|

Empty Cart

Total:
Rp. 0 

Post


Penyebab Gejala Asam Urat

  01 Oct 2018

Penyakit asam urat atau yang dikenal juga dengan sebutan gout merupakan salah satu kondisi yang sering ditemukan pada masyarakat.

 https://www.farmaku.com/blog/get/Penyebab-Gejala-Asam-Urat

Bila Anda mengalami asam urat, Anda akan merasakan nyeri pada sendi dan mengalami pembengkakan pada kaki. Terutama pada jari jempol.

 

Nyeri akan muncul mendadak dan semakin lama rasa nyeri akan semakin hebat. Kondisi ini juga dapat terjadi pada sendi kecil lainnya misalnya pada jari-jari tangan dan juga lutut.

 

Artikel ini akan memberikan gambaran tentang gejala asam urat, penyebab, dan pengobatannya.

 

Kenali Gejala Asam Urat, Penyebab, dan Pengobatanya

- Apa itu Asam Urat? - Penyakit asam urat merupakan penyakit kronis dengan ciri-ciri berupa serangan berulang dalam bentuk nyeri berat dan pembengkakan pada sendi dan kaki.

 

Kondisi ini dapat pula memunculkan tofus. Tofus merupakan penumpukan kristal pada jaringan sekitar sendi. Tofus ini pada umumnya tidak memunculkan nyeri.

 

Munculnya penyakit asam urat ini diawali dengan peningkatan kadar serum asam urat pada darah yang disebut sebagai hiperurisemia. Konsentrasi asam urat dalam darah yang melebihi 6,8 mg/dL merupakan faktor risiko utama penyakit asam urat. Meskipun begitu, berdasarkan data hanya 33% dari penderita hiperurisemia yang mengembangkan penyakit asam urat.

 

Penyakit asam urat dapat dibagi menjadi beberapa jenis berdasarkan tingkat keparahannya, yaitu:

  1. Hiperurisemia Asimptomatik

    Pada jenis ini kristal akan berkumpul dan menunjukkan peningkatan kadar serum asam urat hingga > 6,8 mg/dL dalam darah. Sebagian besar pasien dengan peningkatan kadar asam urat pada darah tidak mengalami gout.

  2. Asam Urat Akut

    Tingkat kedua adalah asam urat akut. Pada kondisi ini, penderita akan mengalami serangan dan gejala asam urat mendadak seperti kemerahan (eritema) dan bengkak pada sendi yang diikuti rasa nyeri. Pembengkakan biasanya terjadi pada jari jempol kaki dan berlangsung pada tengah malam atau pagi hari. Serangan gout pertama akan sembuh spontan dalam 7-14 hari.

  3. Tahap Interkritis

    Tahap interkritis adalah tahap dimana seorang penderita mengalami serangan asam urat berulang dalam kurun waktu 1 tahun.

  4. Asam Urat Kronik

    Tahap terakhir adalah asam urat kronik. Asam urat kronik muncul akibat asam urat yang tidak diobati. Pada jenis ini, telah muncul benjolan hasil dari penumpukan kristal asam urat terutama pada ibu jari kaki yang disebut dengan tofus. Tofus ini umumnya tidak memberikan rasa nyeri. Namun pada saat serangan muncul, tofus dapat menimbulkan rasa sakit. Selain itu, tofus dapat menyebabkan kerusakan struktur sendi dan gangguan gerakan sendi.

 

Gejala Asam Urat

Gejala asam urat pada umumnya adalah:

  • Nyeri dan bengkak pada sendi, khususnya sendi jempol kaki.
  • Kemerahan pada sendi yang mengalami bengkak.
  • Sendi sulit digerakkan dan terasa sakit.

 

Gejala asam urat dapat dibedakan menjadi 2 yaitu gejala asam urat akut dan gejala berulang (rekuren).

 

Ketika gejala asam urat akut, muncul maka Anda akan mengalami nyeri berat pada sendi yang mengalami inflamasi. Gejala asam urat akut paling sering dimulai dari ibu jari kaki. Sendi akan membengkak, memerah, dan nyeri bila ditekan atau digerakkan. Rasa nyeri semakin lama akan semakin hebat, puncaknya pada 24 hingga 48 jam pasca datangnya gejala awal.

