Ikuti Kami
Jam Operasional: 08:00 - 22:00
info@farmaku.com
0812 1600 1600

Psoriasis: Gejala, Penyebab, dan Pengobatan

gambar psoriasis

Psoriasis adalah peradangan di kulit yang membuat kulit menebal, bersisik, terkelupas, dan gatal. Ketahui penyebab, gejala, pengobatan, hingga pencegahannya di bawah ini.

Apa itu Psoriasis?

Psoriasis adalah kondisi autoimun yang menyebabkan peradangan pada kulit. Gejala penyakit kulit ini ditandai dengan penebalan pada kulit yang berubah warna dan bersisik. Kulit yang menebal dan bersisik ini disebut plak.

Psoriasis merupakan kelainan kulit yang menyebabkan pergantian sel-sel kulit hingga 10 kali lebih cepat dari biasanya. Hal ini membuat kulit menumpuk menjadi bercak bergelombang. 

Penyakit ini dapat tumbuh bagian mana pun, tapi lebih sering muncul di kulit kepala, siku, lutut, dan punggung bawah.

Psoriasis bukan penyakit menular. Oleh karena itu, kontak langsung dengan penderita tidak akan menyebabkan Anda tertular. Selain itu, meskipun gejalanya nampak di luar tubuh, peradangan kulit ini termasuk penyakit dalam.

Baca juga: Rubella (Campak Jerman): Gejala, Penyebab, dan Pengobatan

Penyebab Psoriasis

Penyebab psoriasis belum diketahui secara pasti, tetapi diduga kuat berhubungan dengan gangguan sistem imun dan keturunan.

  • Gangguan Sistem Imun

Normalnya, sel darah putih yang merupakan bagian dari sistem imun tubuh akan menyerang bakteri, virus, dan faktor lainnya yang berpotensi mengancam kesehatan tubuh. Pada psoriasis, sistem imun tubuh bekerja terlalu aktif hingga menyerang sel-sel kulit yang sehat.

Kondisi tersebut dapat memicu sel-sel kulit baru terbentuk terlalu cepat. Normalnya, sel kulit diganti setiap 10-30 hari. Pada kasus psoriasis, sel-sel baru dapat tumbuh setiap 3-4 hari. Penumpukan sel-sel lama yang digantikan oleh sel-sel baru menyebabkan kulit bersisik.

  • Keturunan

Psoriasis cenderung diwariskan atau diturunkan dalam keluarga, tetapi bisa menular dari generasi ke generasi.

Anak yang memiliki salah satu orang tua dengan psoriasis lebih berisiko mengalami peradangan kulit ini. Risiko akan semakin tinggi jika kedua orang tua sama-sama memiliki psoriasis.

Selain dua penyebab utama tersebut, psoriasis juga dapat dipicu oleh faktor-faktor lain, seperti, luka/goresan, stres, infeksi, dan obat-obatan tertentu.

Gejala Psoriasis

Gejala psoriasis berbeda pada setiap penderitanya dan bergantung pada jenis psoriasis yang derita.

Gejala yang paling umum yang dapat dikenali meliputi:

  • Bercak kulit menonjol dan meradang yang tampak merah pada kulit berwarna putih dan cokelat atau ungu pada kulit gelap.
  • Sisik atau plak berwarna perak keputihan pada bercak merah atau sisik abu-abu pada bercak ungu dan cokelat.
  • Kulit kering yang mungkin pecah-pecah dan berdarah.
  • Rasa sakit di sekitar bercak.
  • Rasa gatal dan terbakar di sekitar bercak.
  • Kuku yang tebal dan berlubang.
  • Sendi yang nyeri dan bengkak.

Area kulit yang terkena psoriasis bisa sangat kecil sebagai beberapa serpihan di kulit kepala atau siku, atau menutupi sebagian besar tubuh.

Sebagai catatan, tidak semua orang akan mengalami semua gejala tersebut.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika dirasa memiliki gejala psoriasis, sebaiknya kunjungi dokter. Dapatkan perawatan medis apabila psoriasis:

  • Menjadi parah atau meluas.
  • Menyebabkan tidak nyaman dan sakit.
  • Menyebabkan khawatir tentang penampilan kulit.
  • Tidak membaik dengan pengobatan.

Baca juga: Penyakit Jantung Koroner: Gejala, Penyebab, dan Pengobatan

Diagnosis Psoriasis

Dokter spesialis kulit akan mendiagnosis psoriasis setelah dilakukan pemeriksaan fisik untuk melihat kulit dan meninjau gejala yang pasien keluhkan.

Dokter juga biasanya menanyakan pertanyaan, seperti:

  • Riwayat kondisi kulit di keluarga kandung.
  • Kapan pertama kali menyadari gejalanya.
  • Pengobatan rumahan untuk merawat kulit.
  • Jenis sabun atau sampo yang digunakan.

Munculnya plak di kulit memang dapat menjadi tanda psoriasis. Namun, gejala ini juga dapat disebabkan oleh masalah kulit lainnya. Untuk menegakkan diagnosis, dokter dapat menawarkan tes biopsi kulit untuk memastikan diagnosis. 

