Ikuti Kami
Jam Operasional: 08:00 - 22:00
info@farmaku.com
0812 1600 1600

Inilah Perbedaan Essence dan Serum Serta Urutan Pemakaiannya!

Memilih produk perawatan kulit bukan hal yang mudah, terutama bagi Anda yang baru mengenal skincare. Pasalnya, produk perawatan kulit tidak hanya sebatas pembersih wajah saja, tapi ada beragam jenis produk lainnya seperti toner, pelembab, eksfoliator, serum hingga sunscreen (tabir surya).

Sekarang, produk skincare mulai tumbuh dan populer berkat meningkatnya tren kecantikan Korea seperti essence, tetapi apa itu essence?

Ketika melihat essence, mungkin Anda mengira sekilas sangat mirip dengan serum yang dapat bekerja untuk mengatasi masalah garis-garis halus, menyamarkan bintik-bintik gelap, dan membuat kulit tampak bercahaya.

Meski essence dan serum tampak sama, tapi keduanya juga memiliki perbedaan. Apa perbedaan essence dan serum? Lalu, mana produk yang sebaiknya dipilih untuk perawatan kulit Anda?

Simak penjelasan lengkap mengenai perbedaan essence dan serum dalam artikel ini untuk mengetahui produk apa yang sebenarnya dibutuhkan kulit agar terlihat dan terasa sehat berdasarkan pendapat para ahli kulit di dunia.

Apa itu essence?

Menurut Rachel Nazarian, MD, dokter kulit di New York dan Rekan dari American Academy of Dermatology (FAAD), essence adalah formula berbasis air yang sangat terkonsentrasi, yang digunakan untuk melembabkan kulit dan memungkinkan penyerapan maksimum bahan dan produk yang mengikutinya.

Fungsi essence adalah melembabkan kulit karena mengandung hyaluronic acid dan glycerin dengan dosis yang tinggi, sehingga membantu menyehatkan kulit Anda. Selain itu, Anda juga dapat menemukan essence yang mengandung bahan aktif seperti AHA, vitamin C, bahkan kavira.

Apa kegunaan essence?

Essence membantu menambahkan lapisan hidrasi lain ke kulit Anda. Ketika kulit Anda terhidrasi dan dalam kondisi yang optimal, maka hal ini akan mendukung manfaat langsung serum dan pelembab Anda.

Ketika essence bekerja dengan cara mengaktifkan kemampuan kulit untuk mempertahankan kelembaban. Dengan begitu, essence dapat menciptakan ritual perawatan kulit Anda agar bekerja secara efektif.

Selain itu, essence memiliki tekstur yang lebih ringan dari minyak, namun tidak setipis air. Selain berguna untuk melembabkan kulit, fungsi essence juga dapat membantu kulit lebih baik dengan membuka penghalang kulit secara lembut pada produk-produk selanjutnya yang akan digunakan.

Namun, jika kulit Anda cenderung lebih sensitif dan Anda khawatir akan konsentrasi bahan aktif yang lebih tinggi dan dapat menyebabkan iritasi seperti kemerahan, gatal, atau berjerawat. Maka Anda bisa menggunakan essence, karena dengan cara ini Anda dapat menuai manfaat dari bahan yang sama, hanya dalam formulasi yang lebih ringan.

Apakah essence cocok untuk jenis kulit tertentu?

Essence dapat bekerja untuk semua jenis kulit, apa lagi untuk kulit kering atau dehidrasi. Kulit sangat rentan mengalami kering dan dehidrasi, beberapa faktor penyebabnya, yaitu:

  • Proses penuaan alami
  • Paparan di luar ruangan
  • Produk yang terlalu keras
  • Tidak minum cukup air
  • Terlalu banyak minum kopi

Bagi pemilik kulit berminyak, essence dapat lebih disukai karena teksturnya yang ringan dan memiliki keseimbangan yang bagus untuk kulit.

Kapan waktu yang tepat menggunakan essence?

Penggunaan essence dilakukan pada tahap sebelum serum, krim atau lotion pada rangkaian skincare Anda. Menggunakan essence sejak dini dalam rutinitas perawatan kulit Anda dapat meningkatkan kinerja sekaligus penetrasi produk setelahnya, terutama pada serum anti-aging.

Bagaimana cara menggunakan essence?

Dalam standar kecantikan tradisional Korea, untuk mendapatkan manfaat essence secara maksimal dari bahan-bahan di dalamnya. Maka gunakan essence sebelum serum dan pelembab Anda dengan cara menggosokkan beberapa tetes essence ke telapak tangan Anda. Setelah itu, oleskan dengan lembut atau tepuk-tepuk wajah Anda.

Apa itu serum?