 

Gejala asam urat berulang atau rekuren biasanya serangan asam urat berulang. Gejala asam urat berulang ini dapat terjadi pada beberapa sendi yang berbeda. Dan dapat terjadi pembentukan tofus.

 

Tofus merupakan penumpukan kristal asam urat. Tofus dapat ditemukan pada beberapa bagian tubuh terutama pada ibu jari, siku, dan daun telinga.

 

Bila terus dibiarkan tanpa dilakukan pengobatan, penyakit asam urat dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan lainnya seperti:

  • Batu ginjal
  • Penyakit ginjal
  • Kerusakan sendi

 

Penyebab Asam Urat

Penyebab asam urat adalah penumpukan kristal monosodium urat pada sendi. Penumpukan kristal ini menyebabkan peradangan sendi dan juga nyeri sendi.

 

Penumpukan kristal asam urat pada sendi diawali dengan peningkatan kadar asam urat dalam darah (hiperurisemia). Meskipun demikian, orang dengan kadar asam urat normal dalam darah dapat mengalami penumpukan kristal asam urat pada sendi.

 

Pada kondisi normal, hati (liver) akan melakukan metabolisme terhadap asam urat yang terdapat pada darah. Lalu ginjal akan membuang produk metabolisme tersebut melalui air kencing.

 

Kadar asam urat dapat meningkat karena:

  • Produksi asam urat tubuh terlalu tinggi
  • Pembuangan asam urat yang tidak maksimal

 

Selain karena kondisi di atas, terdapat pula beberapa penyebab asam urat lainnya. Hal tersebut dikenal dengan faktor risiko. Faktor risiko penyebab asam urat antara lain:

  • Obesitas
  • Anggota keluarga dengan riwayat penyakit asam urat
  • Riwayat penyakit ginjal
  • Diabetes mellitus
  • Tekanan darah tinggi
  • Beberapa jenis kanker
  • Konsumsi beberapa jenis obat seperti:
    • Aspirin dosis rendah
    • Diuretik
    • Siklosporin
    • Obat kemoterapi untuk kanker

 

Makanan Penyebab Asam Urat

Beberapa makanan dan minuman juga dapat meningkatkan kemungkinan Anda mengalami penyakit asam urat. Makanan penyebab asam urat antara lain:

  • Makanan dengan kandungan purin yang tinggi seperti: jeroan, berbagai jenis kerang, sayuran seperti bayam
  • Minuman manis, khususnya fruktosa. Fruktosa alami dapat ditemukan pada madu dan buah-buahan. Selain itu fruktosa dapat digunakan sebagai pemanis buatan seperti pada minuman bersoda.
  • Minuman beralkohol terutama bir
  • Garam
  • Daging merah

 

Pengobatan Asam Urat

Pengobatan asam urat bergantung pada jenis gejalanya, apakah asam urat akut atau rekuren. Asam urat akut adalah nyeri pada sendi akibat terjadi peradangan. Asam urat akut paling sering menyerang jempol kaki. Namun gejala asam urat aku dapat menyerang sendi lainnya.

 

Sedangkan asam urat rekuren adalah serangan asam urat berulang. Asam urat rekuren dapat menyebabkan pembentukan tofus, yaitu penumpukan kristal monosodium urat pada sendi.

 

Pengobatan Asam Urat Akut

Pada gejala asam urat akut maka pengobatan harus dilakukan dengan segera. Pengobatannya juga dapat dilakukan dengan mempertimbangkan:

  • Jumlah sendi yang terkena asam urat
  • Respon pengobatan sebelumnya
  • Kesehatan keseluruhan pasien (misalnya apakah pasien juga mengalami diabetes, atau tekanan darah tinggi)

 

Salah satu langkah pengobatan yang mudah dan dapat Anda lakukan di rumah adalah dengan cara kompres dingin sendi yang nyeri. Selain itu, menghindari menutup sendi yang sedang meradang dengan pakaian atau selimut juga dapat membantu meringankan nyeri.

