Ikuti Kami
Jam Operasional: 08:00 - 18:00 info@farmaku.com 0812 1600 1600

Tips Menggunakan Breast Pump Agar ASI Melimpah

 30 Jul 2020 Ibu & Anak | Breast Pump



tips menggunakan breast pump


FarmaMoms, pemberian ASI sebenarnya akan lebih efektif jika dilakukan dengan metode langsung dari payudara. Namun, ada kalanya ibu tidak bisa menyusui langsung dan mengakalinya dengan melakukan pumping, terlebih jika Anda merupakan seorang ibu pekerja atau memiliki jumlah ASI yang berlebih.


Pumping adalah cara memompa ASI yang meniru frekuensi menyusu pada bayi yang sedang mengalami growth spurt (saat-saat dimana bayi membutuhkan asupan ASI atau susu formula lebih banyak dari biasanya) karena sedang dalam masa pertumbuhan yang pesat.

 

Memompa ASI dapat membantu meringankan pembengkakan pada payudara. Selain itu payudara akan terasa lebih nyaman dan produksi ASI yang keluar dapat diperkirakan. Sayangnya, masih banyak para ibu yang belum mengetahui cara memompa ASI dengan benar. Padahal penting lho moms!

 

Mengapa harus memompa ASI dengan benar?

Tidak sedikit ibu yang masih awam dengan cara memompa agar ASI lancar. Padahal memompa ASI dengan cara yang tepat dapat membantu memberikan manfaat ASI bagi bayi ketika Anda tidak bisa menyusui secaranya langsung.


Nah, bagaimana cara menggunakan yang benar agar tetap lancar dan tidak sakit?

 

Cara menggunakan breast pump yang benar dan tepat

 

cara menggunakan breast pump yang benar

 

Memompa ASI dapat dilakukan dengan 2 cara, menggunakan tangan sendiri (alat pompa ASI manual) maupun alat pompa elektrik yang disebut dengan breast pump. Jika Anda memutuskan untuk menggunakan alat pemerah ASI yang lebih mudah, cukup dengan meletakan alat hisapnya di payudara Anda.

 

Dalam melakukan pumping tentu saja ada beberapa hal yang perlu diperhatikan seperti berikut:

 

Breast pump ASI Manual

Manual breast pump atau alat pompa ASI manual adalah jenis pompa yang bekerja secara manual alias menggunakan bantuan tangan. Meski terkesan tidak jauh beda manfaatnya dengan memompa melalui pijatan, namun bantuan alat sedikit banyak mempermudah keluarnya ASI dari payudara.

 

Cara menggunakan breast pump manual:

 

  1. Siapkan breast pump manual, lalu pasang masing-masing alat sesuai tempatnya
  2. Masukan corong pompa di posisi yang tepat dengan puting dan payudara sampai dirasa sudah nyaman
  3. Posisikan salah satu tangan memegang pompa dan tangan lainnya menopang payudara
  4. Gerakkan tuas pompa secara perlahan dengan hitungan seperti isapan bayi saat menyusui.
  5. Ulangi gerakan tangan saat memompa sampai jumlah ASI dirasa sudah cukup atau payudara telah kosong.
  6. Cuci bersih tangan dan semua peralatan setelah selesai digunakan.

 

Breast pump Electric

Electric breast pump atau alat pompa ASI elektrik adalah jenis pompa yang bekerja dengan bantuan listrik maupun baterai. Alat pompa ASI elektrik cenderung menghabiskan waktu yang lebih singkat dan cepat ketimbang pompa manual.

 

Bagi ibu menyusui yang tidak punya banyak waktu tapi ingin memompa ASI, Anda bisa memilih penggunaan pompa elektrik.


Cara menggunakan breast pump elektrik:

 

  1. Siapkan breast pump elektrik, kemudian pasang masing-masing alat sesuai tempatnya
  2. Pastikan setiap bagian sudah dibersihkan dan dalam keadaan steril.
  3. Letakan pelindung payudara pada posisi yang tepat dan tidak terasa mengganggu atau sakit. Jika pelindung tersebut dirasa kurang pas, Anda bisa menemukannya perlahan agar tidak mudah lepas nantinya.
  4. Colokan pompa elektrik ke sumber listrik terdekat atau langsung digunakan saat baterai masih tersedia.
  5. Nyalakan tombol "on" dan atur ke intensitas pompa sesuai keinginan Anda.
  6. Ulangi tahapan sebelumnya di kedua sisi payudara
  7. Lakukan proses memompa ASI dengan cara yang tepat sampai jumlah ASI yang diperoleh telah cukup atau payudara sudah kosong.

