Ikuti Kami
Jam Operasional: 08:00 - 18:00 info@farmaku.com 0812 1600 1600

15 Makanan untuk Tingkatkan Sistem Kekebalan Tubuh Anda!

 07 Feb 2020 nutrisi | sistem imun



makan untuuk sistem imun


Sistem kekebalan tubuh sangat penting untuk kelangsungan hidup kita. Tanpa sistem National Institutes of Health (NIH), gangguan pada sistem kekebalan tubuh dapat mengakibatkan penyakit autoimun.

 

Penyakit autoimun merupakan penyakit yang disebabkan karena sistem kekebalan tubuh atau sistem imun menyerang sel-sel sehat yang terdapat dalam tubuh kita. Penyakit autoimun dapat berkembang ketika sistem imun salah dalam menilai sel sehat dan menganggap sel tersebut sebagai zat asing. Beberapa penyakit autoimun di antaranya, yaitu:

 

  • Autoimun Hepatitis
  • Celiac Disease
  • Antibody Syndrome atau Antiphospholipid (APS)
  • Hemolytic Anemia
  • Guillain-Barre Syndrome (GBS)
  • Idiopathic Thrombocytopenic Purpura (ITP)
  • Lupus Eritematosus Sistemik
  • Multiple Sclerosis
  • Psoriasis
  • Diabetes

 

Untuk mencegah terjadinya penyakit yang tidak diharapkan, penting sekali untuk menjaga daya tahan tubuh kita. Salah satu upaya yang dapat kita lakukan dalam menjaga sistem kekebalan tubuh, yaitu menjaga asupan dan pola makan.

 

 

Makanan yang dapat menambah imun tubuh

Salah satu cara untuk menjaga daya tahan tubuh agar tetap sehat dan terhindar dari penyakit autoimun adalah menjaga pola makan dengan cara mengonsumsi makanan yang dapat menambah imun tubuh. Seperti dilansir dari healthline (6/2), ada 15 makanan yang dapat membantu menjaga sistem kekebalan tubuh tetap kuat, yaitu:

 

1. Jeruk

 

jeruk untuk sistem imun

 

Jeruk terkenal sebagai buah yang banyak mengandung vitamin C. Kandungan Vitamin C pada jeruk dipercaya dapat meningkatkan produksi sel darah putih. Hampir semua jeruk kaya akan vitamin C, mulai dari jeruk bali, jeruk lemon, jeruk nipis, dan jeruk lainnya.

 

2. Paprika merah

 

paprika merah untuk sistem imun

 

Selama ini, banyak orang yang beranggapan bahwa jeruk mengandung banyak Vitamin C. Padahal, paprika merah mengandung Vitamin C dua kali lebih banyak daripada jeruk. Selain sebagai sumber Vitamin C, paprika merah juga menjadi sumber yang kaya akan beta karoten yang dapat membantu menjaga kesehatan mata dan kulit Anda.

 

3. Brokoli

 

manfaat borkoli

 

Brokoli adalah salah satu sayuran tersehat karena brokoli mengandung banyak antioksidan, serat, mineral dan vitamin seperti Vitamin A, C, dan E. Sehingga, sayuran yang satu ini sangat baik untuk membantu daya tahan tubuh Anda.

 

4. Bawang putih

 

kelebihan bawang putih

 

Bawang putih dapat ditemukan hampir di setiap masakan di dunia. Selain menambah selera makan, bawang putih juga baik untuk kesehatan karena dapat meningkatkan kekebalan daya tahan tubuh. Sifat ini berasal dari konsentrasi tinggi senyawa yang mengandung belerang seperti allicin. Menurut National Center for Complementary and Integrative Health, bawang putih dapat membantu menurunkan tekanan darah dan memperlambat pengerasan pembuluh darah.

 

5. Jahe

 

manfaat jahe untuk kesehatan

 

Jahe merupakan salah satu bahan yang sering digunakan untuk membantu mengurangi peradangan dan sakit tenggorokan. Selain itu, jahe juga dapat membantu mengatasi rasa mual dan mengurangi rasa sakit yang kronis, serta memiliki sifat penurunan kolesterol.

 

6. Bayam

 

sayur bayam

 

Selain kaya akan Vitamin C, bayam juga mengandung banyak antioksidan dan beta karoten yang dapat meningkatkan kemampuan dalam melawan infeksi yang menyerang sistem kekebalan tubuh. Mirip dengan brokoli, bayam sebaiknya tidak dimasak terlalu lama agar nutrisi yang ada tetap terjaga.

