Ikuti Kami
Jam Operasional: 08:00 - 22:00
info@farmaku.com
0812 1600 1600

3 Obat Kuat Paling Banyak Dicari, Apa Bedanya ?

Pada umumnya saat memasuki usia 50 tahun keatas, pria akan mengalami penurunan kadar hormon testoteron sebanyak 1% per tahun. Kondisi inilah yang mempengaruhi kualita ereksi dan performa seks. Mengatasi hal tersebut banyak pria yang menggunakan berbagai penghambat PDE5 atau lebih dikenal dengan obat kuat.

Obat Kuat Pria Paling Dicari

Ada banyak obat kuat yang dijual dipasaran atau di apotek. Sebagian besar obat kuat di apotik yang paling sering dicari mengandung beberapa bahan aktif yang mampu meningkatkan kemampuan ereksi pada pria atau mengatasi impotensi seperti sildenafil, vardenafil, atau tadalafil. Lalu yang mana yang paling ampuh? Berikut perbandingannya.

Fungsi dan Cara Kerja Obat 

Sildenafil

obat kuat viagra

Sildenafil adalah obat yang digunakan untuk menangani disfungsi ereksi atau dalam istilah medis disebut dengan impotensi. Obat ini juga digunakan untuk membantu mengurangi tekanan darah tinggi di paru-paru (hipertensi pulmonal). Bekerja dengan menghambat enzim phosphodiesterase-5 (PDE5) yang dapat menurunkan tekanan darah tinggi di dalam paru-paru, jantung dan paru-paru sehingga bisa bekerja dengan baik dan aliran darah menuju penis menjadi optimal. Terganggunya aliran darah dapat mengganggu kemampuan ereksi pria.

Obat sildenafil  dapat Anda konsumsi 30-60 menit sebelum melakukan hubungan seksual dan umumnya obat akan bertahan lama sekitar 4-5 menit.

Vardenafil

obat kuat levitra

Vardenafil adalah obat golongan penghambat fosfodiesterase. Vardenafil tidak berfungsi untuk meningkatkan libido, mengatasi masalah seksual menular karena virus ( HIV/AIDS, gonore, atau sifilis), atau mencegah kehamilan. Obat ini membantu meningkatkan aliran darah ke penis saat berhubungan seksual. 

Sebaiknya obat ini digunakan 30-60 menit sebelum melakukan hubungan seksual dengan pasangan. Ketahanan obat vardenafil lebih lama dari sildenafil yaitu 8 jam. 


Tadalafil

obat kuat cialis

Tadalafil adalah obat yang difokuskan untuk mengatasi gangguan seksual seperti disfungsi ereksi pada pria. Bekerja dengan meningkatkan aliran darah ke arah penis. Obat ini juga membantu mengatasi gejala benign prostatic hypercia atau BPH (pembesaran prostat). Tadalafil 
tidak akan bekerja untuk mengobati gangguan seksual yang disebabkan oleh virus seperti HIV/AIDS.

Sama dengan 2 obat sebelumnya, tadalafil dapat dikonsumsi 30-60 menit sebelum melakukan hubungan seksual. Namun dari sisi ketahanan, tadalafil mampu bertahan selama 36 jam.

Interaksi dan Efek Samping

Sildenafil, Vardenafil, dan Tadalafil adalah obat yang memiliki kandungan zat kimia yang hampir sama. Maka dari itu, interaksi dan efek samping yang ditimbulkan pun hampir serupa, antara lain:

  • Sakit kepala
  • Pusing
  • Insomnia
  • Diare
  • Sakit maag 
  • Ruam kulit
  • Mimisan
  • Detak jantung cepat dan tidak beraturan
  • Gangguan penglihatan
  • Sakit punggung (cialis)
  • Nyeri otot (tadalafil)

Penggunaan Obat Kuat 

Penggunaan obat kuat tidak boleh sembarangan. Jika Anda mengalami disfungsi ereksi, obat ini akan efektif. Namun jika Anda memiliki masalah medis lain, beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum Anda mengkonsumsi obat sesuai dengan kebutuhan Anda.

Sildenafil dan vardenafil, obat ini sebaiknya digunakan bagi orang yang tidak terlalu sering terlibat dalam aktivitas seksual atau digunakan bagi orang yang ingin melakukan hubungan seks pada saat itu saja. Sebaiknya pertimbangkan penggunaan obat ini jika Anda memiliki masalah medis seperti penyakit ginjal, gagal jantung dan darah tinggi (hipetensi) atau konsultasikan pada dokter. Penggunaan sildenafil dan vardenafil pada penderita hipertensi dapat mengakibatkan tekanan darah tidak menurun.

Sedangkan tadalafil, adalah satu-satunya obat kuat di apotik yang diperkenankan untuk dikonsumsi orang yang memiliki masalah pembesaran prostat. Meski begitu obat ini sebaiknya tidak digunakan oleh penderita penyakit jantung. Alasanya karena aktivitas seksual yang dilakukan dapat meningkatkan tekanan pada jantung. Selain itu, obat ini juga dilarang digunakan bagi Anda yang menderita ereksi berkepanjangan (priapisme) karena dapat menyebabkan kerusakan pada penis.

Kesimpulan

Terdapat 3 jenis obat penghambat PDE5 atau obat kuat yang paling banyak dicari yaitu sildenafil, vardenafil, dan tadalafil. Masing-masing obat memiliki fungsi dan ketahanan yang berbeda. Namun ketiga obat tersebut bekerja dan menimbulkan efek samping yang sama.

Penggunaan obat penghambat PDE5 atau obat kuat tidak boleh digunakan oleh sembarang orang. Beberapa masalah medis mungkin dapat memburuk akibat penggunaan salah satu obat. Untuk menghindari hal tersebut, sebaiknya pertimbangkan. 


goodrx.com. What is Cialis
healthline.com.Tadalafil, Oral Tablet


Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terkait Kesehatan