Ikuti Kami
Jam Operasional: 08:00 - 22:00
info@farmaku.com
0812 1600 1600

7 Manfaat Pijat Setelah Melahirkan dan Pilihan Jenisnya

pijat setelah melahirkan farmaku
Pijat setelah melahirkan atau pijat post partum memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Biasanya ini dilakukan pada 12 minggu pertama setelah melahirkan. Pijat post partum terfokus pada otot-otot spesifik tubuh yang tegang setelah melakukan persalinan dan memperbaiki suasana hati hingga mempercepat penyembuhan pada ibu yang baru melahirkan.

Manfaat Pijat Setelah Melahirkan

Pijat pasca persalinan diketahui dapat membantu untuk pemulihan pasca persalinan yang lebih cepat, dan mendatangkan banyak manfaat lainnya. Berikut Farmaku telah merangkum beberapa manfaat yang mungkin bisa didapatkan dari pijat post partum.

1. Membantu Mengurangi Kecemasan dan Stres

Banyak dari orang tua baru yang mungkin mengalami “baby blues”  yang terkait dengan perubahan hormonal, tanggung jawab baru, dan frustasi terhadap penyesuaian tugas yang baru. Bahkan beberapa diantara mereka juga sangat mungkin untuk mengalami depresi postpartum. Depresi postpartum adalah kondisi yang lebih serius dan cenderung bertahan lebih lama dibandingkan dengan baby blues syndrome. Dukungan emosional dan melakukan pijatan merupakan hal yang dapat membantu selama transisi ini. Beberapa  studi juga telah menunjukkan bahwa pijatan bisa memberikan  manfaat untuk mengobati depresi pasca persalinan. Dalam hal ini mereka bekerja dengan melemaskan otot, meningkatkan sirkulasi dan menurunkan hormon stres, serta memberikan efek relaksasi untuk tubuh yang pada akhirnya bisa membantu mengatasi stres. Kecemasan dan depresi juga merespon dengan baik terhadap terapi pijat yang sesuai.
Baca Juga: Baby Blues Pasca Melahirkan, Kenali Tandanya!

2. Membantu Melancarkan ASI

Menyusui adalah hadiah terindah untuk bayi yang baru lahir. Namun terkadang menyusui juga bisa menjadi tantangan bagi beberapa ibu, karena sebagian dari mereka mungkin mengalami ASI yang kurang lancar. Terapi pijat mampu merilekskan tubuh, meningkatkan sirkulasi dan meningkatkan produksi ASI. Studi menunjukkan bahwa pijat dapat meningkatkan kadar prolaktin atau hormon laktasi yang berperan dalam proses menyusui. Memijat setelah melahirkan juga membantu menjaga sirkulasi yang sehat ke seluruh tubuh.

3. Membantu Meredakan Nyeri

Mengalami nyeri pada tubuh merupakan hal yang normal dialami oleh wanita setelah melakukan persalinan. Selain itu kegiatan menyusui dan merawat bayi dapat memperparah nyeri pada lengan, bahu, dan punggung. Pijat adalah salah satu cara yang efektif untuk melemaskan otot dan mengurangi rasa sakit tanpa harus mengkonsumsi obat pereda nyeri.

4. Membantu Regulasi Hormon

Kadar hormon estrogen dan progesteron sangat tinggi selama kehamilan dan menurun setelah proses persalinan. Kadar hormon prolaktin dan oksitosin meningkat untuk memfasilitasi menyusui. Beberapa wanita juga sangat mungkin mengalami peningkatan kortisol. Kortisol atau hormon stres ini dapat dikurangi dengan melakukan terapi pijat. Penggunaan minyak esensial tertentu pada saat proses memijat juga dapat menyeimbangkan hormon dan suasana hati.

 5. Membantu Tidur Lebih Baik

Kelelahan setelah melahirkan merupakan hal yang dialami oleh sebagian besar wanita yang baru saja melewati persalinan. Ditambah dengan perawatan bayi sepanjang waktu yang akan membuat waktu tidur semakin berkurang. Pijat dapat membantu meredakan kelelahan, meningkatkan relaksasi dan membantu tidur dengan lebih baik. Hal itulah yang menjadi alasan mengapa sangat umum seseorang akan tertidur saat dipijat. Mendapatkan tidur yang cukup adalah kunci pemulihan postpartum. Beberapa hal akan terasa lebih baik ketika anda mendapatkan istirahat yang cukup terutama lewat tidur yang nyenyak.

