Ikuti Kami
Jam Operasional: 08:00 - 22:00
info@farmaku.com
0812 1600 1600

Bolehkah Penderita Diabetes Makan Mie Instan? Ini Tipsnya!

bolehkah diabetes makan mie instan farmaku

Seperti yang kita ketahui, sebagian besar penderita diabetes harus menjaga pola makan agar agar kadar gula darah terjaga dan untuk menghindari komplikasi. 

Penderita diabetes harus menghindari berbagai jenis makanan tinggi gula dan karbohidrat, termasuk mie instan yang dikenal tinggi karbohidrat. Maka dari itu, bolehkan penderita diabetes makan mie instan? 

Yuk, cari tahu jawabannya dalam ulasan di bawah ini.

Kandungan Mie Instan

Dalam satu bungkus mie instan terdiri dari satu blok mie kering, bumbu penyedap, minyak bumbu, cabai bubuk, serta kecap sebagai penyedap rasa. Beberapa bahan-bahan mie, cara pengolahan, dan bumbu dalam produk mie, sangat mungkin mengandung bahan-bahan yang kurang baik bagi tubuh. 

Berikut beberapa kandungan mie instan yang mungkin dapat membahayakan kesehatan jika mengonsumsinya secara berlebihan, di antaranya:

1. Mengandung Pengawet Berbahaya

Bisanya mie instan diproses menggunakan pengawet bertujuan untuk mendapatkan umur simpan yang lebih lama.

Pengawet kimiawi yang berasal dari industri perminyakan seperti Butylated hydroxyanisole (BHA) dan tertiary-butyl hydroquinone (TBHQ) biasanya ditambahkan agar bisa digunakan lebih lama.

Jika asupan bahan kimia tersebut secara berlebihan dapat menyebabkan masalah kesehatan. Bahan pengawet dapat menyebabkan masalah kesehatan, seperti sakit kepala, mual, tekanan darah tinggi, lemas, otot sesak, dan kemerahan pada kulit.

2. Terbuat dari Maida (Tepung Putih)

Umumnya mie instan terbuat dari maida atau tepung terigu olahan. Hal ini karena maida sangat diproses, biasanya bahan ini tidak mengandung nutrisi apa pun, tetapi mengandung banyak kalori. Mengonsumsi tepung putih secara berlebihan juga telah dikaitkan dengan peningkatan risiko penambahan berat badan, obesitas, diabetes tipe 2, resistensi insulin, dan peningkatan kolesterol.

3. Sarat dengan Lemak Jenuh

Mie instan biasanya mengandung bahan seperti minyak kelapa sawit, lemak babi, atau mentega sebelum dikemas, sehingga makanan ini mengandung lemak jenuh yang tinggi. 

Sebagian besar mie instan juga menambahkan minyak bumbu di dalam kemasan yang juga tinggi lemak jenuh. Jenis lemak ini jika dikonsumsi secara berlebihan atau teratur, dapat meningkatkan kadar lipoprotein densitas rendah (LDL) atau kolesterol jahat. Kolesterol tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan diabetes tipe 2.

4. Tinggi Kandungan Sodium

Sodium atau natrium adalah salah satu unsur yang penting untuk berfungsinya tubuh. Namun, jika asupan sodium terlalu banyak akan tidak baik bagi kesehatan. 

Asupan sodium yang berlebihan dapat menyebabkan tekanan darah tinggi (hipertensi), yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, gagal jantung, dan bahkan stroke.

5. Mengandung MSG

Mie instan juga ditambahkan Monosodium Glutamate (MSG) sebagai bumbu penyedap. Beberapa penelitian telah mengaitkan bahwa konsumsi MSG yang tinggi selama bertahun-tahun dengan penambahan berat badan berlebih. 

Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa asupan MSG yang berlebihan dapat berdampak negatif pada kesehatan otak.

Baca Juga: Bolehkah Penderita Diabetes Makan Telur? Cek Fakta dan Manfaatnya!

Bolehkah Diabetes Makan Mie Instan?

Kendati kandungan dalam mie berisiko membahayakan kesehatan, sehingga membuat penderita diabetes mungkin enggan atau takut untuk mengonsumsinya. Namun, sebenarnya penderita diabetes bisa mengonsumsi mie instan.

Asalkan penderita diabetes harus mengonsumsinya dalam jumlah yang tidak berlebihan dan diikuti dengan menerapkan pola makan serta aktivitas fisik. 

Saat mengonsumsi mie instan, pastikan untuk selalu memadukan dengan makanan padat nutrisi lainnya untuk mengontrol gula darah, menjaga berat badan yang sehat dan membantu mencegah penyakit kronis lainnya.

Kendati mie instan banyak mengandung karbohidrat, lemak jenuh, dan natrium dalam jumlah yang tinggi, patut untuk menjadi perhatian utama bagi penderita diabetes yang ingin mengkonsumsi mie. Oleh karena itu, jika ingin mengonsumsi mie instan disarankan untuk tetap membatasinya dan jangan terlalu banyak.

