Ikuti Kami
Jam Operasional: 08:00 - 18:00 info@farmaku.com 0812 1600 1600

6 Suplemen Terbaik untuk Bantu Turunkan Kolesterol Tinggi

 26 Jun 2020 Kesehatan | Kolesterol




Kolesterol sering dipandang buruk bagi sebagian besar orang, padahal tidak selamanya kolesterol itu buruk bagi tubuh. Sejatinya, tubuh Anda membutuhkan kolesterol untuk membangun sel-sel baru, mendukung proses metabolisme, membentuk hormon, dan membantu produksi vitamin D.

 

Namun, gaya hidup yang tidak sehat, sering menjadi faktor utama penyebab kolesterol tinggi dalam darah. Jika kondisi ini dibiarkan begitu saja, maka kolesterol akan membentuk plak yang bisa menghambat aliran darah, kemudian memicu timbulnya penyakit serius seperti jantung dan stroke.

 

Apa itu kolesterol?

 

apa itu kolesterol

 

Kolesterol adalah zat penting yang diproduksi oleh tubuh karena memiliki empat fungsi utama, yang tanpanya Anda tidak bisa bertahan hidup. Fungsi kolesterol bagi tubuh, yaitu berkontribusi pada struktur dinding sel, membuat asam empedu pencernaan di usus, memungkinkan tubuh untuk memproduksi vitamin D, dan membantu tubuh untuk memproduksi hormon-hormon tertentu.

 

Walau kolesterol memiliki fungsi yang penting bagi tubuh, namun kadar kolesterol yang terlalu tinggi juga dapat berbahaya dan meningkatkan risiko penyakit jantung atau stroke. Kolesterol tinggi dapat diwariskan, tetapi seringkali merupakan hasil dari pilihan gaya hidup yang tidak sehat.

 

Jenis kolesterol

 

jenis kolesterol HDL dan LDL

 

Kolesterol dapat diproduksi secara alami oleh tubuh dan bisa berasal dari makanan yang Anda konsumsi. Terdapat dua jenis kolesterol di dalam tubuh, yaitu high-density lipoprotein (HDL) dan low-density lipoprotein (LDL).

 

High-density lipoprotein (HDL) merupakan jenis kolesterol baik karena kolesterol ini berfungsi untuk membersihkan lemak-lemak di dalam organ termasuk pembuluh darah yang membawanya menuju hati.

 

Low-density lipoprotein (LDL) merupakan jenis kolesterol yang bisa membawa lemak dari hati ke dalam organ. Jenis kolesterol ini jika jumlahnya terlalu banyak bisa menyebabkan pengendapan di dalam pembuluh darah. Oleh karena itu, jenis kolesterol LDI ini sering disebut sebagai kolesterol jahat.

 

Level kadar kolesterol

 

Tingkat kolesterol bervariasi berdasarkan usia, berat, dan jenis kelamin. Seiring waktu, tubuh seseorang cenderung menghasilkan lebih banyak kolesterol, artinya semua orang dewasa harus memeriksa kadar kolesterol mereka secara teratur, idealnya setiap 4 hingga 6 tahun.

 

Kadar kolesterol sehat tidak banyak berbeda untuk orang dewasa pada umumnya. Variasi tingkat yang direkomendasikan cenderung berubah karena kondisi dan pertimbangan kesehatan lainnya. Pada orang dewasa, kadar kolesterol total kurang dari 200 miligram per desiliter (mg / dL) dianggap sehat.

 

  • Angka antara 200 dan 239 mg / dL adalah batas tinggi.
  • Angka 240 mg / dL ke atas dianggap tinggi.

 

Kadar kolesterol LDL harus kurang dari 100 mg / dL.

 

  • 100-129 mg / dL dapat diterima untuk orang yang tidak memiliki masalah kesehatan tetapi mungkin menjadi perhatian bagi siapa saja dengan penyakit jantung atau faktor risiko penyakit jantung.
  • 130—159 mg / dL adalah batas tinggi.
  • 160–189 mg / dL tinggi.
  • 190 mg / dL atau lebih tinggi dianggap sangat tinggi.

 

Level HDL harus dijaga lebih tinggi. Pembacaan optimal untuk kadar HDL adalah 60 mg / dL atau lebih tinggi.

