Ikuti Kami
Jam Operasional: 08:00 - 18:00 info@farmaku.com 0812 1600 1600

Obat Stroke Ringan dan Stroke Berat di Apotek

 23 Jul 2020 Kesehatan | Pola Hidup Sehat



obat stroke di apotik


Stroke adalah suatu keadaan yang dialami seseorang apabila aliran darah ke bagian otak terganggu. Hal ini menyebabkan jaringan otak kekurangan oksigen dan dapat membahayakan diri. Kemampuan seseorang untuk pulih dari kondisi stroke tergantung pada tingkat keparahan stroke yang dialami dan seberapa cepat orang tersebut mendapatkan perawatan medis.


Sebagian besar stroke disebabkan oleh penyumbatan arteri yang tiba-tiba yang mengarah ke otak atau yang biasa disebut stroke iskemik. Mayoritas stroke yang sering terjadi adalah stroke iskemik. Stroke iskemik terjadi akibat gumpalan yang menghalangi aliran darah ke daerah tertentu di otak. Gumpalan itu mungkin berupa trombosis vena serebral (CVT). Ini berarti terbentuk di lokasi penyumbatan di otak. Pembekuan darah tersebut juga dapat berupa emboli otak. Hal ini berarti gumpalan terbentuk di tempat lain pada tubuh dan bergerak menuju otak, yang akhirnya menyebabkan stroke.


Sementara jenis stroke lain, yaitu stroke hemoragik, ini terjadi ketika pembuluh darah di otak pecah, menyebabkan darah menumpuk di jaringan otak sekitarnya. Penumpukkan ini menyebabkan tekanan pada otak. Hal ini dapat membuat otak Anda kekurangan darah dan oksigen. Stroke terjadi dengan sangat cepat dan memerlukan perawatan medis sesegera mungkin. Ketika gejala stroke berlangsung hanya dalam waktu singkat (kurang dari satu jam), ini disebut Transient Ischemic Attack (TIA) atau disebut juga stroke ringan (mini-stroke).


Efek dari stroke yang dialami seseorang tergantung pada bagian otak mana yang terluka, dan seberapa parah luka tersebut. Stroke dapat menyebabkan kelumpuhan tiba-tiba, kesulitan berbicara, melihat, atau berjalan. Terkadang penderita stroke mengalami sakit kepala, namun terkadang stroke juga tidak memberi gejala sakit kepala sama sekali. Sangat penting bagi Anda untuk mengenali tAnda-tAnda peringatan stroke dan segera mendapatkan perawatan medis.

 

Gejala stroke


Berikut adalah gejala-gejala stroke yang mungkin saja Anda alami, dan wajib untuk Anda waspadai kemunculannya:

 

Kelumpuhan atau mati rasa

Anda mungkin mengalami mati rasa, kelemahan atau kelumpuhan secara tiba-tiba pada wajah, lengan, atau kaki Anda. Hal ini sering mempengaruhi hanya satu sisi pada tubuh Anda. Cobalah untuk mengangkat kedua tangan Anda ke atas kepala secara bersamaan. Jika satu lengan mulai jatuh, Anda mungkin mengalami stroke.


Kesulitan berbicara dan memahami apa yang orang lain katakan


Gejala lain yang mungkin Anda rasakan adalah Anda mengalami kebingungan, atau mengalami kesulitan memahami ucapan orang lain serta kesulitan untuk berbicara.


Mengalami gangguan penglihatan


Apabila Anda mengalami stroke, gejala yang mungkin Anda temui dalam penglihatan yang tiba-tiba kabur atau menghitam di satu atau kedua mata Anda, atau mungkin juga pAndangan Anda menjadi gAnda saat melihat sesuatu.


Sakit kepala


Indikasi lain jika Anda mengalami stroke adalah Anda akan mengalami sakit kepala yang mendadak dan parah. Sakit kepala berat yang Anda alami mungkin dapat disertai dengan muntah, pusing dan hilang kesadaran.


Sulit berjalan


Gejala lain yang mungkin Anda temui adalah tiba-tiba Anda akan kehilangan keseimbangan pada tubuh Anda dan juga kesulitan untuk berjalan.

 

Apabila Anda mengalami gejala stroke, Anda harus segera mendapatkan perawatan medis yang tepat supaya stroke tidak semakin membahayakan diri Anda. Penanganan dan pengobatan medis yang diberikan oleh dokter tergantung pada tingkat keparahan stroke yang Anda alami. Dokter mungkin juga akan meresepkan obat-obatan untuk mengobati stroke Anda.


Beberapa obat-obatan yang diresepkan oleh dokter dapat Anda temukan di apotek. Untuk lebih memudahkan obat stroke dengan lebih mudah, kini obat stroke juga sudah tersedia di toko obat maupun apotek online. Obat-obat tersebut termasuk obat stroke ringan maupun obat stroke berat. Berikut adalah obat-obatan yang dapat Anda beli di apotek online :

 

Obat stroke di apotik

1. Obat antiplatelet


Obat antiplatelet adalah obat yang mungkin akan diberikan kepada Anda Setelah Anda mencari perawatan medis saat mengalami stroke ringan. Obat ini juga dapat digunakan untuk mengobati stroke iskemik. Obat ini membantu memecah gumpalan darah yang terjadi didalam tubuh dan mencegah terjadinya gumpalan baru. Obat-obatan antiplatelet sendiri seperti aspirin, clopidogrel (Plavix), prasugrel (Effient) dan aspirin-dipyridamole (Aggrenox). 


