|

Empty Cart

Total:
Rp. 0 

Post


Cara Mengatasi Ruam Pokok Pada Bayi

  19 Oct 2018

Ruam popok adalah sebuah bentuk peradangan kulit yang umum terjadi pada bayi. Ruam popok akan menyebabkan kemerahan pada kulit di area pantat bayi, bercak dan bintik-bintik.

 

Sebagian besar kasus ruam popok disebabkan oleh popok yang sudah basah dan tidak diganti. Selain itu, penyebab ruam popok lainnya adalah kulit bayi yang sensitif dan luka lecet. Ruam popok umumnya terjadi pada bayi, namun dapat dialami oleh setiap orang yang menggunakan popok.

 

Ruam popok tidak berbahaya, namun kondisi ini dapat membuat si bayi tidak nyaman. Ruam popok dapat diobati dengan penanganan dan metode yang sederhana seperti:

  • Mengganti popok lebih sering dan teratur
  • Menggunakan salep untuk ruam popok yang dapat mengobati infeksi pada kulit
  • Jaga daerah yang terkena ruam popok sebisa mungkin agar tetap kering

 

 

Gejala Ruam Popok

Ruam popok dapat diindikasikan dari kondisi sebagai berikut:

  • Kemerahan pada kulit

    Ruam popok dapat diidentifikasi dengan berubahnya warna kulit menjadi kemerahan pada area dimana popok digunakan. Seperti daerah pantat, kemaluan, dan sekitar paha bagian atas.

  • Bayi Anda akan merasa tidak nyaman atau menangis saat popoknya diganti

    Daerah kulit yang terkena ruam popok dapat terasa gatal dan bahkan perih. Hal ini pastinya akan menimbulkan ketidaknyaman kepada si bayi saat popoknya ingin diganti atau disentuh.

 

 

 

Penyebab Ruam Popok

Beberapa hal yang dapat mengakibatkan ruam popok diantaranya:

  • Iritasi akibat urin

    Kulit yang terkena urin terlalu lama dapat menyebabkan kulit iritasi.

  • Luka Lecet

    Apabila popok yang digunakan terlalu sempit dan menyebabkan gesekan pada kulit, hal tersebut dapat menyebabkan ruam popok. Pilih popok yang memiliki ukuran yang pas.

  • Iritasi akibat produk atau hal lain

    Setiap kulit memiliki respon berbeda-beda terhadap tiap-tiap produk. Mungkin bayi Anda tidak cocok menggunakan diaper yang baru karena menggunakan bahan tertentu. Sabun, detergen, atau pemutih yang digunakan untuk mencuci diaper kain juga berpotensi menyebabkan ruam popok dan iritasi apabila produk tersebut tidak cocok dengan kulit sensitif bayi Anda.

  • Infeksi bakteri atau jamur

    Daerah kulit yang tertutup popok biasanya hangat dan basah. Kondisi ini adalah kondisi yang sangat cocok untuk bakteri dan jamur berkembang biak.

 

 

 

Cara Mengatasi Ruam Popok

Agar terhindar dari ruam popok, strateginya adalah menjaga daerah kulit dimana popok dikenakan tetap bersih dan kering. Beberapa solusi dan cara mengatasi ruam popok yang efektif adalah:

  • Mengganti popok lebih sering dan teratur

    Segera ganti popok yang sudah basah dan kotor. Kebiasaan lupa mengganti popok yang sudah tidak kering dan tidak bersih ini adalah penyebab utama terjadinya ruam popok.

  • Bilas kulit area pantat bayi Anda dengan air hangat setiap kali melakukan ganti popok

    Lakukan dengan teratur agar bayi Anda terhindar dari ruam popok. Jangan lupa keringkan daerah kulit yang telah dibilas. Gunakan kain atau handuk yang lembut dan jangan terapkan terlalu keras atau kasar, yang malah dapat menyebabkan lecet dan luka pada kulit. Jangan lap menggunakan alkohol, apabila ingin gunakan sabun, gunakan sabun yang lembut dan bebas bau.

