Empty Cart

Total:
Rp. 0 

Bolehkah Ibu Hamil Minum Yakult?

 04 Apr 2019



bolehkah ibu hamil minum yakult


Berbicara soal kehamilan, maka kita akan banyak menyinggung soal pantangan. Ada banyak makanan, minuman, serta aktivitas yang "katanya" tidak boleh dikonsumsi atau dilakukan selama mengandung.

 

Salah satu yang sering ditanyakan ibu hamil adalah tentang minuman probiotik yakult.

 

Apakah boleh ibu hamil minum yakult? Ada yang bilang boleh, ada juga yang tidak. Pada artikel ini, kita akan coba membahas soal keuntungan sekaligus efek samping yang mungkin terjadi dari minum yakult.

 

 

 

Sekilas Mengenai Yakult

Yakult adalah minuman yang mengandung probiotik. Probiotik adalah bakteri baik yang dapat memberikan manfaat kesehatan untuk tubuh kita.

 

Sebotol yakult mengandung kurang lebih 10 milliar bakteri baik Lactobacillus casei Strain Shirota. Menurut yakult, bakteri ini telah terbukti dapat melewati cairan asam lambung dan sampai ke usus manusia dalam keadaan hidup.

 

Lactobacillus casei strain shirota dapat meningkatkan jumlah koloni bakteri baik dan menyeimbangkan jumlah bakteri jahat dalam sistem pencernaan kita.

 

Secara garis besar, minuman probiotik seperti yakult dapat membantu kita menjaga kesehatan sistem cerna sekaligus meningkatkan daya tahan tubuh.

 

 

 

 

Apakah Boleh Minum Yakult Saat Hamil?

Di situs resmi yakult, yakult menjelaskan bahwa sangatlah aman jika minum yakult selama masa kehamilan. Yakult mengandung bahan alami seperti susu skim (susu yang telah dikurangi atau dihilangkan kandungan lemaknya) dan glukosa.

 

Dan seperti dijelaskan sebelumnya, yakult membantu mengembalikan jumlah bakteri baik dan di saat yang bersamaan menekan jumlah bakteri jahat di dalam sistem pencernaan ibu hamil.

 

 

Pengalaman Pribadi Seorang Blogger Minum Yakult Saat Kehamilannya

Mari kita tengok bagaimana pengalaman Ms. Cheesie mengkonsumsi yakult pada saat ia sedang hamil.

 

Ms. Cheesie mengkonsumsi yakult setiap hari pada masa kehamilannya dan berdasarkan testimoni darinya, yakult aman diminum selama masa kehamilan.

 

Menurutnya, selain untuk menjaga kesehatan pencernaan dan kekebalan tubuh, yakult juga membantu dirinya mencegah konstipasi (sulit buang air besar). Sistem imun tubuh dapat terganggu selama masa kehamilan dan dapat menyebabkan berbagai kondisi seperti infeksi saluran kencing dan dermatitis kulit.

 

Efek positif probiotik terhadap sistem imun juga dapat diteruskan oleh Ibu kepada bayi mereka melalui ASI.

 

 

Bagaimana menurut Hellosehat? Apakah Aman Mengkonsumsi Yakult untuk Ibu Hamil?

Menurut artikel hellosehat tentang yakult, minuman probiotik seperti yakult mungkin aman dikonsumsi selama masa kehamilan.

 

Lactobacillus casei strain Shirota menerima sertifikasi GRAS (Generally recognized As Safe) dari FDA di Amerika Serikat. Artinya, lactobacillus dinilai sangat aman dikonsumsi oleh siapapun, termasuk Ibu hamil.

 

Yakult juga secara resmi diberi label FOSHU oleh pemerintah Jepang. FOSHU yang merupakan singkatan dari Food For Specified Health Us adalah label yang hanya diberikan pada makanan yang dianggap aman dan memiliki manfaat kesehatan yang secara ilimiah dapat dibuktikan kebenarannya.

 

 

 

 

Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Minum Yakult

Selain memiliki banyak manfaat kesehatan. Ada beberapa hal terkait yakult yang perlu menjadi perhatian. Hal tersebut, berhubungan dengan kandungan gula dan laktosa di dalam minuman probiotik yakult.

 

  1. Kandungan gula yang dimiliki Yakult. 

    Yakult mengandung sekitar 10 gram gula per botol (ukuran 65 ml). Bagi ibu hamil yang memiliki riwayat diabetes, hal ini mungkin dapat berpengaruh negatif terhadap tingkat gula darahnya.

    Selain Itu, Ibu hamil juga berisiko terkena diabetes gestasional. Diabetes tipe ini biasanya terjadi pada Ibu yang belum memiliki riwayat diabetes sebelumnya. Diabetes gestasional umum terjadi pada paruh kedua masa kehamilan.

  2. Kandungan laktosa yang dimiliki yakult. 

    Yakult juga mengandung laktosa. Laktosa adalah gula yang terdapat di dalam susu. Apabila seseorang yang memiliki intoleransi laktosa minum yakult, ia dapat mengalami gejala seperti perut kembung, diare, mual, dan muntah.

 

 

Kesimpulannya: Yakult aman diminum untuk Ibu hamil dengan beberapa perhatian.

 

Yakult adalah minuman probiotik yang dapat memberikan banyak manfaat kesehatan, seperti meningkatkan kesehatan sistem pencernaan, meningkatkan daya tahan tubuh, serta mencegah konstipasi. Namun perlu diingat, kandungan gula di dalam yakult dapat berdampak negatif terhadap tingkat gula darah ibu hamil. Selain itu, kandungan laktosanya dapat menyebabkan gejala alergi terhadap Ibu hamil yang memiliki intoleransi terhadap laktosa.

 

Sangat dianjurkan agar Anda berkonsultasi dengan dokter kandungan apabila Anda ingin mengkonsumsi yakult selama masa kehamilan. Dengan berkonsultasi dengan ahli medis profesional, Anda akan mendapatkan gambaran jelas mengenai efek positif atau negatif dari mengkonsumsi yakult terhadap kesehatan Anda dan janin.

 

 

 

Source image: https://yakulteurope.com






Bagikan artikel ini :