Ikuti Kami
Jam Operasional: 08:00 - 22:00
info@farmaku.com
0812 1600 1600

Penyebab Rambut Rontok Pada Remaja dan Cara Mencegahnya

Kerontokan merupakan salah satu masalah rambut yang paling sering ditemui. Umumnya seseorang kehilangan sekitar 50 hingga 100 helai rambut setiap harinya. Rambut-rambut yang rontok ini umumnya akan tumbuh kembali di folikel yang sama di kepala. Jumlah rambut yang rontok ini sangat normal dan tidak perlu Anda khawatirkan.


Seiring bertambahnya usia, kemungkinan kerontokkan pada rambut juga semakin tinggi. Sekitar 50% orang akan mengalami kerontokan rambut pada usia 50 tahun. Namun jika kerontokkan rambut yang parah terjadi pada usia remaja, bisa jadi terdapat masalah yang mendasarinya, seperti kekurangan vitamin atau ketidakseimbangan hormon. Untungnya, rambut rontok pada remaja biasanya bersifat sementara dan rambut akan tumbuh kembali saat masalahnya diperbaiki.

Baca Juga : Mitos atau Fakta, Rambut Rontok Gejala Penuaan Dini?


Apa Penyebab Rambut Rontok pada remaja?

rambut rontok


Terdapat banyak hal yang dapat memicu kerontokkan pada rambut remaja. Hal ini dapat berhubungan dengan kondisi kesehatan maupun gaya hidup yang dijalani. Berikut beberapa hal yang dapat menyebabkan rambut rontok pada remaja


1. Hormon


Laki-laki maupun perempuan umumnya akan mengalami lonjakan hormon pada usia remaja. Hormon-hormon ini yang kemudian mengubah emosi, kebiasaan makan, dan pertumbuhan rambut mereka. Penyakit terkait hormon seperti penyakit tiroid, lupus, dan sindrom ovarium polikistik juga cenderung muncul selama masa remaja. Penyakit-penyakit yang berhubungan dengan hormon tersebut dapat menyebabkan kerontokan rambut.


2. Kekurangan nutrisi


Biasanya remaja cenderung memiliki kebiasaan makan yang buruk seperti mengkonsumsi makanan olahan dan makanan cepat saji. Remaja yang tidak mengonsumsi makanan sehat dalam jumlah yang cukup, akan beresiko mengalami kerontokan rambut. Tubuh mereka tidak mendapatkan cukup protein, vitamin, dan mineral untuk mendukung pertumbuhan rambut. Beberapa remaja yang melakukan diet dan hanya mengkonsumsi sayur-sayuran juga dapat beresiko mengalami kerontokkan rambut jika mereka tidak mendapatkan cukup protein dari jenis daging.


3. Kondisi Medis 


Kondisi medis tertentu yang dialami remaja seperti diabetes atau penyakit tiroid, dapat mengganggu produksi rambut dan menyebabkan rambut rontok. Kondisi anemia, atau kekurangan zat besi pada remaja, juga dapat menyebabkan kerontokan rambut.


4. Konsumsi obat-obatan tertentu


Obat kemoterapi untuk kanker mungkin adalah obat yang paling dikenal menyebabkan rambut rontok. Namun ternyata rambut rontok juga bisa disebabkan oleh beberapa obat-obatan lain lho. Misalnya seperti obat yang digunakan untuk mengobati jerawat, gangguan bipolar, dan ADHD. Pil diet yang mengandung amfetamin juga bisa menyebabkan rambut rontok.


5. Stres


Perubahan fisik dan emosional pada masa remaja, serta kondisi psikologis lain dapat menimbulkan berbagai tekanan yang menyebabkan stress pada remaja. Kondisi stress diketahui merupakan faktor utama penyebab rambut rontok. Pada saat mengalami stres biasanya pernapasan juga menjadi lebih pendek. Hal ini menyebabkan oksigen yang masuk ke tubuh menjadi sedikit. Begitu pula dengan oksigen yang dapat dikirim ke rambut.


6. Hair styling atau penataan rambut berlebihan


Para remaja biasanya suka untuk mencoba berbagai hal baru, termasuk pada rambut mereka. Perawatan rambut yang menggunakan bahan kimia, seperti pewarna rambut, pemutih, pelurus rambut, atau pengeritingan dapat menyebabkan kerusakan rambut. Hal inilah yang membuat rambut putus dan menjadi rontok. Begitu pula dengan penggunaan alat-alat styling rambut seperti pencatok rambut yang terlalu panas pada rambut. Anda juga disarankan untuk menghindari menguncir rambut dengan kencang terlalu sering.


7. Trichotillomania


Trikotilomania adalah suatu gangguan psikologis dimana seseorang berulang kali mencabut rambutnya. Hal ini seringkali meninggalkan bercak kebotakan di kepala. Orang dengan trikotilomania biasanya membutuhkan bantuan dari terapis atau ahli kesehatan mental lainnya sebelum mereka dapat berhenti mencabut rambutnya.


