Empty Cart

Total:
Rp. 0 

5 Obat Batuk Alami Yang Ada di Dapur Anda Sekarang!

 29 Nov 2018



obat batuk alami


Secara umum, batuk adalah hal normal. Batuk membantu menjaga tenggorokan Anda bersih dari dahak dan iritasi lainnya.

 

Namun, batuk berkelanjutan dapat menjadi indikasi dari sejumlah kondisi yang lebih serius, seperti alergi, infeksi virus, atau infeksi bakteri.

 

Terkadang batuk bukan karena sesuatu yang berhubungan dengan paru-paru. Gastroesophageal reflux disease atau yang sering disingkat GERD, adalah suatu penyakit lambung dimana asam lambung naik ke atas kerongkongan. GERD dapat menyebabkan batuk.

 

Anda dapat mengobati batuk akibat flu, alergi, dan infeksi sinus dengan sejumlah obat-obatan yang dijual bebas.

 

Infeksi bakteri akan membutuhkan antibiotik. Namun, bagi mereka yang lebih memilih untuk menghindari bahan kimia, ada banyak pilihan obat batuk herbal dan alami yang ada di dapur kita.

 

Inilah obat batuk alami yang dapat membantu meredakan batuk kering Anda.

 

 

 

Obat Batuk Alami Ampuh Yang Mudah Anda Dapatkan

  1. Madu

    Madu adalah obat batuk kering alami yang terkenal untuk pengobatan sakit tenggorokan.

    Menurut sebuah penelitian, madu mampu meredakan batuk lebih efektif daripada obat-obatan bebas yang mengandung dextromethorphan (DMP). DMP adalah salah satu obat penekan batuk.

    Cara membuat obat batuk alami dari madu di rumah adalah dengan mencampur 2 sendok teh madu dengan teh herbal, air hangat, atau lemon. Anda juga boleh mengkonsumsi madu secara murni atau mengoleskannya sebagai selai pada roti.



  2. Probiotik

    Probiotik adalah mikroorganisme yang dapat memberikan sejumlah manfaat kesehatan. Meskipun mereka tidak secara langsung berperan sebagai obat batuk alami, mereka membantu menyeimbangkan flora gastrointestinal kita. Flora gastrointestinal adalah bakteri yang hidup pada usus.

    Keseimbangan ini dapat mendukung fungsi sistem kekebalan tubuh. Bukti juga menunjukkan bahwa Lactobacillus, bakteri dalam susu, dapat mengurangi kemungkinan flu serta kepekaan terhadap alergen tertentu, seperti serbuk sari.

    Susu fortifikasi adalah sumber Lactobacillus. Anda juga dapat membeli suplemen probiotik di sebagian besar toko makanan kesehatan dan toko obat. Makanan yang mengandung probiotik relatif mudah ditemui.



  3. Nanas

    Kita biasanya tidak menganggap nanas sebagai obat batuk berdahak alami, mungkin hal ini disebabkan karena kita jarang mendengar tentang bromelain. Ada bukti yang menunjukkan bahwa bromelain, enzim yang hanya ditemukan di batang dan buah nanas dapat membantu meredakan batuk serta mengencerkan dahak di tenggorokan Anda. Untuk menikmati manfaat nanas dan bromelain, saat batuk makanlah sepotong nanas atau minum 300 ml jus nanas segar tiga kali sehari.

    Kadang-kadang nanas juga digunakan untuk mengobati peradangan dan pembengkakan.

    Namun nanas dikenal ‘tajam’ dan dapat melukai maag. Ada baiknya untuk melakukan konsultasi dengan dokter atau makan terlebih dahulu sebelum mengkonsumsi nanas.



  4. Daun Mint

    Daun mint terkenal karena sifat penyembuhannya. Menthol pada daun mint akan menenangkan tenggorokan dan bertindak sebagai dekongestan. Dekongestan membantu mengencerkan lendir. Anda bisa mendapatkan manfaat dengan minum teh mint atau dengan menghirup uap mint dari sebuah alat humidifier atau aromaterapi.


  5. Air Garam

    Meskipun obat batuk alami ini mungkin tampak sederhana, berkumur dengan larutan garam dapat membantu menenangkan tenggorokan gatal yang menyebabkan Anda batuk. Mencampur 1/4 hingga 1/2 sendok teh garam dengan 200 mL air hangat dapat membantu meredakan iritasi pada tenggorokan.

 

Carilah perawatan medis darurat jika batuk mempengaruhi kemampuan Anda untuk bernapas atau jika Anda mengalami batuk darah.

 

Temui dokter Anda jika Anda mengalami gejala berikut selain batuk Anda:

  • meriang
  • dehidrasi
  • demam lebih tinggi dari 38?C
  • malaise, atau perasaan tidak sehat secara umum
  • batuk produktif yang memiliki lendir yang berbau busuk, tebal, hijau atau kuning
  • kelemahan otot

 

 

Referensi

  1. Paul, I. M., Beiler, J., McMonagle, A., Shaffer, M. L., Duda, L., & Berlin, C. M., Jr. (2007, December). Effect of honey, dextromethorphan, and no treatment on nocturnal cough and sleep quality for coughing children and their parents [Abstract]. Archives of Pediatrics & Adolescent Medicine, 161(12), 1140-1146
  2. Probiotics: In depth. (2017, January 16)
  3. Steckelberg, J. M. (2015, June 5). Honey: An effective cough remedy? Retrieved from
  4. Stengler, M. (2010). The natural physician’s healing therapies: Proven remedies medical doctors don’t know. New York, NY: Prentice Hall Press.





Bagikan artikel ini :