Ikuti Kami
Jam Operasional: 08:00 - 22:00
info@farmaku.com
0812 1600 1600

Tukak Lambung

Tukak lambung adalah kondisi luka pada bagian lambung yang menyebabkan rasa nyeri dan sering dikeluhkan sebagai sakit maag. Namun sebenarnya, maag dan tukak lambung merupakan 2 kondisi yang berbeda terutama jika dilihat dari tingkat keparahannya.

Kasus tukak lambung pertama kali ditemukan di Inggris pada tahun 1670. Pada tahun 2015, sekitar 34,7 juta orang di seluruh dunia mengalami penyakit tersebut.

Tukak lambung, biasanya menyebabkan hilangnya lapisan pelindung atau sebagian lambung. Tidak sedikit orang yang beranggapan bahwa luka di lambung dapat terbentuk karena kebiasaan mengkonsumsi makanan pedas atau asam secara berlebihan. Makanan pedas dan asam memang dapat mengakibatkan naiknya asam lambung, akan tetapi tidak sampai menyebabkan luka. Jadi apa penyebabnya?

Penyebab Tukak Lambung

Penyebab tukak lambung sebagian besar adalah bakteri Helicobacter pylori (H. pylori) yaitu sejenis bakteri yang dapat menyebabkan peradangan dan infeksi lambung. Ada pula beberapa faktor lain yang dapat melukai lapisan dinding lambung, kerongkongan, dan usus 12 jari antara lain:

  • Konsumsi obat pereda nyeri (ibuprofen, diclofenac, atau meloxicam) dan obat anti inflamasi non-
  • steroid (OAINS) seperti aspirin, kortikosteroid, dan obat antidepresan secara berlebihan.
  • Terdapat tumor atau kanker pada lambung
  • Komplikasi dari radioterapi

Faktor lain yang dapat meningkatkan risiko yang semakin parah yaitu:

  • Merokok
  • Mengkonsumsi minuman beralkohol

Gejala

Gejala penyakit lambung yang paling umum ditemui adalah rasa perih dan nyeri pada perut yang memanjang hingga ke ulu hati. Nyeri tersebut memiliki ciri – ciri sebagai berikut:

  • Berlangsung dalam hitungan menit hingga berjam – jam
  • Dapat memburuk saat siang hari, malam hari atau dini hari
  • Semakin parah saat jika perut dalam keadaan kosong
  • Akan mereda setelah penderita mengkonsumsi obat maag dan kembali lagi

Kapan Penderita Tukak Lambung Harus Periksa Ke Dokter ?

Sebaiknya segera periksakan ke dokter jika Anda mengalami penyakit lambung yang disertai dengan gejala lain berupa:

  • Perubahan nafsu makan yang drastis
  • Kesulitan bernafas
  • Muntah darah
  • Tinja berwarna gelap
  • Kelelahan
  • Mual

Pengobatan

Pengobatan tukak lambung sangat tergantung pada penyebabnya. Jika penyakit yang Anda alami disebabkan oleh infeksi bakteri H.pylori , dokter mungkin akan memberikan obat antibiotik  seperti amoxicillin, clarithromycin, atau metronidazole untuk membantu menghentikan perkembang biakan bakteri lambung. Atau mungkin dokter akan mengkombinasi dengan obat PPI  (Proton Pump Inhibitors) yang bertujuan untuk mengontrol asam lambung. Contoh obat PPI yang umum diberikan antara lain esomeprazole, lansoprazole, omeprazole, pantoprazole, dan rabeprazole.

Komplikasi

Jika tidak segera diobati, kondisi ini dapat meningkatkan risiko komplikasi penyakit lainnya seperti:

  1. Pendarahan Internal, pendarahan pada lambung yang dapat menyebabkan tubuh kehilangan darah secara signifikan.
  2. Perforasi, terbentuknya sebuah lubang pada lapisan lambung dan menyebabkan infeksi ditandai dengan perut nyeri secara mendadak.
  3. Jaringan parut, munculnya jaringan tebal yang mengakibatkan makann sulit melewati saluran pencernaan.

Kesimpulan

Tukak lambung merupakan kondisi luka pada lambung yang sering kali diartikan sebagai sakit maag. Kondisi ini ditandai dengan kemunculan rasa nyeri dan sakit pada bagian lambung yang sebagian besar disebabkan oleh infeksi bakteri H.Pylori.

Jika penyakit yang Anda alami disertai dengan kesulitan bernafas, mual, hingga muntah darah sebaiknya segerakan untuk periksa ke dokter agar segera mendapatkan pengobatan.

Obat untuk tukak lambung biasa dapat dilakukan dengan pemberian obat antibiotik yang dikombinasikan dengan obat PPI (Proton Pump Inhibitors). 

ncbi.nlm.nih.gov. A Systematic Analysis For The Global Burden of Disease Study 2015. Oktober 2016
mayoclinic.org. Peptic Ulcer. Juli 2018
healthline.com. Peptic Ulcer. Agustus 2017

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Lainnya