 

Tips memompa agar ASI lancar

tips memompa agar ASI lancar

Dilansir dari Mayo Clinic, menurut para ahli terdapat tips memerah ASI agar keluar banyak, antara lain:

 

1. Rileks dan Santai

Kondisi stres pada tiap orang dapat menghambat kemampuan tubuh Anda untuk melepaskan cairan ASI. Carilah tempat yang tenang sehingga dapat menciptakan suasana rileks dan nyaman. Ketika sedang mengeluarkan ASI, tariklah napas dalam-dalam secara perlahan. Agar dapat menciptakan suasana tenang lainnya, Anda juga bisa memerah sambil mendengarkan musik favorit Anda Moms.

 

 

2. Memompa ASI lebih sering

Semakin sering Anda memompa, maka ASI yang akan dihasilkan akan lebih banyak, terutama jika Anda menggunakan pompa asi atau breast pump berkualitas tinggi. Contohnya, jika Anda bekerja full time, luangkan waktu sekitar 15 menit setiap beberapa jam selama hari kerja. Akan lebih baik jika kedua payudara dipompa secara bersamaan.

 

 

3. Minum banyak cairan

Saat menyusui, sebaiknya hindari macam minuman yang dapat menyebabkan iritasi atau gangguan tidur pada bayi. Misalnya soda, kopi, dan minuman berkafein lainnya.

 

 

4. Batasi susu formula

Meski sama-sama memberikan nutrisi pada bayi, namun faktanya pemberian susu formula akan mengurangi keinginan bayi untuk minum ASI lho Moms, yang pada akhirnya dapat menurunkan produksi ASI Anda.

 


5. Tetap jaga kesehatan

Ibu sehat maka bayi juga akan sehat. Jagalah selalu kondisi kesehatan Anda agar tetap fit selama masa menyusui si kecil. Konsumsi buah- buahan, sayuran, serta biji-bijian dapat Anda jadikan sebagai asupan nutrisi terpenting. Sertakan aktivitas fisik ringan yang mudah dilakukan.

 


6. Pijat payudara dengan lembut

Sentuh dan pijatlah payudara dengan lembut. Hal ini jika dilakukan dengan benar dapat memicu proses let-down reflek yang bertujuan agar nantinya ASI dapat keluar dengan lancar.

 

 

Selain tips diatas, Anda juga bisa meminta dukungan dari orang-orang terdekat Moms. Tidak sedikit ibu yang merasa sangat terbantu ketika orang-orang di dekatnya memberikan dukungan untuk memberikan ASI pada bayi Anda. Mintalah support dari suami, orangtua, mertua, keluarga, teman, atau rekan kerja sekalipun.

 

Support ini tidak hanya membuat ibu menjadi percaya diri tapi juga semakin semangat untuk lebih rajin memberikan ASI kepada si buah hati. Namun, apabila Anda mengalami beberapa kendala terkait menyusui ada baiknya langsung konsultasikan dengan dokter supaya dibantu mencari tahu penyebab dan penanganannya. (PK)


Sumber:

American pregnancy. Diakses pada Juli 2020. Preparing to Breast Pump. https://americanpregnancy.org/breastfeeding/preparing-to-breast-pump/

Mayoclinic. Diakses pada Juli 2020. Manual breast pump. (2020). https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/infant-and-toddler-health/multimedia/manual-breast-pump/img-20008704

Mayoclinic. Diakses pada Juli 2020. Electric Breast Pump. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/infant-and-toddler-health/multimedia/electric-breast-pump/img-20009019

Nhs UK. Diakses pada Juli 2020. Expressing and Storing Breast Milk. http://www.nhs.uk/conditions/pregnancy-and-baby/pages/expressing-storing-breast-milk.aspx

 





Bagikan artikel ini :




Ibu & Anak   Breast Pump