Baca Juga: Rekomendasi Suplemen untuk Penderita Diabetes, Ini Daftarnya

Tips Makan Mie Instan untuk Penderita Diabetes

Walaupun penderita boleh mengonsumsi mie instan, Konsumsi secukupnya dan jangan terlalu banyak. Ada beberapa hal perlu Anda perhatikan saat mengonsumsi mie instan. Berikut ini adalah tips makan mie instan untuk penderita diabetes, antara lain:

1. Batasi Penggunaan Bumbu Mie Instan

Saat akan membuat mie instan, disarankan untuk mengurangi atau bahkan jangan menggunakan bumbu yang terdapat pada kemasan mie instan. Sebab bumbu ini mengandung banyak sodium atau garam. Jadi lebih baik mencobanya dengan menambahkan garam sendiri.

Seperti yang telah diketahui, penderita diabetes disarankan mengurangi asupan garam. Minyak goreng dalam bumbu mie instan juga menjadi perhatian, sebab minyak ini mungkin buruk dan mungkin menimbulkan berbagai risiko masalah kesehatan.

2.  Tambahkan Sayuran dan Nutrisi Lainnya

Sebagian besar mie instan memiliki sedikit gizi. Oleh karenanya, penting bagi Anda untuk memasukkan nutrisi lain yang dibutuhkan tubuh dari makanan lain. 

Anda bisa menambahkan sayuran seperti sawi, bayam, atau tomat sebagai sumber serat. Menambahkan beberapa irisan daging, telur, udang, atau ayam ke dalam mie instan mungkin bisa menjadi pilihan yang bagus sebagai sumber protein. Bila perlu anda juga bisa menambahkan suplemen untuk memenuhi kebutuhan harian anda.

Baca Juga: Obat Diabetes yang Umum Diresepkan Oleh Dokter

3. Batasi Asupan

Meskipun makan mie instan tidak langsung memberikan efek buruk pada tubuh, bukan berarti sesuka hati bebas mengonsumsinya. Sebaiknya  membatasi adalah cara terbaik untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan, terlebih memiliki diabetes. 

Tidak hanya mie instan, makanan jenis apapun tidak akan memberikan dampak negatif jika dikonsumsi secara berlebihan.

Sebaiknya usahakan makan mie instan tidak lebih dari satu bungkus setiap kali mengonsumsinya. Meskipun terkadang makan satu porsi terasa kurang, Anda bisa menyiasatinya. Misalnya menyantap mie bersama camilan sehat lainya, seperti makan buah-buahan sebelum makan mie instan.

4. Pilih Mie Instan yang Lebih Sehat

Seiring berkembangnya industri makanan, kini semakin banyak produsen mie instan yang memerhatikan kesehatan konsumennya. Saat ini tersedia berbagai jenis mie instan yang terbuat dari bahan-bahan yang lebih sehat. Misalnya dibuat dari biji-bijian, sayuran, gandum atau yang dilengkapi dengan bahan-bahan yang sehat seperti sayuran. Beberapa di antaranya juga mungkin tidak berpengawet.

Hal tersebut semakin memudahkan Anda untuk memilih jenis mie instan yang lebih sehat dan aman untuk tubuh. Mulai sekarang, cobalah untuk membiasakan membaca komposisi produk untuk mengetahui kandungannya.

Demikian ulasan mengenai penyakit diabetes dan mie instan, dan kesimpulannya bahwa penderita diabetes boleh makan mie instan. Namun, hal yang perlu diingat adalah jangan mengonsumsinya secara berlebihan dan sebaiknya konsumsi mie instan sesekali saja. Selain itu, Anda juga harus mengimbangi dengan asupan makanan kaya nutrisi dan rajin berolahraga. Jangan lupa pula untuk memeriksa kadar gula darah secara teratur.

Healthline. Diakses pada 16 Mei 2024. Are Instant Noodles Bad for You?. https://www.healthline.com/nutrition/instant-noodles

Klinio. Diakses pada 16 Mei 2024. Noodles and Diabetes. https://klinio.com/hub/article/noodles-and-diabetes

Onlymyhealth. Diakses pada 16 Mei 2024. Type 2 Diabetes: Can Eating Noodles Reduce Blood Sugar Rapidly?. https://www.onlymyhealth.com/type-2-diabetes-mellitus-can-noodle-reduce-blood-sugar-rapidly-1579507323

VinMec. Diakses pada 16 Mei 2024. Good and bad foods for diabetics. https://www.vinmec.com/en/news/health-news/good-and-bad-foods-for-diabetics/#:~:text=Therefore%2C%20diabetic%20patients%20need%20to,and%20lower%20the%20glycemic%20index.

Sumber



Keuntungan Belanja di Farmaku

100% Produk Ori, dan Berkualitas

Pengiriman Cepat Sampai

Nikmati Promo Menarik

Nikmati Gratis Ongkos Kirim

Produk Kesehatan Terlengkap

Dapatkan Poin Setiap Transaksi

Artikel Terkait Kesehatan