Menurut Dr. Joshua Zeichner, dokter kulit bersertifikat dan direktur penelitian kosmetik dan klinis di departemen dermatologi Rumah Sakit Mount Sinai, serum adalah produk perawatan kulit yang dirancang untuk memberikan konsentrasi tinggi bahan aktif spesifik ke kulit. Ada banyak jenis serum di pasar yang melakukan pekerjaan yang berbeda, mulai dari hidrasi hingga pencerah kulit.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Dr. Carlos A. Charles, pendiri dan direktur medis Derma di Colore di Chelsea. Menurutnya, serum wajah adalah pelembab ringan yang menembus lebih dalam untuk memberikan bahan aktif ke kulit Anda.

“Dengan meninggalkan banyak bahan yang lebih berat yang ditemukan dalam pelembab tradisional, serum wajah mengandung konsentrasi bahan aktif yang jauh lebih tinggi,” kata Dr. Carlos.

Apa kegunaan serum?

Menurut ahli kecantikan selebriti Karee Hays, fungsi serum adalah melembabkan kulit lebih efektif daripada krim terberat sekalipun. Hal ini lantaran, molekul pada serum mampu menembus kulit dan menghidrasi pada tingkat yang paling dalam. Sementara krim yang lebih berat lebih banyak berada di lapisan atas. Meski begitu, serum yang dapat melembabkan tidak berarti dapat menggantikan pelembab Anda, melainkan dapat meningkatkan efek pelembab Anda.

Dr. Angela J. Lamb, seorang ahli dermatologi bersertifikat dan profesor di Fakultas Kedokteran Icahn di departemen dermatologi Mount Sinai mengatakan bahwa, secara umum serum mengandung antioksidan topikal termasuk vitamin A, C dan E. Serum juga ada yang mengandung retinol topikal dan bahan-bahan lainnya yang dapat meratakan warna kulit. Ketika dilapisi pelembab di bawahnya, serum dapat bertindak sebagai pengobatan yang ditargetkan, misalnya untuk keriput, pigmentasi dan kemerahan.

Kapan waktu yang tepat menggunakan serum?

Waktu yang tepat untuk menggunakan serum tergantung pada formula dan rutinitas perawatan kulit Anda. Serum dapat diaplikasikan di pagi hari, di malam hari atau keduanya, tetapi Dr. Charles menyarankan agar tidak menggunakan serum di malam hari jika Anda sudah menggunakan retinoid topikal. Kombinasi dari dua produk dapat menyebabkan iritasi.

Dia juga menambahkan, “Bagi mereka yang memiliki kulit lebih kering, serum bisa dilapisi dibawah pelembab pagi dan / atau malam hari.”

Namun, jika Anda memiliki kondisi kulit kronis seperti eksim atau rosacea, serum dapat menyebabkan kulit menjadi lebih buruk.. 

Bagaimana cara menggunakan serum?

Serum cenderung lebih kuat daripada essence, karena mengandung sejumlah besar bahan aktif dalam satu produk yang meresap jauh ke dalam kulit. Inilah sebabnya mengapa penting untuk mengaplikasikan serum Anda setelah pembersih dan sebelum pelembab.

Bagi pemilik kulit sensitif, ketika menggunakan serum, maka lapisi kulit Anda dengan pelembab yang lebih besar dari serum agar kulit tidak mengalami masalah yang serius akibat bahan aktif yang konsentrasinya kuat.

Bagaimana cara memilih serum wajah yang tepat?

Ketika Anda hendak mencari serum yang bagus, kuncinya adalah mencari serum yang menghasilkan banyak botani, antioksidan dan hidrasi (air) karena kandungan tersebut dapat memberikan dosis nutrisi yang terkonsentrasi dan ketika diterapkan pada kulit yang baru saja dibersihkan, serum akan menembus lebih dalam pada lapisan kulit. 

“Bahan aktif dalam serum cenderung lebih terkonsentrasi dan kadang-kadang dapat menyebabkan iritasi dan kekeringan pada mereka yang memiliki kulit sensitif,” kata Craig Craffert, dokter kulit dan ahli bedah kosmetik bersertifikat di New York City Dr. Fran Cook-Bolden.

Karena bahan yang terdapat pada serum bisa sangat manjur, maka pertimbangkan potensi sensitivitas kulit Anda sebelum mencoba produk baru.

Apa serum yang bagus untuk wajah?

Serum yang paling mahal tidak selalu yang terbaik, tetapi mereka cenderung mengandung kualitas tinggi dan bahan yang lebih terkonsentrasi. Dr. Charles mencatat bahwa ada serum yang harganya lebih murah di pasaran, namun menyediakan semua sifat menguntungkan seperti yang ditemukan dalam formula serum mahal.

Sementara menurut Howard Murad, MD, dokter kulit bersertifikat dan pendiri Murad, Inc, mengatakan bahwa, “Anda harus melihat bahan-bahan yang terdapat pada serum untuk memastikan bahwa tidak hanya bisa mengatasi masalah kulit Anda, tetapi juga produk tersebut mencakup bahan-bahan yang membuat kulit sehat.”

