Ikuti Kami
Jam Operasional: 08:00 - 18:00 info@farmaku.com 0812 1600 1600

Amadiab 1 Mg Kaplet

Rp 3,200 /kaplet

hemat

11%


Rp 3,600

Bonus 0 Point Rewards.


+
In Stock

Informasi Amadiab 1 mg Kaplet

Deskripsi

Amadiab adalah obat yang digunakan untuk menurunkan kadar gula darah pada pasien diabetes tipe 2. mengandung glimepiride yang efektif untuk membantu tubuh memproduksi insulin dalam tubuh. tergolong obat keras, hanya diperoleh dengan resep dokter. efek samping yang ditimbulkan seperti demam, sakit kepala, nyeri pada ulu hati.

Glimepiride diabsorpsi hampir sempurna melalui saluran cerna dan kadar puncak (C max) dalam darah dicapai dalam 2-3 jam. Kadar glimepiride darah akan menurun bila diberikan bersama-sama dengan makanan. Volume distribusi glimepiride adalah 8,8 L, dan > 95% berikatan dengan protein plasma. Glimepiride mengalami metabolisme oksidasi di hati terutama oleh enzim sitokrom P450 II C9. Metabolit glimepiride diekskresi melalui urin sebesar 80-90%, dan sisanya melalui feses.

Indikasi Diabetes militus tipe 2 yang tidak bergantung pada insulin (Non Insulin Dependent Diabetes Mellitus, NIDDM atau diabetes melitus tipe II) yang kadar gula darahnya tidak dapat terkontrol walaupun telah melakukan diet, olahraga, atau dengan program penurunan berat badan.
Kategori Diabetes
Komposisi Glimepiride 1 mg
Golongan Obat keras
Perlu resep Ya
Kontraindikasi
  • Insulin Dependent Diabetes Mellitus (IDDM, atau diabetes melitus tipe I).
  • Diabetik ketoasidosis atau ada riwayat diabetik ketoasidosis.
  • Prekoma atau koma diabetikum.
  • Hipersensitif terhadap glimepiride, sulfonilurea lain, sulfonamid, penderita yang mempunyai risiko untuk terjadi reaksi hipersensitif.
  • Gangguan fungsi hati dan ginjal.
  • Wanita hamil dan menyusui.
Rute obat Oral
Dosis & Cara penyajian

Dosis glimepiride harus dimulai dari dosis terendah dan harus di bawah pengawasan dokter.


Bila terjadi kealpaan, misalnya lupa minum obat, tidak boleh dikoreksi dengan dosis yang lebih tinggi.


Dosis awal dan dosis pemeliharaan ditetapkan berdasarkan hasil pemeriksaan kadar gula darah dan tes urin secara rutin

Dosis awal dan dosis titrasi: 

Selalu diawali dengan dosis 1 mg glimepiride sekali sehari. Jika perlu dosis dinaikkan secara bertahap berdasarkan monitoring kadar gula darah dan tes urin, dengan interval misalnya satu sampai 2 minggu, yaitu: 1 mg - 2 mg - 3 mg - 4 mg - 6 mg, dan 8 mg pada kasus tertentu (luar biasa).


Rentang dosis pada penderita diabetes yang terkontrol dengan baik.

1-4 mg glimepiride sehari. Hanya sebagian kecil penderita yang memerlukan dosis > 6 mg sehari untuk dapat mencapai kadar gula darah yang diharapkan.


Distribusi dosis:

waktu dan distribusi dosis ditetapkan oleh dokter. Tetapi biasanya dosis tunggal glimepiride sudah memadai. Glimepiride diberikan segera sebelum makan pagi atau sebelum makan makanan utama yang merupakan makanan pertama pada hari tersebut. Penting diperhatikan agar jangan menggunakan glimepiride tanpa dilanjutkan dengan makan.

Cara Penyimpanan

Simpan ditempat yang kurang pada suhu di bawah 30°C.

Perhatian

Sebelum memulai pengobatan, penderita harus diberitahu efek samping atau risiko penggunaan glimepiride dan pentingnya diet dan atau olahraga agar tercapai kadar gula darah yang diharapkan.

Pada minggu-minggu pertama pengobatan dapat terjadi risiko hipoglikemia. Faktor-faktor yang mempermudah timbulnya hipoglikemia adalah

  • Kemalasan/ketidakpatuhan (unwillingness)
  • makan tidak teratur
  • undernutrition
  • sedang puasa
  • perubahan pola diet
  • mengkonsumsi alkohol (terutama bila disertai intake makanan yang kurang),
  • kelainan fungsi ginjal,
  • kelainan fungsi hati yang parah,
  • dosis berlebihan (overdosis),
  • adanya penyakit-penyakit sistim endokrin yang mempengaruhi metabolisme karbohidrat (misalnya: tirotoksikosis),
  • menggunakan obat-obat lain (lihat "interaksi obat").
Efek samping
  • Hipoglikemia dengan gejala-gejala seperti sakit kepala, takikardia, lapar, dan lain-lain
  • Mata: gangguan penglihatan yang sesaat.
  • Saluran cerna : mual, muntah, perasaan penuh / tertekan pada epigastrium, nyeri abdomen dan diare.
  • Hati : gangguan fungsi hati.
  • Darah : dapat terjadi gangguan pada darah walaupun relatif jarang terjadi seperti anemia hemolitik, eritrositopenia, leukopenia, granulositopenia, agranulositosis, trombositopenia, dan pansitopenia.
  • Lain-lain : reaksi alergi, misalnya urtikaria atau kulit kemerahan yang dapat berlanjut atau disertai gejala sesak nafas dan hipotensi sampai terjadi syok. Jika gejala urtikaria timbul, dokter harus waspada akan timbulnya gejala-gejala lanjutan tersebut.
Kemasan Box isi 5 strip @ 10 kaplet
Pabrik Lapi laboratories

BELUM ADA ULASAN

BELUM ADA ULASAN