  • Gunakan salep sebagai pelindung

    Apabila bayi Anda mudah terkena ruam popok, terapkan salep pada pada kulit setiap kali ganti popok. Petroleum jelly dan zinc oxide adalah salep yang cocok untuk mencegah ruam popok.

 

Cara lama menganjurkan agar daerah kulit ditaburi bedak untuk mencegah ruam popok. Namun saat ini cara tersebut sudah tidak lagi dianjurkan oleh para dokter, karena bedak yang terhirup dapat menyebabkan gangguan paru-paru pada bayi.

 

 

 

Lebih Baik Popok Kain atau Popok Sekali Pakai?

Pastinya banyak orang tua yang bertanya-tanya, lebih bagus popok jenis yang mana? Soal mencegah ruam popok, sebenarnya tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa salah satu lebih baik atau lebih aman daripada yang lain.

 

Tidak ada diaper terbaik atau teraman yang dapat mencegah ruam popok pada sang buah hati. Gunakan popok yang sesuai dengan kebutuhan dan kenyamanan si bayi. Jika popok kain lebih baik dan lebih nyaman, gunakan popok kain. Jika popok sekali pakai sesuai dengan keperluan Anda dan keamanan si bayi, gunakan popok sekali pakai. Produk apapun yang membuat kulit bayi Anda iritasi dan berpotensi menyebabkan ruam popok, segera ganti dan cari produk alternatif lainnya sampai cocok.

 

Hal terpenting adalah bukan jenis popok apa yang dipakai, melainkan ganti popok bayi Anda sesegera mungkin apabila popok basah dan kotor. Jangan lupa untuk bilas dan bersihkan area kulit pantatnya sampai bersih, lalu jangan lupa keringkan sampai benar-benar keringkan untuk menghindari pertumbuhan bakteri dan jamur. Gunakan juga popok dengan ukuran yang tepat agar tidak menyebabkan gesekan pada kulit yang bisa menimbulkan luka.

 

 

 

Mencuci Popok Kain

Apabila Anda menggunakan popok kain untuk bayi Anda, ada beberapa tips bagaimana cara mencuci popok kain agar bayi Anda tetap aman dari ruam popok.

  • Rendam popok kain yang telah kotor dalam air dingin.
  • Cuci diapers dengan air hangat dengan detergen. Bilas sampai popok bebas dari residu sabun. Anda bisa menambahkan vinegar untuk menghilangkan bau.
  • Bilas ulang popok kain di air dingin sampai segala sisa detergen dan sabun benar-benar hilang.
  • Hindari penggunaan pelembut pakaian atau pewangi yang memiliki wewangian. Produk ini dapat menyebabkan iritasi pada kulit bayi Anda.

 

 

 

Kesimpulan - Cara Mengatasi dan Mengobati Ruam Popok

  • Ruam popok adalah sebuah kondisi peradangan pada kulit (dermatitis) yang umum ditemui pada bayi atau siapapun yang menggunakan popok.
  • Ruam popok ditandai dengan kemerahan pada area kulit dimana popok dipakai. Apabila terdapat infeksi bakteri dan jamur, bercak dan bintik-bintik merah juga dapat muncul secara menyebar di area sekitar kulit yang kemerahan.
  • Ruam popok umumnya disebabkan oleh iritasi pada kulit. Iritasi pada kulit ini dapat disebabkan oleh urin, popok yang terlalu sempit sehingga menimbulkan gesekan pada kulit, infeksi bakteri dan jamur, ataupun luka.
  • Cara mengatasi ruam popok adalah dengan segera mengganti popok yang basah dan kotor secara teratur. Intinya selalu pastikan area kulit tempat popok digunakan selalu bersih dan kering.
  • Selalu gunakan popok terbaik untuk bayi dengan ukuran yang pas.

 

jual popok pampers di Farmaku.com