaran, dan melalui indera lainnya. Hal ini dapat dilihat pada anak mulai usia 0-3 tahun.

3. Perkembangan bahasa

fase tumbuh kembang anak

Pada tahap perkembangan ini anak sudah mulai belajar mengucapkan sebuah kata dan akan terus berkembang mengucapkan hingga mampu membuat kalimat. Biasanya anak akan mulai mengucapkan dan memahami arti dari satu kata atau lebih.

4. Perkembangan Psikososial

perkembangan psikososial

Tahap perkembangan psikososial berhubungan dengan aspek-aspek psikologis, seperti emosi, perkembangan diri pribadi, motivasi serta bagaimana berhubungan dengan orang lain. Pada tahap ini anak juga belajar mulai mengendalikan perasaannya.

Faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang anak

Sebagai orangtua, tentu Anda ingin anak Anda dapat tumbuh dan berkembang dengan baik serta sesuai dengan tahapan usia mereka. Banyak faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang anak yang, di antaranya, yaitu:

  • Lingkungan
  • Jenis Kelamin
  • Hormon
  • Nutrisi
  • Pengaruh Keluarga
  • Pengaruh Geografis

Setelah mengetahui tahapan atau fase tumbuh kembang anak dan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi tumbuh kembang anak, Anda bisa mulai mencari cara untuk dapat menstimulasi perkembangan anak agar lebih optimal. Namun, di masa new normal seperti saat ini, muncul pertanyaan dalam diri orang tua, bagaimana menstimulasi tumbuh kembang anak untuk mencapai tumbuh kembang yang optimal di era new normal?


Stimulasi tumbuh kembang anak di masa new normal

Beberapa hal yang bisa Anda lakukan dalam menstimulasi tumbuh kembang anak sebagai berikut:


1. Penuhi nutrisi anak

tahapan tumbuh kembang anak


Memenuhi nutrisi harian anak menjadi hal yang sangat penting untuk menunjang tumbuh kembang anak. Tips tumbuh kembang anak yan baik adalah memberikan anak-anak makanan yang kaya akan protein akan vitamin, mineral, karbohidrat dan lemak. Bila perlu Anda bisa menambah suplemen makanan dan multivitamin untuk memenuhi kebutuhan vitamin harian bagi anak-anak Anda.

Malnutrisi dapat menyebabkan penyakit defisiensi yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak-anak. Namun disisi lain, makan berlebihan dapat menyebabkan obesitas dan masalah kesehatan dalam jangka panjang pada anak-anak, seperti diabetes dan penyakit jantung. Oleh karenanya, pemberian makanan bernutrisi dalam jumlah yang tepat penting untuk Anda terapkan.


Saat ini, Anda tidak perlu khawatir kesulitan mendapatkan berbagai bahan makanan dan multivitamin anak. Anda bisa membeli aneka kebutuhan makanan atau vitamin melalui toko online atau apotek online. Dengan cara ini, Anda bisa tetap di rumah dan menghindari bahaya virus corona yang dapat menular pada anak dan keluarga.

Baca Juga : 5 Cara Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh untuk Lawan Virus Corona


2. Menjaga Daya Tahan Tubuh Anak

tumbuh kembang anak yang baik


Di masa new normal seperti saat ini, penting bagi anak memiliki sistem kekebalan tubuh yang senantiasa baik agar tidak mudah sakit. Hal ini bertujuan supaya proses perkembangan anak bisa berlangsung dengan baik tanpa terganggu oleh penyakit tertentu.


Memenuhi kebutuhan gizi harian adalah salah satu cara untuk menjaga daya tahan tubuh anak. Di samping itu, anak-anak juga harus melakukan aktivitas fisik secara rutin untuk memaksimalkan fungsi organ tubuh. Walaupun hanya berada dirumah Anda tetap bisa mengajak anak melakukan aktivitas fisik, misalnya dengan bermain bola di halaman rumah Anda.

Baca Juga : Tips Buat Physical Distancing di Rumah Jadi Menyenangkan

3. Bermain sambil belajar

makanan yang baik untuk tumbuh kembang anak


Bermain merupakan salah satu cara yang baik untuk membantu otak balita dan anak berkembang. Permainan tertentu bisa membantu mengoptimalkan tumbuh kembang anak Anda di antaranya sebagai berikut:

Menstimulasi perkembangan motorik

Untuk menstimulasi perkembangan motorik kasar pada anak, Anda bisa mencoba bermain bola bersama anak. Sedangkan, untuk menstimulasi perkembangan motorik halus pada anak, Anda bisa ajak si kecil menyusun balok dan mencoret-coret di kertas. Permainan balok atau memegang alat tulis, dapat menstimulasi anak untuk meningkatkan kemampuan memegang dan menggenggam benda.

Menstimulasi perkembangan kognitif

Untuk menstimulasi kognitif anak, Anda bisa mengajarkan anak bermain musik dengan peralatan yang ada di rumah. Peralatan yang bisa Anda memanfaatkan misalnya panci, sendok dan mangkuk plastik untuk menciptakan suara menyerupai alat musik. Anda juga bisa memberikan buku bacaan kepada anak. Walaupun anak belum bisa membaca, Anda bisa mulai untuk mendongeng sambil menunjukan hewan-hewan atau benda yang ada pada buku dongeng untuk mengasah kecerdasan anak.

Menstimulasi Perkembangan Bahasa

Untuk mengasah kemampuan bahasa pada anak Anda bisa menyanyikan lagu dengan aksi, misalnya lagu “kepala, pundak, lutut, kaki” Anda bisa bernyanyi sambil mengenalkan anggota tubuh kepada anak. Walaupun anak belum bisa berbicara, hal ini bisa menstimulasi kemampuan berkomunikasinya dengan menunjuk bagian-bagian tubuh yang disebutkan namanya.

Menstimulasi kemampuan Psikososial anak

Untuk menstimulasi kemampuan psikososial anak, mungkin akan lebih mudah untuk mengajaknya bermain dengan teman sebayanya. Namun untuk menjaga kesehatan anak Anda, Anda sebaiknya tidak mengajak si kecil ke tempat ramai terlebih dahulu.

Lakukan stimulasi psikososial anak Anda dengan menyebutkan nama anak dan anggota keluarga lain. Cara ini dilakukan untuk membantu si kecil mengenal orang lain. Selain itu, Anda juga bisa menyanyikan lagu untuk menyebutkan nama-nama anggota keluarga kepada anak. Cara lainnya, yang bisa dilakukan adalah mengajarkan anak untuk memindahkan benda-benda dari tangan anak ke tangan orang lain untuk menstimulasi kemampuan sosialnya.


Nah, itulah cara-cara yang bisa Anda lakukan untuk membantu tumbuh kembang anak saat new normal. Jadi, meski berada di rumah saja, bukan berarti Anda tidak bisa menstimulasi tumbuh kembang anak dengan baik. Anda tetap bisa menjadi orangtua yang bijak dengan menciptakan generasi emas stimulasi yang tepat bagi anak.

How kids develop. Diakses pada Juli 2020. What is child development and what skills do children develop at different ages. http://www.howkidsdevelop.com/developSkills.html
Helpme Growmn. Diakses pada Juli 2020. How to Encourage a Child's Brain Development http://helpmegrowmn.org/HMG/HelpfulRes/Articles/HowEncourageBrainDev/index.html
Parenting.firstcry. Factors That Affect Growth and Development in Children. https://parenting.firstcry.com/articles/factors-that-affect-growth-and-development-in-children/

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terkait Kesehatan