Ikuti Kami
Jam Operasional: 08:00 - 22:00
info@farmaku.com
0812 1600 1600

12 Obat Diabetes yang Umum Diresepkan Oleh Dokter

obat diabetes farmaku

Diabetes adalah penyakit kronis di mana kadar gula darah (glukosa) tubuh terlalu tinggi. Salah satu cara yang bisa Anda lakukan untuk mengontrolnya adalah mengonsumsi obat diabetes. Di artikel ini Farmaku merangkum berbagai obat resep yang biasanya dianjurkan oleh dokter.

Beragam Pilihan Obat untuk Diabetes

Pengobatan diabetes bertujuan untuk mengontrol kadar gula darah tetap stabil sehingga pasien dapat tetap beraktivitas dengan normal.

Berikut ini daftar obat diabetes di apotek yang bisa membantu mengontrol kadar gula darah Anda, di antaranya:

1. Metformin

gamabr metformin obat diabetes

Obat ini mengandung metformin HCl 500 mg yang digunakan untuk penanganan pertama pada pengidap diabetes tipe 2.

Metformin bekerja dengan cara mengontrol kadar gula darah dan meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap insulin. Dengan begitu, glukosa bisa mudah diserap oleh sel-sel di tubuh dan tubuh bisa menggunakan insulin lebih efektif. 

Efek samping yang bisa terjadi saat Anda mengonsumsinya antara lain; diare, mual,  dan penurunan berat badan. Efek tersebut dapat hilang saat tubuh bisa beradaptasi dengan obat ini.

Apabila penggunaan obat ini tidak cukup membantu mengendalikan gula dalam darah, biasanya dokter akan meresepkan obat injeksi atau oral sebagai kombinasi untuk penanganan diabetes.

Beli Metformin di Sini

2. Amaryl

gambar amaryl

Obat ini mengandung glimepiride dan termasuk obat antidiabetes golongan sulfonilurea. Amaryl bekerja dengan cara mendorong produksi insulin dan membantu tubuh dalam menggunakannya.

Amaryl tidak dapat digunakan pada pasien diabetes tipe 1 yang tidak bisa memproduksi insulin secara alami.

Obat ini tergolong obat keras dan memiliki efek samping seperti muntah, mual, diare, nyeri pada ulu hati, dan sembelit. 

Beli Amaryl 1 mg di Sini
Beli Amaryl 2mg di Sini

3. Metrix 2 mg

Metrix

Obat diabetes produksi Kalbe ini mengandung glimepiride 2 mg. Kandungan tersebut dapat memberikan dorongan kepada pankreas untuk memproduksi insulin sekaligus membuat tubuh menggunakan insulin lebih efisien.

Obat Metrix khusus untuk pasien diabetes tipe 2 dan tidak efektif bagi penderita diabetes tipe 1. Perlu diketahui juga, obat ini tergolong obat keras dan perlu konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan dosis yang tepat. 

Beli Metrix 2mg di Sini
Beli Metrix 3mg di Sini
Beli Metrix 4mg di Sini

 

4. Glucophage

Glucophage

Obat ini mengandung metformin hydrochloride 750 mg yang bekerja dengan cara menekan produksi glukosa pada hati. Glucophage diperuntukan bagi orang dengan kelebihan berat badan.

Tidak hanya itu, obat ini juga dapat dijadikan sebagai terapi prediabetes, yang merupakan pengobatan untuk orang berisiko terkena penyakit diabetes tipe 2.

Glucophage biasanya diberikan bersamaan dengan insulin atau obat antidiabetes lainnya. Dikarenakan tergolong obat keras, penggunaan glucophage harus sesuai dengan resep dokter.

Perlu diketahui juga, obat ini memiliki efek samping yang umum terjadi seperti diare, mual, kram perut, sering kentut, hingga muntah.

Beli Glucophage Xr 750mg Tab di Sini

5. Kombiglyze XR 500 mg

Kombiglyze

Obat ini dapat digunakan sebagai obat terapi komplementer pada penderita diabetes mellitus tipe 2 yang sedang menjalani program diet agar kadar glukosa darah tetap terkontrol.

Kombiglyze XR mengandung kombinasi saxagliptin dan metformin Hcl Extended-Release.

Saxagliptin bekerja dengan cara membantu mengontrol kadar glukosa dalam darah dengan meningkatkan incretins (hormon metabolisme alami tubuh).

Sedangkan, metformin HCl bekerja dengan cara menurunkan kadar gula darah dengan menekan produksi glukosa, meningkatkan sensitivitas insulin, dan mengurangi penyerapan glukosa di saluran pencernaan.

