Ikuti Kami
Jam Operasional: 08:00 - 22:00
info@farmaku.com
0812 1600 1600

Inilah 9 Penyebab Rambut Rontok pada Remaja dan Cara Mengatasinya

Rambut rontok adalah hilangnya atau menipisnya ketebalan rambut secara perlahan. Dalam kondisi normal, rambut yang rontok biasanya tidak lebih dari 10 helai pada setiap 100 helai rambut dan ini tidak perlu dikhawatirkan. Namun, jika kerontokan rambut lebih dari jumlah tersebut, Anda perlu waspada karena berisiko mengalami kebotakan

Jika rambut rontok cenderung parah di usia remaja, kemungkinan terjadi karena masalah kesehatan, seperti kekurangan vitamin atau ketidakseimbangan hormon. Selain itu, ada banyak faktor yang menjadi penyebab rambut rontok di usia remaja. Ketahui berbagai penyebab dan cara mengatasinya dalam ulasan di bawah ini.

Berbagai Penyebab Rambut Rontok Pada Remaja

Terdapat berbagai faktor yang dapat menyebabkan rambut rontok saat usia remaja. Penyebabnya dapat berhubungan dengan kondisi kesehatan maupun gaya hidup selama remaja. 

Berikut berbagai hal yang menjadi penyebab rambut rontok pada remaja, di antaranya:

1. Mengalami Kondisi Medis Tertentu

Beberapa kondisi medis tertentu yang terjadi pada remaja seperti diabetes atau penyakit tiroid, dapat menghambat produksi rambut dan menyebabkan rambut rontok. 

Masalah kesehatan seperti anemia atau kekurangan zat besi pada remaja, juga dapat menyebabkan kerontokan pada rambut.

2. Perubahan Hormon

Baik laki-laki maupun perempuan biasanya akan mengalami peningkatan kadar hormon pada usia remaja. Hormon-hormon ini dapat mengubah emosi, kebiasaan makan, dan pertumbuhan rambut. 

Penyakit terkait hormon seperti penyakit tiroid, lupus, dan sindrom polikistik ovarium (PCOS) juga cenderung muncul selama masa remaja. Penyakit yang terkait dengan hormon tersebut bisa memicu rambut rontok.

3. Kurang Nutrisi

Malnutrisi atau kurang nutrisi adalah kekurangan nutrisi yang dapat disebabkan oleh kurang makan, makan terlalu banyak, atau tidak mendapatkan nutrisi yang seimbang. 

Kurangnya akses terhadap makanan, ketidakseimbangan pola makan, gangguan makan, atau kondisi pencernaan adalah beberapa faktor yang berpotensi menyebabkan tubuh kekurangan nutrisi.

Remaja yang tidak mendapatkan gizi yang cukup dari makanan, kemungkinan mengalami kerontokan rambut. Ini karena tubuh tidak mendapatkan cukup nutrisi yang mendukung pertumbuhan rambut, terutama protein, vitamin, dan mineral.

Baca juga: Penyebab dan Cara Mengatasi Rambut Rontok Alami

4. Stres

Stres pada remaja dapat terjadi karena terbebani oleh masalah di sekolah, pertemanan, atau tekanan dari keluarga. Kondisi ini dapat memengaruhi fisik, dan psikologis remaja.

Terkait dampak pada fisik, stres yang menjadi salah satu faktor utama penyebab rambut rontok. Ketika remaja mengalami stres biasanya pernapasan menjadi lebih pendek. Kondisi ini menyebabkan oksigen yang masuk ke tubuh menjadi sedikit, termasuk pada rambut.

5. Konsumsi Obat-obatan

Obat-obatan tertentu seperti obat kemoterapi untuk kanker dikenal dikenal sebagai pengobatan yang paling berisiko menyebabkan rambut rontok. 

Rambut rontok pada remaja juga dapat disebabkan oleh beberapa obat-obatan lain. Misalnya obat yang digunakan untuk mengobati jerawat, infeksi jamur, kolesterol, asam urat, autoimun, ADHD, dan gangguan bipolar. Penggunaan pil diet yang mengandung amfetamin juga dapat menyebabkan rambut rontok.

6 Hair Styling (Gaya Rambut)

Pubertas atau masa puber remaja biasanya mulai mencoba hal-hal baru, termasuk pada penampilan rambut. 

Namun, sayangnya mencoba berbagai perawatan rambut atau gaya rambut, seperti pelurus rambut, pewarna rambut, hingga pengeritingan rambut, dapat menyebabkan kerusakan rambut. 

Salah satu kerusakan yang terjadi akibat gonta-ganti gaya rambut adalah rambut rontok, karena kandungan kimia dari perawatan rambut tersebut. Kerusakan rambut juga dapat disebabkan oleh alat styling rambut, salah satunya pencatok rambut yang terlalu panas.

7. Alopecia Areata

Alopecia areata adalah penyakit autoimun yang menyebabkan kerontokan rambut tidak merata di bagian tubuh mana pun, namun paling sering terjadi pada rambut kepala.

Sekitar 1 dari 50 orang mengalami alopecia areata pada suatu saat dalam hidupnya, termasuk pada remaja. Penyakit ini biasanya dimulai dengan muncul satu atau lebih botak kecil di kulit kepala, terkadang tumpang tindih dan bisa melebar. Terkadang penderita penyakit ini kehilangan semua rambut di kepalanya. 

Alopecia areata dapat terjadi baik pada pria maupun wanita dan biasanya dimulai saat masa kanak-kanak. 

8. Trichotillomania

Trikotilomania adalah gangguan psikologis dimana seseorang tidak mampu menahan diri dari dorongan secara berulang mencabut rambutnya sendiri. Gangguan mental ini sering kali menyebabkan kerontokan rambut dan meninggalkan pola kebotakan di kepala. 

