Empty Cart

Total:
Rp. 0 

Penyebab Batu Ginjal Yang Jangan Kita Abaikan

 20 Dec 2018



penyebab batu ginjal


Batu ginjal adalah terbentuknya 'batu' dalam bentuk padat yang mengkristal. Penyakit batu ginjal biasanya berasal dan terjadi pada ginjal. Namun batu ginjal juga dapat terjadi pada daerah saluran kencing, seperti ureter, uretra, dan kandung kemih.

 

Batu ginjal akan menimbulkan rasa sakit pada penderitanya. Rasa sakit ini dalam istilah medis bernama kolik renal. Kolik renal dapat terjadi apabila ada sumbatan pada saluran kencing. Dalam kondisi batu ginjal, sumbatan ini diakibatkan oleh batu ginjal.

 

Batu ginjal tidak selamanya akan berada di dalam ginjal, mereka dapat turun menuju ureter. Ureter adalah saluran yang menghubungkan ginjal dengan kandung kemih. Ureter berukuran kecil dan batu ginjal yang berukuran besar tidak dapat melewatinya. Inilah mengapa penyumbatan terjadi dan rasa nyeri yang hebat pun timbul. Batu ginjal juga dapat menyebabkan iritasi dan luka pada ureter. Hal ini menyebabkan adanya darah pada kencing penderita batu ginjal.

 

Pada kasus yang lebih parah, batu ginjal dapat menyumbat urin atau air kencing secara keseluruhan. Kondisi ini bisa berdampak pada infeksi dan kerusakan ginjal.

 

 

 

Apa Faktor Risiko dan Penyebab Batu Ginjal?

Penyebab batu ginjal yang utama adalah apabila jumlah urin yang dihasilkan kurang dari 1 liter per hari. Ini adalah tanda kurang minum. Batu ginjal umumnya terjadi pada orang dalam rentang usia 20 sampai 50 tahun.

 

Batu ginjal juga sering terjadi pada bayi prematur yang memiliki masalah pada ginjalnya.

 

Selain itu, ada faktor lainnya yang menjadi penyebab batu ginjal. Jenis kelamin adalah salah satunya. Lebih banyak pria yang menderita batu ginjal dibandingkan wanita menurut NIDDK (National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases).

 

Seseorang dengan riwayat keluarga batu ginjal juga berpotensi lebih besar mengalami batu ginjal.

 

 

Apa penyebab batu ginjal yang paling umum?

  1. Dehidrasi atau kurang minum setiap hari

    Kita harus menghasilkan urin yang cukup untuk melarutkan semua mineral di dalam ginjal agar tidak berubah menjadi kristal secara perlahan. Kurang minum dapat dilihat pada warna urin yang terlihat kuning gelap. Seseorang yang cukup air akan memiliki urin berwarna bening atau kuning cerah. 

    Seseorang yang pernah menderita batu ginjal sebelumnya, dianjurkan untuk menghasilkan urin kira-kira 2 liter atau 8 gelas setiap harinya. Perlu diingat cairan di dalam tubuh keluar akibat keringat dan bernafas. Untuk itu, dianjurkan untuk minum air lebih dari 2 liter per hari. Gantilah air putih sesekali dengan jus buah citrus. Asam sitrat pada air lemon dapat mencegah pembentukan batu ginjal.

  2. Pola Makan

    Batu ginjal terjadi ketika kalsium dan oksalat menyatu saat ginjal kita bekerja memproduksi urin. Ironisnya, oksalat sering ditemukan pada sayur dan buah-buahan yang sehat dan baik untuk tubuh, seperti bayam, kacang almond, kacang mede, teh, cokelat, dan buah yang kaya vitamin C.

    Mengkonsumsi terlalu banyak sodium dapat menjadi faktor penyebab batu ginjal. Alasannya, sodium meningkatkan kadar kalsium pada urin. Batasi konsumsi jajanan dan makanan yang memiliki rasa asin.

    Protein hewani juga dapat menyebabkan urin menjadi terlalu asam, salah satunya adalah daging merah. Protein jenis ini meningkatkan tingkat kalsium pada urin dan menurunkan tingkat asam sitrat secara bersamaan, kedua kondisi ini dapat berujung pada terbentuknya batu ginjal.

  3. Gangguan Pada Usus dan Sistem Pencernaan

    Batu ginjal sering terjadi pada seseorang yang memiliki gangguan usus, seperti diare. Diare menyebabkan kita semakin jarang buang air kecil.

    Selain itu tubuh juga menyerap oksalat lebih banyak dari usus, hal ini berpotensi pada pembentukan batu ginjal.

  4. Obesitas

    Bila Anda mengalami obesitas, Anda memiliki kemungkinan dua kali lebih besar terkena penyakit batu ginjal dibandingkan orang yang memiliki berat badan ideal.

  5. Kondisi Medis / Penyakit Tertentu

    Ada beberapa penyakit yang menyebabkan seseorang berisiko terkena batu ginjal.

    • Diabetes tipe 2

      Kondisi ini dapat menyebabkan urin menjadi lebih asam sehingga risiko pembentukan batu ginjal menjadi lebih tinggi.

    • Asam urat

      Tingginya tingkat asam urat dalam darah dapat merangsang pembentukan pada sendi dan ginjal. Batu ginjal akibat asam urat dapat menjadi sangat besar dan memberikan rasa nyeri yang luar biasa.

    • Paratiroidisme

      Ketika kelenjar paratiroid yang terletak di bawah leher memproduksi terlalu banyak hormon paratiroid, hal ini akan memicu meningkatnya tingkat kalsium dalam darah.

  6. Pengobatan

    Ada beberapa jenis obat penyebab batu ginjal:

    • Antibiotik, seperti ciprofloxacin
    • Obat HIV / AIDS
    • Beberapa obat untuk darah tinggi

 

 

 
Referensi

  1. Kidney stones - symptomps and causes





Bagikan artikel ini :