8 Cara Mencegah Penyakit Jantung di Usia Muda

Penyakit jantung adalah salah satu penyakit yang menyebabkan kematian tertinggi di dunia. Penyakit ini merupakan serangkaian kondisi yang memengaruhi jantung, meliputi penyakit pembuluh darah, aritmia, cacat jantung bawaan, penyakit otot jantung, dan penyakit katup jantung.

Meskipun penyakit jantung akan meningkat seiring dengan bertambahnya usia, bukan berarti Anda tidak memiliki risiko di usia muda. Namun, penyakit ini dapat dicegah dengan melakukan perubahan gaya hidup yang lebih sehat. Lebih lanjut ketahui tips untuk mencegah penyakit jantung dalam ulasan di bawah ini.

Kiat Menjaga Kesehatan Jantung Sejak Usia Muda

Ada banyak faktor yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung seperti usia, jenis kelamin hingga faktor keturunan. Meskipun faktor risiko penyakit jantung tidak bisa dihindari hindari sepenuhnya, namun memahami faktor-faktor risiko penyakit jantung merupakan langkah penting untuk membantu mencegah penyakit jantung. Langkah yang dapat Anda lakukan adalah dengan menerapkan gaya hidup sehat.

Berikut ini daftar cara membantu mencegah penyakit jantung, di antaranya:

1. Konsumsi Makanan Sehat untuk Jantung

Menerapkan pola makan yang sehat dapat membantu melindungi jantung, meningkatkan tekanan darah dan kolesterol, serta menurunkan risiko diabetes tipe 2. Berikut ubu jenis makanan makanan yang dapat membantu menyehatkan jantung, meliputi:

2. Hindari Mengonsumsi Alkohol

Mengonsumsi alkohol dalam jumlah banyak atau berlebihan bisa berbahaya karena dapat meningkatkan risiko meningkatkan tekanan darah. 

Alkohol juga dapat menyebabkan kelebihan kalori, yang dapat menyebabkan penambahan berat badan. Kedua kondisi ini dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Maka dari itu, hindari minuman beralkohol jika tidak ingin penyakit ini.

3. Rutin Bergerak dan Olahraga

Rajin bergerak dengan melakukan aktivitas fisik yang teratur setiap hari dapat menurunkan risiko penyakit jantung. Aktivitas fisik bisa membantu mengendalikan berat badan Anda. Ini juga mengurangi kemungkinan terkena kondisi lain yang dapat memberikan tekanan pada jantung, termasuk tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan diabetes tipe 2.

Selain aktivitas fisik yang termasuk dalam pekerjaan, tubuh juga membutuhkan olahraga. Tentu olahraga memiliki banyak manfaat, termasuk menguatkan jantung dan meningkatkan sirkulasi darah. Cobalah melakukan olahraga ringan dengan berlari atau mengangkat beban.

Baca Juga: Rekomendasi Suplemen yang Bagus untuk Kesehatan Jantung

4. Pertahankan Berat Badan yang Sehat

Mengalami kelebihan berat badan (terutama di bagian tengah tubuh) dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Kelebihan berat badan dapat menyebabkan masalah kesehatan yang meningkatkan risiko terkena penyakit jantung. Masalah kesehatan antara lain tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan diabetes tipe 2.

Indeks massa tubuh (IMT) menggunakan tinggi dan berat badan untuk mengetahui apakah Anda kelebihan berat badan atau obesitas. IMT 25 atau lebih tinggi dianggap kelebihan berat badan. Kondisi ini terkait dengan kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, dan peningkatan risiko penyakit jantung dan stroke.

5. Berhenti Merokok

Perubahan gaya hidup lainnya yang membantu mencegah penyakit jantung adalah berhenti merokok. Pastikan juga untuk menghindari paparan asap dari perokok aktif. 

Bahaya kandungan bahan kimia dalam rokok dapat merusak jantung dan pembuluh darah. Menghirup asap rokok dapat menurunkan oksigen dalam darah, sehingga meningkatkan tekanan darah dan detak jantung. Ini karena jantung harus bekerja lebih keras untuk menyuplai oksigen yang cukup ke tubuh dan otak.

6. Mengelola Stres

Stres dapat membuat tubuh melepaskan hormon kortisol dan adrenalin. Kedua hormon ini dapat menyebabkan jantung berdetak lebih cepat dan mempersempit pembuluh darah. Efek negatif dari stres ini bisa merusak dinding arteri dan menyebabkan tekanan darah tinggi.

Selain itu, alih-alih meredakan stres dengan makan berlebihan, minum banyak, dan merokok, malah menimbulkan dampak buruk bagi jantung. Sebaiknya ganti kebiasaan buruk tersebut dengan yang lebih sehat seperti olahraga, piknik, mendengarkan musik, atau bermeditasi.

7. Konsumsi Suplemen Omega-3

Selain dari makanan yang mengandung omega-3 seperti ikan (salmon, tuna, sarden, dan herring), Anda bisa mengonsumsinya dalam bentuk suplemen.

Omega-3 mengandung EPA dan DHA, merupakan zat yang berfungsi untuk mencegah pembentukan plak pada pembuluh darah. Ini dapat membantu tubuh memperbaiki aliran darah, baik menuju ke jantung maupun sebaliknya. Aliran darah yang lancar maka pembentukan sel-sel baru pada organ vital lain dalam tubuh juga akan membaik.

Berikut ini beberapa pilihan rekomendasi suplemen untuk mencukupi kebutuhan omega-3 Anda. 

Beli Blackmores Odourless Fish Oil 1000 30S di Sini

Beli Blackmores Odourless Fishoil 90S di Sini

Blackmores Odourless Fish Oil 1000 Botol 180 Capsule di Sini

8. Cek Kesehatan secara Rutin

Memiliki tekanan darah tinggi (hipertensi) dan kolesterol tinggi dapat merusak jantung dan pembuluh darah. Namun, jika Anda tidak memeriksakan kondisi ini kemungkinan besar tidak akan tahu apakah Anda mengidapnya. 

Oleh sebab itu, periksakan kesehatan Anda ke dokter secara rutin untuk menjalani tes skrining. Tes ini dapat memberi tahu kondisi kesehatan Anda, terutama dalam hal ini kesehatan jantung, serta kondisi lain yang terkait dengan jantung seperti diabetes dan kolesterol. 

Itu dia daftar cara membantu mencegah penyakit jantung yang bisa Anda mulai lakukan di usia muda. Hal terpenting adalah disiplin dalam melakukan pencegahan penyakit jantung. Tak kalah penting adalah selalu berkonsultasi dengan dokter terkait kesehatan jantung Anda dan kiat-kiat apa saja yang aman dalam pencegahan penyakit jantung. 

Chat dengan dokter rekanan Farmaku di sini untuk konsultasi seputar kesehatan secara umum, kesehatan jantung Anda hingga pola hidup sehat yang bisa Anda terapkan untuk mengurangi risiko penyakit jantung.