2. Antikoagulan


Obat-obatan antikoagulan seperti warfarin (Coumadin), rivaroxaban (Xarelto), apixaban (Eliquis) dapat membantu melarutkan gumpalan darah, dan membantu mencegah gumpalan darah yang ada menjadi semakin besar. Terkadang obat-obatan ini juga disebut pengencer darah.


Jenis antikoagulan yang paling sering digunakan adalah warfarin, obat ini sering diresepkan untuk orang dengan katup jantung buatan, denyut jantung tidak teratur, atau yang pernah menderita serangan jantung atau stroke. Jika Anda menggunakan warfarin, Anda perlu pemantauan ketat dengan tes darah untuk memastikan Anda mengonsumsi dosis yang benar. Sementara untuk obat-obatan seperti rivaroxaban dan apixaban tidak memerlukan pemantauan.


3. Statin


Obat-obatan jenis statin seperti Atorvastatin, Fluvastatin, lovastatin, Atorvastatin, Pravastatin, Rosuvastatin, Simvastatin pada umumnya diresepkan oleh dokter kepada orang yang memiliki kolesterol tinggi. Hal ini dikarenakan kolesterol yang tinggi dapat menyebabkan serangan stroke ringan, serangan jantung, dan masalah lainnya.


4. Heparin


Berbeda dengan obat pengencer darah lainnya, heparin tidak bekerja untuk menghancurkan darah. Heparin bekerja dengan cara membantu protein anti-pembekuan dalam tubuh untuk bekerja lebih optimal sehingga melancarkan aliran darah. Kadar obat heparin yang masuk ke dalam tubuh harus dikontrol secara berkala oleh dokter. Terutama pada pasien yang mengalami gangguan ginjal, jantung, atau hati, hal ini dikarenakan gangguan organ tersebut berisiko mengubah efek kerja dari heparin sehingga berakibat fatal. Heparin juga memungkinkan memunculkan efek samping seperti perdarahan, demam, mati rasa secara tiba-tiba, iritasi, perubahan warna kulit,menggigil, serta kesulitan bernapas.


5. Obat trombolitik


Jenis obat stroke trombotik seperti recombinant tissue plasminogen activator (rTPA) sering digunakan dalam beberapa kasus serangan stroke ringan. Jenis trombolitik yang diberikan biasanya melalui injeksi ke dalam infus yang terhubung dengan pembuluh darah. Trombolitik bekerja dengan cara melarutkan gumpalan atau bekuan darah yang menghambat aliran darah menuju otak.

 

 

Stroke dapat disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat seperti merokok,konsumsi alkohol berlebihan serta penggunaan obat-obatan tertentu. Beberapa tips di bawah ini mungkin dapat membantu Anda untuk menghindari resiko terkena stroke :


Berhentilah merokok dan hindari paparan asap rokok

 

mencegah stroke ringan


Seperti yang telah diketahui bahwa rokok dapat menyebabkan berbagai macam masalah kesehatan termasuk stroke. Usahakan untuk berhenti merokok sebelum Anda mulai mengalami gangguan kesehatan. Apabila Anda tidak merokok, hindarilah paparan asap rokok dari orang lain, karena menjadi perokok pasif justru lebih berbahaya bagi diri Anda.


Konsumsi makanan yang sehat

makanan untuk penderita stroke


Mengkonsumsi makanan sehat merupakan salah satu hal yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi risiko terkena stroke. Diet yang tepat untuk mengurangi kadar kolesterol adalah salah satu hal yang baik untuk diri Anda. Orang-orang dengan kolesterol yang tinggi dapat berpotensi untuk mengalami stroke.

 

Baca juga : 6 Suplemen Terbaik untuk Bantu Turunkan Kolesterol Tinggi


Olahraga

 

cara melancarkan peredaran darah


Usahakan untuk berolahraga setidaknya selama 30 menit sehari secara teratur. Olahraga dapat membantu Anda dalam melancarkan peredaran darah dalam tubuh Anda. 

 

Baca juga: 4 Olahraga yang Bisa Dilakukan di Rumah Selama Social Distancing


Batasi konsumsi alkohol Anda

 

meringankan stroke


Konsumsi alkohol secara berlebihan dapat membahayakan kesehatan Anda dan berpotensi menyebabkan Anda mengalami stroke. Usahakan untuk membatasi mengkonsumsi alkohol secara berlebihan.

 

Untuk menghindari kemungkinan mengalami stroke, Anda bisa mulai menerapkan pola hidup sehat. Sebab sebagian besar penyebab terjadinya stroke adalah gaya hidup yang tidak sehat. Apabila Anda sudah terlanjur mengalami stroke, Anda disarankan untuk mengonsumsi obat-obatan yang diresepkan oleh dokter Anda untuk mengobati penyakit ini.


Seiring dengan perkembangan teknologi, kini anda tidak perlu merasa kesulitan dalam mencari obat untuk mengobati stroke. Karena saat ini obat-obatan untuk mengobati stroke, baik stroke ringan maupun berat dapat anda temukan di apotek online. (DH)

 

Sumber :

Healthline. Diakses pada Juli 2020. Sign Symstoms Tia Mini Stroke Causes. https://www.healthline.com/health/stroke/signs-symptoms-tia-mini-stroke#causes

Mayoclinic. Diakses pada Juli 2020. Stroke Symstoms. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/stroke/symptoms-causes/syc-20350113

Healthline. Diakses pada Juli 2020. Massive Stroke Prevention. https://www.healthline.com/health/stroke/massive-stroke#prevention

Study. Diakses pada Juli 2020. Mild Stroke Treathment Recovery. https://study.com/academy/lesson/mild-stroke-treatment-recovery.html

 





Bagikan artikel ini :




Kesehatan   Pola Hidup Sehat