Ikuti Kami
Jam Operasional: 08:00 - 18:00 info@farmaku.com 0812 1600 1600

Clindamycine 150 Mg Tab Dexa

Rp 900 /Tablet

hemat

12%


Rp 1,028

Bonus 0 Point Rewards.


+
In Stock

 

Informasi Clindamycine 150 mg Tab Dexa

Deskripsi

Clindamycin merupakan antibiotik yang dapat digunakan untuk mengatasi infeksi serius yang disebabkan oleh bakteri anaerobik yang rentan seperti strain streptococcus, pneumococcus, dan staphylococcus, untuk infeksi saluran napas atas dan bawah, kulit, jaringan lunak, dan infeksi serius lain. Penggunaan Clindamycin harus rutin diminum dan harus dihabiskan obatnya yang sudah diresepkan oleh dokter.

Clindamycin Hydrochloride adalah antibiotik turunan linkomisin yang mempunyai
aktivitas bakteriostatik terutama terhadap bakteri aerob gram positif dan bakteri anaerob.

Clindamycin Hydrochloride bekerja dengan menghambat sintesa protein dengan cara mengikat gugus 50S sub unit ribosom bakteri.

Indikasi

Mengobati infeksi serius oleh bakteri anaerobik yang rentan, strain streptococcus, pneumococcus, dan staphylococcus. Infeksi saluran napas atas dan bawah, kulit, jaringan lunak, dan infeksi serius lain

Untuk pengobatan infeksi berat yang disebabkan oleh bakteri anaerob dan strain bakteri aerob gram positif yang peka, seperti streptokoki, pneumokoki, dan stafilokoki. 

Anaerob : infeksi berat pada saluran pernafasan, seperti emfisema, pneumonitis anaerobik, dan abses paru-paru; infeksi berat pada kulit dan jaringan lunak; septisemia; infeksi intraabdominal, seperti peritonitis dan abses intra-abdominal; infeksi ginekologi, meliputi endo ometriosis, selulitis pelvik, dan infeksi paska bedah pada vagina. 

Streptokoki : infeksi berat pada saluran penafasan, infeksi berat pada kulit dan jaringan lunak, septisemia. 

Stafilokoki : infeksi berat pada saluran pernafasan, infeksi berat pada kulit dan jaringan lunak.

Pneumokoki : infeksi berat pada saluran pernafasan. 

Terapi tambahan : dalam terapi pembedahan pada infeksi kronis tulang dan sendi yang disebabkan organisme yang peka. 

Komposisi Clindamycin 150 mg
Kategori Antibiotik 
Golongan  Obat keras
Perlu Resep Ya 

Rute Obat

Oral 

Dosis

Dewasa: infeksi berat 150-300 mg tiap 6 jam. Infeksi sangat berat 300-450 mg tiap 6 jam 

Aturan Pakai

Dewasa :

  • Infeksi berat: 150 mg - 300 mg tiap 6 jam. 
  • Infeksi lebih berat: 300 mg - 450 mg tiap 6 jam. 

 

Anak-anak : 

Infeksi berat: 8 - 16 mg/kg/hari terbagi dalam 3 - 4 dosis yang sama. 

Untuk mencegah kemungkinan iritasi pada kerongkongan, kapsul harus ditelan dengan satu gelas penuh air. 

Pada kasus-kasus infeksi yang disebabkan oleh streptokokus B-hemolitik, pengobatan harus dilanjutkan sekurang-kurangnya 10 hari. Jika terjadi diare selama pengobatan, penggunaan antibiotik ini harus dihentikan. 

Kontraindikasi

Hipersensitif terhadap Clindamycin Hydrochloride atau linkomisin. Pasien dengan diare

Perhatian

Riwayat penyakit lambung-usus, penyakit ginjal atau hati, pertumbuhan jamur berlebihan, wanita hamil. 

Clindamycin Hydrochloride hendaknya digunakan hanya untuk pengobatan infeksi berat. 

Clindamycin Hydrochloride tidak boleh diberikan untuk infeksi saluran pernafasan bagian atas.

Clindamycin Hydrochloride hendaknya diberikan dengan hati-hati pada pasien dengan riwayat gangguan pencernaan, terutama kolitis dan pada pasien dengan atopi. 

Pada pasien dengan penyakit hati dan/atau ginjal yang berat dengan disertai gangguan metabolik, pengobatan hendaknya dilakukan dengan hati-hati dan kadar Clindamycin Hydrochloride serum dimonitor saat pengobatan dengan dosis tinggi. 

Pemberian Clindamycin Hydrochloride pada pasien usia lanjut hendaknya dilakukan dengan hati-hati. Perubahan frekuensi defekasi harus dipantau karena pasien usia lanjut dengan penyakit berat kurang dapat mentoleransi diare. 

Pertumbuhan berlebihan dari organisme yang tidak peka, khususnya ragi, dapat terjadi.

Bila terjadi superinfeksi, harus dilakukan tindakan yang tepat sesuai dengan kondisi klinis pasien. 

Prosedur pembedahan hendaknya dilakukan bersamaan dengan terapi antibiotika. 

Selama pengobatan jangka panjang, hendaknya dilakukan pengujian berkala terhadap fungsi hati dan ginjal serta perhitungan sel darah. 

Karena Clindamycin Hydrochloride tidak dapat berdifusi ke dalam cairan serebrospinal dalam jumlah yang mencukupi, maka tidak dapat digunakan dalam pengobatan meningitis. 

Clindamycin Hydrochloride diekskresi melalui air susu ibu. Karena adanya potensi efek samping Clindamycin Hydrochloride pada janin, keputusan penghentian obat hendaknya dilakukan dengan mempertimbangkan pentingnya obat yang bersangkutan terhadap ibu. 

Pemberian Clindamycin Hydrochloride pada bayi yang baru lahir dan bayi, harus diikuti dengan pemantauan fungsi sistem organ.

Efek samping

Gastrointestinal : kolitis yang berhubungan dengan antibiotik, sakit perut, mual, muntah, dan diare. 

Hipersensitivitas : ruam makulopapular dan urtikaria, ruam kulit umum seperti bentuk morbili yang ringan sampai sedang, sindrom Stevens-Johnson dan anafilaksis. 

Hati : jaundice, ketidaknormalan tes fungsi hati. 

Ginjal : gangguan fungsi ginjal seperti azotemia, oliguria dan proteinuria. 

Hematopoietik: neutropenia (leukopenia) sementara, eosinofilia, agranulositosis, dan trombositopenia. 

Muskuloskeletal : poliartritis (jarang). 

Kardiovaskular : cardiopulmonary arrest dan hipotensi (jarang). 

Kulit dan selaput lendir : pruritus, vaginitis, dermatitis eksfoliatif dan vesikulobulus.

Cara penyimpanan  Simpan ditempat sejuk dan kering, terlindung dari cahaya matahari
Kemasan 1 Dos isi 5 Strip x 10 Tablet
Manufaktur  Novell Pharma


BELUM ADA ULASAN

BELUM ADA ULASAN