Ikuti Kami
Jam Operasional: 08:00 - 18:00 info@farmaku.com 0812 1600 1600

Andalan O.C

Rp 6,100 /Strip

hemat

12%


Rp 6,900

Bonus 0 Point Rewards.


+
In Stock

Informasi Pil KB Andalan O.C

Deskripsi

Pil KB Andalan O.C adalah pilyang efektif untuk mendukung metode kontrasepsi oral. pil ini bekerja dengan mencegah pertemuan antara sperma dan sel telur sehingga mampu melindungi dari kehamilan selama 24 jam setelah dikonsumsi. pengunaan pil ini harus dengan resep dokter.

 

Cara keja obat:

Kombinasi oral kontrasepsi ini bekerja dengan menekan gonadotropin. Walaupun cara kerja primer nya adalah menghambat ovulasi, membantu perubahan pada mukus serviks (sehingga sperma sulit masuk pada uterus) dan pada Endometrium (yang menguri terjadinya implantasi).

Indikasi Kontrasepsi oral
Kategori Kontrasepsi & hormon
Komposisi Tiap Blister mengandung 28 tablet salut gula:
21 tablet aktif mengandung Ethinylestradiol 0,03 mg dan Levonorgestrel 0,15 mg.
7 tablet plasebo mengandung Sakarum laktis.
Golongan Obat keras
Perlu resep Ya
Kontraindikasi
  1. Penderita yang mempunyai riwayat atau mengalami gangguan trombophelbitis atau tromboembolik.
  2. Penyakit arteri serebrovaskuler atau koroner.
  3. Dicurigai atau menderita kanker payudara.
  4. Kanker Endometrium atau diduga neoplasia estrogen-dependent
  5. Pendarahan abnormal Genital yang belum diketahui penyebabnya
    - Penyakit kuning selama ke hamilan atau karena penggunaan obat kontrasepsi sebelumnya.
  6. Penyakit hati yang parah atau kanker hati
  7.  Diketahui atau dicurigai adanya kehamilan
  8. Hypersensitive terhadap komponen obat ini
Rute obat Oral
Cara penyajian Segera sebelum makan atau bersama makanan
Perhatian
  1. Bila metoda kontrasepsi oral ini digunakan untuk pertama kalinya, harus memakai tambahan cara pencegahan kehamilan tanpa hormon (kecuali pantang berkala dan pengukuran suhu badan) selama 14 hari pertama.
    Sebelum memakai obat ini perlu dikonsultasikan dahulu dengan dokter.
    Bila terjadi tanda-tanda proses tromboembolik, pengobatan harus segera dihentikan.
  2.  Merokok dapat meningkatkan resiko penyakit kardiovaskular, resiko ini meningkat dengan bertambahnya usia dan perokok berat. Wanita yang berumur lebih dari 35 tahun diharuskan berhenti merokok bila menggunakan kontrasepsi oral.
  3. Penggunaan kontrasepsi oral dapat meningkatkan resiko yang serius yaitu infark miokardia, tromboembolism, penyakit serebrovaskular, stroke, hepatic neoplasia, kanker payudara, endometrium, ovarium dan kanker serviks, penyakit gallbladder (penyakit kelenjar gondok) dan hipertensi, walaupun resiko serius morbidity atau mortality sangat kecil pada wanita sehat. Resiko morbidity atau mortality meningkat secara bermakna dengan adanya faktor resiko seperti hipertensi, hiperlipidemia, obesitas dan diabetes.
     perlu diberitahu bahwa obat ini tidak dapat melindungi dari infeksi HIV (AIDS).
  4. Perlu dilakukan pemeriksaan terbadap lekanan darah, payudara, abdomen dan pelviks, termasuk cervical cytology dan test-test laboratorium secara periodik.
    Wanita yang sedang diobati hiperlipidemia harus dimonitor karena progestogen dapat meningkatkan LDL level.
  5. Pengobatan harus dihentikan bila timbul penyakit kuning.
  6. Kontrasepsi oral dapat menimbulkan retensi cairan.
  7. Hati-hati bila digunakan pada wanita yang mempunyai riwayat depresi dan hentikan pengobatan bila timbul depresi serius.
  8. Pemakaian kontrasepsi oral dapat mempengaruhi hasil test laboratorium tertentu.
  9. Jangan digunakan pada wanita menyusui, karena obat ini (kontrasepsi oral) diekskresikan melalui ASI.
  10. Hentikan penggunaan kontrasepsi oral bila terjadi penglihatan kabur/hilang.Hentikan penggunaan obat kontrasepsi ini bila terjadi keadaan depresi serius,
  11. Hati-hati pemberian pada penggunaan yang mempunyai riwayat depresi.
Efek samping Mual,sakit kepala ringan, nyeri kepala, tidak ada haid
Interaksi obat

Efek kontrasepsi oral berkurang bila digunakan bersama-sama dengan antibiotik seperti: rifampisin, ampisilin tetrasiklin, atau obat obat lain seperti: barbiturat, fenilbutazon, atau fenitoin sodium.

 Kontrasepsi oral pada penyakit diabetik dapat mengurangi toleransi glukosa dan meningkatkan kebutuhan akan insulin atau obat-obat antidiabetik lainnya.

Kemasan 1 dos isi 1 strip
Pabrik Dkt indonesia

BELUM ADA ULASAN

BELUM ADA ULASAN