 

  • Pembacaan kurang dari 40 mg / dL dapat menjadi faktor risiko utama untuk penyakit jantung.
  • Angka dari 41 mg / dL hingga 59 mg / dL adalah batas rendah.

 

Apa penyebab kolesterol tinggi?

 

Penyebab kolesterol tinggi atau hiperkolesterolemia dapat terjadi ketika lemak jahat LDL dan kadar lemak trigliserida mengalami penumpukan di dinding pembuluh darah, kemudian menyebabkan terjadinya penyempitan dan penyumbatan pembuluh darah.

 

Kolesterol tinggi terjadi akibat adanya pengendapan kolesterol yang berlebihan di pembuluh darah. Faktor penyebab kolesterol tinggi di antaranya, yaitu:

 

  • gaya hidup tidak sehat
  • penyakit yang diderita
  • keturunan
  • kurang olahraga
  • pola makan yang tidak sehat
  • obesitas

 

Jika tingkat kolesterol dalam darah melebihi kadar normal, maka hal ini dapat meningkatkan risiko penyakit dan menimbulkan komplikasi seperti:

 

  • serangan jantung terjadi ketika plak robek atau pecah, lalu menghalangi aliran darah dan menyumbat arteri di hilir. Jika aliran darah ke bagian jantung Anda berhenti, Anda akan mengalami serangan jantung.
  • stroke terjadi ketika gumpalan darah menghalangi aliran darah ke bagian otak.
  • nyeri di dada terjadi ketika pembuluh arteri yang menyuplai darah ke jantung tersumbat.

 

Apa ciri-ciri kolesterol tinggi?

 

Tingginya kadar kolesterol memang tidak memiliki keluhan yang dapat digambarkan dengan pasti. Namun, ada gejala-gejala yang muncul yang dapat dirasakan ketika seseorang mengalami kolesterol tinggi, yaitu:

 

Nyeri di bagian dada

 

Ketika kadar kolesterol Anda terlalu tinggi, maka dapat terjadi penumpukan plak di pembuluh darah jantung, yang bisa mengganggu dan menghambat aliran darah menuju jantung. Untuk itu, nyeri di bagian dada merupakan salah satu keluhan yang umumnya terjadi jika kolesterol Anda tinggi. Lebih buruknya lagi, jika terjadi penyumbatan secara total, ini dapat mengakibatkan terjadinya serangan jantung.

 

Gampang lelah dan nyeri di bagian kaki

 

Ketika terjadinya penumpukan plak di pembuluh darah akibat tingginya kadar kolesterol di dalam darah, hal ini membuat aliran darah ke jaringan tubuh berkurang. Kemudian, penderita kolesterol tinggi jadi lebih mudah kelelahan. Sementara, ketika penumpukan plak terjadi pada pembuluh darah di kaki, maka bagian kaki akan terasa berat dan nyeri, hingga terasa perih seperti terbakar.

 

Nyeri di bagian leher

 

Nyeri otot dan saraf dapat terjadi karena banyak hal. Namun, keluhan satu ini sering terjadi oleh mereka yang mengalami kolesterol tinggi. Nyeri di bagian leher bisa terjadi karena penumpukan plak di pembuluh darah di bagian leher. Penumpukan plak yang terjadi dapat menghalangi aliran darah di leher menuju otak.

 

Bagaimana cara menurunkan kolesterol tinggi?

 

Untuk mengurangi kolesterol tinggi Anda bisa melakukan cara-cara berikut ini: Untuk mengurangi kolesterol tinggi Anda bisa melakukan cara-cara berikut ini: 

 

1. Mengatur pola makan

 

cara menurunkan kolesterol


Mengatur pola makan dapat menjadi salah satu cara untuk menurunkan kolesterol tinggi. Anda bisa mulai dengan mengurangi konsumsi lemak hewani dan  beralihlah ke lemak sehat, misal alpukat dan lainnya. Lalu, mengonsumsi makanan dengan kadar garam yang rendah. Kurangi konsumsi makanan yang mengandung lemak trans dan lemak jenuh yang biasanya terdapat di makanan cepat saji.  Olahraga secara rutin


Lakukan olahraga secara rutin untuk mencegah meningkatnya kadar kolesterol dan menurunkan kadar kolesterol Anda. Beberapa jenis olahraga yang bisa Anda lakukan untuk turunkan kolesterol, yaitu jogging, bersepeda, berenang, hingga angkat beban.

