Ikuti Kami
Jam Operasional: 08:00 - 22:00
info@farmaku.com
0812 1600 1600

5 Obat Nyeri Haid yang Aman untuk Anda Gunakan

obat nyeri haid

Rasa nyeri saat haid merupakan sesuatu yang normal terjadi dalam siklus menstruasi. Namun, jika rasa sakit ini semakin parah dan mengganggu aktivitas, penanganan yang bisa dilakukan adalah mengonsumsi obat nyeri haid. Apa saja obat pereda nyeri haid yang aman dikonsumsi? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Pilihan Obat untuk Nyeri Haid

Nyeri haid atau dismenore bisa bersifat ringan, tetapi juga bisa terasa cukup berat dan menyakitkan. Jika kondisi ini sangat mengganggu, penanganan yang bisa dilakukan adalah mengonsumsi obat medis.

Berikut ini berbagai pilihan obat nyeri haid yang bisa Anda dapatkan di apotek:

1. Feminax

Feminax obat nyeri haid

Feminax adalah obat yang bisa Anda gunakan untuk meredakan nyeri saat haid. Manfaat ini didapatkan karena kandungan paracetamol dan ekstrak hiosiami atau hyoscyamine.

Kandungan paracetamol yang ada di dalamnya bekerja untuk meredakan rasa nyeri. Sedangkan ekstrak hiosiami bekerja untuk membuat otot saluran pencernaan menjadi rileks.

Meski tergolong obat bebas, Anda tetap harus memperhatikan aturan pakai yang tertera pada kemasan.

Beli Feminax di Sini

2. Ibuprofen

Ibuprofen sebagai obat untuk nyeri haid

Selain berguna untuk mengatasi demam, ibuprofen juga berfungsi untuk meredakan berbagai jenis nyeri termasuk nyeri haid.

Obat ini bekerja dengan cara memblokir produksi zat alami pada tubuh yang menimbulkan peradangan atau kram perut.

Selain itu, obat ini juga bekerja dengan cara memblokir produksi zat alami pada tubuh yang disebut prostaglandin. Penggunaan ibuprofen dapat menghentikan produksi prostaglandin di tubuh sehingga rasa sakit hilang.

Namun, penggunaan obat ini tidak dianjurkan bagi Anda yang punya masalah lambung, gangguan ginjal atau hati, dan penyakit asam lambung. Selain itu, hati-hari terhadap reaksi alergi obat yang ditimbulkan seperti kemerahan, gatal hingga sesak napas.

Beli Obat Ibuprofen di Sini

3. Ketoprofen

Ketoprofen untuk obat nyeri haid

Obat ketoprofen adalah obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) yang digunakan untuk mengobati nyeri ringan hingga sedang dan membantu meredakan gejala radang sendi, seperti osteoarthritis dan rheumatoid arthritis.

Selain itu, ketoprofen juga dapat digunakan untuk mengobati kram menstruasi. Obat ini hanya tersedia dengan resep dokter karena tergolong obat keras dan dapat meningkatkan risiko sakit jantung serta stroke.

Untuk nyeri ringan hingga sedang, dosis yang dibutuhkan 25 sampai 50 mg setiap enam hingga delapan jam sesuai kebutuhan. Sementara, beberapa orang mungkin perlu mengonsumsi sebanyak 75 mg setiap enam hingga delapan jam. 

Beli Ketoprofen di Sini

4. Pil KB

Pil KB sebagai obat nyeri haid

Tidak hanya mencegah kehamilan, pil KB ternyata bisa dimanfaatkan sebagai obat penghilang nyeri haid. Hal ini disebabkan karena hormon pada pil KB dapat membantu mengurangi jumlah hormon prostaglandin.

Kram menstruasi sendiri dipicu akibat sekresi prostaglandin dari kelenjar di dalam rahim. Prostaglandin juga merupakan hormon yang memicu kontraksi rahim.  Semakin tinggi kadar hormon ini, semakin parah kram menstruasi yang dapat dirasakan.

Sebelum mengonsumsi pil KB untuk mengatasi nyeri haid, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter untuk gangguan hormon yang tidak diinginkan.

Beli Pil KB di Sini

5. Naproxen

Obat ini dapat digunakan untuk menghilangkan rasa sakit seperti nyeri otot, sakit gigi, sakit kepala, dan kram saat menstruasi. Naproxen bekerja dengan cara menghalangi produksi prostaglandin yang menyebabkan peradangan di tubuh. Untuk itu, Anda dapat menggunakan naproxen sebagai obat pereda nyeri haid. 

Namun, penggunaan obat ini juga perlu diperhatikan apabila Anda memiliki kondisi kesehatan seperti gagal jantung, asma, dan rhinitis. Konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakannya.

FarmaFriends, itulah berbagai obat yang bisa Anda gunakan untuk meredakan nyeri haid. Jika kondisi Anda tidak kunjung membaik, sebaiknya segera dapatkan penanganan medis atau bisa konsultasi dengan dokter rekanan Farmaku di sini.

Brazier, Yvette. 2021. What to know about ibuprofen. https://www.medicalnewstoday.com/articles/161071#uses. (Diakses pada 9 September 2021).
McDermott, Annette. 2019. How Taking Birth Control Can Affect Cramping. https://www.healthline.com/health/birth-control/cramps-on-birth-control#effect-on-menstrual-cramps. (Diakses pada September 2021).
Mayo Clinic. 2021. Ketoprofen. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/ketoprofen-oral-route/side-effects/drg-20069709?p=1. (Diakses pada September 2021).
NHS. 2019. Period pain. https://www.nhs.uk/conditions/period-pain/. (Diakses pada 9 September 2021).
NCBI. 2007. Period pains: Can anti-inflammatory drugs help?
https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK279323/. (Diakses pada 9 September 2021).
Webmd. 2021. Ibuprofen. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-5166-9368/ibuprofen-oral/ibuprofen-oral/details#precautions. (Diakses pada 9 September 2021).

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terkait Kesehatan