Ikuti Kami
Jam Operasional: 08:00 - 22:00
info@farmaku.com
0812 1600 1600

Kenali Bahaya Overthinking dan Cara Mengatasinya!

overthingking

Apakah Anda sering memikirkan sesuatu secara berlebihan dan terus-menerus? Atau mungkin Anda seringkali mencemaskan dan terlalu memikirkan tentang bagaimana isi pikiran orang lain? Anda mungkin adalah seseorang yang overthinking. Menjadi overthinking tentu sangat tidak nyaman, ya, farmafriends. Sebab bahaya overthinking seringkali mengganggu dan membuat Anda menjadi tidak fokus.

Apa Itu Overthinking?

 

Walaupun dalam dunia psikologi dan juga medis tidak terdapat definisi khusus mengenai overthinking, keadaan ini sering diartikan sebagai suatu kecenderungan berlebihan untuk memantau, mengevaluasi, dan memikirkan suatu hal secara berlebihan. Seseorang yang overthinking juga menghabiskan banyak waktu untuk mencoba memahami penyebab overthinking dan arti dari pikiran mereka yang akhirnya memberi tekanan pada diri mereka.

Overthinking disebabkan oleh beberapa bentuk misalnya, pertimbangan tanpa henti ketika hendak membuat keputusan yang bisa jadi kemudian mempertanyakan kembali keputusan tersebut, mencoba membaca atau menebak-nebak pikiran orang lain, mencoba memprediksi masa depan dan mencemaskannya, berusaha membaca detail tertentu dan lain sebagainya.

Orang-orang yang overthinking seringkali mengeluarkan pemikiran di kepala mereka, seperti mengkritik  dan mencemaskan apa yang mereka telah katakan dan lakukan kemarin, terlalu takut bahwa mereka terlihat buruk dan juga mencemaskan masa depan yang buruk yang belum tentu terjadi.

Orang-orang yang overthinking seringkali mendominasi pikiran mereka dengan  kalimat-kalimat seperti ‘Bagaimana jika….’ atau ‘seharusnya saya….’ seolah-olah terdapat orang lain yang menilai perilaku mereka. Hal ini juga dapat tercipta dalam kondisi dimana mereka terlalu takut memposting sesuatu di media sosial karena takut orang lain salah mengartikan maksud mereka atau menilai buruk diri mereka. Orang-orang yang overthinking juga sangat mungkin menjadi tidak bisa tidur nyenyak karena merenung dan terlalu mengkhawatirkan apa yang ada di dalam pikiran mereka.

Dampak buruk overthinking terhadap kesehatan

 

Overthinking, tentu sangat tidak nyaman dan dapat menimbulkan stres serta kecemasan. Terlalu banyak berpikir bukanlah kebiasaan yang baik untuk dilakukan. Terlebih jika apa yang Anda pikirkan adalah mengenai hal-hal yang cenderung negatif. Sebab hal ini dapat mempengaruhi berbagai aspek dalam kehidupan Anda, seperti menimbulkan masalah dalam kehidupan pribadi maupun pekerjaan.

Overthinking ternyata juga dapat berdampak buruk bagi kesehatan Anda, lho! Hal ini disebabkan oleh kondisi kecemasan yang terus-menerus yang membuat tubuh Anda mengalami lonjakan kortisol, yang berdampak pada kesehatan dalam jangka panjang. Berikut beberapa dampak negatif overthinking

1. Menyebabkan berbagai masalah kesehatan mental

Orang yang overthinking akan lebih rentan terhadap kondisi kecemasan, depresi, dan masalah terkait kesehatan mental lainnya. Hal ini disebabkan oleh adanya fokus pada perasaan dan emosi negatif, yang menyebabkan perasaan dan emosi tersebut bertahan bahkan ketika tidak ada yang salah. Coba fokuskan pikiran Anda pada pikiran yang lebih bahagia untuk menjaga kesehatan mental Anda. Sebab stres yang kronis menyebabkan masalah mental seperti kecemasan dan gangguan mood.

