Ikuti Kami
Jam Operasional: 08:00 - 24:00 info@farmaku.com 0812 1600 1600

Jerawat

 09 Sep 2019



 jerawat di wajah


Jerawat adalah masalah kulit yang terjadi akibat folikel (tempat bertumbuhnya) rambut mengalami gangguan karena tersumbat oleh kelenjar minyak. Umumnya jerawat dapat timbul pada kulit wajah, leher, tengkuk kepala, punggung, dada, atau siku tangan.

 


Jerawat dapat dialami oleh siapa saja. Sebagian besar kondisi ini dialami saat memasuki masa pubertas dengan kisaran usia 10 - 13 tahun dan dapat hilang dengan sendirinya saat memasuki usia 20 tahun. Meski begitu, jerawat masih dapat dialami hingga usia 30 tahun.

 

 

Tipe Jerawat

Terdapat beberapa tipe jerawat. Setiap jenis masing-masing memiliki penyebab dan penangannya, antara lain:

 

  1. Komedo, jerawat yang naik ke permukaan kulit dan terlihat hitam (bintik-bintik hitam)
  2. Whiteheads, jerawat yang tinggal di bawah permukaan kulit.
  3. Popula, benjolan merah muda yang dapat melunak ketika disentuh
  4. Pustula, jerawat yang bagian bawahnya berwarna kemerahan dan terdapat nanah pada bagian atas.
  5. Nodules, jerawat yang muncul pada lapisan kulit terdalam. Biasanya jerawat jenis ini berukuran besar padat, dan menyakitkan.
  6. Kista, jerawat jenis ini termasuk jerawat besar yang berisi nanah yang menyakitkan dan menyebabkan bekas luka.

 

 

Penyebab Jerawat

Jerawat dapat terjadi ketika pori -pori kulit tersumbat oleh beberapa hal seperti:

 

  • Terlalu banyak minyak yang diproduksi pada folikel rambut
  • Kulit mati yang menumpuk pada kulit wajah
  • Bakteri yang masuk ke dalam pori-pori kulit yang disebabkan oleh kotoran, debu, dan polusi

 

Selain itu ada pula faktor lainnya yang menjadi penyebab jerawat antara lain:

 

  • Menggunakan pakaian atau penutup kepala terlalu ketat
  • Menyentuh jerawat dengan tangan kotor
  • Memencet jerawat
  • Tinggal di perkotaan dengan tingkat polusi dan kelembaban yang tinggi
  • Mengalami stress

 

 

Faktor Risiko

Banyak yang beranggapan bahwa jerawat muncul akibat terlalu banyak mengkonsumsi makanan tertentu seperti coklat, berminyak,atau makanan pedas.


Namun, pada sebagian kasus jerawat yang sering ditemukan, beberapa faktor dibawah ini dapat meningkatkan risiko timbulnya jerawat atau bahkan memperburuk kondisi, yaitu:

 

  1. Terjadi perubahan hormon
  2. Penggunaan obat tertentu
  3. Faktor Genetik
  4. Menggunakan makeup yang berminyak

 

 

Pengobatan Jerawat

Pengobatan jerawat membutuhkan waktu yang lama tergantung pada tingkat keparahannya. Pada kondisi jerawat parah, bahkan memerlukan pengobatan selama berbulan-bulan. Jerawat ringan umumnya dapat diatasi dengan perawatan secara mandiri dirumah menggunakan bahan alami atau menggunakan obat krim yang mengandung bahan aktif benzoyl peroxide.

 

Benzoyl Peroxide

Benzoyl peroxide adalah obat yang termasuk dalam golongan obat antiseptic yang digunakan untuk mengatasi berbagai permasalahan kulit seperti jerawat. Bekerja dengan cara membunuh dan menghentikan perkembangan bakteri di permukaan kulit. Obat ini umumnya juga digunakan untuk mengatasi komedo dan radang kulit. Untuk mengatasi jerawat, disarankan untuk menggunakan obat benzoyl peroxide selama 6 minggu.

 

Antibiotik tablet

Apabila kondisi yang dialami adalah jerawat parah dokter mungkin akan memberikan obat antibiotik minum dalam bentuk tablet seperti tetracycline. yang dikombinasikan dengan obat topikal.Penggunaan obat tetracycline pada ibu hamil mungkin tidak diperkenankan, sebagai penggantinya, dokter biasanya akan meresepkan obat erythromycin yang lebih aman digunakan.

 

Obat Antiandrogen

Obat antiandrogen adalah obat yang biasa direkomendasi apabila penggunaan obat antibiotik tablet dan obat topikal tidak lagi efektif. Obat antiandrogen bekerja dengan menghambat efek hormon androgen pada kelenjar minyak. Salah satu contoh obat antiandrogen adalah spironolactone.

 

 

Komplikasi Jerawat

Jerawat sudah menjadi permasalahan umum yang dialami oleh banyak orang, oleh karena itu, banyak yang mengabaikan jerawat. Padahal, jika tidak segera ditangani dengan benar, jerawat dapat menimbulkan beberapa komplikasi, antara lain:

 

  1. Acne Scars ( Bekas jerawat), menurut American Academy of Dermatology semakin lama jerawat berada pada kulit wajah, semakin besar pula risiko memiliki bekas jerawat.

  2. Jerawat Meradang, bakteri penyebab jerawat dapat dengan mudah menyebar ke area yang lainnya sehingga peradangan semakin parah.

  3. Stres, pada beberapa kasus kemunculan jerawat juga dapat mempengaruhi kondisi psikologis seseorang.

 

 

Kesimpulan

Jerawat adalah masalah kulit yang dapat dialami oleh siapapun. Timbulnya jerawat disebabkan karena folikel rambut yang terhambat oleh kelenjar minyak. Beberapa faktor seperti perubahan hormon, genetik, atau penggunaan makeup yang berminyak.

 

Pengobatan jerawat umumnya dilakukan berdasarkan tingkat keparahannya. Penggunaan obat topikal yang mengandung benzoyl peroxide dinilai efektif mengatasi jerawat ringan, atau menggunakan obat antibiotik tablet yang dikombinasikan dengan obat topikal.

 

 

Sumber

  1. niams.nih.gov. What are the types of Acne ? September 2016
  2. nhs.uk. Compliation Acne. Juli 2019





Bagikan artikel ini :