Empty Cart

Total:
Rp. 0 

Awas! Hindari Penyebab Bau Mulut ini

 13 Dec 2018



Awas! Hindari Penyebab Bau Mulut ini


Bau mulut dapat membuat penderitanya menjadi kehilangan percaya diri. Disisi lain, bau mulut juga mengganggu orang di sekitar kita.

 

Dalam istilah medis, bau mulut dikenal sebagai halitosis. Secara umum, bau mulut berasal dari mulut, gigi, atau masalah kesehatan lainnya.

 

Bau mulut yang buruk dapat bersifat sementara atau menjadi kronis. Menurut American Dental Association, setidaknya 50 persen orang dewasa mengalami halitosis dalam hidup mereka.

 

Jika Anda mengalami halitosis kronis, Anda mungkin juga merasakan rasa tidak enak / nyaman di mulut Anda. Bau mulut kronis mungkin tidak hilang bahkan jika Anda menyikat gigi dan menggunakan obat kumur.

 

Pada artikel ini, kami akan memberikan informasi seputar apa saja yang menjadi penyebab bau mulut.

 

 

7 Penyebab Bau Mulut Yang Mungkin Sedang Kita Alami Sekarang

  1. Kebersihan Gigi dan mulut yang Buruk

    Penyebab bau mulut yang paling sering adalah kebersihan gigi dan mulut yang buruk.

    Bakteri pada mulut akan memecah partikel makanan yang terperangkap di gigi atau mulut. Kombinasi bakteri dan makanan yang membusuk di mulut Anda menghasilkan bau yang tidak menyenangkan.

    Menyikat gigi dan flossing gigi menggunakan benang gigi (dental floss) secara teratur dapat menghilangkan makanan yang terperangkap.

    Menyikat gigi juga menghilangkan plak, zat lengket yang menumpuk di gigi Anda dan menyebabkan bau.

    Penumpukan plak juga dapat menyebabkan gigi berlubang dan penyakit periodontal lainnya.

    Penyebab bau mulut lainnya adalah jika Anda memakai gigi palsu dan tidak membersihkannya setiap malam.

  2. Makanan dan Minuman dengan Aroma Kuat

    Ketika Anda makan bawang merah, bawang putih, atau makanan lain dengan bau yang kuat, perut Anda menyerap minyak dari makanan selama proses pencernaan.

    Minyak ini masuk ke aliran darah dan menuju paru-paru.

    Hal ini menyebabkan aroma makanan tersebut keluar dari nafas dan mulut kita, bahkan hingga 72 jam setelah mengkonsumsi makanan atau minuman tersebut.

    Salah satu minuman yang memiliki aroma kuat dan berpotensi menjadi penyebab bau mulut adalah kopi.

  3. Merokok

    Menghisap rokok atau cerutu menyebabkan bau tak sedap dan mengeringkan mulut Anda. Kondisi ini bisa membuat bau napas Anda semakin buruk.

  4. Mulut Kering

    Kondisi mulut kering juga bisa terjadi bila kelenjar air liur yang terdapat pada mulut tidak cukup menghasilkan saliva.

    Air liur membantu menjaga mulut Anda tetap bersih dan mengurangi bau.

    Mulut kering bisa terjadi karena adanya masalah produksi air liur oleh kelenjar ludah, kurang minum, tidur dengan mulut terbuka, atau mengkonsumsi obat tertentu.

    Pada bulan Ramadhan, banyak orang berpuasa mengeluhkan mengalami bau mulut. Hal ini karena mereka tidak minum selama lebih dari 12 jam, sehingga mulut mereka menjadi kering.

    Obat yang digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi dan obat terkait dengan masalah saluran pencernaan dapat mengurangi produksi air liur.

  5. Penyakit Periodontal

    Penyakit periodontal terjadi ketika kita menimbun plak pada gigi.Seiring waktu, plak mengeras menjadi karang gigi. Anda tidak dapat menghilangkan karang gigi dengan menyikat gigi, dan karang gigi dapat mengiritasi gusi Anda.

    Kondisi ini juga dapat menyebabkan kantong, atau lubang kecil, terbentuk di area antara gigi dan gusi. Makanan, bakteri, dan plak gigi dapat terkumpul di dalam kantong tersebut dan menjadi penyebab bau mulut.

  6. Kondisi, Mulut, atau Tenggorokan

    Penyebab bau mulut lainnya adalah penyakit-penyakit yang dapat terjadi pada mulut, sinus, atau tenggorokan.

    Penyakit yang menjadi penyebab bau mulut tersebut antara lain:


    • infeksi sinus
    • drainase postnasal
    • bronkitis kronis
    • infeksi pada sistem pernapasan bagian atas atau bawah
    • Batu amandel juga bisa menjadi sumber bau mulut karena bakteri cenderung menumpuk pada batu amandel.

  7. Penyakit Lainnya

    Bau nafas yang tidak biasa bisa menjadi gejala beberapa penyakit, termasuk penyakit ginjal, diabetes, dan gangguan refleks gastroesofageal (GERD).

    Bau mulut karena maag atau lambung adalah hal yang relatif umum. Jika Anda mengalami gagal ginjal, gagal hati, atau diabetes, napas Anda mungkin berbau amis.

    Ketika kadar gula darah Anda tidak terkendali, napas Anda mungkin berbau buah.

 

 

Tips Sederhana Cara Hilangkan Bau Mulut

Bagaimana cara menghilangkan bau mulut yang membandel? Mengatasi bau mulut sebenarnya adalah cara yang yang sederhana dan dapat kita mulai sejak hari ini!

  • Hindari bau mulut dengan menyikat gigi dua kali atau lebih setiap hari.
  • Selain itu, penggunaan obat kumur antimikroba dan menyikat lidah dengan sikat gigi setiap hari dapat membantu menghilangkan bakteri. Bila jumlah bakteri di mulut berkurang, kita dapat terhindar dari bau mulut.
  • Minumlah air yang cukup untuk membersihkan partikel makanan dan menjaga mulut tetap lembab dan tidak kering.
  • Berhentilah merokok agar mulut Anda tidak kering dan terbebas dari bau.
  • Ganti sikat gigi lama Anda dengan yang baru setiap tiga bulan. Hal ini untuk memastikan bahwa Anda selalu menggunakan sikat gigi yang ada dalam kondisi baik agar hasil menyikat gigi selalu optimal.
  • Jadwalkan pembersihan dan pemeriksaan gigi setiap enam bulan.

 

 

Referensi

  1. Mayo Clinic Staff. (2012, December 18). Halitosis
  2. Halitosis. (2014, March)
  3. Bad Breath (Halitosis)

 






Bagikan artikel ini :