Ikuti Kami
Jam Operasional: 08:00 - 22:00
info@farmaku.com
0812 1600 1600

Kenali Penyakit Hipertiroidisme Sejak Dini!

Hipertiroidisme atau yang dikenal dengan istilah overactive thyroid adalah kondisi tingginya kadar hormon tiroksin di dalam tubuh. Hormon tiroksin itu sendiri merupakan hormon yang dihasilkan oleh kelenjar tiroid yang berperan dalam sistem metabolisme, mempengaruhi detak jantung, dan mengatur suhu tubuh.

Kondisi ini paling sering dialami oleh wanita dengan kisaran usia 20-40 tahun. Meski begitu, tidak menutup kemungkinan dialami juga oleh siapa saja dengan usia berapa pun termasuk anak- anak.


Gejala Hipertiroidisme

Umumnya gejala penyakit hipertiroid menimbulkan rasa seperti:

  • Mudah gelisah
  • Kelelahan
  • Sulit tidur atau insomnia
  • Detak jantung cepat dan tidak teratur
  • Gemetar
  • Diare
  • Sering buang air kecil atau besar
  • Penurunan berat badan
  • Mood mudah berubah
  • Siklus menstruasi tidak teratur
  • Kemandulan
  • Pembesaran kelenjar tiroid
  • Tangan berkeringat berlebihan

Pada penderita hipertiroidisme usia lebih dari 60 tahun, gejala biasanya disertai dengan depresi dan demensia.


Kapan harus periksa ke dokter?

Jika Anda mengalami gejala yang disertai dengan beberapa hal dibawah ini sebaiknya segera temui dokter.

  • Detak jantung tidak beraturan
  • Pusing
  • Hilang kesadaran

Penyebab hipertiroidisme

Hipertiroidisme dapat disebabkan oleh berbagai macam penyebab antara lain:

Penyakit autoimun graves
Sebagian besar kondisi hipertiroidisme disebabkan oleh kerusakan pada sistem imun seseorang. Penyakit graves adalah kondisi dimana sistem imun menyerang kelenjar tiroid.

Tiroidistis
Adalah kondisi yang diakibatkan oleh infeksi bakteri, virus, atau jamur pada kelenjar tiroid sehingga menyebabkan peradangan. Kerusakan inilah yang membuat hormon tiroksin diproduksi secara berlebihan.

Kelebihan kadar iodin
Iodin adalah zat yang dibutuhkan tiroid untuk menghasilkan hormon. Namun jika kadar iodin berlebihan, hal ini mungkin dpt menjadi penyebab kelebihan hormon tiroksin.

Kelebihan obat tiroid
Penggunaan obat tiroid secara berlebihan dapat menyebabkan hipertiroidisme. Jika Anda mengkonsumsi obat ini, sesuaikan dosis yang dianjurkan dokter selama kadar hormon tiroid Anda terlalu tinggi.

Nodul tiroid
Merupakan benjolan yang terdapat pada kelenjar tiroid. Benjolan ini bersifat jinak dan tidak menyebabkan kanker, namun benjolan ini dapat membuat produksi hormon tiroid menjadi tinggi.

Komplikasi Hipertiroidisme

Kondisi penyakit hipertiroidisme yang tidak segera diobati mungkin dapat menimbulkan masalah medis komplikasi hipertiroid seperti:

  1. Stroke, dan gagal jantung, akibat membiarkan detak jantung yang tidak beraturan)
  2. Kelainan tulang (osteoporosis)
  3. Gangguan penglihatan, seperti mata perih, penglihatan kabur ,
  4. Tyroid stroms, salah satu komplikasi penyakit hipertiroid yang dapat mengancam jiwa meski jarang dialami ( nadi melebar, hipertensi, demam tinggi)

Penanganan hipertiroidisme

Hipertiroidisme dapat ditangani melalui tindakan medis atau pengobatan. Biasanya, jenis penanganan bergantung pada faktor usia, gejala, dan kadar tiroid yang dimiliki pasien.

  1. Radioiodine terapi
    Radioiodine adalah jenis terapi yang digunakan untuk mengatasi hipertiroidisme. Perlu diperhatikan terapi ini tidak boleh digunakan pada ibu hamil, menyusui, atau mengalami gangguan mata.
  2. Pemberian obat thionamide
    Thionamide adalah kelompok obat yang digunakan untuk menekan produksi hormon tiroksin di dalam tubuh. Obat ini dapat anda temui dengan merek carbimazole dan propylthiouracil.
  3. Operasi tiroid
    Operasi pengangkatan tiroid dapat dilakukan jika tiroid muncul kembali setelah dilakukan penanganan menggunakan obat thionamide atau mengalami pembengkakan tiroid yang cukup parah.

Kesimpulan


Hipertiroidisme adalah kondisi tingginya kadar hormon tiroksin yang ada di dalam. Kondisi ini paling sering dialami oleh wanita dan disebabkan oleh banyak hal.

Baca juga: Artikel kesehatan lainnya

Umumnya hipertiroidisme ditandai dengan rasa gelisah, mudah berkeringat, emosi sulit terkontrol hingga pembengkakan pada kelenjar tiroid.

Hipertiroidisme dapat ditangani secara medis melalui radioiodine terapi, pemberian obat thionamide, atau operasi pengangkatan tiroid.

niddk.nih.gov. Hyperthyroidism (Overactive Thyroid). Agustus 2011
sciencedirect.com. Hyperthyroidism and thyrotoxicosis". Emerg Med Clin North America. Mei 2014

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Lainnya