Dokter akan mengambil sampel jaringan kulit dari plak kulit dan memeriksanya di bawah mikroskop.

Pengobatan Psoriasis

Sampai saat ini belum ada obat untuk psoriasis. Beberapa perawatan yang tersedia bertujuan untuk membantu mengurangi gejala.

Perawatannya bergantung pada jenis dan tingkat keparahan psoriasis, serta kesehatan seseorang secara keseluruhan.

Pada kondisi ringan, perawatan topikal dapat direkomendasikan oleh dokter. Beberapa krim atau salep yang dapat digunakan, antara lain:

  • Coal tar. Obat yang dapat membantu meredakan gatal dan lesi psoriasis plak pada kulit kepala, telapak tangan, dan telapak kaki.
  • Krim hidrokortison. Obat ini dapat membantu mengurangi peradangan dan meredakan gatal.
  • Asam salisilat. Ini dapat membantu mengurangi pembengkakan dan menghilangkan sisik, biasanya terjadi pada penderita psoriasis kulit kepala.
  • Agen antigatal. Obat ini termasuk produk yang mengandung kalamin, hidrokortison, kapur barus, atau mentol, yang dapat membantu mengurangi rasa gatal.

Selain itu, penggunaan pelembap juga dapat dianjurkan untuk memberikan kelembapan pada kulit dan mengurangi gejala kulit kering, seperti gatal-gatal dan bersisik.

Jika perawatan topikal belum mampu meredakan gejala, dokter dapat merekomendasikan beberapa pengobatan berikut:

  • Fototerapi: Terapi ini memanfaatkan panjang gelombang cahaya tertentu, seperti red light, blue light, dan UV light.
  • Terapi Imun: Terapi ini bekerja dengan cara menghambat kerja sistem imun yang berlebihan sehingga reaksi peradangan dapat berkurang.
  • Obat-obatan Sistemik: Obat sistemik yang dapat digunakan, yaitu methotrexate, cyclosporine, retinoid. Gunakan obat-obatan ini sesuai rekomendasi dokter untuk mencegah terjadinya efek samping yang tidak diinginkan.

Komplikasi Psoriasis

Psoriasis dapat disertai dengan sejumlah komplikasi. Sebaiknya konsultasikan kepada dokter apakah Anda mungkin memiliki salah satu dari gejala berikut setelah mendapatkan diagnosis, antara lain:

  • Penyakit mata merah (pinkeye atau konjungtivitis).
  • Psoriasis artritis.
  • Kanker tertentu.
  • Obesitas.
  • Penyakit jantung.
  • Masalah kesehatan mental.
  • Diabetes tipe 2.
  • Tekanan darah tinggi (hipertensi).
  • Penyakit autoimun lainnya, termasuk penyakit Crohn, penyakit celiac, dan sklerosis.

Baca juga: Kanker Serviks: Gejala, Penyebab, dan Pengobatan

Pencegahan Psoriasis

Beberapa tindakan yang dapat dilakukan untuk dapat membantu mengurangi risiko timbulnya gejala psoriasis, antara lain:

  • Mengenali dan menghindari pemicu dari makanan.
  • Mempertahankan berat badan ideal.
  • Menjaga kelembapan kulit.
  • Bepergian ke wilayah dengan iklim cerah selama musim dingin.
  • Mengelola stres, seperti melakukan latihan seperti yoga, olahraga, dan meditasi.
  • Menghindari rokok dan konsumsi alkohol berlebihan.
  • Menggunakan pengobatan rumahan topikal untuk mengurangi rasa gatal.
  • Mengonsumsi makanan antiinflamasi untuk mengelola gejalanya dan mengurangi risiko komplikasi.

Penderita psoriasis bisa mendapatkan manfaat mengonsumsi makanan yang bervariasi dan sehat, ini mungkin termasuk:

  • Membatasi asupan alkohol.
  • Mengutamakan konsumsi sumber protein tanpa lemak, seperti dada ayam.
  • Makan ikan yang kaya asam lemak omega-3.
  • Mengurangi asupan gluten, jika memiliki alergi gluten.
  • Menghindari makanan pro-inflamasi seperti yang mengandung karbohidrat sederhana dan lemak jenuh.

Chat dengan dokter rekanan Farmaku di sini untuk konsultasi seputar kesehatan secara keseluruhan, termasuk penyakit kulit dan penanganannya.

American Academy of Dermatology Association. Psoriasis: Causes. https://www.aad.org/public/diseases/psoriasis/what/causes. (Diakses pada 24 Juli 2025).

Cleveland Clinic. 2022. Psoriasis. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/6866-psoriasis#prevention. (Diakses pada 24 Juli 2025).

Holland, Kimberly. 2025. Everything You Need to Know About Psoriasis. https://www.healthline.com/health/psoriasis. (Diakses pada 24 Juli 2025).

Mayo Clinic Staff. 2025. Psoriasis. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/psoriasis/symptoms-causes/syc-20355840. (Diakses pada 24 Juli 2025).

Shaban, Dean & Seed, Shawna. 2024. Psoriasis: Symptoms, Causes, Treatment
https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/psoriasis/understanding-psoriasis-basics. (Diakses pada 24 Juli 2025).

Sumber

Artikel Lainnya