Penderita trikotilomania biasanya membutuhkan penanganan terapis atau ahli kesehatan mental untuk menghentikan kebiasaan mencabut rambut secara kompulsif. 

9. Kurap di Kulit Kepala

Kurap atau tinea corporis adalah infeksi jamur superfisial pada kulit yang dapat menyerang bagian tubuh mana pun, kecuali tangan dan kaki, kulit kepala, wajah dan janggut, selangkangan, dan kuku. 

Tinea corporis biasa disebut kurap karena gejala yang ditimbulkannya berupa lesi berbentuk cincin yang khas.

Dalam kasus yang parah, penderita penyakit ini mungkin akan mengalami rambut rontok, yang dapat disebabkan oleh infeksi kurap.

Baca Juga: Rekomendasi Sampo Pantene Terbaik untuk Jenis Rambut Anda

Cara Mengatasi Rambut Rontok Pada Remaja

Rambut rontok dapat menyebabkan berkurangnya rasa percaya diri ketika berhadapan dengan orang lain. Tidak perlu khawatir, ada beberapa tips yang bisa membantu Anda mencegah dan mengatasi rambut rontok. 

Berikut ini beberapa tips untuk mencegah dan mengatasi kerontokkan rambut pada remaja, antara lain:

1. Konsumsi Makanan Bernutrisi

Saat masa remaja harus mengonsumsi makanan yang kaya protein, sayuran, buah-buahan, dan lemak sehat yang dapat membantu pertumbuhan rambut yang sehat.

Selain itu hindari diet yang sangat ketat saat usia remaja, karena dapat menyebabkan kerontokan rambut. Sebaiknya mengonsumsi makanan yang seimbang dengan asupan kalori yang optimal, serta perbanyak mengonsumsi  makanan yang mengandung omega-3.

2. Hindari Stres Berlebihan

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, stres yang berlebihan tidak hanya berdampak buruk pada kesehatan rambut, tetapi juga untuk kesehatan secara keseluruhan. 

Jika dilanda stres, cobalah untuk melakukan teknik relaksasi seperti yoga yang dapat membantu meredakan stres. Juga lakukan olahraga, meditasi, perbanyak tidur, dan pastikan menyempatkan waktu untuk bermain dengan teman.

3. Hair Styling Tidak Berlebihan

Mengingat mencoba berbagai hair styling dapat merusak rambut, sebaiknya kurangi penggunaan bahan-bahan kimia pada rambut dan alat-alat styling rambut, terutama saat masih usia remaja. 

Selain itu kurangi pula penggunaan alat pengering rambut yang membuat rambut cepat rusak dan kering. Sebagai gantinya, Anda bisa mengeringkan rambut dengan kipas angin.

4. Rutin Keramas

Jarang mencuci rambut dapat membuat rambut mudah rontok. Hal ini terjadi karena jarang keramas membuat rambut kotor dan berminyak, sehingga membuat folikel rambut tidak mampu berfungsi dengan baik karena tersumbat oleh kotoran dan minyak. 

Oleh sebab itu, sebaiknya mencuci rambut secara teratur untuk meningkatkan kesehatan folikel dan mengurangi kerontokan rambut. Cucilah rambut Anda dengan lembut dan hindari menggosoknya terlalu keras karena dapat merusak rambut.

Baca Juga: Rekomendasi Shampo untuk Rambut Rontok dan Ketombe

5. Mengonsumsi Suplemen

Apabila rambut rontok disebabkan karena kekurangan vitamin, perbanyak asupan vitamin dari makanan. 

Anda bisa mengonsumsi vitamin yang diformulasikan untuk rambut rontok. 

Jika Anda tidak memungkinkan mendapatkan nutrisi dari makanan yang Anda konsumsi, Anda bisa mengonsumsi suplemen yang diformulasikan untuk pertumbuhan rambut. Suplemen untuk rambut biasanya dilengkapi vitamin D, vitamin C, biotin, zat besi, niacin, dan zinc. 

Itulah berbagai penyebab rambut rontok yang terjadi pada usia remaja, serta cara mengatasi rambut rontok yang dapat Anda coba di rumah. Jika rambut terus mengalami kerontokan meskipun sudah mencoba berbagai cara, sebaiknya kunjungi dokter untuk mencari tahu penyebab dan cara yang tepat untuk masalah rambut Anda.

Chat dengan dokter rekanan Farmaku di sini untuk konsultasi seputar kesehatan rambut, kulit kepala, dan cara mengatasi kerontokan rambut.

Chuback Medical. Diakses pada 20 Maret 2024. What Causes Hair Loss In Teenage Males? https://chubackmedical.com/causes-hair-loss-teenage-males

Foxnews. Diakses pada 20 Maret 2024. 5 common causes for hair loss in teenage girls. https://www.foxnews.com/health/5-common-causes-for-hair-loss-in-teenage-girls

Hair Loss.Diakses pada 20 Maret 2024. https://www.hopkinsallchildrens.org/patients-families/health-library/healthdocnew/hair-loss

Hair Loss In Teens. Diakses pada 20 Maret 2024. Causes, Signs, and How to Treat It.htt ps://www.hairguard.com/teenage-hair-loss

Toppik. Diakses pada 20 Maret 2024. Hair loss in your teens. https://www.toppik.com/hairtoppiksblog/hair-loss-in-teens

Sumber



Keuntungan Belanja di Farmaku

100% Produk Ori, dan Berkualitas

Pengiriman Cepat Sampai

Nikmati Promo Menarik

Nikmati Gratis Ongkos Kirim

Produk Kesehatan Terlengkap

Dapatkan Poin Setiap Transaksi

Artikel Terkait Kulit & Kecantikan