Dr. Murad menyarankan agar memperhatikan bahan-bahan berikut pada serum Anda:

  • Antixodant seperti ekstrak delima, vitamin C dan ekstrak biji anggur membantu melindungi terhadap kemungkinan kerusakan akibat sinar matahari dan melawan radikal bebas yang dapat memunculkan tanda-tanda penuaan di kulit seperti garis-garis halus.
  • Anti-inflamasi termasuk zinc, arnica, lidah buaya dan goldenseal, menetralisir kemerahan dan mencegah kerusakan sel inflamasi.
  • Hydrator seperti ceramide, asam amino dan asam lemak esensial memperkuat penghalang kulit dan membantu membangun membran sel yang kuat. Bahan-bahan ini melindungi kulit dari kekeringan dan garis-garis halus dengan mengisi kembali lipid kulit yang terjadi secara alami, meningkatkan retensi kelembaban dan melindungi kulit dari lingkungan.

Essence vs serum: Apa perbedaan essence dan serum?

essence vs serum

Menurut Environmental Working Group (EWG), tidak semua serum dan essence diciptakan sama. Untuk itu, terdapat perbedaan diantara keduanya sebagai berikut:

1. Tekstur

Meski essence dan serum berbahan dasar air, tapi tekstur dan konsentrasi keduanya berbeda. Jika dilihat dari tekstur antara essence dan serum, essence lebih ringan dibanding serum. 

“Dalam kecantikan Korea, essence lebih ringan, kurang terkonsentrasi daripada serum, dan digunakan setelah toner untuk menambah lapisan hidrasi sebelum serum diterapkan,” jelas Hadley King, MD, dokter kulit dan instruktur klinis dermatologi di Weill Medical College of Cornell University. 


2. Konsentrasi bahan aktif

Serum memiliki konsentrasi yang lebih tinggi dibanding essence karena kandungan bahan aktif yang lebih kuat.

“Serum biasanya mengandung beberapa bahan aktif utama untuk mengatasi masalah spesifik seperti brightening, bintik hitam, atau garis-garis halus, dan bahan aktif biasanya ditemukan pada konsentrasi yang lebih tinggi di serum,” tambah Dr. King. 

Baik essence atau serum, keduanya memberikan bahan-bahan aktif ke kulit sebelum Anda menggunakan pelembab. Untuk itu, ini semua hanya soal preferensi pribadi dan bagaimana kulit Anda bereaksi terhadap masing-masing formula yang terdapat di dalamnya.

“Jika seorang pasien memberitahu saya bahwa mereka tidak tahan lotion atau pelembab karena mereka tebal dan berminyak, maka essence dapat memainkan peran menyegarkan dan ringan dalam memberikan hidrasi yang diperlukan dengan air atau gel,” kata Erum Ilyas, MD, seorang dokter kulit di Montgomery Dermatology di Pennsylvania.

Haruskah menggunakan essence atau serum?

Essence dan serum akan menargetkan masalah kulit yang sama seperti garis-garis halus dan tanda-tanda penuaan, jerawat, atau kekeringan. Menurut Dr. Ilyas beberapa orang akan melihat lebih banyak perbedaan menggunakan serum, sementara yang lain mungkin menemukan ketidakcocokan, sehingga menjadikan essence sebagai gantinya.

“Misalnya, jika Anda mencari hidrasi di kulit Anda tetapi tidak dapat mentolerir produk yang tebal, maka cobalah serum dan lihat apakah Anda suka ketebalannya,” katanya. “Jika masih terlalu tebal, turun ke essence.”

Jika Anda mencari efek anti-penuaan, tetapi memiliki kulit yang sangat sensitif, ia menyarankan untuk memilih essence daripada serum untuk meminimalkan iritasi dari bahan terkonsentrasi umum, seperti retinol.

Essence dan serum memiliki fungsi yang sama untuk kulit karena dua-duanya dapat melembabkan kulit. Menurut dr. Ilyas, sebaiknya penggunaan serum atau essence tidak perlu dipakai berbarengan, lebih baik memprioritaskan produk yang ingin dipakai berdasarkan jenis kulit dan masalah spesifik yang ingin Anda selesaikan.

Jika Anda ingin mengatasi masalah kulit kering, gunakan serum yang tekstur lebih kental dan kaya akan kandungan di dalamnya, sehingga dapat bekerja lebih baik dalam melembabkan kulit. Namun, jika Anda kurang nyaman dengan serum karena efek yang terlalu keras dapat membuat Anda kurang nyaman ketika memakainya, karena efeknya terlalu keras di kulit. Oleh karena itu, pilihlah essence yang konsentrasi dan teksturnya lebih ringan untuk melembabkan kulit. 

Baca Juga: 5 Rekomendasi Produk Skincare Untuk Kulit Sensitif, Coba Yuk!

Nah, itulah perbedaan antara essence dan serum. Jika Anda tertarik mencoba essence atau serum atau keduanya, Anda bisa mendapatkan berbagai produk essence dengan klik banner di bawah ini. Temukan essence dan serum yang sesuai dengan jenis dan kebutuhan kulit Anda. (SR)

https://www.farmaku.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terkait Kulit & Kecantikan