Empty Cart

Total:
Rp. 0 

Manfaat Buah Pepaya yang Luar Biasa Bagi Kesehatan

 18 Feb 2019



manfaat buah pepaya


Siapa yang tidak kenal buah pepaya?

 

Ditarik kembali ke asal usulnya, buah pepaya berasal dari daratan Amerika Latin dan sekitar Mexico.

 

Banyak orang yang suka dan banyak juga yang tidak suka karena rasanya yang pahit dan berbau.

 

Namun di balik rasanya, ada segudang manfaat buah pepaya yang baik untuk kesehatan.

 

Kandungan antioksidannya yang luar biasa seperti likopen dapat membantu melawan berbagai penyakit dan kondisi peradangan, khususnya penyakit jantung dan kanker.

 

Manfaat pepaya tidak berhenti sampai di situ. Buah pepaya juga dapat melawan dan mencegah penuaan dini pada kulit, sehingga kulit tetap sehat, segar, dan cerah.

 

Sebelum memutuskan untuk menambah pepaya dalam diet keseharian kita, inilah khasiat buah pepaya secara lebih rinci yang telah dibuktikan dan diteliti secara ilmiah.

 

 

Manfaat Buah Pepaya Untuk Kesehatan Tubuh

  1. Buah Pepaya Kaya Nutrisi

    Manfaat pepaya yang pertama adalah untuk membantu memecah protein pada otot dan dan daging.

    Buah Pepaya mengandung enzim bernama papain. Papain dapat membantu memecah protein yang sulit diurai.

    Karena kandungan papain ini, pepaya telah digunakan sejak dahulu untuk membantu membuat daging menjadi empuk.

    Buah Pepaya yang matang boleh langsung dimakan begitu saja tanpa diolah atau dimasak terlebih dahulu. Namun buah pepaya yang belum matang harus dimasak lebih dulu sebelum disajikan, terutama kepada Ibu hamil.

    Pepaya yang belum matang masih mengandung banyak latex yang dapat menyebabkan kontraksi.

    Berikut adalah nutrisi yang terkandung pada buah pepaya berukuran kecil (150 gram):


    Nutrisi Buah Pepaya Ukuran 150 gram
    Nutrisi Jumlah
    Kalori 59 Kkal
    Karbohidrat 15 gram
    Fiber / Serat 3 gram
    Protein 1 gram
    Vitamin C 157% dari kebutuhan vitamin C harian
    Vitamin A 33% dari kebutuhan vitamin A harian
    Asam Folat (Vitamin B9) 14% dari kebutuhan asam folat harian
    Potassium 11% dari kebutuhan potassium harian

    Buah pepaya juga mengandung kalsium, magnesium, vitamin B1, vitamin B3, vitamin B5, vitamin E, dan vitamin K.


  2. Buah Pepaya Mengandung Sifat Antioksidan yang Kuat

    Radikal bebas adalah molekul reaktif yang terjadi di dalam proses metabolisme tubuh.

    Radikal bebas dapat menyebabkan reaksi oksidasi pada tubuh yang berujung pada timbulnya penyakit berbahaya.

    Antioksidan seperti karotenoid yang terdapat di dalam pepaya dapat menetralkan radikal bebas.

    Banyak penelitian yang membuktikan bahwa pepaya dapat mengurangi reaksi oksidasi akibat radikal bebas pada orang dewasa yang mengalami pra-diabetes dan kerusakan hati.

    Para ahli medis juga menyebutkan jika aktivitas radikal bebas pada otak adalah faktor penting penyebab penyakit alzheimer’s.

    Pasien penyakit alzheimer’s menunjukkan penurunan marka biologis sebesar 40%. Marka biologis adalah indikator reaksi atau kerusakan oksidasi terhadap DNA.

    Likopen juga dapat membuang kelebihan zat besi dalam tubuh yang diketahui salah satu hal yang memicu pembentukan radikal bebas.



  3. Buah Pepaya Memiliki Sifat Anti Kanker

    Pepaya mengandung antioksidan karotenoid. Salah satu senyawa karotenoid yang terdapat di dalam buah pepaya adalah likopen.

    Likopen diketahui bermanfaat menangkal radikal bebas serta dapat mencegah berbagai macam penyakit berbahaya, seperti penyakit jantung, aterosklerosis, dan juga kanker.

    Selain untuk mencegah kanker, buah pepaya baik sebagai asupan nutrisi untuk pasien kanker.

    Buah pepaya juga memiliki efek anti kanker yang tidak dimiliki oleh buah lain.

    Di antara 14 buah yang memiliki sifat antioksidan, hanya pepaya yang menunjukkan sifat anti kanker terhadap sel kanker payudara.



  4. Buah Pepaya Meningkatkan Kesehatan Jantung

    Mengikutsertakan buah pepaya dalam diet dapat meningkatkan kesehatan jantung.

    Khasiat buah pepaya untuk jantung ini berasal dari likopen dan vitamin C yang terkandung di dalamnya.

    Antioksidan yang terdapat di dalam buah pepaya dapat melindungi jantung dan meningkatkan kinerja kolesterol baik (HDL).

    Ada sebuah penelitian yang telah dilakukan untuk membuktikan manfaat buah pepaya bagi kesehatan jantung.

    Penelitian ini dilakukan pada orang dewasa untuk melihat efek konsumsi buah pepaya yang difermentasi selama 14 minggu.

    Hasilnya tingkat peradangan dan kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh dapat menurun.



  5. Buah Pepaya Melawan Peradangan

    Peradangan dapat menjadi berbahaya dan merupakan asal muasal dari berbagai penyakit serius.

    Peradangan disebabkan oleh gaya hidup dan pemilihan makanan yang tidak sehat dalam keseharian kita.

    Salah satu manfaat buah pepaya adalah untuk melawan dan meredakan peradangan.

    Diet buah dan sayur yang kaya karotenoid dapat membantu meredakan CRP (C-Reactive Protein). CRP adalah zat yang diproduksi oleh hati saat tubuh mengalami peradangan.

     



  6. Buah Pepaya Meningkatkan Kinerja Sistem Pencernaan

    Manfaat buah pepaya untuk memperlancar BAB sudah bukan rahasia lagi.

    Enzim papain dalam buah pepaya menyebabkan protein yang masuk ke dalam tubuh mudah untuk dicerna.

    Itulah alasan mengapa buah pepaya baik untuk mengatasi sulit buang air besar (BAB) dan juga perut kembung.

    Biji pepaya, daun pepaya, dan akar pepaya juga diketahui dapat mengatasi tukak lambung.



  7. Buah Pepaya Mencegah Kerusakan Kulit dan Penuaan Dini

    Selain banyak manfaat buah pepaya untuk kesehatan, pepaya juga dapat membantu kulit kita terlihat lebih kencang dan muda.

    Khasiat buah pepaya untuk kulit tidak lain berkat kandungan vitamin C dan likopen.

    Aktivitas radikal bebas adalah penyebab utama kerusakan kulit, seperti kulit kering dan keriput.

    Vitamin C dan likopen membantu mengencangkan serta mengurangi tanda-tanda penuaan ini.

    Penelitian yang dilakukan terhadap wanita usia 40 tahun ke atas membuktikan bahwa konsumsi likopen, vitamin C, dan antioksidan lain selama 14 minggu dapat mengurangi keriput dan garis halus pada wajah secara signifikan.

 

 


Referensi

  1. Healthline - Benefits of Papaya Scientifically





Bagikan artikel ini :