Ikuti Kami
Jam Operasional: 08:00 - 22:00
info@farmaku.com
0812 1600 1600

Apakah Tisu Basah Efektif Membunuh Virus dan Bakteri? Ini Faktanya!

Di tengah merebaknya wabah novel Coronavirus (n-Cov2019), anjuran mencuci tangan gencar disarankan baik oleh pemerintah, para instansi kesehatan, atau para ahli medis di seluruh dunia mengingat penyebaran virus makin mengkhawatirkan. Terlebih vaksin untuk mencegahnya belum ditemukan.



Meskipun tampak sederhana, mencuci tangan menjadi salah satu cara untuk melindungi kita dari virus corona. Banyak pula orang yang menggunakan hand sanitizer atau tisu basah sebagai alternatif.

Hand sanitizer memang terbukti mampu membersihkan kuman dinilai dapat menonaktifkan bakteri dengan sangat efektif apabila digunakan dengan cara yang benar. 

Apakah tisu basah atau tisu sudah cukup melindungi kita dari virus dan bakteri?

Beberapa tisu basah hanya efektif digunakan untuk membersihkan permukaan benda atau lingkungan sekitar kita. Dan bukanlah untuk membersihkan tangan.

Menurut Queen Mary University of London, penggunaan tisu basah untuk membersihkan tangan tidak dianjurkan. Penggunaan tisu basah justru tidak membantu menghilangkan kuman melainkan menyebarkannya.

Meski tisu basah pada umumnya praktis dan mudah dibawa kemana-mana, beberapa ahli kesehatan di Wales, para peneliti di Wales menemukan bahwa penggunaan tisu di rumah sakit sebenarnya dapat menyebarkan bakteri yang mematikan, termasuk MRSA. Dalam sebuah penelitian laboratorium, para peneliti di Fakultas Farmasi dan Ilmu Farmasi Universitas Cardiff menguji tujuh tisu yang umum digunakan dan mengetahui kemampuan mereka untuk menghilangkan MRSA, Clostridium difficile dan Acinetobacter setelah gesekan sepuluh detik tidak merata.

Hasilnya ditemukan bahwa tisu basah yang diklaim alami tersebut memang berhasil menghilangkan sebagian besar bakteri dari permukaan telapak tangan, namun rentan menyebarkan bakteri tersebut ke tempat yang lain. Sehingga, tisu basah sebaiknya tidak untuk digunakan berulang kali, atau sekali pakai kemudian buang.

Jenis-jenis tisu basah

Ada beberapa jenis tisu basah yang umum digunakan oleh orang-orang, sebagai berikut:

  1. Tisu basah antiseptik, jenis tisu ini mengandung antiseptik sebagai bahan pembunuh kuman. Biasanya digunakan untuk membersihkan tangan dan area kewanitaan sebagai pengganti air dan membersihkan peralatan.
  2. Tisu basah disektifikan, merupakan jenis tisu basah dengan kandungan alkohol yang hanya dapat digunakan untuk membersihkan permukaan benda atau lingkungan sekitar kita.
  3. Tisu basah antibakteri untuk bayi, digunakan untuk membersihkan bagian tubuh bayi. Terkadang ada bahan vitamin E, ekstrak biji anggur atau zat alami lainnya.

Kandungan tisu basah

Sulit memang untuk tidak menggunakan tisu basah. Beberapa orang yang menggunakan tisu basah antiseptik, antibakteri, dan pembersih mengatakan alasan mereka menggunakan tisu basah karena mudah membuangnya. Sebagian lainnya menyukai karena merasa tisu basah mampu membunuh kuman dengan cepat dan praktis.

Namun, nyatanya kebanyakan orang tidak mengetahui apa yang terkandung dalam tisu basah. Bahan-bahan yang dimiliki tisu basah memang sangat efektif membunuh kuman. Sampson Davis, seorang dokter ruang gawat darurat mengatakan, kandungannya memang sesuai.

“Air yang dikombinasikan dengan zat pengikat natrium C14-17 detik-alkil sulfonat, minyak esensial untuk pewangi, pengawet untuk mencegah pertumbuhan jamur dan bakteri, dan, terakhir, asam glikolat adalah padanan yang baik,” katanya.



Meski dinilai memiliki banyak kegunaan dan praktis, namun tetap saja tidak dapat menggantikan kemampuan air dan sabun sebagai agen pembersih yang sempurna.

Pencegahan terbaik adalah dengan mengingatkan pencegahan terbaik adalah menjaga daya tahan tubuh serta membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat. Salah satunya bisa dengan mencuci tangan dengan air bersih dan sabun antiseptik secara berkala.


Dailymail.co.
cdc.gov


Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terkait Kesehatan