2. Mempengaruhi sistem kekebalan tubuh

Terlalu banyak berpikir dapat menyebabkan Anda mengalami stres sehingga sistem kekebalan tubuh Anda akan melemah. Anda mungkin juga menyadari hal ini,  misalnya saat Anda sedang stres atau cemas Anda menjadi lebih sering atau mudah jatuh sakit. Hal ini disebabkan oleh pelepasan kortisol dalam tubuh, yang selanjutnya melemahkan sistem kekebalan tubuh Anda. Ketika pertahanan alami tubuh Anda ditekan, Anda menjadi lebih rentan terhadap infeksi dan penyakit.

3. Beresiko menyebabkan tekanan darah tinggi dan penyakit kardiovaskular

Terus-menerus memikirkan berbagai macam dalam hidup Anda dapat menyebabkan tekanan darah Anda meningkat. Tekanan darah tinggi dapat memicu berbagai masalah kesehatan, seperti kerusakan arteri dan demensia, bahkan dapat menyebabkan Anda terkena stroke. Terlalu banyak berpikir dan khawatir juga dapat membahayakan kesehatan jantung Anda.

4. Dapat mempengaruhi sistem pencernaan

Overthinking dapat menyebabkan stres, yang pada akhirnya juga dapat mempengaruhi sistem pencernaan Anda. Paparan stres dapat mengakibatkan masalah pencernaan seperti penyakit radang usus, iritasi usus besar. Terlalu banyak berpikir dan stres juga dapat menyebabkan Anda lebih rentan sakit maag.

5. Merusak Kulit

Overthinking yang membuat Anda stres dan cemas terus-menerus dapat mempengaruhi kesehatan kulit Anda. Anda mungkin juga pernah mendengar bahwa stres emosional yang disebabkan oleh kekhawatiran dapat mempengaruhi atau bahkan memperburuk sejumlah gangguan kulit seperti psoriasis, dermatitis atopik, pruritus, alopecia, areata dan dermatitis seboroik. Stres menyebabkan peradangan pada tubuh, yang menyebabkan flare-up pada kulit. Sistem kompleks kulit yang saling berhubungan, sistem endokrin, dan sistem kekebalan dipengaruhi oleh stres kronis, yang memperburuk penyakit kulit.

Baca Juga : Awas Stres Bikin Kulit Rusak! Ikuti 10 Tips Ini untuk Mencegahnya

6. Meningkatkan risiko kanker

Berpikir berlebihan menyebabkan stres dan aktivasi konstan dari sumbu hipotalamus-hipofisis-adrenal mengganggu respons kekebalan, yang menyebabkan kanker tertentu dapat berkembang di tubuh And.

7. Menyebabkan gangguan tidur

Jika Anda terlalu banyak berpikir, Anda lebih mungkin untuk mengalami masalah tidur. Hal ini disebabkan oleh berbagai pikiran yang membuat Anda merasa tidak tenang, dan berakhir menjadi sulit untuk tidur. Dengan demikian, terlalu banyak berpikir merusak kualitas tidur Anda.

Baca Juga : Obat Tidur Herbal Yang Aman untuk Atasi Insomnia

Hal yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi overthinking

 

Selain membuat Anda tidak tenang dan tidak nyaman, berbagai masalah kesehatan yang disebabkan oleh overthinking tentu dapat membuat Anda menjadi semakin khawatir. Oleh karenanya berusaha untuk menghilangkan masalah ini adalah hal yang perlu Anda lakukan. Untuk melawan overthinking, hal inilah yang harus Anda lakukan :

1) Sadarilah bahwa Anda sedang overthinking

Kesadaran merupakan langkah pertama untuk mengakhiri overthinking. Saat Anda menyadari diri Anda mengulang peristiwa dalam pikiran Anda berulang kali, atau mengkhawatirkan hal-hal yang tidak dapat Anda kendalikan, akui bahwa Anda sedang overthinking sehingga Anda lebih mudah untuk mengakhirinya.