8. Alopecia areata


Alopecia merupakan suatu penyakit kulit yang dapat menyebabkan kerontokan rambut di kepala dan bagian tubuh lainnya. Sekitar 1 dari 50 orang mengalami alopecia jenis ini pada suatu saat dalam hidup mereka, termasuk pada usia remaja. Alopecia areata biasanya dimulai dengan satu atau lebih botak bulat kecil pada kulit kepala dan bisa menjadi lebih besar. Dalam sejumlah kecil kasus, orang yang mengalami penyakit ini dapat kehilangan semua rambutnya. Baik pria maupun wanita bisa mengalami penyakit ini dan biasanya dimulai di masa kanak-kanak. Pada penyakit ini rambut biasanya tumbuh kembali dalam waktu satu tahun.

Cara Mengatasi Rambut Rontok Pada Remaja

vitamin rambut rontok


Kerontokan pada rambut dapat menyebabkan ketidaknyamanan pada siapapun, termasuk pada remaja. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena umumnya kerontokkan pada remaja yang disebabkan oleh gaya hidup bersifat sementara. Banyak hal yang dapat dilakukan oleh remaja untuk mencegah dan mengatasi kerontokan pada rambut. Yuk! Simak beberapa tips untuk mencegah dan mengatasi kerontokkan pada remaja.


Baca Juga : 7 Cara Merawat Rambut untuk Wanita Berhijab


Konsumsi makanan sehat


Untuk pertumbuhan rambut yang sehat, para remaja harus mengonsumsi makanan yang kaya protein, buah-buahan, sayuran, dan lemak sehat. Hindari diet yang sangat ketat pada usia remaja, karena ini bisa menyebabkan rambut rontok. Makanlah makanan yang seimbang dengan asupan kalori yang optimal. Usahakan juga untuk mengonsumsi lebih banyak makanan yang mengandung omega-3.


Kurangi stres


Stress yang berlebihan tidak hanya buruk untuk rambut, tetapi juga untuk kesehatan secara keseluruhan. Cobalah melakukan praktik relaksasi seperti yoga untuk mengurangi stres. Perbanyak kegiatan olahraga, meditasi, perbanyak tidur, dan pastikan untuk menyisihkan waktu untuk bersenang-senang bersama teman.


Kurangi hair styling berlebihan


Usahakan untuk mengurangi penggunaan bahan-bahan kimia pada rambut, terlebih jika masih berusia remaja. Kurangi juga penggunaan pengering rambut, sebagai gantinya Anda bisa mengeringkan rambut dengan angin.


Cuci rambut secara teratur


Mencuci rambut secara teratur akan meningkatkan kesehatan folikel dan mengurangi kerontokan rambut. Jika rambut kotor dan berminyak, folikel rambut tidak dapat berfungsi dengan baik karena tersumbat oleh kotoran dan minyak. Anda bisa memilih berbagai produk perawatan rambut rontok yang dijual dipasaran. Cucilah rambut dengan lembut dan hindari menggosok rambut terlalu keras karena hal ini dapat merusak rambut Anda.


Konsumsi suplemen pertumbuhan rambut


Jika penyebab rambut rontok adalah kekurangan vitamin, Anda bisa mengonsumsi lebih banyak vitamin serta mineral untuk rambut rontok. Jika Anda tidak bisa mendapatkan nutrisi dari makanan yang Anda makan, cobalah vitamin untuk pertumbuhan rambut seperti suplemen pertumbuhan rambut. Suplemen untuk rambut biasanya kaya akan vitamin D, Vitamin C, Biotin, Niacin, Zat Besi dan Seng. Anda juga bisa menggunakan produk vitamin rambut yang dioleskan langsung ke rambut Anda.


Baca Juga : Mengenal Manfaat Lemon Untuk Kesehatan Rambut



Perubahan gaya hidup, serta konsumsi makanan kaya nutrisi adalah beberapa hal yang dapat membantu para remaja untuk mengatasi masalah rambut rontok. Jika rambut rontok tidak kunjung membaik, Anda bisa melakukan konsultasi ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Foxnews. Diakses pada Agustus 2020. 5 common causes for hair loss in teenage girls. https://www.foxnews.com/health/5-common-causes-for-hair-loss-in-teenage-girls
Hair Loss. Diakses pada agustus 2020. https://www.hopkinsallchildrens.org/patients-families/health-library/healthdocnew/hair-loss
Toppik. Diakses pada Agustus 2020. Hair loss in your teens. https://www.toppik.com/hairtoppiksblog/hair-loss-in-teens
Chuback medical. Diakses pada Agustus 2020. What Causes Hair Loss In Teenage Males? https://chubackmedical.com/causes-hair-loss-teenage-males
Hair Loss In Teens. Diakses pada Agustus 2020. Causes, Signs, and How to Treat It.htt ps://www.hairguard.com/teenage-hair-loss



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terkait Kulit & Kecantikan