Tergolong obat keras, Kombiglyze bisa didapatkan dengan menggunakan resep dokter.

Beli Kombiglyze XR 500 mg di Sini

6. Trajenta Duo

Trajenta Duo

Obat ini mengandung metformin 500 mg dan linagliptin 2.5 mg untuk mengendalikan kadar gula darah. Trajenta Duo bekerja dengan cara mengatur kadar insulin yang diproduksi tubuh sesudah makan.

Selain itu, obat diabetes ini juga dapat meningkatkan sekresi insulin sekaligus pengurangan sekresi glukagon,  sehingga bisa meningkatkan homeostasis kadar glukosa tubuh.

Obat ini tergolong obat keras dan memiliki efek samping seperti diare, muntah, batuk, gatal, hingga nafsu makan menurun.

Beli Trajenta Duo 500 mg di Sini

7. Acarbose

Acarbose

Obat ini merupakan obat terapi kombinasi diet bagi penderita diabetes. Kandungan acarbose di dalam obat ini membantu memperlambat penyerapan glukosa ke dalam usus halus supaya kadar gula darah turun sesudah makan.

Acarbose biasanya digunakan bersamaan dengan obat diabetes lain seperti insulin, glibenklamid, dan metformin untuk mengendalikan kadar gula darah.

Meski begitu, obat ini tergolong obat keras dan butuh resep dokter untuk mengonsumsinya.

Beli Acarbose 50 mg Tab di Sini
Beli Acarbose 100 mg Tab di Sini

8. Glurenorm Strip

Glurenorm Strip

Obat ini mengandung gliquidone 30 mg yang dapat membantu mengontrol kadar gula darah pada pasien diabetes tipe 2. Tergolong obat keras, Glurenorm harus diminum sesuai resep dokter.

Selain itu, obat ini juga memiliki efek samping yang mungkin terjadi yaitu alergi, mual, ruam, muntah hingga  gangguan hematologi.

Beli Glurenorm Strip di Sini

9. Janumet

gambar janumet

Janumet membantu mengontrol kadar gula darah tinggi pada pasien diabetes melitus tipe 2.

Obat dengan kandungan metformin dan sitafliptin ini bekerja dengan mengontrol glukosa darah dan memproduksi insulin secara alami. Perlu diketahui, obat ini tidak efektif untuk mengobati diabetes tipe 1.

Beli Janumet 50 mg/500mg di Sini
Beli Janumet 50 mg/1000mg di Sini

10. Jardiance Duo

gambar jardiance duo

Jardiace mengandung empaglifozin yang digunakan sebagai terapi tunggal pengobatan diabetes. Obat ini biasanya dikombinasikan dengan metformin, sulfonilurea, dan pioglitazone untuk mengobati diabetes melitus tipe 2. Jardiance digunakan untuk menurunkan kadar gula di dalam darah.

Beli Jardiance Duo 5 mg/500mg Tab di Sini
Beli Jardiance Duo 12,5 mg/1000mg Tab di Sini

11. Forxiga

gambar forxiga

Forxiga adalah obat anti diabetes produksi Astra Zeneca Indonesia yang mengandung dapagliflozin. Kandungan tersebut berguna untuk mengontrol kadar gula darah pada orang yang menderita diabetes melitus.

Obat ini bisa dikonsumsi sebelum/sesudah makan dan harus ditelan utuh, tidak boleh dihancurkan.

Beli Forxiga 5 mg Tab di Sini
Beli Forxiga 10 mg Tab di Sini 

12. Xigduo XR

gambar xigduo xr

Xigduo XR mengontrol kadar gula darah pada pasien yang memiliki respon buruk terhadap penggunaan metformin monoterapi. Obat ini mengandung kombinasi bahan aktif dapagliflozin, propanediol monohydrate, dan metformin.

Xigduo XR tergolong obat keras, sehingga penggunaannya memerlukan resep dan anjuran dokter.

Beli Xigduo XR 10/500 mg Tab di Sini
Beli Xigduo XR 10/1000 mg Tab di Sini

Nah, itulah berbagai obat diabetes di apotek yang dapat membantu mengontrol kadar gula darah. Jika Anda bingung memilih obat mana yang sesuai, Anda bisa konsultasi dengan dokter rekanan Farmaku di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *



Keuntungan Belanja di Farmaku

100% Produk Ori, dan Berkualitas

Pengiriman Cepat Sampai

Nikmati Promo Menarik

Nikmati Gratis Ongkos Kirim

Produk Kesehatan Terlengkap

Dapatkan Poin Setiap Transaksi

Artikel Terkait Kesehatan