2) Fokus Pada Pemecahan Masalah Secara Aktif

Terlalu memikirkan masalah Anda secara berlebihan tidak akan membantu Anda. Hal yang harus Anda lakukan adalah mencari solusinya. Tanyakan pada diri Anda langkah apa yang dapat Anda ambil untuk belajar dari kesalahan atau menghindari masalah. Dibandingkan mempertanyakan mengapa sesuatu terjadi, tanyakan pada diri Anda apa yang dapat Anda lakukan.

3) Berlatih ‘mindfulness

Mindfulness adalah teknik  yang memusatkan pikiran  untuk hadir sepenuhnya (‘here’ and ‘now’), menyadari di mana Anda berada dan apa yang Anda lakukan, dan tidak terlalu reaktif atau dengan apa yang terjadi di sekitar Anda. Menyadari bahwa diri Anda tidak mungkin untuk mengulangi hari kemarin dan tidak perlu mengkhawatirkan hari esok ketika Anda hidup di masa sekarang. Berkomitmen untuk menjadi lebih sadar di sini dan saat ini.

Sadarilah bahwa beberapa hal berada di luar kendali Anda  termasuk  memprediksi masa depan. Jika Anda menghabiskan saat ini dengan mengkhawatirkan masa depan, Anda dapat kehilangan waktu Anda yang sekarang. Alih-alih menghabiskan waktu memikirkan masa depan cobalah untuk menikmati kehidupan saat ini. Anda juga bisa melakukan teknik relaksasi lainnya seperti yoga untuk membantu menenangkan pikiran.

Baca juga : Manfaat Yoga Untuk Menjaga Kesehatan Mental

4) Bersyukur

Bersyukur dapat membantu Anda untuk mengurangi berbagai perasaan negatif dalam diri. Cobalah untuk menghabiskan waktu Anda dengan positif seperti mensyukuri apapun yang ada dalam hidup Anda. Anda bisa menuliskan daftar hal-hal yang Anda syukuri setiap harinya untuk membantu Anda.

5) Alihkan pikiran Anda

Menyuruh diri sendiri untuk berhenti memikirkan sesuatu terkadang justru bisa menjadi bumerang. Semakin Anda mencoba untuk menghindari pikiran memasuki otak Anda, semakin besar kemungkinannya untuk terus bermunculan. Cobalah untuk mengalihkan pikiran Anda dengan cara melakukan aktivitas atau hobi yang Anda sukai. Melakukan  hobi atau aktivitas dapat membantu Anda untuk menjauhi berbagai macam pikiran yang mengganggu.

Overthinking adalah sesuatu yang bisa terjadi pada siapa saja, termasuk diri Anda. Tetapi jika Anda memiliki sistem pertahanan yang bagus untuk menghadapinya, Anda setidaknya dapat mengurangi beberapa pemikiran negatif seperti stres dan kecemasan berlebihan. Namun jika cara di atas masih tidak membantu cobalah untuk menemui dan berbicara dengan terapis atau psikolog yang dapat memberi Anda perspektif baru dan menyadari bahwa sesuatu yang tampaknya buruk sebenarnya tidak serumit yang Anda pikirkan. (DR)

Psychology Today. Diakses pada Oktober 2020. https://www.psychologytoday.com/us/blog/what-mentally-strong-people-dont-do/201602/6-tips-stop-overthinking
Inc. Diakses pada Oktober 2020. https://www.inc.com/lolly-daskal/10-simple-ways-you-can-stop-yourself-from-overthinking.html
Psychology Today. Diakses pada Oktober 2020. https://www.psychologytoday.com/us/blog/the-runaway-mind/202001/are-you-overthinker#:~:text=I%20am%20using%20the%20term,and%20meaning%20of%20their%20thoughts
Medium. Diakses pada Oktober 2020. https://medium.com/kaizen-habits/psychologists-explain-how-to-stop-overthinking-everything-e527962a393
Women Working. Diakses pada Oktober 2020. https://www.womenworking.com/overthinking-can-impact-health/
The Health Site. Diakses pada Oktober 2020. https://www.thehealthsite.com/diseases-conditions/stress-diseases-conditions/health-problems-caused-by-over-thinking-k0118-553937/

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terkait Kesehatan