 

2. Berhenti merokok

 


Jika Anda terbiasa merokok dalam kehidupan sehari-hari, sebaiknya segera hentikan kebiasaan tersebut. Kebiasaan merokok bisa meningkatkan risiko pembentukan plak kolesterol di pembuluh darah. Untuk itu, berhentilah merokok agar penumpukan plak di pembuluh darah menurun dan risiko kolesterol tinggi juga ikut menurun.

 

3. Menjaga berat badan

 

menjaga berat badan

 

Memiliki berat badan yang berlebih dapat meningkatkan risiko mengalami kolesterol tinggi. Namun, bukan berarti orang dengan berat badan ideal atau kurus bisa terbebas dari masalah ini. Untuk itu, sebaiknya tetap jaga berat badan Anda agar menurunkan risiko terhadap segala jenis penyakit, termasuk kolesterol tinggi. 

 

Anda bisa mulai dengan melakukan kebiasaan sederhana yang bisa berpotensi meningkatkan berat badan. Misalnya, cari makanan manis dengan kalori yang rendah. Memperbanyak jalan kaki daripada naik kendaraan umum saat pergi, terutama jika lokasinya tidak jauh.

 

4. Konsumsi suplemen sebagai obat alami kolesterol

 

konsumsi suplemen sebagai obat alami kolesterol

 

Jenis suplemen kolesterol yang dapat menjadi obat kolesterol alami yang paling ampuh dalam menurunkan kolesterol tinggi di antaranya:

 

Minyak ikan

 

Mengonsumsi minyak ikan dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Minyak ikan dapat ditemukan pada jenis ikan seperti tuna, salmon, ikan teri, hingga sarden. Namun, jika Anda kesulitan mengonsumsi ikan-ikan tersebut, Anda bisa coba menggantinya dengan mengonsumsi suplemen yang mengandung omega-3.

 

Kadar omega-3 yang terdapat dalam minyak ikan seperti EPA dan DHA mampu menurunkan kadar trigliserida, meningkatkan kolesterol baik (HDL), dan meminimalisir pembengkakan dan pembekuan darah. 

 

Coenzyme Q10 (CoQ10)

 

Suplemen coenzyme Q10 (CoQ10) berdasarkan penelitian mengenai manfaatnya menunjukkan bahwa suplemen ini bisa membantu menurunkan kadar kolesterol LDL. Beberapa suplemen coenzyme Q10 (CoQ10) yang bisa Anda temukan di pasaran, yaitu Nutrimax Coenzyme Q-10, Blackmores CoQ10, Sunkist Coq10, dan Nutriwell CO Q10.

 

Serat psyllium

 

Psyllium atau lebih dikenal dengan sebutan Plantago ovata adalah tanaman yang hanya tumbuh di India. Namun, tanaman ini sudah lama dikonsumsi sebagai suplemen yang sumbernya berasal dari serat makanan alami. Serat psyllium terbukti dapat menurunkan kadar kolesterol LDL dan trigliserida, khususnya pada penderita diabetes tipe 2. 

 

Anda bisa mengonsumsi serat psyllium untuk membantu mendapatkan tambahan serat, sekaligus menjadi suplemen kolesterol yang bisa menjadi alternatif dalam menurunkan kadar kolesterol dalam darah Anda. 

 

Niacin (vitamin B3)

 

Niacin (B3) merupakan salah satu jenis vitamin B yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL dan meningkatkan kolesterol baik (HDL). Suplemen ini bisa diminum dalam dosis tinggi supaya Anda bisa merasakan efeknya. Namun, sebaiknya Anda konsultasi dengan dokter sebelum menggunakannya agar mendapatkan dosis yang tepat.

 

Selain itu, jika Anda sedang atau pernah menderita penyakit liver yang kronis, penyakit asam urat, dan tukak lambung sebaiknya tidak dianjurkan untuk menggunakan suplemen ini. Efek samping dari suplemen dengan kandungan niacin yaitu, nyeri otot, gangguan pencernaan, dan ruam di kulit. 

 

Probiotik

 

Konsumsi probiotik tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan usus dan daya tahan tubuh Anda saja, tapi juga mampu menurunkan kadar kolesterol yang tinggi. Kandungan probiotik dapat ditemukan pada makanan atau minuman seperti kimchi dan yoghurt. Tapi, Anda juga bisa mengonsumsi suplemen probiotik yang dijual bebas di pasaran.