 

7. Yogurt

 

manfaat yogurt

 

Yogurt dapat menjadi sumber Vitamin D yang baik. Vitamin D pada yogurt dapat membantu mengatur sistem kekebalan tubuh dan dianggap dapat meningkatkan pertahanan alami tubuh terhadap penyakit. Saat hendak mengonsumsi yogurt, cobalah untuk memilih yogurt tawar daripada yogurt yang mengandung gula. Jika Anda ingin mendapatkan rasa manis, bisa tambahkan yogurt tawar dengan buah-buahan segar atau madu.

 

8. Almond

 

yogurt

 

Vitamin E merupakan vitamin yang dapat menjaga sistem kekebalan tubuh, yang mudah larut dalam lemak. Oleh karena itu, vitamin ini membutuhkan kehadiran lemak agar mudah diserap dengan benar. Kandungan vitamin E banyak ditemukan di kacang-kacangan, salah satunya almond. Almond selain mengandung vitamin, almond juga memiliki lemak sehat.

 

9. Kunyit

 

kunyit

 

Kunyit merupakan bahan utama yang sering terdapat dalam kari. Selama bertahun-tahun kari juga dijadikan sebagai antiinflamasi dalam mengobati osteoartritis dan artritis reumatoid. Dalam sebuah penelitian, menunjukkan bahwa konsentrasi curcumin yang tinggi pada kunyit dapat membantu mengurangi kerusakan otot yang disebabkan akibat berolahraga. 

 

10. Teh hijau

 

manfaat Teh hijau

 

Teh hijau mengandung banyak antioksidan dan sangat unggul dalam kadar epigallocatechin gallate (EGCG). EGCG dalam teh hijau telah terbukti dapat meningkatkan fungsi kekebalan tubuh. Agar kadar EGCG pada teh hijau tidak hancur, sebaiknya teh hijau tidak dikukus dan tidak difermentasi.

 

11. Pepaya

 

manfaat pepaya

 

Pepaya adalah buah lainnya yang mengandung Vitamin C. Dalam satu buah pepaya terdapat 224 persen Vitamin C. Selain itu, pepaya juga memiliki Enzim pencernaan yang dikenal papain. Papain ini juga memiliki efek anti-inflamasi. Tidak hanya itu, pepaya juga mengandung kalium, vitamin B, dan folat yang sangat bermanfaat bagi kesehatan. 

 

12. Kiwi

 

manfaat kiwi

 

Seperti halnya pepaya, kiwi secara alami juga mengandung banyak nutrisi mulai dari folat, kalium, vitamin K, dan vitamin C. Vitamin C yang ada dalam kiwi, dapat membantu meningkatkan sel darah putih untuk melawan infeksi. Sedangkan nutrisi kiwi lainnya dapat menjaga agar seluruh tubuh Anda berfungsi dengan baik.

 

13. Unggas

 

masak sup ayam yang mudah

 

Saat Anda sakit, sup ayam lebih dari sekadar makanan enak, karena sup ayam dapat membantu memperbaiki gejala pilek dan melindungi Anda dari sakit. Unggas seperti kalkun dan ayam kaya akan vitamin B-6. Vitamin B-6 merupakan pemain penting dalam banyak reaksi kimia yang terjadi dalam tubuh. B-6 juga sangat penting untuk pembentukan sel darah merah yang baru. Kaldu yang dibuat dengan merebus tulang ayam mengandung gelatin, kondroitin, dan nutrisi lain yang sangat bermanfaat untuk penyembuhan usus dan kekebalan tubuh.

 

14. Biji bunga matahari

 

biji bunga matahari

 

Biji bunga matahari mengandung banyak nutrisi, termasuk fosfor, magnesium, dan vitamin B-6. Selain itu, biji bunga matahari juga sangat tinggi akan vitamin E dan antioksidan yang kuat. Vitamin E sangat penting dalam mengatur dan memelihara fungsi kekebalan tubuh. 


15. Kerang

 

kandungan zing pada kerang

 

Tubuh membutuhkan kandungan Seng agar sel-sel kekebalan tubuh kita dapat berfungsi dengan baik. Seng dapat ditemukan dalam kerang. Variasi kerang yang tinggi akan seng terdapat pada kepiting, remis, lobster, dan kerang. Meski seng sangat berguna untuk meningkatkan kekebalan tubuh, tapi jangan terlalu berlebihan dalam mengonsumsi kerang. Terlalu banyak seng juga dapat menghambat fungsi kekebalan tubuh.

 

Sumber:

  1. healthline.com
  2. medicalnewstoday.com 




Bagikan artikel ini :




nutrisi   sistem imun