 

Obat-obatan juga dapat diberikan pada fase akut. Obat tersebut antara lain:

  • Obat anti inflamasi non steroid
  • Kortikosteroid, dapat pula disuntikkan pada sendi yang mengalami sakit
  • Kolkisin

 

Pengobatan Asam Urat Rekuren

Pada penyakit asam urat rekuren atau berulang, beberapa langkah-langkah pencegahan dan pengobatan yang dapat dilakukan adalah:

  • Diet rendah purin
  • Hindari konsumsi alkohol
  • Menurunkan berat badan secara bertahap pada pasien dengan obesitas
  • Menghentikan atau mengurangi konsumsi obat yang dapat menyebabkan gout rekuren
  • Perbanyak minum air putih

 

Di lain sisi, obat asam urat yang digunakan pada pengobatan asam urat rekuren berperan untuk:

  • Menurunkan produksi asam urat
  • Meningkatkan pembuangan (ekskresi) asam urat melalui ginjal
  • Mengubah asam urat menjadi zat kimia lainnya yang tidak menumpuk pada sendi.

 

Obat untuk Menurunkan Kadar Asam Urat

Obat asam urat ditujukan untuk menurunkan kadar asam urat dalam darah. Kadar asam urat yang normal dapat mencegah serangan gejala asam urat dan menghindari asam urat naik menjadi tingkat yang kronis.

 

Konsumsi obat asam urat biasanya dilakukan setelah serangan gejala asam urat berakhir, karena konsumsi obat asam urat saat serangan terjadi dapat memperparah dan memperpanjang lama dari pembengkakan dan nyeri yang dialami.

 

Melakukan pengobatan medis ini tidak mudah bagi penderita. Mengapa? Obat asam urat yang dikonsumsi akan menurunkan kadar asam urat dalam darah dan menyebabkan tumpukan kristal pada sendi akan berubah. Berubahnya tumpukan kristal pada sendi ini dapat menyebabkan rasa nyeri. Obat asam urat umum adalah allopurinol, yang bermanfaat untuk menurunkan kadar asam urat dalam darah.

 

 

 

Waspada Gejala Asam Urat dan Obati Sebelum Asam Urat Menjadi Kronis

  • Penyakit asam urat merupakan masalah yang sering terjadi di masyarakat.
  • Penyebab asam urat adalah adalah hiperurisemia, yaitu meningkatnya kadar asam urat dalam darah.
  • Tidak semua orang dengan kondisi hiperurisemia akan mengalami asam urat.
  • Gejala asam urat biasanya berupa nyeri sendi, biasanya terjadi pada ibu jari.
  • Gejala asam urat yang tidak diobati dapat menyebabkan kondisi kronis, seperti serangan asam urat berikutnya dan munculnya pembengkakan (tofus) akibat timbunan kristal asam urat pada sendi.
  • Jangan mengkonsumsi makanan penyebab asam urat secara berlebihan, seperti jeroan, beberapa hidangan laut, fruktosa, dan minuman beralkohol. Konsultasi dengan dokter untuk mengetahui berapa jumlah yang aman untuk mengkonsumsi makanan tersebut per harinya.

 

 

Referensi

  1. Dalbeth N, Merriman TR, Stamp LK. Gout. Lancet. 2016 Oct 22;388(10055):2039-2052
  2. Neogi T. Gout. Ann Intern Med. 2016 Jul 5;165(1):ITC1-ITC16
  3. Richette P, Doherty M, Pascual E, et al. 2016 updated EULAR evidence-based recommendations for the management of gout. Ann Rheum Dis. 2017 Jan;76(1):29-42
  4. Khanna D, Fitzgerald JD, Khanna PP, et al; American College of Rheumatology. 2012 American College of Rheumatology guidelines for management of gout. Part 1: systematic nonpharmacologic and pharmacologic therapeutic approaches to hyperuricemia. Arthritis Care Res (Hoboken). 2012 Oct;64(10):1431-46
  5. Kuo CF, Grainge MJ, Zhang W, Doherty M. Global epidemiology of gout: prevalence, incidence and risk factors. Nat Rev Rheumatol. 2015 Nov;11(11):649-62