6. Membantu Mengurangi Pembengkakan

Kebanyakan ibu merasa tubuhnya membengkak setelah proses persalinan. Ini tidak salah sebab terjadi peningkatan sekitar 50% volume cairan dalam tubuh saat kehamilan dan persalinan. Memijat dapat membantu mendistribusikan kembali air ke dalam tubuh dan mendorong pengurasan dan sirkulasi cairan berlebih.  Pembengkakan juga dipengaruhi oleh hormon, yang mengalami perubahan setelah melahirkan. Pijat juga dapat membantu pengaturan hormon, yang juga mengurangi pembengkakan.

7. Memperbaiki Postur dan Meningkatkan Stabilitas

Selama masa kehamilan, otot inti akan mengalami peregangan dan menjadi lemah. Perubahan berat badan menyebabkan postur tubuh berubah dan perubahan hormonal membuat jaringan ikat menjadi rileks. Pijatan yang dilakukan setelah proses persalinan dapat membantu mengembalikan perubahan yang terjadi selama kehamilan.

Jenis Pijat Pasca Melahirkan

Terdapat berbagai jenis pijat pasca kelahiran yang dapat diterima oleh ibu yang baru saja melakukan proses persalinan. Berikut adalah beberapa jenis pijat post partum yang mungkin bisa anda coba lakukan

1. Pijat dengan Jamu

Pijat jamu yang dilakukan setelah melahirkan berasal dari Asia Tenggara. Nama ini didapatkan dari “jamu”, yaitu ramuan herbal yang digunakan saat pijatan dilakukan. Ramuan ini terdiri dari bahan-bahan alami yang memiliki khasiat penyembuhan khusus yang sangat cocok untuk wanita yang baru saja melakukan persalinan. Pijat ini biasanya mencakup pijat kepala dan pijat payudara yang masing-masing digunakan untuk meredakan sakit kepala dan meningkatkan laktasi.

2. Pijat Pasca Melahirkan TCM

Pijat TCM adalah singkatan dari pijat Pengobatan Tradisional Cina. Dalam pijatan ini, teknik titik akupuntur dan herbal digabungkan untuk melancarkan aliran darah dan meredakan ketegangan otot. Pijat jenis ini dilengkapi dengan mandi herbal, pijat, pengencangan perut, dan saran diet.

3. Pijat Swedia

Jenis pijatan ini dilakukan dengan waktu lama untuk mengencangkan otot dan mengurangi ketegangan. Pijatan ini mampu meningkatkan sirkulasi darah dan kontraksi otot yang membantu mengeluarkan racun dari tubuh.

4. Pijat Ayurveda Setelah Melahirkan

Teknik India kuno ini menggabungkan yoga, diet, gaya hidup, dan juga terapi pijat. Pijatan yang dilakukan pada  seluruh tubuh ini melibatkan pembalutan perut. Jenis pijatan ini membantu kulit terhidrasi serta merangsang sirkulasi darah yang mengarah pada regenerasi sel, pereda nyeri, dan pereda ketegangan.

Kapan Pijat Pasca Persalinan Dilakukan?

Sebenarnya tidak ada waktu spesifik mengenai waktu yang tepat untuk pijat setelah melahirkan. Biasanya pijatan dapat dilakukan segera setelah Anda telah merasa nyaman. Namun apabila  Anda menjalani persalinan sesar, bicarakan dengan dokter dan terapis pijat untuk memastikan kapan waktu yang aman.
Baca Juga: 5 Tips Mengecilkan Perut Pasca Melahirkan Caesar
Kehamilan bisa menjadi waktu yang lama dan penuh tekanan di mana tubuh Anda mengalami banyak perubahan. Tidak ada yang lebih baik dari pijat relaksasi untuk mengembalikan tubuh Anda ke kondisi semula. Pijat pasca kelahiran berfokus pada penguatan otot dan jaringan yang telah diubah selama kehamilan, sehingga tubuh bisa memperoleh kembali kekuatannya secara alami. Jika anda baru saja melewati masa persalinan, melakukan pijat pasca persalinan mungkin bisa anda pertimbangkan untuk membantu mempercepat pemulihan. Selamat Mencoba!

test

Banish the Baby Blues: 6 Benefits of Post Natal Massage. Diakses pada november 2020. https://grandeprairiephysiotherapy.com/banish-the-baby-blues-6-benefits-of-post-natal-massage.html

What Is A Postnatal Massage And How Does It Benefit You?. Diakses pada november 2020. https://pnsingapore.com/what-is-a-postnatal-massage-and-how-does-it-benefit-you/

Postpartum Massage Can Help Recovery After Birth. Diakses pada november 2020. https://www.healthline.com/health/postpartum-massage

Benefits of postnatal massage. Diakses pada november 2020. https://www.babycenter.in/a1047929/benefits-of-postnatal-massage

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terkait Ibu & Anak