 

Ekstrak teh hijau

 

Ekstrak teh hijau tidak hanya ditemukan dalam bentuk minuman saja, teh hijau juga terdapat pada suplemen dan memberikan manfaat yang baik untuk menurunkan kadar kolesterol.

 

Bagaimana cara mengobati kolesterol tinggi?

 

Obat Kolesterol

 

Pengobatan yang dapat dilakukan oleh penderita kolesterol tinggi selain mengonsumsi suplemen adalah mengonsumsi obat penurun kolesterol. Obat kolesterol dinilai dapat membantu proses penyerapan kolesterol jahat dan membuangnya dari tubuh. Berikut ini beberapa obat penurun kolesterol tinggi yang dapat Anda gunakan yaitu:

 

Atorvastatin

 

harga Atorvastatin

 

Atorvastatin merupakan obat untuk menurunkan kolesterol dan lemak “jahat” seperti LDL dan triglyceride, serta meningkatkan kolesterol “baik” (HDL) di dalam darah. Obat ini termasuk dalam kelas obat bernama statin. Atorvastatin bekerja dengan mengurangi jumlah kolesterol yang dibuat oleh hati.

 

Simvastatin

 Simvastatin

Simvastatin merupakan obat yang digunakan untuk menurunkan kadar kolesterol total dan kolesterol jahat. Simvastatin umumnya diberikan kepada pasien hiperkolesterolemia primer tipe IIa dan IIb. Obat ini juga diberikan bagi penderita jantung koroner untuk mengurangi risiko fatal.

 

Cholestat

 

Cholestat

 

Cholestat adalah jenis obat dengan kandungan simvastatin yang merupakan obat anti-kolesterol golongan statin. Digunakan untuk mengatasi hiperlipidemia. Selain itu, obat ini juga bekerja menghambat enzim di dalam tubuh yang berperan memproduksi kolesterol.

 

Hyperchol

 

Hyperchol

 

Hyperchol merupakan obat yang digunakan untuk membantu mengurangi kadar trigliserida dan LDL, serta meningkatkan kadar HDL dalam darah. Obat ini mengandung fenofibrate yang termasuk obat golongan antilipemik. Obat ini bekerja dengan cara mempercepat proses alami tubuh untuk menghilangkan kolesterol.

 

Walau Anda sudah mencoba berbagai cara di atas untuk menurunkan kadar kolesterol tinggi Anda, namun sebaiknya Anda tetap periksakan kondisi kesehatan ke dokter. Agar dokter dapat membantu Anda menentukan cara yang lebih efektif dan tepat.

 

Selain itu, untuk menggunakan obat-obatan penurun kolesterol atau suplemen kolesterol, sebaiknya Anda konsultasikan ke dokter sebelum mencoba. Hal ini dilakukan supaya Anda mendapat pilihan obat kolesterol dan dosis penggunaan yang tepat. (SR)

 

Sumber:

 

  • Centers for Disease Control and Prevention. Diakses pada Juni 2020. Preventing High Cholesterol. https://www.cdc.gov/cholesterol/about.htm
  • Everyday Health. Diakses pada Juni 2020. Top 10 Questions about High Cholesterol, Answered. https://www.everydayhealth.com/high-cholesterol/living-with/top-questions-about-high-cholesterol-answered/
  • Healthline. Diakses pada Juni 2020. Symptoms of High Cholesterol. https://www.healthline.com/health/high-cholesterol-symptoms
  • Mayo Clinic. Diakses pada 22 Januari 2020. High cholesterol. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/high-blood-cholesterol/symptoms-causes/syc-20350800
  • Medical News Today. Diakses pada 22 Januari 2020. What causes high cholesterol? https://www.medicalnewstoday.com/articles/9152.php#symptoms
  • WebMD. Diakses pada Juni 2020. Understanding Cholesterol Problems: Symptoms. https://www.webmd.com/cholesterol-management/guide/understanding-cholesterol-problems-symptoms
  • Web MD. Diakses pada 2020. Exercise To Lower Cholesterol.
    https://www.medicalnewstoday.com/articles/9152#what_is_cholesterol




Bagikan artikel ini :




Kesehatan    Kolesterol